Ternyata Dalam Membangun Sebuah Kabupaten Ada Strateginya
Connect with us

Kabupaten Bengkayang

Ternyata Dalam Membangun Sebuah Kabupaten Ada Strateginya

Published

on

Ternyata Dalam Membangun Sebuah Kabupaten Ada Strateginya

Gencil News- Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis menyampaikan pidato Jawaban Bupati Bengkayang terhadap Pandangan Umum (PU) Fraksi tentang APBD Perubahan Tahun Anggaran 2021.

Penyampaian ini disampaikan saat menghadiri Rapat Paripurna Jawaban Bupati Bengkayang Terhadap Pandangan Umum (PU) Fraksi Tentang APBD Perubahan Kabupaten Bengkayang Tahun Anggaran 2021. Di Ruang Rapat Sidang DPRD Kabupaten Bengkayang. Pada hari Senin,(27/9/2021)

“Untuk membangun Kabupaten Bengkayang tak cukup satu periode,”kata Sebastianus

Ia mengajak seluruh anggota dewan dan para OPD serta stlokolder untuk mendukung program-program pembangunan pemerintah Kabupaten Bengkayang

“Jangan ada lagi cendrung kecurigaan pada sesama, ayo kita bersama-sama membangun Bengkayang untuk lebih Unggul, Mantap dan sejahtera,”ujarnya

Baca juga   Pj. Bupati Bengkayang Membuka Kegiatan Paparan Rencana Kerja di 2021

Tutupnya, Ia menjelaskan bahwa ada strategi yang sudah dibuat untuk bisa membangun Kabupaten Bengkayang

“Saya dan bapak Syamsul Rizal sudah membuat strategi-strategi dalam kepemimpinan kami akan terus berjuang untuk membangun Bengkayang lebih Maju,”pungkasnya

Turut hadir dalam rapat tersebut Bupati Bengkayang, Wakil Bupati Bengkayang, Ketua Dan Wakil-wakil Ketua DPRD Bengkayang, Para Forkopimda Bengkayang, Para Anggota DPRD Bengkayang dan Para OPD di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang, serta Para Camat Se-Kabupaten Bengkayang.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabupaten Bengkayang

Pamtas 643 Lakukan Evakuasi Ibu Hamil Menggunakan Tandu Darurat

Published

on

By

Pamtas 643 Lakukan Evakuasi Ibu Hamil Menggunakan Tandu Darurat

Gencil News- Personel pos Sentabeng. Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wanara Sakti membawa salah satu warga dari dusun Sentabeng, Desa Sekida, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang untuk bisa sampai ke jalan Desa. Pada hari Senin (23/8/21).

Hal ini dilakukan sebab akses jalan yang tak memungkinkan untuk bisa kendaraan roda empat lalui. Karena jalannya yang licin serta berlumpur akibat curah hujan.

Akibat jalan inilah salah satu warga bernama Wati harus ditandu menggunakan tandu darurat dan berjalan sejauh 3 KM untuk bisa ke jalan desa agar bisa dibawa ke puskesmas

Dansatgas Pamtas RI-Mly Yonif Mekanis 643/WNS, Letkol Inf Hendro Wicaksono mengatakan bahwa pertolongan diberikan oleh personel Pos Sentabeng, bermula dari kegiatan gotong royong di dusun tersebut.

Baca juga   Sekolah Negeri Bengkayang Meraih Penghargaan FFPK 2020

“Personel Satgas mendapat laporan dari salah satu warga terkait adanya seorang ibu hamil yang belum memasuki HPL (hari perkiraan lahir) mendadak ingin persalinan,”kata Hendro

Ia menerangkan bahwa dengan adanya laporan tersebut secara responsif personel Pos Sentabeng yang Danpos Serka Sumarsono pimpin langsung mengajak masyarakat untuk membantu proses evakuasi dengan menggunakan tandu darurat untuk bisa menuju jalan utama desa.

Baca juga   Kekurangan Tabung Oksigen, RSUD Kota Pontianak Tolak Pasien Baru

Disisi lain, Danpos Sentabeng menghubungi ketua RT setempat untuk bisa berkoordinasi degan puskesmas agar bisa mendatangkan ambulance sesegera mungkin agar ibu dan anak dalam kandungannya selamat.

“Evakuasi tersebut tidak mudah, medan yang sulit, licin dan berlumpur tidak menciutkan semangat personel Satgas Pamtas, bahu-membahu bersama masyarakat menandu ibu hamil secara bergantian. Ini semua guna membantu mengatasi kesulitan-kesulitan masyarakat di wilayah perbatasan,” ujarnya.

Danpos Sentabeng, Serka Sumarsono menjelaskan bahwa evakuasi dengan menggunakan tandu adalah hal yang seribg Satgas Pamtas lakukan.

“Karena di wilayah perbatasan khususnya Desa Sekida, akses jalan belum memadai sehingga menyulitkan proses evakuasi terhadap masyarakat yang sakitm”pungkas Sumarsono

Continue Reading

Kabupaten Bengkayang

Kabupaten Bengkayang Segera Berlakukan PPKM Level 4

Published

on

Kabupaten Bengkayang Segera Berlakukan PPKM Level 4

Gencil News – Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, pertanggal 17 agustus 2021. Telah terjadi peningkatan kasus covid-19 di Kabupaten Bengkayang. Dengan terjadi peningkata tersebut, maka Bengkayang tergolong kedalam zona merah penyebaran virus corona.

Selanjutnya Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang kembali melakukan rapat untuk melakukan pencegahan penularan Covid-19 bersama OPD dan Forkopimda serta Camat Se-Kabupaten. Rapat ini berlangsung di Kantor Bupati. kamis (19/082021).

Plt. Kadis Kesehatan dan KB mengatakan bahwa pada tanggal 17 Agustus 2021 Kabupaten Bengkayang Masuk ke Zona Merah Kasus Covid-19 tertinggi.

“Saat ini Pemkab Bengkayang akan memperketat PPKM Mikro Level 4 di wilayah tertentu dari hasil tracking oleh pihak satgas Kabupaten, Kecamatan hingga tingkat Desa dan RT”, ungkapnya

Bupati Bengkayang kembali menegaskan untuk Satgas Kabupaten, Kecamatan hingga tingkat Desa dan RT dan seluruh jajaran yang terlibat untuk melakukan pengetatan PPKM Mikro Level 4 di wilayahnya masing-masing.

“Ini adalah upaya pencegahan penularan Covid-19 ini mari kita bersama menjaga wilayah kita masing-masing dan masyarakat kita untuk tidak terjadi penularan virus Covid-19″ kata Bupati

“Kita lakukan langkah sigap, demi kelancaran dan keberhasilan dalam menangani pandemi covid-19 di Kabupaten Bengkayang,”tutupnya.

Baca juga   Kekurangan Tabung Oksigen, RSUD Kota Pontianak Tolak Pasien Baru
https://gencil.news/category/berita-kalbar/kota-pontianak/
Continue Reading

Kabupaten Bengkayang

Kabupaten Bengkayang Zona Merah, 13 Kabupaten/Kota Zona Oranye

Published

on

By

Kabupaten Bengkayang Zona Merah, 13 Kabupaten/Kota Zona Oranye
Data BLC Satgas Covid 19 Nasional pertanggal 15 Agustus 2021

Gencil News – Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar merilis data terbaru berdasarkan data BLC Satgas Covid 19 Nasional pertanggal 15 Agustus 2021 menunjukkan perubahan zona penanganan Covid-19 di Kalbar.

Kali ini 13 kabupaten/kota lain di Kalbar berada di zona oranye, atau berisiko sedang penularan Covid-19. Sementara Kabupaten Bengkayang dalam kondisi zona merah atau resiko tinggi.

“Kategori Risiko Kenaikkan Kasus Kabupaten/ kota Provinsi Kalimantan Barat
Pertanggal 15 Agustus 2021, Kabupaten Bengkayang masuk zona merah. Yuk tetap jaga protokol kesehatan demi kita semuanya,” mengutip dari laman Dinas Kesehatan Kalbar, Rabu (18/8/2021).

Dalam perkembangan terbaru ini, tidak ada lagi zona kuning di Kalbar. Padahal, Kabupaten Kapuas Hulu berada di zona kuning sejak awal Agustus 2021.

Baca juga   Satgas Yonmek 643/Wns Beri Bantuan Korban Longsor Sungkung Medeng

Sementara itu Kabupaten Kubu Raya yang selama dua pekan berada di zona merah, akhirnya turun ke zona oranye.

Selain Kubu Raya, daerah di Kalbar yang berada di zona oranya yakni, Kapuas Hulu, Sambas, Sekadau, Mempawah, Landak, Ketapang. Berikutnya Sanggau, Melawi, Sintang, Kayong Utara, Kota Singkawang, dan Kota Pontianak.

Selain Kubu Raya, daerah di Kalbar yang berada di zona oranya yakni, Kapuas Hulu, Sambas, Sekadau, Mempawah, Landak, Ketapang. Berikutnya Sanggau, Melawi, Sintang, Kayong Utara, Kota Singkawang, dan Kota Pontianak.

Continue Reading

Kabupaten Bengkayang

Bengkayang PPKM Level 3, Fokus Pengawasan Desa dan RT

Published

on

Bengkayang PPKM Level 3, Fokus Pengawasan Desa dan RT

Gencil News – Pemkab Bengkayang memberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat level 3. Bupati Sebastianus Darwis memimpin Rapat Koordinasi Pelaksanaan Penanganan dan Pengendalian Covid-19 di Kabupaten Bengkayang.

“Kabupaten Bengkayang sekarang masih pada zona orange, saat ini Rapat Koordinasi PPKM level 3, untuk Penanganan dan Pengendalian Covid-19 sedang kita bahas bersama,” kata Bupati

Bupati Bengkayang, menyebut, kedepan pihaknya akan menitik beratkan pengawasan di tingkat desa, kelurahan dan termasuk RT.

Dikatakannya, posko-posko di tingkat kelurahan dan desa akan lebih ditingkatkan, dalam upaya pengendalian dan penekanan penyebaran covid-19 di Kabupaten Bengkayang. Ungkapnya

Baca juga   Satgas Yonmek 643/Wns Beri Bantuan Korban Longsor Sungkung Medeng

Bupati Sebastianus Darwis juga menyampaikan sistem rem dan gas mesti diperhatikan dalam upaya melakukan penanganan covid-19, pihak desa dan kecamatan pro aktif dalam pengawasannya.

Jika ditingkat RT, Kelurahan dan desa terdapat 5 sampai dengan 6 orang terkonfirmasi positif. Daerah tersebut dikategorikan zona merah.

Dan pihak satgas setempat cepat tanggap dalam upayanya penanganannya. Namun sebaliknya, apabila suspek dan konfirmasi positif menurun. Upaya tindakan di Posko-posko sedikit dilonggarkan.

Baca juga   Kekurangan Tabung Oksigen, RSUD Kota Pontianak Tolak Pasien Baru


“Hal itu demi memaksimalkan anggaran yang terbatas,” tegasnya

Kemudian Sebastianus Darwis menambahkan, pihaknya akan rutin menggelar rapat monitoring dan evaluasi, demi kelancaran dan keberhasilan dalam menangani pandemi covid-19 di Kabupaten Bengkayang.







Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

Advertisement

TRENDING