Warga Perbatasan Indonesia-Malaysia, Antusias Ikut Pilkada 2020
Connect with us

Kabupaten Bengkayang

Warga Perbatasan Indonesia-Malaysia, Antusias Ikut Pilkada 2020

Published

on

Warga Perbatasan Indonesia-Malaysia, Antusias Ikut Pilkada 2020

Gencil News – Warga yang tinggal pada wilayah perbatasan antara Indonesia dan Malaysia bersemangat untuk mengikuti Pilkada Bengkayang 2020.

Walaupun pada saat ini pandemi corona masih melanda, tak menyurutkan semangat warga perbatasan Indonesia dan Malaysia untuk datang ke TPS pada wilayah mereka.

Salah seorang warga mengatakan bahwa mereka sangat menantikan kesempatan ini. Dan mereka tidak takut untuk datan ke TPS. Menurut mereka, tak perlu untuk merasa takut. Karena petugas TPS sudah menerapkan protokol kesehatan untuk menyelenggarakan Pilkada.

Ketua KPPS TPS 16 Kelurahan Sebalo Angelina Wiwin mengatakan tingkat partispasi warga pada Pilkada Bengkayang 2020, yang untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang sangat tinggi.

Dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Proses pencoblosan pada TPS 16 Kelurahan Sebalo Kabupaten Bengkayang, berjalan dengan aman dan baik.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabupaten Bengkayang

Proyek Jalan Provinsi 40 Km Di Bengkayang Tahun Ini Capai Rp6 Miliar

Published

on

By

Proyek Jalan Provinsi 40 Km Di Bengkayang Tahun Ini Capai Rp6 Miliar
Darwis-Rizal saat preskon pelantikan bupati 2021

Gencil News – Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis menyebut akan melanjutkan pembangunan jalan provinsi di Bengkayang, Kalimantan Barat tahun ini. Hal ini ia ungkapkan saat meninjau pembangunan jalan tersebut, Selasa (14/4/2021).

Proyek pembangunan jalan tersebut yakni jalan provinsi menuju Kecamatan Suti Semarang, Bengkayang sepanjang 40 km.

“Natal nanti orang Suti sudah bisa bolak balik pakai mobil. Ruas jalan 40 kilometer tersebut kita pastikan selesai,” ujarnya

Sebastianus Darwis menjelaskan jika anggaran untuk pembangunan jalan tersebut untuk tahun ini mencapai Rp 6 miliar.

Ia mengatakan bahwa anggaran tersebut bukan hanya untuk jembatan bailey, melainkan akses jalan yang sempat terhenti.

“Anggaran tersebut untuk membangun jembatan  bailey dan termasuk penyelesaian jalan dari Desa Muhi sampai ke Suti Semarang yang sempat terhenti,” terangnya. 

Sementara, untuk jalan lain yang berstatus jalan provinsi proses pembangunannya akan ia lanjutkan tahun depan.

“Tahun depan jalan provinsi yang akan dibangun yakni jalan  Singkawang – Bengkayang, Subah – Ledo – Sambas, Bengkayang – Suti Semarang, dan Serimbu Ngabang,” pungkasnya.

Continue Reading

Kabupaten Bengkayang

Bhabinkamtibmas Tak Pernah Bosan Sampaikan Protokol Kesehatan

Published

on

Bhabinkamtibmas Tak Pernah Bosan Sampaikan Protokol Kesehatan

Gencil News – Melaksanakan sambang merupakan salah satu tugas yang wajib dilaksanakan secara rutin oleh setiap Bhabinkamtibmas. Yang bertujuan untuk menjalin tali silaturahmi dan mencari informasi yang berkembang juga untuk menyampaikan himbauan kamtibmas.

Seperti halnya kegiatan yang dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Bumi Emas Polsek Bengkayang Bripka Julkarnain berikan himbauan upaya untuk pencegahan penyebaran Virus Covid 19, Selasa(13/04/2021).

Dalam giat tersebut Bhabinkamtibmas Bumi Emas memberikan himbauan tentang pencegahan virus covid 19 atau yang biasa di sebut corona virus yang sedang mewabah di hampir seluruh dunia.

Sehingga dengan di sampaikan nya himbauan tersebut setiap warga dapat menjalankan intruksi dari pemerintah agar dapat terhidar dari berbagai macam penyakit dengan tetap menerapkan pola hidup sehat dan bersih, tidak melakukan kegiatan yg mengumpulkan banyak orang ,hindari bepergian ketempat tempat keramaian dan selalu jaga jarak terhadap orang sekitar demi tidak terjangkitnya penyebaran virus covid 19.

Sementara itu Kapolsek Bengkayang Ipda Defi Irawan,S.H dalam Setiap apel pagi selalu menekankan dan memberikan arahan kepada para petugas Bhabinkamtibmas

“Agar terus mendekatkan diri dengan masyarakat untuk mengetahui perkembangan dan situasi Kamtibmas di Desa maupun Kelurahan masing masing, agar Senantiasa tercipta keadaan yang aman dan kondusif” Ujar Kapolsek.

Continue Reading

Kabupaten Bengkayang

Press Release Polres Bengkayang: Kasus Miras Mendominasi

Published

on

Press Release Polres Bengkayang

Gencil News – Polres Bengkayang gelar press release hasil Operasi Penyakit Masyarakat (Ops Pekat) yang dilaksanakan selama 14 hari, yang bermula pada tanggal 29 Maret 2021 hingga 11 April 2021.

Kapolres Bengkayang, AKBP Natalia Budi Darma, menyatakan press release yang dilakukan pihaknya bentuk keterbukaan kepada masyarakat. Terutama jelas bukan ramadhan. Ia juga menyatakan, dalam press release tersebut sekaligus memusnahkan Barang Bukti (BB) hasil ops pekat.

“Bukti Kerja keras semua pihak dalam mengungkap kejahatan dimasyarakat. Operasi pekat kali ini kita diberikan tujuh TO (target operasi) yang terdiri dari Perjudian, miras, prostitusi, premanisme, narkotika, petasan dan sajam,” ungkap Kapolres.

Darma mengatakan, tujuan dilakukannya Ops Pekat ini adalah untuk menciptakan kondisi yang kondusif pada saat bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri kedepan, agar tercipta kondisi yang stabil, aman dan kondusif, dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Untuk wilayah Kota Bengkayang, yang menonjol adalah kasus Miras dan Premanisme, saat dilakukan Operas oleh pihak Kepolisian Polres Bengkayang. Kedepan kita berharap pelaksanaan kegiatan Ramadhan dan Idul Fitri dapat berjalan dengan baik, aman dan tentram,” harapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bengkayang, AKP Antonius Trias Kuncorojati menambah, hasil ops pekat kali ini Polres Bengkayang berhasil mengungkap sebanyak 101 kasus, dengan yang paling dominan adalah kasus miras.


“Kita berhasil mengungkap 101 kasus, dan yang paling banyak adalah kasus miras sebanyak 43 kasus,” tambah Kasat Reskrim.

Dari 101 kasus tersebut, Antonius menyebutkan, 5 orang tersangka diamankan. 4 tersangka kasus perjudian dan 1 tersangka kasus narkotika.


“Yang lainnya kita lakukan pembinaan dengan membuat surat pernyataan. Kemudian juga ada yang di Tipiring,” pungkas Antonius.

Polres Bengkayang gelar press release hasil Operasi Penyakit Masyarakat (Ops Pekat) yang dilaksanakan selama 14 hari, yang bermula pada tanggal 29 Maret 2021 hingga 11 April 2021.


Kapolres Bengkayang, AKBP Natalia Budi Darma, menyatakan press release yang dilakukan pihaknya bentuk keterbukaan kepada masyarakat. Terutama jelas bukan ramadhan. Ia juga menyatakan, dalam press release tersebut sekaligus memusnahkan Barang Bukti (BB) hasil ops pekat.

“Bukti Kerja keras semua pihak dalam mengungkap kejahatan dimasyarakat. Operasi pekat kali ini kita diberikan tujuh TO (target operasi) yang terdiri dari Perjudian, miras, prostitusi, premanisme, narkotika, petasan dan sajam,” ungkap Kapolres.

Darma mengatakan, tujuan dilakukannya Ops Pekat ini adalah untuk menciptakan kondisi yang kondusif pada saat bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri kedepan, agar tercipta kondisi yang stabil, aman dan kondusif, dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Untuk wilayah Kota Bengkayang, yang menonjol adalah kasus Miras dan Premanisme, saat dilakukan Operas oleh pihak Kepolisian Polres Bengkayang. Kedepan kita berharap pelaksanaan kegiatan Ramadhan dan Idul Fitri dapat berjalan dengan baik, aman dan tentram,” harapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bengkayang, AKP Antonius Trias Kuncorojati menambah, hasil ops pekat kali ini Polres Bengkayang berhasil mengungkap sebanyak 101 kasus, dengan yang paling dominan adalah kasus miras.


“Kita berhasil mengungkap 101 kasus, dan yang paling banyak adalah kasus miras sebanyak 43 kasus,” tambah Kasat Reskrim.

Dari 101 kasus tersebut, Antonius menyebutkan, 5 orang tersangka diamankan. 4 tersangka kasus perjudian dan 1 tersangka kasus narkotika.


“Yang lainnya kita lakukan pembinaan dengan membuat surat pernyataan. Kemudian juga ada yang di Tipiring,” pungkas Antonius.

Continue Reading

Kabupaten Bengkayang

Masih Zona Orange, Bengkayang Tunda Belajar Tatap Muka

Published

on

By

Masih Zona Orange, Bengkayang Tunda Belajar Tatap Muka

Gencil News – Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Harisson memaparkan bahwa Kabupaten Bengkayang masuk dalam kategori zona orange.

Sebagaimana yang disampaikan Gubernur Kalimantan Barat bahwa wilayah yang masih berstatus zona orange. Belum mendapat ijin melakukan kegiatan belajar tatap muka.

Keputusan Kabupaten Bengkayang menunda pembelajaran tatap muka pada 15 Februari 2021. Sebagaimana pernyataan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang, Gustian Andiwinata.

“Pemerintah daerah telah memutuskan untuk mendunda kembali kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka,” Ujar Gustian Andiwinata

Sementara terkait teknis Gubernur bersama organisasi perangkat daerah (OPD)  meminta agar Disdikbud. Setiap daerah mengkaji inovasi-inovasi baru dalam rangka menjaga serta mengedepankan mutu pendidikan di Kalimantan Barat selama masa pandemi berlangsung.

“Dalam hal ini kita dituntut untuk melakukan inovasi di masa COVID-19. Tentunya bergantung pada situasi dan kondisi di masing-masing daerah. Khususnya dalam penanganan di tiap-tiap zona oranye untuk tidak melakukan sekolah tatap muka. Terutama dalam menjalankan SKB 4 Menteri yang sampai saat ini tidak bisa kita laksanakan,” katanya.

Ia berharap kepada Bupati terpilih yang rencananya akan menjalani pelantikan pada 17 Februari 2021 untuk berani mengambil langkah. Pada dasarnya dalam aturan yang berlaku bahwa Bupati/Wali Kota boleh mengambil langkah. Asal tidak membuat situsi dan kondisi di tiap-tiap daerah menjadi zona orange.

Kemudian ia menambahkan bahwa untuk saat ini di Kabupaten Bengkayang, KBM tatap muka merupakan suatu kewajiban. Yang seharusnya terlaksana, khususnya untuk daerah-daerah terpencil.

Mengingat di beberapa daerah terpencil di Kabupaten Bengkayang masih banyak yang minim akan fasilitas. Untuk melakukan daring seperti sarana internet, alat-alat elektronik penunjang daring (laptop/handphone), dan listrik.

Kendala Belajar Daring Di Bengkayang

“Jadi itu jadi kendala sendiri karena kita keterbatasan internet, sarana handphone atau komputer. Bahkan di beberapa wilayah masih ada yang kesulitan listrik. Untuk itu kita berharap KBM tatap muka dapat segera terlaksana di Bengkayang. Dalam rangka memenuhi kebutuhan pendidikan bagi anak-anak yang di tempat tinggalnya tak memiliki fasilitas penunjang untuk belajar daring,” katanya.

Tentunya dalam KBM tatap muka harus terlaksana dengan mengedepankan protokol kesehatan yang berlaku.

“Di mana kita harus menjamin agar wilayah kita tak masuk ke zona orange. Karena apabila hal itu terjadi tentu berbahaya bagi murid, tenaga pengajar, dan pihak-pihak lainnya,” demikian Gustian Andiwinata.

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

TRENDING