Tenaga Kesehatan Di Putussibau Tidak Semua Bisa Divaksin
Connect with us

Kabupaten Kapuas Hulu

Tenaga Kesehatan Di Putussibau Tidak Semua Bisa Divaksin

Published

on

Tenaga Kesehatan Di Putussibau Tidak Semua Bisa Divaksin
Istimewa : Foto ini diambil sebelum pandemi Covid-19

Gencil News – Direktur RSUD dr Achmad Diponegoro Putussibau dr Poltak Sianturi menyatakan, untuk tenaga kesehatan rumah sakit Putussibau. Berjumlah ada 422 orang dan siap untuk dilakukan vaksinasi Sinovac untuk menangkal virus Corona.

“Hanya saja dari 422 orang tenaga kesehatan rumah sakit Putussibau, tidak semua bisa melakukan vaksinasi. Karena ada yang tidak memenuhi syarat untuk dilakukan vaksin,” ujarnya kepada awak media, Rabu 13 Januari 2021.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Putussibau Utara, Desi menyatakan ada 76 tenaga kesehatan. Yang bertugas di Puskesmas, Polisdes, Pustu dan Poskesdes.

“Dari tenaga kesehatan yang sudah mendapatkan SMS untuk divaksinasi, sampai saat ini tidak ada penolakan terhadap pelaksanaan vaksinasi,” ujarnya.

Hanya saja kata Desi untuk tenaga kesehatan di Puskesmas Putussibau Utara ada beberapa yang tidak memenuhi kriteria. Sehingga tidak menerima SMS untuk divaksin.

“Jika nanti sudah terjadwal pelaksanaan imunisasi akan mengkaji kembali bagi calon penerima vaksin,” ungkapnya.

Kepala Puskesmas Putussibau Selatan, dr. Dasmiati Olfah menyatakan, untuk wilayahnya sendiri ada 79 tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas, Pustu, Polindes dan Poskesdes.

“Siap gak siap ya harus siap untuk divaksin,” ujarnya.

Hanya saja kata Olfah dari 79 tenaga kesehatan yang ada jika melihat dari syarat penerima vaksin. Banyak yang tidak memenuhi syarat salahsatunya, Karena adanya penyakit yang tenaga kesehatan derita seperti hipertensi dan lainnya.

“Jadi ada beberapa saja yang bisa divaksinasi,” ungkapnya.

Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kapuas Hulu Ade Hermanto menyatakan. Secara keseluruhan total tenaga kesehatan yang sudah masuk data untuk vaksinasi sebanyak 1.833.

“Untuk kuota vaksin yang didistribusikan di Kapuas Hulu tahap pertama ini sebanyak 420 vial,” ungkapnya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabupaten Kapuas Hulu

Pesan Gubernur Kepada Bupati Kapuas Hulu, Siapkan Lahan 2 Hektar

Published

on

Pesan Gubernur Kepada Bupati Kapuas Hulu, Siapkan Lahan 2 Hektar

Gencil News – Gubernur Kalbar Sutarmidji menyampaikan pesan kepada Bupati Kapuas Hulu yang baru Fransiskus Diaan soal pendidikan di Kalbar. Gubernur Kalbar pun minta kepada Bupati Kapuas Hulu untuk menyiapkan lahan seluas dua hektar, untuk pembangunan sekolah di Kabupaten yang berada ditimur Kalbar itu.

“Kemarin saya sempat berbicara dengan pak Fransiskus, kita akan meningkatkan pendidikan di Kapuas Hulu. Sehingga saya bilang, siapkan saja lahan , kalau ada dua hektar di daerah yang ramai penduduknya dan strategis. Nanti Pemprov akan bangun SMA atau SMK yang bagus dan daya tampung yang besar.” jelas Sutarmidji.

Menurut Gubernur dengan daya tampung yang besar, tentunya ini nantinya akan berpengaruh pada IPM.

“Dari segi IPM kita ini yang paling rendah Se-Kalimantan. Tapi dari sisi PDRB kita unggul, dulu kita paling bawah, tapi sekarang PDRB nomor dua di Kalimantan” jelas Midji.

“Kalau ekonomi sudah bisa kita tingkat di nomor dua Kalimantan, maka untuk urusan pendidikan kita bisa, kesehatan kita bisa”

“Kalau angka kesehatan itu baik, makan IPM kita akan baik.” pungkas Gubernur

Continue Reading

Kabupaten Kapuas Hulu

Usut Pembakaran Mobil KPH Sampai Tuntas, Dugaan Sengaja Dibakar

Published

on

By

Usut Pembakaran Mobil KPH Sampai Tuntas, Dugaan Sengaja Dibakar
Istimewa : Pembakaran Mobil KPH Dikapuas Hulu akan di usut sampai tuntas

Gencil News – Kasus pembakaran mobil KPH di Kapuas Hulu menyita banyak perhatian masyarakat dan pemerintah. Dalam hal ini Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat Adi Yani yang menginginkan kasus ini tuntas secara hukum.

Adi Yani memaparkan bahwa kasus ini kini masuk dalam tahap pengumpulan bukti-bukti dan saksi saat kejadian.

” Kami berharap persoalan itu tetap harus proses secara aturan berlaku. Saat ini petugas sedang mengumpulkan bukti-bukti dan saksi dalam proses penanganannya di Kapuas Hulu,” kata Adi Yani,

Adi menyatakan, kasus ini menjadi sorotan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) termasuk juga oleh Gubernur Kalimantan Barat.

Ia menjelaskan kasus ini sudah mendapat arahan dari Kementerian LHK dan Gubernur Kalimantan Barat. Agar memproses kasus tersebut sesuai aturan berlaku.

” Kita semua inginkan kasus tersebut di proses sampai tuntas karena aturan seperti itu. Demikian juga arahan langsung Gubernur dan Dirjen Gakkum Kementerian LHK. Sekarang mereka di lapangan terus bekerja untuk mengumpulkan barang bukti dan saksi serta sudah dilakukan pemanggilan terhadap saksi-saksi,” jelasnya

Sementara Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) wilayah Kapuas Hulu Utara Mardiansyah menyatakan. Sampai saat ini kasus dugaan ilegal logging dan terbakarnya mobil dinas milik KPH Kapuas Hulu Utara belum ada perkembangan.

” Kami inginkan kasus itu tuntas ada kepastian hukum, kalau mobil itu di bakar, pelakunya jelas, motifnya jelas. Kalau pun terbakar, sebabnya juga harus jelas, begitu juga untuk ilegal logging pelaku nya juga harus jelas,” pinta Mardiansyah.

Menurutnya, KPH menemukan adanya keterlibatan oknum aparat pada kasus ini berdasarkan keterangan sejumlah saksi.

Dugaan Sengaja Dibakar

” Terkait terbakarnya mobil dinas di sekitar lokasi ilegal logging kami menduga itu sengaja di bakar. Makanya kami ingin adanya kejelasan dalam persoalan tersebut,” kata Mardiansyah.

Sementara itu, Kepala Satuan Reskrim Polres Kapuas Hulu AKP Rando menjelaskan penanganan dugaan ilegal logging. Dan terbakarnya mobil dinas petugas kehutanan itu masih tahap penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi, termasuk barang bukti.

“Untuk saat ini kami sudah mengamankan 406 batang kayu olahan jenis balok dan mengumpulkan keterangan saksi. Serta berkoordinasi dengan POM terkait dugaan keterlibatan oknum aparat,” jelas Rando.

Continue Reading

Kabupaten Kapuas Hulu

Disdikbud Kapuas Hulu Monitoring Proses Belajar Tatap Muka

Published

on

By

Disdikbud Kapuas Hulu Monitoring Proses Belajar Tatap Muka
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu Petrus Kusnadi

Gencil News – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu Kalimantan Barat terus melalukan monitoring atau pemantauan. Terhadap pelaksanaan sekolah tatap muka dalam menerapkan protokol kesehatan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu Petrus Kusnadi mengatakan bahwa pihaknya terus mengecek proses pembelajaran tatap muka.

” Dari sejumlah sekolah yang kami datangi proses pembelajaran tatap muka di sekolah sebagian besar. Telah menerapkan protokol kesehatan,” kata Petrus Kusnadi, Selasa (16/02/2021)

Dalam upaya mencegah adanya klaster pendidikan saat berlangsungnya proses belajar tatap muka. Dinas pendidikan terus meminta laporan dari koordinator pendidikan (jordik) di masing-masing kecamatan terkait pelaksanaan protokol kesehatan.

Menurut dia, sesuai arahan Gubernur Kalbar bahwa setiap daerah status zona kuning diperbolehkan tatap muka. Tetapi keselamatan peserta didik di utamakan.

” Pembelajaran tatap muka kita laksanakan tetap harus memperhatikan keselamatan peserta didik, karena itu paling utama,” kata Petrus.

Dia menegaskan apabila dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka ada yang terkonfirmasi COVID-19 di satuan pendidikan. Maka proses tatap muka di hentikan.

” Kami akan langsung hentikan sekolah tatap muka apabila ada yang terkonfirmasi. Oleh karena itu satuan pendidikan harus tegas dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, harus benar-benar di laksanakan,” tegas Petrus.

Continue Reading

Advertisement

KORAN GENCIL NEWS

TRENDING