Desa Wisata Gunung Sembilan Masih Tahap Perubahan
Connect with us

Kabupaten Kayong Utara

Desa Wisata Gunung Sembilan Masih Tahap Perubahan

Published

on

Desa Wisata Gunung Sembilan Masih Tahap Perubahan
Bukit Mandala, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara

Gencil News – Desa wisata gunung sembilan Kecamatan Sukadana saat ini masih tahap perubahan. Desa wisata Gunung sembilan setidaknya memiliki empat tempat wisata yang berpotensi.

Empat tempat wisata tersebut yaitu Pantai Mak Senik, Pantai Munjaha, Makam Panembahan Nirmala, dan Bukit Mandala.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kayong Utara Tasfirani menyebut progres pengembangan wisata desa gunung sembilan masih tapah perubahan. Kemudian akan melakukan penyusunan masterplan.

” Untuk penyusunan masterplan akan bekerjasama dengan pihak terkait,”kata Tasfirani

Pihak terkait yang dimaksud Pemerintah daerah melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata, bekerjasama dengan Taman Nasional Gunung Palung (TNGP), serta masyarakat Desa Gunung Sembilan.

Tasfirani menilai Bukit Mandala memiliki nilai eksotis tersendiri dari empat tempat wisata ini.

“Akan tetapi, objek wisata ini masuk dalam kawasan TNGP,”ujarnya

Meski masuk ranah TNGP ia menerangkan bahwa hal tersebut masih wewenang dari Pemerintah Daerah.

Ia menyebut berdasarkan perubahan masterplan tersebut pemerintah sudah mengeluarkan SK untuk merealisasikan wisata pada lokasi tersebut.

Karenanya pihak pihaknya akan bersinergi bersama TNGP untuk membangun desa wisata tersebut bersama.

Menurutnya konsep wisata kali ini pengembanga program berbasis masyarakat. Dimana hal tersebut bertujuan untuk memberdayakan masyarakat setempat.

Pemberdayaan masyarakat seperti perolehan biaya penjualan, parkir, tiket, dan tourget. Dan perlu adanya peran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

“Sejauh ini kami masih melakukan tahap edukasi memberikan pemahaman kepada masyarakat setempat terkait pengembangan wisata tersebut,”ujarnya

Ia berharap masyarakat dapat bekerjasama dan mendukung program pemerintah ini untuk mengembangkan destinisasi pariwisata Kayong Utara.

“Hasil perubahan masterplan program ini akan terealisasi tahun 2021,”pungkasnya

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabupaten Kayong Utara

Tingkatkan Profesionalisme ASN dengan Anjab dan ABK

Published

on

Tingkatkan Profesionalisme ASN dengan Anjab dan ABK

Gencil News – Analisis Jabatan dan Beban Kerja wajib dilakukan oleh seluruh unit kerja di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kayong Utara, untuk mewujudkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja secara profesional, dan memiliki produktivitas yang maksimal.

“Ini dilakukan untuk dapat menentukan susunan, pangkat, dan jabatan ASN yang diperlukan oleh satuan organisasi atau unit kerja agar mampu melaksanakan tugasnya secara maksimal,” Ujar Hilaria Yusnani, Sekretaris Daerah Kabupaten Kayong Utara, saat membuka acara Workhsop Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) di Hotel Mahkota Sukadana, Kamis (26/11/2020).

Saat ini, kata Hilaria, profesionalismen ASN belum sepenuhnya dapat terwujud, karena adanya ketidaksesuaian antara kompetensi yang dimiliki ASN dengan kompetensi yang dipersyaratkan untuk menduduki jabatan yang berdampak pada banyaknya ASN yang tidak dapat diberdayakan secara optimal.

“Hal ini bisa dilihat pada unit kerja dengan jumlah pegawai yang berlebih, tanpa pekerjaan yang jelas, sementara di unit kerja yang lain pegawai dituntut bekerja ekstra karena jumlah pegawai yang kurang. Ketidaksesuaian kompetensi ini terjadi karena belum proporsionalnya komposisi keahlian atau keterampilan pegawai, dan penempatan pegawai belum mengacu pada kebutuhan organisasi yang sebenarnya atau belum sesuai dengan Anjab dan ABK.” Kata Hilaria.

Mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan perbaikan dalam pelaksanaan manajemen kepegawaian ke arah yang lebih baik, terarah, mempunyai pola yang jelas, serta berkesinambungan.

“Salah satu komponen yang mendesak untuk di tata saat ini adalah perencanaan pegawai, terutama perencanaan untuk formasi pegawai. Jadi penetapan formasi PNS akan memperoleh jumlah dan mutu pegawai yang memadai sesuai beban kerja dan tanggung jawab masing-masing satuan organisasi.” Lanjut Hilaria.

Hilaria berharap agar workshop ini dapat mengeluarkan sebuah produk yang dapat diaplikasikan pada setia unit kerja, khususnya aktivitas internal di lingkungan instansi pemerintah.

“Sehingga memberikan kontribusi positif, guna perbaikan manajemen kinerja di instansi pemerintah, yang berdampak peningkatan kualitas pelayanan publik.” Tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Organisasi, Sekretariat Daerah Kabupaten Kayong Utara, Poerbowo mengatakan, tujuan dilaksanakan Workshop ini agar dapat meningkatkan kemampuan para pejabat pengelola kepegawaian dan seluruh pegawai pada umumnya dalam melaksanakan Anjab dan ABK dalam penyusunan formasi.

“Berdasarkan regulasi yang ada, khususnya Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pedoman Anlisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja, sehingga kita dapat melakukan penghitungan yang logis dan teratur untuk menentukan susunan organisasi agar mampu melaksanakan tugasnya secara berdaya guna, berhasil guna, dan berkesinambungan pada setiap jabatan yang ada dalam satuan kerja organisasi.” Kata Poerbowo.

Continue Reading

Kabupaten Kayong Utara

Pemkab Kayong Utara Ingin Lansia Dapat Ambil Peran Kemajuan Daerah

Published

on

By

Pemkab Kayong Utara Ingin Lansia Dapat Ambil Peran Kemajuan Daerah
Bupati Kayong Utara, Citra Duani melantik pengurus Lanjut Usia Indonesia (LLI) Kabupaten Kayong Utara terpilih 2020 - 2023, Rabu (25/11) pukul 09.00 WIB.

Gencil News – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kayong Utara ingin Lansia di Kabupaten Kayong Utara dapat mengambil peran untuk kemajuan daerah. Harapan Pemkab Kayong Utara ini disampaikan saat pelantikan pengurus Lanjut Usia Indonesia.

Bupati Kayong Utara, Citra Duani telah melantik pengurus Lanjut Usia Indonesia (LLI) Kabupaten Kayong Utara terpilih 2020 – 2023, Rabu (25/11) pukul 09.00 WIB.

Citra berharap para Lansia yang ada di Kayong Utara dapat berkontribusi membangun Kayong Utara dengan memberikan sumbang saran dan pemikiran.

“Organisasi ini sebagai wadah kita bersilaturahmi,”ujarnya ketika memberikan sambutan.

Pada kesempatan tersebut Citra juga mengajak Lansia yang ada di Kayong Utara untuk tetap produktif. Acara tersebut berlangsung di Gedung Balai Nirmala Jalan Tanah Merah sukadana. Sementara Hilaria Yusnani Sekretaris Daerah Kayong Utara dan Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Kayong Utara turut hadir dalam acara ini.

H. Usman Ketua Lanjut USIA Indonesia Kabupaten Kayong Utara terpilih 2020 – 2023 terpilih menuturkan, kehadiran LLI ini agar lansia bermanfaat dan dapat membantu pembangunan Kabupaten Kayong Utara.

“Kami siap bergandeng tangan dan membantu sesuai kemampuan untuk Kayong Utara,” tuturnya.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Kayong Utara yang telah membantu anggaran dan memfasilitasi kegiatan LLI.

Ketua Lanjut Usia Indonesia Provinsi Kalimantan Barat, muhammad Saleh yang hadir dalam acara pelantikan menjelaskan, Indonesia telah menerbitkan UU nomor 13 tahun 1998 tentang kesejahteraan lanjut usia. Sedangkan lembaga Lansia baru terbentuk pada tahun 2000.

“Di Kalimatan, baru Kalimantan Barat yang sudah ada lembaganya,” jelasnya.

Untuk di Kalimantan Barat, masih ada dua kabupaten yang belum terbentuk lembaga ini, Kabupaten Kapuas Hulu dan Melawi.

“Terimakasih untuk dukungan Bupati Kayong Utara untuk lembaga ini,” pungkasnya

Continue Reading

Kabupaten Kayong Utara

Pemda Kayong Utara Jalin MoU Dengan Kemenkes

Published

on

pemkab-kayong
"Sangat luar biasa adanya dokter spesialis ini. Karena selama inikan sedikit-sedikit kita dirujuk ke Ketapang, mudah - mudahan dengan adanya bantuan dokter spesialis ini kita bisa jalani perawatan disini saja" Effendi Ahmad (Wakil Bupati Kayong Utara) - foto/data: pemkab Kayong utara

Gencil News – Pemerintah Kabupaten Kayong Utara melaksanakan Penandatangan Nota Kesepakatan (MoU) secara daring melalui konferensi video dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, terkait pendayagunaan dokter spesialis.

Melalui prorgam Pendayagunaan Dokter Spesialis (PGDS) ini, Wakil Bupati Kayong Utara Effendi Ahmad berharap RSUD Sultan Muhammad Jamaludin I Sukadana dapat menambah peningaktan pelayanan kepada masyarakat.

“Sangat luar biasa adanya dokter spesialis ini. Karena selama inikan sedikit-sedikit kita dirujuk ke Ketapang, mudah – mudahan dengan adanya bantuan dokter spesialis ini kita bisa jalani perawatan disini saja, ” ungkap Wakil Bupati Kayong Utara Effendi Ahmad, Rabu (18/11/2020) yang ditemui usai melaksanakan penandatanganan MoU.

Sedangkan menurut dr Maria Fransisca Antonelly, Direktur RSUD Sultan Muhammad Jamaludin I, mengatakan, program Pendayagunaan Dokter Spesialis (PGDS) ini salah satu program dalam pemerataan tenaga medis, khususnya dokter spesialis.

“Karena kurang meratanya penempatan dokter – dokter spesialis, terutama di daerah – daerah terpencil, seperti kepulauan,” ungkapnya.

Lanjut dr Maria Fransisca Antonelly, untuk mendapatkan tenaga dokter spesialis pihaknya mengaku kesulitan, sehingga melalui program ini akan ada beberapa dokter spesialis yang akan masuk ke Kayong Utara, walaupun dengan batas waktu tertentu.

“Periodenya hampir setiap dua bulan, nanti kita mengusulkan, saat ini kita usulkan dokter kandungan, kalau dokter penyakit dalam, dan spesialis anak yang ada di rumah sakit sekarang itu juga dari PGDS tapi dia masa baktinya belum selesai,” tambahnya.

Continue Reading

TRENDING