Pj. Bupati Bengkayang Membuka Kegiatan paparan rencana kerja di 2021
Connect with us

Kabupaten Bengkayang

Pj. Bupati Bengkayang Membuka Kegiatan Paparan Rencana Kerja di 2021

Published

on

Pj. Bupati Bengkayang Membuka Kegiatan paparan rencana kerja di 2021

Gencil News-Pj. Bupati Bengkayang membuka kegiatan paparan rencana kerja tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

HUMPRO BengkayangPenjabat Bupati Bengkayang, Yohanes Budiman, S.IP.,M.Si, Kamis (15/10) membuka kegiatan paparan rencana kerja tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) yang diiukuti oleh Sekretaris OPD dan Pengurus Barang di Aula V Kantor Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Yohanes Budiman mengaku cukup terkejut karena semenjak Kabupaten Bengkayang berdiri hingga sekarang belum ada diterbitkan Peraturan Bupati sebagai Pedoman Penghapusan Barang.

Bayangkan tahun berapa Bengkayang ini berdiri, nah selama itu terjadi akumulasi barang-barang yang dibeli dalam jangka waktu tertentu yang seharusnya sudah layak dihapus masih banyak tumpukan barang rongsokan yang masih berada ditempat kerja.

“Itu salah satu indikator yang paling kasat mata kalau mau melihat penataan aset di Bengkayang,” ungkapnya. Nah, dari temuan BPK contoh masih ada 1000 sekian persil tanah yang menjadi aset Bengkayang yang belum disertifikatkan. Itu untuk skala besarnya.

Belum lagi kita bicara tentang misalnya penertiban kendaraan dinas. Saya kemarin diberi pinjaman kendaraan dinas yang saya lihat platnya plat B, setelah diselidiki kendaraan tersebut tidak tahu asal usulnya. Itu merupakan salah satu contoh pengelolaan asset yang amburadul.

“Mulai minggu ini Saya mau cek nanti di OPD satu persatu apakah ada kendaraan dinas yang masih berhutang pajak, karena yang Saya tahu setiap OPD memiliki anggaran untuk pemeliharaan kendaraan dinas,”

“Jangan sampai kita menyuruh masyarakat membayar pajak sementara kita sendiri tidak memberi contoh yang baik,” tegas Yohanes.

Belum lagi jika membicarakan kendaraan dinas yang dibawa pulang kemudian BPKB nya juga dibawa pulang. Bayangkan, bisa saja kalau orang punya niat jahat kemudian dilelangnya kendaraan dinas yang notabenenya aset milik Pemda Bengkayang, bisa saja terjadi.

Atau misalnya, cerita disalah satu Kabupaten dimana kendaraan dinas digunakan untuk mengangkut sesuatu yang illegal dan itu ditangkap oleh pihak berwenang. Itu artinya penataan asetnya masih sangat amburadul.

Pj. Bupati juga mempertanyakan, sudah tertibkah para Sekretaris di OPD untuk menertibkan kartu inventaris barang disetiap ruangan atau jangan-jangan nda ada atau tidak pernah diperbarui. Sementara diketahui bersama, itu adalah tanggungjawab Kepala OPD yang secara teknis dilaksanakan oleh Sekretaris yang bertanggungjawab terhadap Pengurus Barang disetiap OPD.

Hal yang paling mendasar adalah kartu inventaris. Idealnya penataan aset itu berawal dari hal yang paling kecil yang harus bapak-ibu lakukan di OPD masing-masing.

Contoh, setiap kali bapak-ibu membeli aset, misalnya laptop atau komputer ketika itu diberikan kepada seseorang untuk digunakan, itu seharusnya ada administrasinya. Sehingga apabila terjadi sesuatu dengan aset tersebut ketika ada pemeriksaan ada yang bertanggungjawab.

Kalau itu tidak dilakukan kemudian akumulasinya menjadi menumpuk akhirnya ketika ada penertiban aset banyak yang tidak dapat terinventarisir dengan baik.

“Jangan-jangan yang pegang kendaraan dinas juga tidak punya surat penunjukkan (administrasi) penanggungjawab barang,” ungkapnya.

Jadi mulai hari ini, Saya minta kepada bapak ibu untuk mengecek kendaraan dinas yang ada di OPD, saya tidak mau dengar masih ada OPD yang tidak membayar pajak kendaraan dinas karena saya tahu setiap tahun pasti ada anggaran untuk pemeliharaan kendaraan.

Jangan pernah mimpi status laporan keuangan Kabupaten Bengkayang akan mendapat status laporan yang baik jika penataan aset tidak dikelola dengan baik. Mulailah dari hal-hal yang kecil. Oleh karena itu untuk tahap awal ini OPD terkait harus membuat pedoman penghapusan barang terlebih dahulu. Bagaimana mau menata aset apabila kita tidak punya pedoman penghapusan.

Jangan-jangan aset yang dibeli tahun 2000 dulu yang sekarang nda tahu kemana bangkainya masih tercatat sebagai aset Pemda karena belum pernah dilakukan penghapusan.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabupaten Bengkayang

Pemprov Kalbar Bantu Korban Banjir Bengkayang Serahkan 5 Ton Beras

Published

on

By

Pemprov Kalbar Bantu Korban Banjir Bengkayang Serahkan 5 Ton Beras
Pj Bupati Bengkayang, Yohanes Budiman secara simbolis menerima sejulah bantuan pangan dari Pemrov Kalbar

Gencil News – Sejumlah bantuan dari pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk warga Kabupaten Bengkayang yang terdampak banjir.

Pemprov Kalbar telah menyalurkan sejumlah bantuan berupa 5 ton beras, 4000 bungkus mie instan. Selain itu juga ada 118 paket roti untuk warga yang terdampak banjir di Kabupaten Bengkayang.

“Kita dari Pemkab Bengkayang telah menerima bantuan dari Pemerintah Provinsi Kalbar melalui Dinas Sosial Provinsi. Berupa beras, mie instan dan makanan ringan untuk anak-anak dan tadi sudah diserahterimakan langsung oleh Kadis Sosial Provinsi Kalbar. Untuk seterusnya akan langsung ke warga yang berada di kecamatan yang terdampak,” kata Penjabat  Bupati Bengkayang, Yohanes Budiman.

Yohanes mengucapkan terimakasih dan merasa sangat bangga mendapatkan banyak bantuan dari para pihak. Yang telah menyerahkan baik dari pemerintah provinsi maupun dari pihak swasta serta pribadi untuk korban banjir di Bengkayang.

“Bantuan para donatur dari berbagai kalangan sudah kita terima dan terus mengalir, baik langsung ke wilayah banjir. Maupun melalui Pemkab Bengkayang. Untuk itu saya atas nama pemkab Bengkayang dan seluruh masyarakat yang terdampak mengucapkan ribuan terimakasih. Atas semua atensi masyarakat yang sudah membantu meringankan beban masyarakat terdampak,” ucap Yohanes.

Yohanes berpesan kepada Kadis Sosial Bengkayang agar menjamin tertib administrasi distribusi serta jaminan. Agar bantuan ini benar-benar dapat sampai ke masyarakat yang membutuhkan.

“Saya kira dengan semangat kebersamaan yang tinggi dan sinergitas semua kalangan yang berkepentingan dan masyarakat yang peduli. Maka kita akan dapat melalui masa sulit bencana ini dengan baik. Sekali lagi saya mengucapkan ribuan terimakasih ,” ucapnya

Yohanes berharap tidak ada lagi banjir susulan dan curah hujan yang tinggi lagi. Ia juga memastikan, terus memantau keadaan banjir yang beberapa hari kebelakang telah melanda sejumlah Kecamatan. Dalam hal ini, dia mengatakan pihaknya terus memperbaharui informasi terbaru seputar banjir yang terajadi. Melalui para Camat yang daerahnya terdampak banjir.

Continue Reading

Kabupaten Bengkayang

Warga Perbatasan Indonesia-Malaysia, Antusias Ikut Pilkada 2020

Published

on

Warga Perbatasan Indonesia-Malaysia, Antusias Ikut Pilkada 2020

Gencil News – Warga yang tinggal pada wilayah perbatasan antara Indonesia dan Malaysia bersemangat untuk mengikuti Pilkada Bengkayang 2020.

Walaupun pada saat ini pandemi corona masih melanda, tak menyurutkan semangat warga perbatasan Indonesia dan Malaysia untuk datang ke TPS pada wilayah mereka.

Salah seorang warga mengatakan bahwa mereka sangat menantikan kesempatan ini. Dan mereka tidak takut untuk datan ke TPS. Menurut mereka, tak perlu untuk merasa takut. Karena petugas TPS sudah menerapkan protokol kesehatan untuk menyelenggarakan Pilkada.

Ketua KPPS TPS 16 Kelurahan Sebalo Angelina Wiwin mengatakan tingkat partispasi warga pada Pilkada Bengkayang 2020, yang untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang sangat tinggi.

Dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Proses pencoblosan pada TPS 16 Kelurahan Sebalo Kabupaten Bengkayang, berjalan dengan aman dan baik.

Continue Reading

Kabupaten Bengkayang

Puskesmas Non Rawat Inap Di bengkayang Resmi Dibuka

Published

on

By

Puskesmas Perbatasan Di bengkayang Resmi Dibuka

Gencil News – Puskesmas Perbatasan resmi dibuka untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat kecamatan Seluas, Bengkayang. Puskesmas ini merupakan Puskesmas non-rawat inap.

Penjabat sementara (Pjs) Bupati Bengkayang, Kalimantan Barat, Yohaqnes Budiman meresmikan gedung Puskesmas non-rawat inap di Seluas. Hal ini merupakan upaya pemerintah meningkatkan kualitas hidup terutama dari sisi kesehatan masyarakat di daerah perbatasan.

“Dengan resminya gedung dan sekaligus penyerahan sertifikat akreditasi yang telag melalui survei terlebih dahulu pada tahun 2019 lalu. Pelayanan kesehatan di Kecamatan seluas dapat lebih baik. Sehingga masyarakat dapat tertolong dengan ada nya puskesmas ini,” ujarnya

Yohanes berpesan kepada Kepala Puskesmas Seluas dan jajarannya agar memberikan pelayanan terbaik dan ramah kepada pasien. Ia meminta agar pelayanan Puskesmas harus sesuai dengan visi misi serta komitmen dari Puskesmas itu sendiri. Sehingga tidak terkesan pajangan dan simbolis semata.

“Saya pesankan kepada Kepala Puskesmas Seluas agar bagian depan berikan pelayanan yang terbaik dan ramah. Sehingga pasien yang datang setidaknya senang dengan pelayanan terbaik. Tidak lupa juga memajang visi dan misi Puskesmas serta komitmen. Tidak hanya sebagai simbolis semata bukti penerapan petugas yang bekerja di Puskesmas Seluas ini,” terangnya

Saat resmikan puskesman non rawat inap tersebut Yohanes mengingatkan agar senantiasa menerapkan 3M, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Untuk memutuskan rantai penyebaran COVID-19, terkhusus di Kabupaten Bengkayang.

“Sudah menjadi tugas dan peran kita bersama mencegah dan mengendalikan serta memutus rantai wabah COVID-19,”ajak dia.

Sementara itu, Plt. Kepala Puskesmas Seluas, Gimin menyatakan dengan diresmikannya gedung Puskesmas non rawat inap tersebut. Nantinya dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama masyarakat yang berada di wilayah perbatasan.

“Dengan diresmikannya Seluas bisa mewujudkan masyarakat Kecamatan Seluas yang sehat dengan tekad peningkatan status kesehatan dan gizi masyarakat. Menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, berkualitas, terjangkau, dan berkeadilan,” kata dia.

Continue Reading

TRENDING