Pemprov Kalbar Bantu Korban Banjir Bengkayang Serahkan 5 Ton Beras
Connect with us

Kabupaten Bengkayang

Pemprov Kalbar Bantu Korban Banjir Bengkayang Serahkan 5 Ton Beras

Published

on

Pemprov Kalbar Bantu Korban Banjir Bengkayang Serahkan 5 Ton Beras
Pj Bupati Bengkayang, Yohanes Budiman secara simbolis menerima sejulah bantuan pangan dari Pemrov Kalbar

Gencil News – Sejumlah bantuan dari pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk warga Kabupaten Bengkayang yang terdampak banjir.

Pemprov Kalbar telah menyalurkan sejumlah bantuan berupa 5 ton beras, 4000 bungkus mie instan. Selain itu juga ada 118 paket roti untuk warga yang terdampak banjir di Kabupaten Bengkayang.

“Kita dari Pemkab Bengkayang telah menerima bantuan dari Pemerintah Provinsi Kalbar melalui Dinas Sosial Provinsi. Berupa beras, mie instan dan makanan ringan untuk anak-anak dan tadi sudah diserahterimakan langsung oleh Kadis Sosial Provinsi Kalbar. Untuk seterusnya akan langsung ke warga yang berada di kecamatan yang terdampak,” kata Penjabat  Bupati Bengkayang, Yohanes Budiman.

Yohanes mengucapkan terimakasih dan merasa sangat bangga mendapatkan banyak bantuan dari para pihak. Yang telah menyerahkan baik dari pemerintah provinsi maupun dari pihak swasta serta pribadi untuk korban banjir di Bengkayang.

“Bantuan para donatur dari berbagai kalangan sudah kita terima dan terus mengalir, baik langsung ke wilayah banjir. Maupun melalui Pemkab Bengkayang. Untuk itu saya atas nama pemkab Bengkayang dan seluruh masyarakat yang terdampak mengucapkan ribuan terimakasih. Atas semua atensi masyarakat yang sudah membantu meringankan beban masyarakat terdampak,” ucap Yohanes.

Yohanes berpesan kepada Kadis Sosial Bengkayang agar menjamin tertib administrasi distribusi serta jaminan. Agar bantuan ini benar-benar dapat sampai ke masyarakat yang membutuhkan.

“Saya kira dengan semangat kebersamaan yang tinggi dan sinergitas semua kalangan yang berkepentingan dan masyarakat yang peduli. Maka kita akan dapat melalui masa sulit bencana ini dengan baik. Sekali lagi saya mengucapkan ribuan terimakasih ,” ucapnya

Yohanes berharap tidak ada lagi banjir susulan dan curah hujan yang tinggi lagi. Ia juga memastikan, terus memantau keadaan banjir yang beberapa hari kebelakang telah melanda sejumlah Kecamatan. Dalam hal ini, dia mengatakan pihaknya terus memperbaharui informasi terbaru seputar banjir yang terajadi. Melalui para Camat yang daerahnya terdampak banjir.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabupaten Bengkayang

Masih Zona Orange, Bengkayang Tunda Belajar Tatap Muka

Published

on

By

Masih Zona Orange, Bengkayang Tunda Belajar Tatap Muka

Gencil News – Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Harisson memaparkan bahwa Kabupaten Bengkayang masuk dalam kategori zona orange.

Sebagaimana yang disampaikan Gubernur Kalimantan Barat bahwa wilayah yang masih berstatus zona orange. Belum mendapat ijin melakukan kegiatan belajar tatap muka.

Keputusan Kabupaten Bengkayang menunda pembelajaran tatap muka pada 15 Februari 2021. Sebagaimana pernyataan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang, Gustian Andiwinata.

“Pemerintah daerah telah memutuskan untuk mendunda kembali kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka,” Ujar Gustian Andiwinata

Sementara terkait teknis Gubernur bersama organisasi perangkat daerah (OPD)  meminta agar Disdikbud. Setiap daerah mengkaji inovasi-inovasi baru dalam rangka menjaga serta mengedepankan mutu pendidikan di Kalimantan Barat selama masa pandemi berlangsung.

“Dalam hal ini kita dituntut untuk melakukan inovasi di masa COVID-19. Tentunya bergantung pada situasi dan kondisi di masing-masing daerah. Khususnya dalam penanganan di tiap-tiap zona oranye untuk tidak melakukan sekolah tatap muka. Terutama dalam menjalankan SKB 4 Menteri yang sampai saat ini tidak bisa kita laksanakan,” katanya.

Ia berharap kepada Bupati terpilih yang rencananya akan menjalani pelantikan pada 17 Februari 2021 untuk berani mengambil langkah. Pada dasarnya dalam aturan yang berlaku bahwa Bupati/Wali Kota boleh mengambil langkah. Asal tidak membuat situsi dan kondisi di tiap-tiap daerah menjadi zona orange.

Kemudian ia menambahkan bahwa untuk saat ini di Kabupaten Bengkayang, KBM tatap muka merupakan suatu kewajiban. Yang seharusnya terlaksana, khususnya untuk daerah-daerah terpencil.

Mengingat di beberapa daerah terpencil di Kabupaten Bengkayang masih banyak yang minim akan fasilitas. Untuk melakukan daring seperti sarana internet, alat-alat elektronik penunjang daring (laptop/handphone), dan listrik.

Kendala Belajar Daring Di Bengkayang

“Jadi itu jadi kendala sendiri karena kita keterbatasan internet, sarana handphone atau komputer. Bahkan di beberapa wilayah masih ada yang kesulitan listrik. Untuk itu kita berharap KBM tatap muka dapat segera terlaksana di Bengkayang. Dalam rangka memenuhi kebutuhan pendidikan bagi anak-anak yang di tempat tinggalnya tak memiliki fasilitas penunjang untuk belajar daring,” katanya.

Tentunya dalam KBM tatap muka harus terlaksana dengan mengedepankan protokol kesehatan yang berlaku.

“Di mana kita harus menjamin agar wilayah kita tak masuk ke zona orange. Karena apabila hal itu terjadi tentu berbahaya bagi murid, tenaga pengajar, dan pihak-pihak lainnya,” demikian Gustian Andiwinata.

Continue Reading

Kabupaten Bengkayang

Warga Perbatasan Indonesia-Malaysia, Antusias Ikut Pilkada 2020

Published

on

Warga Perbatasan Indonesia-Malaysia, Antusias Ikut Pilkada 2020

Gencil News – Warga yang tinggal pada wilayah perbatasan antara Indonesia dan Malaysia bersemangat untuk mengikuti Pilkada Bengkayang 2020.

Walaupun pada saat ini pandemi corona masih melanda, tak menyurutkan semangat warga perbatasan Indonesia dan Malaysia untuk datang ke TPS pada wilayah mereka.

Salah seorang warga mengatakan bahwa mereka sangat menantikan kesempatan ini. Dan mereka tidak takut untuk datan ke TPS. Menurut mereka, tak perlu untuk merasa takut. Karena petugas TPS sudah menerapkan protokol kesehatan untuk menyelenggarakan Pilkada.

Ketua KPPS TPS 16 Kelurahan Sebalo Angelina Wiwin mengatakan tingkat partispasi warga pada Pilkada Bengkayang 2020, yang untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang sangat tinggi.

Dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Proses pencoblosan pada TPS 16 Kelurahan Sebalo Kabupaten Bengkayang, berjalan dengan aman dan baik.

Continue Reading

Kabupaten Bengkayang

Puskesmas Non Rawat Inap Di bengkayang Resmi Dibuka

Published

on

By

Puskesmas Perbatasan Di bengkayang Resmi Dibuka

Gencil News – Puskesmas Perbatasan resmi dibuka untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat kecamatan Seluas, Bengkayang. Puskesmas ini merupakan Puskesmas non-rawat inap.

Penjabat sementara (Pjs) Bupati Bengkayang, Kalimantan Barat, Yohaqnes Budiman meresmikan gedung Puskesmas non-rawat inap di Seluas. Hal ini merupakan upaya pemerintah meningkatkan kualitas hidup terutama dari sisi kesehatan masyarakat di daerah perbatasan.

“Dengan resminya gedung dan sekaligus penyerahan sertifikat akreditasi yang telag melalui survei terlebih dahulu pada tahun 2019 lalu. Pelayanan kesehatan di Kecamatan seluas dapat lebih baik. Sehingga masyarakat dapat tertolong dengan ada nya puskesmas ini,” ujarnya

Yohanes berpesan kepada Kepala Puskesmas Seluas dan jajarannya agar memberikan pelayanan terbaik dan ramah kepada pasien. Ia meminta agar pelayanan Puskesmas harus sesuai dengan visi misi serta komitmen dari Puskesmas itu sendiri. Sehingga tidak terkesan pajangan dan simbolis semata.

“Saya pesankan kepada Kepala Puskesmas Seluas agar bagian depan berikan pelayanan yang terbaik dan ramah. Sehingga pasien yang datang setidaknya senang dengan pelayanan terbaik. Tidak lupa juga memajang visi dan misi Puskesmas serta komitmen. Tidak hanya sebagai simbolis semata bukti penerapan petugas yang bekerja di Puskesmas Seluas ini,” terangnya

Saat resmikan puskesman non rawat inap tersebut Yohanes mengingatkan agar senantiasa menerapkan 3M, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Untuk memutuskan rantai penyebaran COVID-19, terkhusus di Kabupaten Bengkayang.

“Sudah menjadi tugas dan peran kita bersama mencegah dan mengendalikan serta memutus rantai wabah COVID-19,”ajak dia.

Sementara itu, Plt. Kepala Puskesmas Seluas, Gimin menyatakan dengan diresmikannya gedung Puskesmas non rawat inap tersebut. Nantinya dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama masyarakat yang berada di wilayah perbatasan.

“Dengan diresmikannya Seluas bisa mewujudkan masyarakat Kecamatan Seluas yang sehat dengan tekad peningkatan status kesehatan dan gizi masyarakat. Menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, berkualitas, terjangkau, dan berkeadilan,” kata dia.

Continue Reading

Advertisement

KORAN GENCIL NEWS

TRENDING