Bayar Berobat Pakai Bibit Pohon, Klinik Di Sukadana Bantu Beban Pasien
Connect with us

Kabupaten Kayong Utara

Bayar Berobat Pakai Bibit Pohon, Klinik Di Sukadana Bantu Beban Pasien

Published

on

Bayar Berobat Pakai Bibit Pohon, Klinik Di Sukadana Bantu Beban Pasien
Klinik Asri Sukadana Kayong Utara Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat
Loading...

Gencil News – Sebuah Klinik di Sukadana Kayong Utara Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat memberikan pelayanan terbaik untuk pasiennya. Pasien yang berobat ke Klinik Asri ini dapat membayar biaya berobat pakai bibit pohon.

Klinik ini berada di kaki bukit kawasan Taman Nasional Gunung Palung sangat meringankan beban pasien yang terkendala bayar biaya berobat.

Mengutip dari Pontianak Post, seorang pasien cukup membayar biaya berobat menggunakan bibit pohon dan kompos yang ia miliki.

“Sepeser pun saya tak pernah mengeluarkan uang. Ada bibit saya pakai bibit, ada kompos saya pakai kompos,” kata warga Desa Sedahan Jaya, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara itu.

Tak hanya itu, Klinik ini juga menerima pembayaran berobat pasien dengan hasil kerajinan tangan atau jasa pasien untuk bekerja di klinik.

“Inilah sebetulnya yang bisa membantu masyarakat kita. Sekalipun tidak dengan uang, masyarakat berobat bisa dengan barang. Misalnya jika punya kerajinan, seperti tikar kita bisa antar ke sana. Bisa dengan atap, bambu, atau barang lain. Alhamdulillah, ini sangat membantu,” ujar Prasetyo, warga Sukadana.

Sementara untuk jenis bibit pohon yang biasa masyarakat gunakan untuk bayar biaya berobat adalah bibit pohon cempedak, mentawak hingga bibit pohon durian.

Kebenaran ini diungkapkan juga oleh Direktur Eksekutif  Yayasan Klinik Asri, Nur Febriani Wardi. Ia menerangkan setidaknya pihak klinik Asri sejak berdiri pada 2007 telah menerima lebih dari 90 ribu bibit pohon dari pasien.

“Di tahun 2020 saja terdapat 28.625 bibit pohon yang diserahkan pasien sebagai biaya berobat. Kebanyakan merupakan spesies pohon asli Kalimantan, seperti ulin, nyatoh, bengkirai, ubah, durian, dan lain-lain,” ujarnya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabupaten Kayong Utara

Bupati Citra Harap Perusahaan Bisa Komitmen Melalui CSR

Published

on

By

Bupati Citra Harap Perusahaan Bisa Komitmen Melalui CSR
Loading...

Gencil News- Bupati Kayong Utara, Citra Duani mengharapkan pihak perusahaan bisa berkomitmen dalam mendukung program pemerintah melalui CSR.

“Saya menginginkan agar pihak perusahaan berkomitmen dalam memberikan bantuan, serta membagi secara merata dana CSR.” Kata Bupati Citra. Pada hari Jumat (10/9/2021).

Ia menjelaskan bahwa adanya pertemuan ini akan ada tindaklanjutnya ke depan. Yakni dengan dibentuknya kemitraan antara Pemerintah Daerah dengan pihak perusahaan.

“Hal ini guna untuk membahas segala program-program kita agar tidak hilang begitu saja serta pihak perusahaan supaya berkomitmen dalam membantu dan bantuan CSR tersebut diberikan secara merata disetiap kecamatan,” ujarnya.

Selain itu, Bupati Citra mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan dan itikad baik perusahaan untuk memperbaiki dermaga teluk melano

“Saya mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Dinas Perhubungan, dan menyambut baik itikad baik dan komitmen perusahaan untuk memperbaiki dermaga Teluk Melano.” tuturnya.

Perwakilan Perusahaan, Setyo Wibowo mengungkapkan bahwa pihaknya siap bertanggungjawab untuk memperbaiki seluruh kerusakan dermaga

“Pada intinya, kami dari pihak perusahaan akan bertanggung jawab dan siap untuk memperbaiki seluruh kerusakan dermaga yang berada di Teluk Melano tersebut dan kami harap permasalahan ini agar cepat terselsaikan dengan baik,” ungkap Wibowo

Tutupnya, Ia mengatakan bahwa kedepannya pihaknya akan membantu pemerintah Daerah pada sektor pertanian serta kesehatan melalui dana CSR. Hal ini guna untuk bisa meningkatkan perekonomian serta kesejahteraan masyarakat Kayong Utara

Continue Reading

Kabupaten Kayong Utara

Effendi; Adat Budaya Perlu Mendapatkan Perhatian Serta Pelestarian

Published

on

By

Effendi; Adat Budaya Perlu Mendapatkan Perhatian Serta Pelestarian
Loading...

Gencil News- Wakil Bupati Kayong Utara, Effendi Ahmad menjelaskan bahwa adat budaya secara sosial bukan hanya bersifat kebendaan saja. Namun perlu adanya perhatian dan pelestarian.

“Adat budaya yang ada di daerah kita ini bukan hanya semata bersifat kebendaan saja. Tetapi bahasa daerah juga termasuk dalam nilai dan pranata yang seharusnya jadi panutan dan pedoman berkehidupan bagi masyarakat. Karena bahasa daerah merupakan jati diri dari daerah kita sendiri sehingga perlu dilestarikan dan dipertahankan,” kata Effendi. Saat membuka acara Lokarya Hasil Investarisasi Kosakata Bahasa Daerah. Pada hari Kamis (2/9/2021).

Ia mengungkapkan bahwa Unesco memperkirakan lebih kurang 3000 bahasa lokal yang terancam punah pada akhir abad ini. Serta kiranya terdapat separuh dari jumlah bahasa yang penduduk dunia turunkan hingga saat ini masih tetap eksis.

“Saya mengajak masyarakat Kayong Utara khususnya untuk bisa tetap menjaga dan melestarikan bahasa daerah supaya tidak punah dari bertuah,”ujarnya.

Tutupnya, Wabup Effendi mengharapkan agar kegiatan saat ini yang Balai Bahasa Kemendikbud Provinsi Kalimantan Barat selanggarakan. Bisa menjadi pemicu dalam melestarikan bahasa daerah pada Kayong Utara.

“Saya menyambut baik atas diselenggarakannya kegiatan Lokakarya Hasil Inventarisasi Kosakata Bahasa Daerah yang diselenggarakan hari ini. Semoga melalui kegiatan ini dapat menjadi pemicu dalam mengimplementasikan komitmen bersama. Dalam melestarikan bahasa daerah yang ada di Kayong Utara,” pungkasnya.

Continue Reading

Kabupaten Kayong Utara

Bupati Citra Harapkan Adanya Pengawasan WNA Di Kayong Utara

Published

on

By

Bupati Citra Harapkan Adanya Pengawasan WNA Di Kayong Utara
Loading...

Gencil News- Bupati Kayong Utara, Citra Duani mengatakan bahwa perlu adanya pengawasan terhadap orang asing. Baik itu dari tingkat Kabupaten hingga tingkat Kecamatan.

“Hal ini guna mengawasi serta memantau keberdaan dan kegiatan orang asing selama berada di Kayong Utara,” kata Citra. Saat membuka kegiatan Sosialisasi Tim Pengawasan Orang Asing Asing (Tim Pora) Tingkat Kabupaten Kayong Utara. Pada hari Kamis (26/8/2021).

Ia juga menjelaskan bahwa keberadaan orang asing perlu mendapat arahan oleh semua pihak. Serta harus adanya koordinasi dari dinas terkait dengan Tim Pora mengenai keberadaan serta kegiatan yang akan dilakukan orang asing. Selama berada pada wilayah hukum Indonesia.

“Sebagaimana kita ketahui, bahwa keberadaan warga negara asing yang melakukan berbagai kegiatan. Khusunya pada wilayah hukum Indonesia ini perlu mendapat perhatian oleh semua pihak. Oleh karena itu koordinasi antara instansi terkait dengan Tim Pora dalam hal pengawasan kegiatan orang asing tersebut. Harus dilakukan dengan baik sehingga kita bisa leluasa dalam hal melakukan pengawasan terhadap orang asing tersebut,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa sejak terbentuknya Tim Pora pada Kayong Utara. Pemerintah Daerah Kayong Utara sudah memfungsikan Tim Pora dalam melakukan pengawasan terhadap keberadaan orang asing

“Sejak terbentuknya Tim Pora di Kayong Utara. Pemerintah Daerah telah memfungsikannya untuk melakukan pengawasan terhadap keberadaan orang asing. Karena sebagaimana kita ketahui bersama bahwa kedatangan warga negara asing di Kayong Utara ini cukup banyak. Sehingga perlu dipantau dan diawasi kegiatan apa saja yang akan mereka lakukan di Kayong Utara ini,” pungkasnya.

Tutupya, Bupati Citra menambahkan bahwa keberadaan orang asing di Kayong Utaa yang berkunjung membuat banyak mahasiswa melakukan berbagai penelitian. Hal ini mereka lakukan untuk menyelesaikan studynya serta WNA yang datang berkunjung ke Klinik Asri.

Continue Reading

Kabupaten Kayong Utara

Bupati Citra Apresiasi Terbentuknya Tim Penanganan Konflik Sosial

Published

on

By

Bupati Citra Apresiasi Terbentuknya Tim Penanganan Konflik Sosial
Loading...

Gencil News- Bupati Kayong Utara, Citra Duani menjelaskan bahwa pemerintah daerah (Pemda) Kayong Utara menyambut baik. Serta mengapresiasi atas terbentuknya Tim Penanganan Konflik Sosial di Kabupaten Kayong Utara.

“Bahwa nantinya tim ini bisa dapat mengantisipasi. Serta mencegah dari segala kemungkinan terjadinya konflik sosial pada masyarakat khususnya pada Kabupaten Kayong Utara,” kata Bupati Citra. Pada hari Rabu (25/8/2021).

Ia mengatakan bahwa pemda mendukung penuh Tim Terpadu Penangan Konflik Sosial di Kayong Utara. Sebab pembentukan ini sebagai salah satu wujud dari tekad dan komitmen yang kuat dalam menjaga stabilitas daerah.

“Kami menyambut baik dan mendukung atas terbentuknya tim ini. Karena ini sebagai salah satu wujud dari tekad dan komitmen pemerintah. Dalam berupaya untuk menjaga stabilitas daerah sehingga konflik yang timbul dapat dicegah dan diatasi,” ujarnya.

Ia mengharapkan bahwa Tim Terpadu ini bisa mencegah terjadinya konflik dengan mampu mendeteksi sedini mungkin serta tanggap terhadap dinamika yang terjadi pada masyarakat

“Saya berharap Tim Terpadu ini memiliki kemampuan deteksi dini, siap, tanggap dan sigap dalam merespon setiap dinamika yang terjadi di masyarakat sehingga setiap potensi yang mengarah kepada konflik dapat segera teratasi dengan baik,” pungkasnya.

Tutupnya, ia menginginkan agar bisa mendapat dukungan oleh seluruh elemen mmasyarakat baik itu tokoh agama, suku, tokoh adat dan pemuda serta memelihara hubungan baik pada lingkungan masyarakat

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

Advertisement

TRENDING