Bupati Kayong Utara Terima 2000 Al-Qur'an Badan Wakaf Alquran
Connect with us

Kabupaten Kayong Utara

Bupati Kayong Utara Terima 2000 Al-Qur’an Badan Wakaf Alquran

Published

on

Bupati Kayong Utara Terima 2000 Al-Qur'an Badan Wakaf Alquran
Bupati Kayong Utara Citra Duani, menerima 2000 Alquran dari Badan Wakaf Alquran

Gencil News – Bupati Kayong Utara Citra Duani, menerima 2000 Alquran dari Badan Wakaf Alquran. Rencananya ia akan menyalurkannya untuk enam Kecamatan di Kayong Utara. Senin (9/3/2021)

“Insyaallah, Alquran ini akan kita serahkan kepada pondok pesantren. Dan Taman Pendidikan Alquran yang ada di Kayong Utara,” jelas Bupati.

Bupati Citra juga mengucapkan terimakasihnya kepada Tim Wakaf Alquran Kallimantan Barat yang diwakili Ustadz Heru Binawan.

Untuk mendukung program pondok pesantren di Kepulauan Karimata. Tim Badan Wakaf Alquran juga akan memberikan perhatian khusus dan berencana melihat lansung dan datang ke Kecamatan Kepulauan Karimata.

Kepada Tim Badan Wakaf Alquran, Bupati bercerita di Kayong Utara saat ini sudah ada dua pondok Tahfidz Quran. Satu Pondok berada di Kecamatan Sukadana dengan nama Tahfidz Baitul Quran dan Satunya lagi berada di Kecamatan Telok Batang.

Baca juga   Pemda Kayong Utara Jalin MoU Dengan Kemenkes

“Untuk di Telok Batang Daarul Quran cabang milik Ustadz Yusuf Masnyur,”ceritanya.
Dengan adanya 2000 alquran ini,Bupati berharap akan semakin meningkatkan minat baca alquran di Kayong Utara.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabupaten Kayong Utara

Pemkab Kayong Utara Sepakati Raperda APBD Senilar Rp6 Milyar

Published

on

By

Pemkab Kayong Utara Sepakati Raperda APBD Senilar Rp6 Milyar
Sidang paripurna DPRD KKU tentang Penetapan Rancangan Perda tentang APBD TA 2022

Gencil News – Pemerintah Kabupaten Kayong Utara melakukan sidang paripurna DPRD KKU tentang Penetapan Rancangan Perda tentang APBD TA 2022. Kesepakatan bersama ini antara Bupati Kayong Utara yang mewakili eksekutif bersama Pimpinan DPRD KKU mewakili legislatif di Ruang Rapat Sekretariat DPRD KKU.

Dalam sidang paripurna tersebut berhasil mengesahkan Raperda APBD 2022 KKU. Pemkab Kayong Utara menyepakati APBD tahun anggaran 2022 senilai Rp 666, 61 milyar.

“Kita bersama DPRD menyepakati rancangan APBD TA 2022, sebesar Rp 666, 61 milyar,” Kata Bupati Kayong Utara, Citra Duani, Senin (29/11/2022).

Citra menyebut, APBD 2022 ini masih terdampak oleh pamdemi covid, belum lagi jika ada arahan refocusing lagi dari pusat. Kendati demikian ia mengatakan APBD ini ia fokuskan untuk kepentingan masyarakat.

Baca juga   Anggaran Pemkab Kayong Utara Masih Difokuskan Penanganan Covid

“Namun, APBD ini tetap kita fokuskan untuk kepentingan rakyat.” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD KKU, Sarnawi mengatakan, proses pembahasan Rancangan Perda tentang APBD tahun anggaran 2022 berjalan dengan lancar.

“Kendati demikian, semua fraksi telah menyampaikan pendapatnya serta semangatnya mengkritisi kebijakan. Untuk memastikan agar kebijakan Pemkab Kayong Utara sesuai dengan kepentingan rakyat secara real,” terang Citra Duani

Dalam rapat paripurna ini, masing-masing fraksi setuju agar Rancangan Perda tentang APBD Tahun Anggaran 2022 disahkan menjadi Perda. Namun, ada beberapa saran dan catatan yang harus dievaluasi Pemkab Kayong Utara.

Masing-masing Fraksi mengharapkan perbaikan dan peningkatan dalam hal upaya menambah pendapatan daerah sekaligus membelanjakan anggaran dengan prinsip efisien dan efektif serta tepat sasaran.

Continue Reading

Kabupaten Kayong Utara

Pembangunan Kayong Utara Harus Bersinergi Dengan Pemda Dan DPR

Published

on

By

Pembangunan Kayong Utara Harus Bersinergi Dengan Pemda Dan DPR

Gencil News- Pembangunan Kabupaten Kayong Utara terus gencar, baik itu dari pariwisata dan sebagainya. Akan tetapi, hal ini perlu adanya sinergitas antara Pemerintah Daerah dan Dewan perwakilan rakyat.

Salah satu tokoh pemekeran Kabupaten Kayong Utara, Hamdani Adeni mengatakan bahwa untuk menuju ke arah yang lebih maju memerlukan adanya kesinergisitas yang baik.

“Hubungan Eksekutif dan Legislatif itu harus baik lah,” kata Hamdani.

Ia merupakan salah satu yang pernah terlibat akan proses pemekaran Kabupaten Kayong Utara. Ia mengharapkan agar hubungan pimpinan Dewan serta Anggota DPRD Kab Kayong Utara dengan Bupati KKU dapat berjalan seiringan.

“Sesuai dengan Topoksi Nya Masing-masing,”harapnya.

Baca juga   Peletakan Batu Pertama Pembangunan Puskesmas Kecamatan Teluk Batang

Ia menerangkan bahwa jika memang ada permasalahan bisa untuk dibicarakan dengan baik-baik. Agar terus ada keharmonisan antara Eksekutif dan Legistlatif.

Ia juga meminta agar DPRD melihat akan kondisi kemampuan keuangan daerah. Yang mana pokok fikiran DPRD merupakan hal wajar dan diperbolehkan sepanjang mekanisme masuk dan waktu inputnya benar.

“Sesuai ketentuan, Pokok Fikiran itu diinput pada masa penyusunan rancangan awal RKPD dan difilter melalui TAPD. Kemudian untuk selanjutnya bisa untuk didistribukan ke masing masing SKPD sesuai tugas pokok dan fungsi. “Pokir itu halal,” ungkapnya.

Ia menambkan agar nantinya DPRD bisa mencari dan merancang Perda yang dapat menambah PAD.

Dia juga berharap DPRD dapat Membahas APBD tahun 2022 sesuai dengan Tahapan nya. “Kalau sampai terjadi penundaan Pengesahan APBD oleh DPRD, sama juga menghambat pembangunan,” pungkasnya.

Continue Reading

Kabupaten Kayong Utara

Waspada Bencana! BPBD Kayong Utara Siapkan Tim Siaga

Published

on

By

Waspada Bencana! BPBD Kayong Utara Siapkan Tim Siaga

Gencil News- Waspada Bencana kini semakin mendapat perhatian dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kayong Utara dengan menyiapkan tim siaga bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Kayong Utara, Noorhabib melalui Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kayong Utara, Parsono menyampaikan bahwa telah mensiagakan tim dengan jumlah petugas sebanyak 15 orang dengan sistem bergantian.

“Meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana yang diakibatkan curah hujan tersebut, BPBD mensiagakan petugas jaga 24 jam yang terdiri dari 15 orang dengan sistem shift, dan TRC (tim reaksi cepat),” kata Noorhabib. Pada hari Selasa (2/11/2021).

Baca juga   Dinkes Kayong Utara Akui Sudah Maksimal Tangani Covid-19

Yang mana bila adanya bencana bisa segera di kaji dan penanganan bisa segera terlaksana.

“Apabila telah terjadi bencana di lapangan untuk melakukan kaji cepat, sehingga dapat dilakukan upaya penanganan terhadap bencana tersebut,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa curah hujan yang sering terjadi pada setiap kecamatan-kecamatan pada wilayah Kabupaten Kayong Utara tersebut terjadi secara merata.

“Kecamatan lainnya juga terdampak hanya saja tingkatnya lebih rendah dari kecamatan diatas. Melihat perkiraan cuaca yang dikeluarkan BMKG pada setiap kecamatan se Kabupten Kayong Utara. Memang curah hujan terjadi merata pada setiap kecamatan,”pungkasnya

Continue Reading

Kabupaten Kayong Utara

Inovasi Pengembangan Wisata Di Desa Gunung Sembilan

Published

on

By

Inovasi Pengembangan Wisata Di Desa Gunung Sembilan
Inovasi Pengembangan Wisata Di Desa Gunung Sembilan/Istimewa

Gencil News- Potensi wisata di Kayong Utara kini terus berkembang dan pesat. Mengingat banyak lokasi yang bisa dijadikan pemerintah kayong Utara untuk terus berinvoasi serta melakukan pemantapan destinasi wisata yang bisa dikelola

Salah satunya yang ada di Desa Gunung Sembilan, Kecamatan Sukadana, kabupaten Kayong Utara.

Kepala Desa Gunung Sembilan, Ediansyah mengatakan bahwa ada beberapa destinasi wisata yang berada di Desa Gunung Sembilan.

“Terkait wisata di Desa Gunung Sembilan, Alhamdulillah kita di akhir 2020 kemarin sudah melaksanakan sublaunching yang mana disitu terdiri dari wisata pantai mutiara, bukit mendale, wisata Makam Ratu Soraya, Makam Ratu Air Mala dan pantai pasir masenik,” kata Ediansyah. Pada hari Senin (25/10/2021)

Baca juga   Anggaran Pemkab Kayong Utara Masih Difokuskan Penanganan Covid

Ia menjelaskan bahwa rencana kedepannya akan mengembangkan wisata sawah yang ada pada Desa Gunung Sembilan. Hal ini dikarenakan pemandangan di desa ini sangat indah

“Kita juga akan mengembangkan wisata sawah,” jelasnya

Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2000 pada masa lebaran kemarin. Untuk destinasi wisata pada Desa Sembilan sangat sepi pengunjung.

Ini karena adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat yang pemerintah terapkan pada waktu lalu

Baca juga   Sertifikat Tanah Solusi Masalah Sengketa Tanah Di Kayong Utara

“Sejak tahun 2020 sudah mulai ada perubahan, cuman waktu lebaran kemarin kita mengalami kondisi PPKM Level tiga jadi sedikit agak kurangnya kegiatan disitu (objek wisata),” pungkasnya

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

Advertisement

TRENDING