Jendral Relawan Midji Norsan Tuntut Tranparansi Anggaran

PONTIANAK – Terkait rencana transparansi penggunaan anggaran yang akan dilakukan oleh Gubernur Kalbar, Sutarmidji waktu lalu melalui postingan di Fanpage Bang Midji (facebook.com/H.Sutarmidji), Jendral Relawan Midji Norsan, Subhan Noviar, mendukung upaya yang dilakukan Sutarmidji untuk tranparansi dalam penggunaan anggaran di Provinsi Kalbar.

“Kita sangat mengapresiasi dengan beliau selalu mensosialisasikan melalui Fanpage Bang Midji – yang kita tuntut adalah bukan hanya sekadar sosialisasi, akan tetapi dalam pembahasan APBDP 2018 dan pembahasan APBD 2019 di DPRD Provinsi, juga bisa terbuka untuk umum,” ujar Subhan saat diwawancara, Selasa (25/9/18).

Subhan mengatakan dengan postingan Sutarmidji melalui Fanpage pribadinya maka keterbukaan dalam hal penggunaan anggaran akan diketahui oleh seluruh masyarakat Kalbar termasuk media.

“Seluruh media di Kalbar serta masyarakat bisa menyaksikan, walaupun hanya melalui lewat live FB. Sehingga kita masyarakat dapat mengetahui secara pasti pembahasan dan penggunaan uang rakyat tesebut utk dipergunakan apa-apa saja,” jelasnya.

Baca juga   Kepala BKD Pontianak Inginkan Bedah RAPBD Pontianak 2018 Jadi Contoh Di Kalbar

Subhan menilai, transparansi terkait penggunaan anggaran pernah dilakukan oleh Ketua DPRD Kalbar, Ir. Zulfadlii dahulu. “Hal ini pernah dilakukan di era kepemimpinan Kanda Ir. Zulfadli waktu menjabat Ketua DPRD Kalbar, beliau membuat Rapat Pembahasan Anggaran untuk terbuka buat umum,” ungkapnya.

Lebih lanjut Subhan menuturkan transparansi yang dilakukan oleh Gubernur Kalbar Sutarmidji adalah upaya untuk menghindari adanya permainan anggaran oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

“Kita tak ingin kejadian seperti di DPRD Malang, ataupun di Jambi terjadi di Kalbar. Salah satu cara untuk menghindari adanya permainan anggaran adalah dengan Tranparansi,” katanya.

Pada saat apel pagi, Senin (10/09/18), Gubernur Kalbar Sutarmidji mengingatkan kepada seluruh ASN di lingkungan pemerintahan provinsi, bahwa apapun kendala yang dihadapi dalam kelola keuangan merupakan suatu kebijakan. “Jangan terjebak dalam persekongkolan mengatur keuangan kepada siapapun baik dalam kondisi apapun yang dihadapi nantinya,” tegasnya.

Baca juga   Kapolda Kalbar Buka Puasa Bersama Dengan Kesultanan Kadariah Pontianak

Sutarmidji juga mengajak semua ASN untuk membangun era baru dalam tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, lebih jujur dan lebih akuntabel. “saya pastikan tata kelola keuangan harus lebih transparan dan benar,” jelasnya.

Subhan juga menilai, anggota DPRD Provinsi dari partai pengusung Midji Norsan sepertinya belum memberikan dukungan terhadap visi misi yang akan dijalankan oleh Gubernur Kalbar Sutarmidji. Hal ini terlihat dari anggaran yang disampaikan tidak memuat item yang sesuai dengan program Midji Norsan seperti pendidikan gratis untuk SMA/SMK.

Penulis yang suka nulis