Pemerintah Bekerjasama Dengan Perusahaan Sawit Bangun Infrastruktur
Connect with us

Kabupaten Kapuas Hulu

Pemerintah Bekerjasama Dengan Perusahaan Sawit Bangun Infrastruktur

Published

on

Pemerintah Bekerjasama Dengan Perusahaan Sawit Bangun Infrastruktur

Gencil News – Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu dalam penanganan infrastruktur khususnya pembangunan jalan bekerjasama dengan perusahaan kelapa sawit.

Bupati Kabupaten Kapuas Hulu Muhammad Nasir, menghadiri dan membuka langsung rapat pembahasan rencana penanganan pemeliharaan jalan Kabupaten Kapuas Hulu. Hal ini merupakan program pemerintah dan CSR perkebunan kelapa sawit.

“Rapat ini mengadopsi dari program pemerintah provinsi Kalbar,”ujar Bupati Kapuas Hulu

Saat ini pemerintah Kalimantan Barat menerapkan hal tersebut dalam pembangunan infrastruktur jalan.

“Sebagai contoh untuk jalan provinsi Kalbar di Kabupaten Kapuas Hulu yaitu, ruas jalan simpang Sejiram sampai Semitau dan Semitau sampai Suhaid,”ungkapnya

Menurutnya kerjasama pemerintah dengan perusahaan Kapuas Hulu berdasarkan arah kebijakan pembangunan sebagaimana tertuang di dalam RPJPD dan RPJMD Kabupaten Kapuas Hulu. Dimana salah satu fokusnya ada peningkatan infrasutruktur dasar terutama jalan.

Infrastruktur jalan berperan penting dalam sektor lainnya seperti perekonomian, sosial dan pemerintahan.

“Apabila akses jalan mantap, maka dengan sendirinya aktifitas masyarakat lancar dan roda perekonomian berjalan baik,”jelasnya

Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu mengatakan bahwa perusahaan kelapa sawit banyak melakukan investasi untuk penggunaan lahan pada daerah Kabupaten Kapuas Hulu.

Sementara pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu memanfaatkan hal ini untuk menggandeng perusahaan tersebut untuk mempercepat penanganan jalan sosial perusahaan yang banyak bermanfaat bagi masyarakat.

Bappeda kabupaten Kapuas Hulu selaku pelaksana kegiatan tersebut turut menghadirkan Bupati Kapuas Hulu dan sejumlah Anggota DPRD Kapuas Hulu.

Para camat, pihak perusahaan sawit, OPD lingkungan Pemda Kapuas Hulu, serta para tamu undangan lainnya juga hadir dalam kegiatan ini.

Anggota DPRD Kapuas Hulu, Aweng mengakui menanti-nanti agenda semacam ini. Mengingat wilayah Kapuas Hulu 4 kondisi jalannya banyak mengalami kerusakan. Maka perlu adanya keterlibatan pihak perusahaan kelapa sawit yang mengembangkan perusahaannya di Kapuas Hulu.

“Kegiatan seperti ini lah yang kami tunggu-tunggu, karena dulu sudah kami usulan, agar pihak perusahaan kelapa sawit, bisa bantu membantu Pemerintah Daerah dalam membangun infrastruktur jalan,” ujarnya


Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabupaten Kapuas Hulu

Kemenag Kapuas Hulu Resmikan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

Published

on

By

Kemenag Kapuas Hulu Resmikan Pelayanan Terpadu Satu Pintu
Kemenag Kapuas Hulu Resmikan Pelayanan Terpaadu Satu Pintu

Gencil News – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kapuas Hulu Kalimantan Barat saat ini resmikan penerapan Pelayanan terpadu satu pintu (PTSP). Program Pemkab Kapuas Hulu ini sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Kantor Kemenag Kapuas Hulu, Syahrul saat peresmian Pelayanan Terpadu Satu Pintu, di Putussibau Ibu Kota Kabupaten Kapuas Hulu, Kamis (03/12). Menuturkan peresmian PTSP ini sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat.

“Melalui PTSP kami berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan transparan, akuntabel dan cepat,” katanya

Ia berharap proses pelayanan kepada masyarakat semakin mudah dengan adanya sistem pelayanan satu pintu.

“Tentu kami terus berupaya berbenah diri dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat,” ucap Syahrul.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Kalimantan Barat Ridwansyah mengatakan saat ini ada beberapa kemudahan dalam pelayanan secara online. Hal tersebut melalui Pelayanan terpadu satu pintu.

“Saya rasa ini adalah hikmah dari pademi COVID-19, Karena pelayanan sekarang ini lebih banyak terlaksana secara online,” kata Ridwansyah.

Seluruh Kemenag Se-Kalbar Sudah PTSP kecuali Kabupaten Ketapang

Menurut Ridwansyah, seluruh Kantor Kemenag kabupaten/kota di Kalimantan Barat saat ini sudah menerapkan Pelayanan terpadu satu pintu. Hanya tinggal Kabupaten Ketapang yang belum menerapkan pelayanan tersebut.

“Kami berharap pelayanan semakin meningkat dengan ramah, humanis serta pelayanan cepat dan transparan sehingga betul-betul terasa oleh masyarakat,” pesan Ridwansyah.

Sementara itu, Bupati Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir mengapresiasi pelayan terpadu satu pintu. Tentu kedepannya memberikan kemudahan dan kecepatan dalam pelayanan.

“Alhamdulillah pelayanan selama ini sudah cukup baik, namun dengan adanya PTSP tentu akan semakin meningkat lagi,” pinta Nasir.

Ia mengatakan pada masa pandemi COVID-19 hampir semua kegiatan berlangsung secara online termasuk pelayanan kepada masyarakat.

“Kita harapkan PTSP itu nantinya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Serta kita terus lakukan sosialisasi sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya,” kata Nasir.

Anggota DPD RI Erlinawati, Anggota DPRD Kapuas Hulu hadir dalam peresmian atau launching Pelayanan terpadu satu pintu (PTSP). Kemudian sejumlah pejabat Forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompinda) Kapuas Hulu, dan seluruh Kepala Kemenag di wilayah Kalimantan Barat

Continue Reading

Kabupaten Kapuas Hulu

Pembelajaran Tatap Muka Januari 2021, Disdikbud Tunggu Surat Resmi

Published

on

By

Pembelajaran Tatap Muka Januari 2021, Disdikbud Tunggu Surat Resmi
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu Kalimantan Barat, Petrus Kusnadi

Gencil News – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tidak lama ini mengeluarkan kebijakan rencana pembelajaran tatap muka pada Januari 2021 mendatang. Kebijakan pembelajaran tatap muka ini memang ditunggu-tunggu oleh semua pihak baik sekolah maupun siswa.

Terkait kebijakan pembelajaran tatap muka tersebut. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu Kalimantan Barat, Petrus Kusnadi mengatakan menyambut baik adanya kebijakan tersebut.

“Pada prinsipnya Kapuas Hulu siap memberlakukan belajar tatap muka pada Januari mendatang. Tetapi kebijakan tersebut harus mendapat dukungan dari berbagai pihak terutama dalam penanggulangan COVID-19,” ujarnya

Ia mengatakan terkait rencana pembelajaran tatap muka pada Januari 2021, Disdikbud Kapuas Hulu belum menerima surat resmi dari Kemendikbud. Hanya saja melalui siaran pers memang ada kebijakan bersama. Antara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Menteri Agama (Menang), Menteri Kesehatan (Menkes) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Menurut Petrus, dalam kebijakan tersebut tentu ada syarat-syarat yang harus terpenuhi. Terutama oleh satuan pendidikan yang akan melaksanakan belajar tatap muka.

“Kesiapan pihak sekolah dalam menerapkan protokol kesehatan tentu itu menjadi syarat. Karena bagaimana pun jika pandemi COVID-19 belum berakhir keselamatan peserta didik, guru dan orang tua serta lingkungan masyarakat tetap menjadi prioritas,” jelas Petrus.

Petrus mengatakan Disdikbud Kapuas Hulu tetap menunggu surat resmi dari Kemendikbud dalam penerapan belajar tatap muka pada Januari 2021 mendatang. Sebab hal tersebut menyangkut petunjuk teknis yang nantinya akan menyesuaikan kembali dengan kondisi daerah.

Memang jika kita lihat belajar dengan dalam jaringan (daring). Selama masa pandemi menjadi keluhan, karena kendala berbagai faktor terutama jaringan internet.

“tidak semua siswa punya fasilitas untuk mengikuti proses pembelajaran daring. Salah satu contoh terkait handphone android dan tidak semua daerah di Kapuas Hulu ada jaringan internet,” katanya

Ia berharap pandemi COVID-19 segera berakhir dan mengajak semua pihak untuk mematuhi protokol kesehatan. Agar mempercepat pemutusan mata rantai sebaran COVID-19 di Kapuas Hulu, sehingga aktivitas belajar sekolah bisa kembali normal.

Continue Reading

Kabupaten Kapuas Hulu

Pemkab Kapuas Hulu Bangkitkan Perekonomi an Pengrajin Saat Pandemi

Published

on

By

Pemkab Kapuas Hulu Bangkitkan Perekonomi an Pengrajin Saat Pandemi

Gencil News – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas Hulu selalu berupaya bangkitkan perekonomian pengrajin yang terdampak Covid-19. Dalam hal ini Pemkab adakan pelatihan diversifikasi kain tenun pada pengerajin wilayah Putussibau Kabupaten Kapuas Hulu. Kamis 19 November 2020, Aula Hotel Merpati Putussibau.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, Mohd Zaini membuka langsung kegiatan tersebut. Dinas Tenaga Kerja Perindustrian dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kapuas Hulu menjadi pelaksana kegiatan ini.

Sementara Anggota DPD RI dapil Kalbar asal Kapuas Hulu, Erlinawati, merupakan istri Bupati Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir turut menghadiri. Kehadiran para petinggi Pemkab Kapuas Hulu merupakan bentuk dukungan kepada peserta pelatihan.

” Pada masa pandemi Covid-19 ini saya berharap ekonomi para pelaku industri kecil dan menengah (IKM) Kapuas Hulu bisa kembali bergairah,” ujar Sekda Kapuas Hulu

Ia juga berpesan kepada pelaku IKM bidang fashion untuk dapat meningkatkan kreatifitasnya. Dimana masyarakat ingin veriasi dari produk fashion sebanyak mungkin. sehingga pembeli lebih banyak dalam menentukan pilihan.

“Adanya pelatihan seperti inimerupakan dalam bentuk pembinaan secara  berkelanjutan, sesuai dengan perundang-undangan nomor 3 tentang tahun 2014, tentang perindustrian,” terangnya

Sehingga pelatihan ini untuk bangkitkan kemampuan para pelaku industri kecil dan menengah, yang berkompeten dalam bidang industri.

Sekda membeberkan bahwa, pada tahun 2021 Pemkab Kapuas Hulu akan adakan pusat promosi kerajinan tenun.

“Maka dari itu, saya berpesan kepada pelaku IKM bidang industri, agar lebih serius mengikuti pelatihan seperti ini,” ungkapnya.

Continue Reading

TRENDING