Dinas Pendidikan Kapuas Hulu Sarankan Pakai Dana Bos Untuk Prokes
Connect with us

Kabupaten Kapuas Hulu

Dinas Pendidikan Kapuas Hulu Sarankan Pakai Dana Bos Untuk Prokes

Published

on

Dinas Pendidikan Kapuas Hulu Sarankan Pakai Dana Bos Untuk Prokes
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu Kalimantan Barat Petrus Kusnadi

Gencil News – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu Kalimantan Barat Petrus Kusnadi mengatakan untuk persiapan pembelajaran tatap muka. Pihak sekolah bisa menggunakan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk belanja keperluan terkait Protokol kesehatan (Prokes).

Petrus Kusnadi, mengatakan pihak sekolah boleh menggunakan dana BOS untuk fasilitas prokes. Hal ini ia ungkapkan usai sosialisasi kesiapan kesiapan belajar tatap muka, di Putussibau Selatan wilayah Kapuas Hulu, Rabu (20/1/2021).

“Untuk kesiapan pembelajaran tatap muka tentu pihak sekolah wajib menerapkan Prokes. Dan sekolah bisa menggunakan dana BOS,” katanya

Petrus menjelaskan, ada beberapa hal yang ia sampaikan dalam kesiapan Dinas pendidikan melaksanakan tatap muka, apabila sudah memungkinkan.

Menurut dia, tentu juga harus mempersiapkan segala sesuatu sesuatu yang wajib pihak sekolah siapkan. Dalam memutus mata rantai COVID-19 dan kebijakan-kebijakan yang memungkinkan untuk diterapkan dalam proses belajar mengajar.

“Harapan kita semua, agar bisa segera menerapkan pembelajaran tatap muka,” ucap Petrus.

Berkaitan dengan penerapan Protokol kesehatan (Prokes), Petrus mengatakan sekolah wajib menyediakan tempat cuci tangan yang cukup. Kemudian masker bagi siswa dan guru, hand sanitizer, alat pengukur suhu.

” Semua itu bisa dibelanjakan melalui dana BOS sesuai kebutuhan sekolah,” kata Petrus.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabupaten Kapuas Hulu

Pesan Gubernur Kepada Bupati Kapuas Hulu, Siapkan Lahan 2 Hektar

Published

on

Pesan Gubernur Kepada Bupati Kapuas Hulu, Siapkan Lahan 2 Hektar

Gencil News – Gubernur Kalbar Sutarmidji menyampaikan pesan kepada Bupati Kapuas Hulu yang baru Fransiskus Diaan soal pendidikan di Kalbar. Gubernur Kalbar pun minta kepada Bupati Kapuas Hulu untuk menyiapkan lahan seluas dua hektar, untuk pembangunan sekolah di Kabupaten yang berada ditimur Kalbar itu.

“Kemarin saya sempat berbicara dengan pak Fransiskus, kita akan meningkatkan pendidikan di Kapuas Hulu. Sehingga saya bilang, siapkan saja lahan , kalau ada dua hektar di daerah yang ramai penduduknya dan strategis. Nanti Pemprov akan bangun SMA atau SMK yang bagus dan daya tampung yang besar.” jelas Sutarmidji.

Menurut Gubernur dengan daya tampung yang besar, tentunya ini nantinya akan berpengaruh pada IPM.

“Dari segi IPM kita ini yang paling rendah Se-Kalimantan. Tapi dari sisi PDRB kita unggul, dulu kita paling bawah, tapi sekarang PDRB nomor dua di Kalimantan” jelas Midji.

“Kalau ekonomi sudah bisa kita tingkat di nomor dua Kalimantan, maka untuk urusan pendidikan kita bisa, kesehatan kita bisa”

“Kalau angka kesehatan itu baik, makan IPM kita akan baik.” pungkas Gubernur

Continue Reading

Kabupaten Kapuas Hulu

Usut Pembakaran Mobil KPH Sampai Tuntas, Dugaan Sengaja Dibakar

Published

on

By

Usut Pembakaran Mobil KPH Sampai Tuntas, Dugaan Sengaja Dibakar
Istimewa : Pembakaran Mobil KPH Dikapuas Hulu akan di usut sampai tuntas

Gencil News – Kasus pembakaran mobil KPH di Kapuas Hulu menyita banyak perhatian masyarakat dan pemerintah. Dalam hal ini Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat Adi Yani yang menginginkan kasus ini tuntas secara hukum.

Adi Yani memaparkan bahwa kasus ini kini masuk dalam tahap pengumpulan bukti-bukti dan saksi saat kejadian.

” Kami berharap persoalan itu tetap harus proses secara aturan berlaku. Saat ini petugas sedang mengumpulkan bukti-bukti dan saksi dalam proses penanganannya di Kapuas Hulu,” kata Adi Yani,

Adi menyatakan, kasus ini menjadi sorotan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) termasuk juga oleh Gubernur Kalimantan Barat.

Ia menjelaskan kasus ini sudah mendapat arahan dari Kementerian LHK dan Gubernur Kalimantan Barat. Agar memproses kasus tersebut sesuai aturan berlaku.

” Kita semua inginkan kasus tersebut di proses sampai tuntas karena aturan seperti itu. Demikian juga arahan langsung Gubernur dan Dirjen Gakkum Kementerian LHK. Sekarang mereka di lapangan terus bekerja untuk mengumpulkan barang bukti dan saksi serta sudah dilakukan pemanggilan terhadap saksi-saksi,” jelasnya

Sementara Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) wilayah Kapuas Hulu Utara Mardiansyah menyatakan. Sampai saat ini kasus dugaan ilegal logging dan terbakarnya mobil dinas milik KPH Kapuas Hulu Utara belum ada perkembangan.

” Kami inginkan kasus itu tuntas ada kepastian hukum, kalau mobil itu di bakar, pelakunya jelas, motifnya jelas. Kalau pun terbakar, sebabnya juga harus jelas, begitu juga untuk ilegal logging pelaku nya juga harus jelas,” pinta Mardiansyah.

Menurutnya, KPH menemukan adanya keterlibatan oknum aparat pada kasus ini berdasarkan keterangan sejumlah saksi.

Dugaan Sengaja Dibakar

” Terkait terbakarnya mobil dinas di sekitar lokasi ilegal logging kami menduga itu sengaja di bakar. Makanya kami ingin adanya kejelasan dalam persoalan tersebut,” kata Mardiansyah.

Sementara itu, Kepala Satuan Reskrim Polres Kapuas Hulu AKP Rando menjelaskan penanganan dugaan ilegal logging. Dan terbakarnya mobil dinas petugas kehutanan itu masih tahap penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi, termasuk barang bukti.

“Untuk saat ini kami sudah mengamankan 406 batang kayu olahan jenis balok dan mengumpulkan keterangan saksi. Serta berkoordinasi dengan POM terkait dugaan keterlibatan oknum aparat,” jelas Rando.

Continue Reading

Kabupaten Kapuas Hulu

Disdikbud Kapuas Hulu Monitoring Proses Belajar Tatap Muka

Published

on

By

Disdikbud Kapuas Hulu Monitoring Proses Belajar Tatap Muka
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu Petrus Kusnadi

Gencil News – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu Kalimantan Barat terus melalukan monitoring atau pemantauan. Terhadap pelaksanaan sekolah tatap muka dalam menerapkan protokol kesehatan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu Petrus Kusnadi mengatakan bahwa pihaknya terus mengecek proses pembelajaran tatap muka.

” Dari sejumlah sekolah yang kami datangi proses pembelajaran tatap muka di sekolah sebagian besar. Telah menerapkan protokol kesehatan,” kata Petrus Kusnadi, Selasa (16/02/2021)

Dalam upaya mencegah adanya klaster pendidikan saat berlangsungnya proses belajar tatap muka. Dinas pendidikan terus meminta laporan dari koordinator pendidikan (jordik) di masing-masing kecamatan terkait pelaksanaan protokol kesehatan.

Menurut dia, sesuai arahan Gubernur Kalbar bahwa setiap daerah status zona kuning diperbolehkan tatap muka. Tetapi keselamatan peserta didik di utamakan.

” Pembelajaran tatap muka kita laksanakan tetap harus memperhatikan keselamatan peserta didik, karena itu paling utama,” kata Petrus.

Dia menegaskan apabila dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka ada yang terkonfirmasi COVID-19 di satuan pendidikan. Maka proses tatap muka di hentikan.

” Kami akan langsung hentikan sekolah tatap muka apabila ada yang terkonfirmasi. Oleh karena itu satuan pendidikan harus tegas dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, harus benar-benar di laksanakan,” tegas Petrus.

Continue Reading

Advertisement

KORAN GENCIL NEWS

TRENDING