Bupati KKU Tegaskan Akan Ganti Kepala Desa Yang Bandel Salurkan BLT
Connect with us

Kabupaten Kayong Utara

Citra Duani Tegaskan Akan Ganti Kepala Desa Yang Bandel Salurkan BLT

Published

on

Citra Duani Tegaskan Akan Ganti Kepala Desa Yang Bandel Salurkan BLT

Gencil News – Bupati Kayong Utara (KKU) Citra Duani tegaskan akan ganti Kepala Desa yang “bandel” dalam menyalurkan BLT. Menurut Citra Duani masih ada Kepala Desa yang bandel, dan Citra Duani memastikan akan mengganti Kepala Desa itu.

Saat hadir dalam dan memberikan sambutan pada acara Musrenbang Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kayong Utara Tahun 2019-2023. Bupat KKU menyentil para Kepala Desa yang menurutnya tidak amanah dalam menyampaikan bantuan sosial kepada masyarakat.

Kata Citra Duani, bantuan sosial itu adalah haknya masyarakat dan sudah semestinya masyarakat yang harus menerima. Jangan sampai ada oknum pemerintahan yang mempersulit masyarakat untuk mendapatkan hak bantuan sosial.

“Kalau saja ada penjabat yang bertindak laku seperti itu. Maka penjabat tersebut harus cepat diganti, dak boleh seperti itu” tegas Citra Duani.

Dalam acara Musrenbang Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kayong Utara Tahun 2019-2023. Bupati KKU juga minta kepada para OPD (Organisasi Perangkat Daerah) untuk lebih sering berkunjung ke masyarakat.

Tentunya bermaksud agar masyarakat lebih bisa mengenal para penjabat-penjabat tersebut. CItra Duani juga menegaskan dalam berkarir sebagai aparat pemerintah memang harus bisa berinteraksi kepada masyarakat. Sebab, masyarakat akan menilai sejauh mana keberadaan penjabat dalam melayani masyarakat.

“Masyarakat sekarang sudah dapat menilai, sejauh mana kinerja dan kedekatan penjabat kepada masyarakat” pungkas Bupati KKU Citra Duani.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabupaten Kayong Utara

Tingkatkan Profesionalisme ASN dengan Anjab dan ABK

Published

on

Tingkatkan Profesionalisme ASN dengan Anjab dan ABK

Gencil News – Analisis Jabatan dan Beban Kerja wajib dilakukan oleh seluruh unit kerja di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kayong Utara, untuk mewujudkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja secara profesional, dan memiliki produktivitas yang maksimal.

“Ini dilakukan untuk dapat menentukan susunan, pangkat, dan jabatan ASN yang diperlukan oleh satuan organisasi atau unit kerja agar mampu melaksanakan tugasnya secara maksimal,” Ujar Hilaria Yusnani, Sekretaris Daerah Kabupaten Kayong Utara, saat membuka acara Workhsop Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) di Hotel Mahkota Sukadana, Kamis (26/11/2020).

Saat ini, kata Hilaria, profesionalismen ASN belum sepenuhnya dapat terwujud, karena adanya ketidaksesuaian antara kompetensi yang dimiliki ASN dengan kompetensi yang dipersyaratkan untuk menduduki jabatan yang berdampak pada banyaknya ASN yang tidak dapat diberdayakan secara optimal.

“Hal ini bisa dilihat pada unit kerja dengan jumlah pegawai yang berlebih, tanpa pekerjaan yang jelas, sementara di unit kerja yang lain pegawai dituntut bekerja ekstra karena jumlah pegawai yang kurang. Ketidaksesuaian kompetensi ini terjadi karena belum proporsionalnya komposisi keahlian atau keterampilan pegawai, dan penempatan pegawai belum mengacu pada kebutuhan organisasi yang sebenarnya atau belum sesuai dengan Anjab dan ABK.” Kata Hilaria.

Mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan perbaikan dalam pelaksanaan manajemen kepegawaian ke arah yang lebih baik, terarah, mempunyai pola yang jelas, serta berkesinambungan.

“Salah satu komponen yang mendesak untuk di tata saat ini adalah perencanaan pegawai, terutama perencanaan untuk formasi pegawai. Jadi penetapan formasi PNS akan memperoleh jumlah dan mutu pegawai yang memadai sesuai beban kerja dan tanggung jawab masing-masing satuan organisasi.” Lanjut Hilaria.

Hilaria berharap agar workshop ini dapat mengeluarkan sebuah produk yang dapat diaplikasikan pada setia unit kerja, khususnya aktivitas internal di lingkungan instansi pemerintah.

“Sehingga memberikan kontribusi positif, guna perbaikan manajemen kinerja di instansi pemerintah, yang berdampak peningkatan kualitas pelayanan publik.” Tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Organisasi, Sekretariat Daerah Kabupaten Kayong Utara, Poerbowo mengatakan, tujuan dilaksanakan Workshop ini agar dapat meningkatkan kemampuan para pejabat pengelola kepegawaian dan seluruh pegawai pada umumnya dalam melaksanakan Anjab dan ABK dalam penyusunan formasi.

“Berdasarkan regulasi yang ada, khususnya Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pedoman Anlisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja, sehingga kita dapat melakukan penghitungan yang logis dan teratur untuk menentukan susunan organisasi agar mampu melaksanakan tugasnya secara berdaya guna, berhasil guna, dan berkesinambungan pada setiap jabatan yang ada dalam satuan kerja organisasi.” Kata Poerbowo.

Continue Reading

Kabupaten Kayong Utara

Pemkab Kayong Utara Ingin Lansia Dapat Ambil Peran Kemajuan Daerah

Published

on

By

Pemkab Kayong Utara Ingin Lansia Dapat Ambil Peran Kemajuan Daerah
Bupati Kayong Utara, Citra Duani melantik pengurus Lanjut Usia Indonesia (LLI) Kabupaten Kayong Utara terpilih 2020 - 2023, Rabu (25/11) pukul 09.00 WIB.

Gencil News – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kayong Utara ingin Lansia di Kabupaten Kayong Utara dapat mengambil peran untuk kemajuan daerah. Harapan Pemkab Kayong Utara ini disampaikan saat pelantikan pengurus Lanjut Usia Indonesia.

Bupati Kayong Utara, Citra Duani telah melantik pengurus Lanjut Usia Indonesia (LLI) Kabupaten Kayong Utara terpilih 2020 – 2023, Rabu (25/11) pukul 09.00 WIB.

Citra berharap para Lansia yang ada di Kayong Utara dapat berkontribusi membangun Kayong Utara dengan memberikan sumbang saran dan pemikiran.

“Organisasi ini sebagai wadah kita bersilaturahmi,”ujarnya ketika memberikan sambutan.

Pada kesempatan tersebut Citra juga mengajak Lansia yang ada di Kayong Utara untuk tetap produktif. Acara tersebut berlangsung di Gedung Balai Nirmala Jalan Tanah Merah sukadana. Sementara Hilaria Yusnani Sekretaris Daerah Kayong Utara dan Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Kayong Utara turut hadir dalam acara ini.

H. Usman Ketua Lanjut USIA Indonesia Kabupaten Kayong Utara terpilih 2020 – 2023 terpilih menuturkan, kehadiran LLI ini agar lansia bermanfaat dan dapat membantu pembangunan Kabupaten Kayong Utara.

“Kami siap bergandeng tangan dan membantu sesuai kemampuan untuk Kayong Utara,” tuturnya.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Kayong Utara yang telah membantu anggaran dan memfasilitasi kegiatan LLI.

Ketua Lanjut Usia Indonesia Provinsi Kalimantan Barat, muhammad Saleh yang hadir dalam acara pelantikan menjelaskan, Indonesia telah menerbitkan UU nomor 13 tahun 1998 tentang kesejahteraan lanjut usia. Sedangkan lembaga Lansia baru terbentuk pada tahun 2000.

“Di Kalimatan, baru Kalimantan Barat yang sudah ada lembaganya,” jelasnya.

Untuk di Kalimantan Barat, masih ada dua kabupaten yang belum terbentuk lembaga ini, Kabupaten Kapuas Hulu dan Melawi.

“Terimakasih untuk dukungan Bupati Kayong Utara untuk lembaga ini,” pungkasnya

Continue Reading

Kabupaten Kayong Utara

Pemda Kayong Utara Jalin MoU Dengan Kemenkes

Published

on

pemkab-kayong
"Sangat luar biasa adanya dokter spesialis ini. Karena selama inikan sedikit-sedikit kita dirujuk ke Ketapang, mudah - mudahan dengan adanya bantuan dokter spesialis ini kita bisa jalani perawatan disini saja" Effendi Ahmad (Wakil Bupati Kayong Utara) - foto/data: pemkab Kayong utara

Gencil News – Pemerintah Kabupaten Kayong Utara melaksanakan Penandatangan Nota Kesepakatan (MoU) secara daring melalui konferensi video dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, terkait pendayagunaan dokter spesialis.

Melalui prorgam Pendayagunaan Dokter Spesialis (PGDS) ini, Wakil Bupati Kayong Utara Effendi Ahmad berharap RSUD Sultan Muhammad Jamaludin I Sukadana dapat menambah peningaktan pelayanan kepada masyarakat.

“Sangat luar biasa adanya dokter spesialis ini. Karena selama inikan sedikit-sedikit kita dirujuk ke Ketapang, mudah – mudahan dengan adanya bantuan dokter spesialis ini kita bisa jalani perawatan disini saja, ” ungkap Wakil Bupati Kayong Utara Effendi Ahmad, Rabu (18/11/2020) yang ditemui usai melaksanakan penandatanganan MoU.

Sedangkan menurut dr Maria Fransisca Antonelly, Direktur RSUD Sultan Muhammad Jamaludin I, mengatakan, program Pendayagunaan Dokter Spesialis (PGDS) ini salah satu program dalam pemerataan tenaga medis, khususnya dokter spesialis.

“Karena kurang meratanya penempatan dokter – dokter spesialis, terutama di daerah – daerah terpencil, seperti kepulauan,” ungkapnya.

Lanjut dr Maria Fransisca Antonelly, untuk mendapatkan tenaga dokter spesialis pihaknya mengaku kesulitan, sehingga melalui program ini akan ada beberapa dokter spesialis yang akan masuk ke Kayong Utara, walaupun dengan batas waktu tertentu.

“Periodenya hampir setiap dua bulan, nanti kita mengusulkan, saat ini kita usulkan dokter kandungan, kalau dokter penyakit dalam, dan spesialis anak yang ada di rumah sakit sekarang itu juga dari PGDS tapi dia masa baktinya belum selesai,” tambahnya.

Continue Reading

TRENDING