Bupati Kayong Utara Dorong FKDM Untuk Ciptakan Ketertiban Umum
Connect with us

Kabupaten Kayong Utara

Bupati Kayong Utara Dorong FKDM Untuk Ciptakan Ketertiban Umum

Published

on

Bupati Kayong Utara Dorong FKDM Untuk Ciptakan Ketertiban Umum
Bupati Kayong Utara Drs. Citra Duani

Gencil News – Bupati Kayong Utara Drs. Citra Duani dorong terbentuknya FKDM Bupati Kayong Utara Drs. Citra Duani dorong terbentuknya FKMD di Kayong Utara agar terciptanya stabilitas keamanan dan terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan di daerah.

Bupati citra turut hadir dalam agenda Sosialisasi dan Fasilitasi Pembentukan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Tingkat Kabupaten Kayong Utara di Aula Istana Rakyat (Pendopo Bupati), Kamis (22/10/2020).

Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dibentuk untuk pendeteksian dan pencegahan dini sehingga akan tercipta ketertiban umum yang kondusif di Kabupaten Kayong Utara,”ujarnya

Untuk menciptakan kemanan di Kabupaten Kayong Utara, Bupati Citra mengatakan bahwa perlu saling bersinergi antara Perangkat Daerah dengan masyarakat dengan melibatkan organisasi, tokoh masyarakat dan LSM bahkan dari Akademisi dan unsur terkait lainnya.

Bupati Kayong Utara juga menghimbau agar FKDM dapat memberikan informasi yang jelas agar informasi yang diterima masyarakat tidak terjadi keraguan dan keresahan masyarakat Kayong Utara. Pesan kepada FKDM agar hati-hati menggunakan media sosial dan tidak menyebarkan berita hoaks juga disampaikan Bupati Citra.

“Saya berpesan kepada seluruh anggota FKDM dan masyarakat Kayong Utara supaya berhati-hati dalam bermedsos, jangan sampai menjadikan jejaring sosial sebagai alat penyebar berita bohong atau hoax,”kata Bupati Citra

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Kesbangpol Kabupaten Kayong Utara. Selain Bupati Kayong Utara hadir pula narasumber dari Kesbangpol Provinsi Kalimantan Barat, Polres Kayong Utara, Danramil Sukadana.

Beberapa Kepala OPD Kayong Utara,tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda se-Kabupaten Kayong Utara juga ikut andil dalam kegiatan ini.

Adapun konsep pengembangan kewaspadaan dini sesuai dengan Permendagri Nomor 46 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri Nomor 2 Tahun 2018 tentang Kewaspadaan Dini di Daerah?

Untuk itu, perlu ada penguatan terhadap konsep kebijakan pengembangan Kewaspadaan Dini dengan cara:
1. Merumuskan 
2. Merencanakan
3. Melaksanakan sesuai pasal 10 Permendagri Nomor 46 Tahun 2019. 

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabupaten Kayong Utara

Tingkatkan Profesionalisme ASN dengan Anjab dan ABK

Published

on

Tingkatkan Profesionalisme ASN dengan Anjab dan ABK

Gencil News – Analisis Jabatan dan Beban Kerja wajib dilakukan oleh seluruh unit kerja di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kayong Utara, untuk mewujudkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja secara profesional, dan memiliki produktivitas yang maksimal.

“Ini dilakukan untuk dapat menentukan susunan, pangkat, dan jabatan ASN yang diperlukan oleh satuan organisasi atau unit kerja agar mampu melaksanakan tugasnya secara maksimal,” Ujar Hilaria Yusnani, Sekretaris Daerah Kabupaten Kayong Utara, saat membuka acara Workhsop Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) di Hotel Mahkota Sukadana, Kamis (26/11/2020).

Saat ini, kata Hilaria, profesionalismen ASN belum sepenuhnya dapat terwujud, karena adanya ketidaksesuaian antara kompetensi yang dimiliki ASN dengan kompetensi yang dipersyaratkan untuk menduduki jabatan yang berdampak pada banyaknya ASN yang tidak dapat diberdayakan secara optimal.

“Hal ini bisa dilihat pada unit kerja dengan jumlah pegawai yang berlebih, tanpa pekerjaan yang jelas, sementara di unit kerja yang lain pegawai dituntut bekerja ekstra karena jumlah pegawai yang kurang. Ketidaksesuaian kompetensi ini terjadi karena belum proporsionalnya komposisi keahlian atau keterampilan pegawai, dan penempatan pegawai belum mengacu pada kebutuhan organisasi yang sebenarnya atau belum sesuai dengan Anjab dan ABK.” Kata Hilaria.

Mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan perbaikan dalam pelaksanaan manajemen kepegawaian ke arah yang lebih baik, terarah, mempunyai pola yang jelas, serta berkesinambungan.

“Salah satu komponen yang mendesak untuk di tata saat ini adalah perencanaan pegawai, terutama perencanaan untuk formasi pegawai. Jadi penetapan formasi PNS akan memperoleh jumlah dan mutu pegawai yang memadai sesuai beban kerja dan tanggung jawab masing-masing satuan organisasi.” Lanjut Hilaria.

Hilaria berharap agar workshop ini dapat mengeluarkan sebuah produk yang dapat diaplikasikan pada setia unit kerja, khususnya aktivitas internal di lingkungan instansi pemerintah.

“Sehingga memberikan kontribusi positif, guna perbaikan manajemen kinerja di instansi pemerintah, yang berdampak peningkatan kualitas pelayanan publik.” Tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Organisasi, Sekretariat Daerah Kabupaten Kayong Utara, Poerbowo mengatakan, tujuan dilaksanakan Workshop ini agar dapat meningkatkan kemampuan para pejabat pengelola kepegawaian dan seluruh pegawai pada umumnya dalam melaksanakan Anjab dan ABK dalam penyusunan formasi.

“Berdasarkan regulasi yang ada, khususnya Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pedoman Anlisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja, sehingga kita dapat melakukan penghitungan yang logis dan teratur untuk menentukan susunan organisasi agar mampu melaksanakan tugasnya secara berdaya guna, berhasil guna, dan berkesinambungan pada setiap jabatan yang ada dalam satuan kerja organisasi.” Kata Poerbowo.

Continue Reading

Kabupaten Kayong Utara

Pemkab Kayong Utara Ingin Lansia Dapat Ambil Peran Kemajuan Daerah

Published

on

By

Pemkab Kayong Utara Ingin Lansia Dapat Ambil Peran Kemajuan Daerah
Bupati Kayong Utara, Citra Duani melantik pengurus Lanjut Usia Indonesia (LLI) Kabupaten Kayong Utara terpilih 2020 - 2023, Rabu (25/11) pukul 09.00 WIB.

Gencil News – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kayong Utara ingin Lansia di Kabupaten Kayong Utara dapat mengambil peran untuk kemajuan daerah. Harapan Pemkab Kayong Utara ini disampaikan saat pelantikan pengurus Lanjut Usia Indonesia.

Bupati Kayong Utara, Citra Duani telah melantik pengurus Lanjut Usia Indonesia (LLI) Kabupaten Kayong Utara terpilih 2020 – 2023, Rabu (25/11) pukul 09.00 WIB.

Citra berharap para Lansia yang ada di Kayong Utara dapat berkontribusi membangun Kayong Utara dengan memberikan sumbang saran dan pemikiran.

“Organisasi ini sebagai wadah kita bersilaturahmi,”ujarnya ketika memberikan sambutan.

Pada kesempatan tersebut Citra juga mengajak Lansia yang ada di Kayong Utara untuk tetap produktif. Acara tersebut berlangsung di Gedung Balai Nirmala Jalan Tanah Merah sukadana. Sementara Hilaria Yusnani Sekretaris Daerah Kayong Utara dan Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Kayong Utara turut hadir dalam acara ini.

H. Usman Ketua Lanjut USIA Indonesia Kabupaten Kayong Utara terpilih 2020 – 2023 terpilih menuturkan, kehadiran LLI ini agar lansia bermanfaat dan dapat membantu pembangunan Kabupaten Kayong Utara.

“Kami siap bergandeng tangan dan membantu sesuai kemampuan untuk Kayong Utara,” tuturnya.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Kayong Utara yang telah membantu anggaran dan memfasilitasi kegiatan LLI.

Ketua Lanjut Usia Indonesia Provinsi Kalimantan Barat, muhammad Saleh yang hadir dalam acara pelantikan menjelaskan, Indonesia telah menerbitkan UU nomor 13 tahun 1998 tentang kesejahteraan lanjut usia. Sedangkan lembaga Lansia baru terbentuk pada tahun 2000.

“Di Kalimatan, baru Kalimantan Barat yang sudah ada lembaganya,” jelasnya.

Untuk di Kalimantan Barat, masih ada dua kabupaten yang belum terbentuk lembaga ini, Kabupaten Kapuas Hulu dan Melawi.

“Terimakasih untuk dukungan Bupati Kayong Utara untuk lembaga ini,” pungkasnya

Continue Reading

Kabupaten Kayong Utara

Pemda Kayong Utara Jalin MoU Dengan Kemenkes

Published

on

pemkab-kayong
"Sangat luar biasa adanya dokter spesialis ini. Karena selama inikan sedikit-sedikit kita dirujuk ke Ketapang, mudah - mudahan dengan adanya bantuan dokter spesialis ini kita bisa jalani perawatan disini saja" Effendi Ahmad (Wakil Bupati Kayong Utara) - foto/data: pemkab Kayong utara

Gencil News – Pemerintah Kabupaten Kayong Utara melaksanakan Penandatangan Nota Kesepakatan (MoU) secara daring melalui konferensi video dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, terkait pendayagunaan dokter spesialis.

Melalui prorgam Pendayagunaan Dokter Spesialis (PGDS) ini, Wakil Bupati Kayong Utara Effendi Ahmad berharap RSUD Sultan Muhammad Jamaludin I Sukadana dapat menambah peningaktan pelayanan kepada masyarakat.

“Sangat luar biasa adanya dokter spesialis ini. Karena selama inikan sedikit-sedikit kita dirujuk ke Ketapang, mudah – mudahan dengan adanya bantuan dokter spesialis ini kita bisa jalani perawatan disini saja, ” ungkap Wakil Bupati Kayong Utara Effendi Ahmad, Rabu (18/11/2020) yang ditemui usai melaksanakan penandatanganan MoU.

Sedangkan menurut dr Maria Fransisca Antonelly, Direktur RSUD Sultan Muhammad Jamaludin I, mengatakan, program Pendayagunaan Dokter Spesialis (PGDS) ini salah satu program dalam pemerataan tenaga medis, khususnya dokter spesialis.

“Karena kurang meratanya penempatan dokter – dokter spesialis, terutama di daerah – daerah terpencil, seperti kepulauan,” ungkapnya.

Lanjut dr Maria Fransisca Antonelly, untuk mendapatkan tenaga dokter spesialis pihaknya mengaku kesulitan, sehingga melalui program ini akan ada beberapa dokter spesialis yang akan masuk ke Kayong Utara, walaupun dengan batas waktu tertentu.

“Periodenya hampir setiap dua bulan, nanti kita mengusulkan, saat ini kita usulkan dokter kandungan, kalau dokter penyakit dalam, dan spesialis anak yang ada di rumah sakit sekarang itu juga dari PGDS tapi dia masa baktinya belum selesai,” tambahnya.

Continue Reading

TRENDING