Connect with us

Kabupaten Kapuas Hulu

Empat Parpol Kukuhkan H Baiduri-Rufina Sedang di Pilkada Kapuas Hulu

Published

on

Empat Parpol Kukuhkan H Baiduri-Rufina Sedang di Pilkada Kapuas Hulu
Pengukuhan Bapaslon H Baiduri-Rufina Sedang di Hotel Mahkota Pontianak, Jumat (23/07/2020).

GENCIL NEWS – Empat partai politik (parpol) yakni PPP, NasDem, PKB dan Hanura mengukuhkan H Baiduri berpasangan dengan Rufina Sedang di Pilkada Kapuas Hulu 2020.

Pengukuhan bapaslon yang mengusung jargon Kapuas Hulu baru tersebut dilaksanakan di Hotel Mahkota Kota Pontianak, Jumat (24/07/2020).

“Kami mempunyai visi misi yang sama membangun daerah Kapuas Hulu, Kapuas Hulu sekarang sudah aman, tentram, mudah-mudahan dengan kami berpasangan yang berbeda etnis, berbeda agama kita tetap harmonis,” kata H Baiduri.

Ditempat yang sama, Rufina Sedang sebagai bakal calon Wakil Bupati Kapuas Hulu menerangkan akan bekerja untuk membangun Kapuas Hulu yang lebih maju.

“Kami ingin bekerja membangun Kapuas Hulu kedepan yang lebih maju,” katanya.

Ketua DPW PPP Kalbar, Retno Pramudya mengungkapkan, dengan majunya H Baiduri maka H Baiduri sekaligus menjadi milik semua masyarakat Kapuas Hulu.

“H Baiduri milik kita semua, milik semua masyarakat Kapuas Hulu,” ujar Retno disela-sela memberikan sambutan.

Sementara itu, Ketua DPD Hanura Kalbar, Suyanto Tanjung menegaskan akan mendukung penuh paslon H Baiduri dan Rufina Sedang untuk maju Kapuas Hulu.

Begitu juga diungkapkan Ketua DPW NasDem Kalbar, Sy Abdullah Alqadrie yang menegaskan terus mendukung langkah H Baiduri.

Sementara itu Ketua DPC PKB Kapuas Hulu menilai jika bapaslon dari H Baiduri-Rufina Sedang sosok yang ideal.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Kabupaten Kapuas Hulu

BKPSDM Kabupaten Kapuas Sosialiasikan Pembinaan Disiplin ke ASN

Published

on

BKPSDM Kabupaten Kapuas Sosialiasikan Pembinaan Disiplin ke ASN
BKPSDM Kabupaten Kapuas Sosialiasikan Pembinaan Disiplin ke ASN - foto/data BKPSDM Kabupaten Kapuas

Gencil News – Badan Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kapuas melalui Bidang Data, Disiplin dan Kesejahteraan Pegawai melaksanakan Rangkaian kegiatan Pembinaan disiplin di kantor kecamatan Silat Hulu serta Puskesmas Silat Hulu.

Kegiatan Pembinaan disiplin pegawai menjelaskan Peraturan Pemerintah 53 Tahun 2010 tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Peraturan tersebut mengatur ketentuan-ketentuan mengenai kewajiban, Larangan, Hukuman disiplin, pejabat yang berwenang menghukum, penjatuhan disiplin, keberatan atas hukuman disiplin dan berlakunya Keputusan hukuman disiplin.

Dalam peraturan tersebut juga secara tegas disebutkan jenis hukuman disiplin yang dapat dijatuhkan terhadap suatu pelanggaran disiplin.

Salah satu pihak yang sangat berperan dalam penegakan disiplin adalah atasan langsung Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut. Yang meliputi tatacara pemanggilan, pemeriksaan, penjatuhan dan penyampaian keputusan Hukuman disiplin.

Atasan dituntut untuk memberikan keteladanan dalam pelaksanaan aturan disiplin, sebab apabila atasan membiarkan ASN yang malas atau melakukan kegiatan indisipliner yang dipraktekkan oleh bawahan maka dapat dipastian bahwa perilaku tidak disiplin itu akan menjadi contoh bagi ASN yang lainnya.

Pemberian Hukuman disiplin dilakukan secara berjenjang oleh atasan langsung berdasarkan pasal 15 sampai pasal 20 Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010.

Bahkan apabilla pejabat yang berwenang menghukum tidak menjatuhkan hukuman disiplin kepada ASN yang melakukan pelanggaran disiplin maka pejabat tersebutlah yang dijatuhi hukuman disiplin oleh atasannya.

Continue Reading

Kabupaten Kapuas Hulu

Kerupuk Basah, Kuliner Khas Kapuas Hulu Yang Tersohor

Published

on

 Mengunjungi Kabupaten Kapuas Hulu  tak akan lengkap bila belum mencicipi kerupuk basah yang merupakan kuliner khas dan tersohor dari daerah tersebut.

Makanan yang berbahan dasar dari ikan ini sangat mudah ditemukan di setiap sudut Kabupaten Kapuas Hulu terutama di ibukota Kapuas Hulu Putussibau.

Olahan makanan yang berbahan dasar ikan ini sangat terkenal di Kabupaten Kapuas Hulu, hal ini mengingat karena Kabupaten Kapuas Hulu merupakan penghasil ikan air tawar terbesar di Kalimantan Barat.

Tekstur kerupuk basah khas Kabupaten Kapuas Hulu jika dilihat sekilas akan mirip dengan pempek khas Palembang, namun tentunya berbeda. Yang membedakan adalah bentuknya yang lonjong dan memanjang sekitar 15 cm hingga 25 cm. Dan dengan diameter 2 cm hingga 3 cm.

Krupuk basah khas Kapuas Hulu ini memiliki dua varian rasa unggulan, yaitu dari ikan toman dan dari ikan belida. Selain dengan bahan dasar ikan, kerupuk basah ini juga menggunakan bahan dasar tepung. Dan kedua bahan ini akan dicampur kemudian dikukus.

Untuk menikmati kerupuk basah ini, penikmat akan disuguhkan dengan dua jenis sambal, yaitu sambal cabe dan sambal tomat.  Harga untuk satu porsi biasanya akan dijual Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu.

Kerupuk basah khas Kapuas Hulu juga bisa dijadikan sebagai oleh-oleh untuk dibawa pulang. Penjual akan menyediakan kerupuk yang telah dilumuri dengan tepung, sehingga akan tahan sampai di rumah asal dan untuk menikmatinya harus direbus kembali.

Continue Reading

Kabupaten Kapuas Hulu

Puskesmas Bunut Hulu Laksanakan Advokasi Asi dan Pembentukan Kader Jurkamsi

Published

on

Puskesmas Bunut Hulu Laksanakan Advokasi Asi dan Pembentukan Kader Jurkamsi

GENCIL NEWS – Tim kesehatan dari Puskesmas Bunut Hulu yang dipimpin langsung Kepala Puskesmas, tenaga Gizi, dan bidan melakukan kegiatan Advokasi ASI kepada masyarakat dibeberapa desa. Kegitan itu sudah dilaksanakan dari Tanggal 20-31 Juli 2020 lalu.

Kepala Puskesmas Bunut Hulu menjelaskan, advokasi merupakan upaya atau proses yang terencana untuk mendapatkan komitmen dan dukungan dari pihak pengambil keputusan.

“Seperti tokoh-tokoh masyarakat baik formal maupun informal,  terhadap upaya penyelenggaraan kesehatan di Puskesmas Bunut Hulu,” ungkapnya, Kamis (6/8/2020).

Maka kegiatan tersebut bertujuan untuk memberi dukungan dari piahak-pihak pengambil keputusan dalam penentuan kebijakan serta memberikan informasi tentang   pentingnya pemberian ASI Ekslusif usia 0-6 bulan.

Sedangkan dukungan dari pada penentu kebijakan yaitu kepala Desa, yang merupakan salah satu kunci penentu keberhasilan Puskesmas Bunut Hulu dalam penyelenggaraan kesehatan. “Terutama dalam kegiatan advokasi ASI,” ucap Kapus Bunut Hulu.

Untuk itu dirinya mengharapkan dukungan para kepala desa, seperti yang hadir Desa Selaup, Nanga Payang, Segitak dan Desa Sungai besar.

“Kegiatan ini merupakan upaya dalam meningkatkan capaian pembrian ASI eklusif diwilayah kerja Puskesmas Bunut Hulu,” ulasnya. 

Hadir dalam kegiatan, Perangkat Desa, Toko Masyarakat, Toko Agama, tenaga kesehatan   Kader, dan Bumil, Bufas, ibu balita dan keluarganya yang berada diwilayah kerja Puskesmas Bunut Hulu. (pemkab Kapuas Hulu)

Continue Reading

TRENDING