Pemkab Kayong Utara Prioritaskan Program Air Bersih Untuk Masyarakat
Connect with us

Kabupaten Kayong Utara

Pemkab Kayong Utara Prioritaskan Program Air Bersih Untuk Masyarakat

Published

on

Pemkab Kayong Utara Prioritaskan Program Air Bersih Untuk Masyarakat

Gencil News – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kayong Utara prioritaskan program air bersih dan pembenahan sumber mata air untuk masyarakat Kayong Utara. Program ini cocok dengan kondisi pandemi seperti ini agar masyarakat hidup sehat.

Pemkab Kayong Utara memaksimalkan anggaran yang ada meski terjadi pemangkasan anggaran sebelumnya karena pandemi. Dengan tetap berupaya memperhatikan pembangunan kebutuhan dasar masyarakat.

Sementara untuk pembangunan yang bersumber dana APBD pada tahun 2021 dinas PUPR bidang cipta karya beserta UPT pelayanan air bersih. Akan tetap fokus dan serius menangani rehab jaringan perpipaan dan bangunan broncep untuk semua sumber air yang sudah terpasang setiap desa kecamatan Sukadana.

” Salah satu desa yang itu seperti Nek otong, Lubuk tapah mentubang, Gunung topeng, Mandi bintang dan Gunung sembilan,” ujar Bupati Kayong Utara Citra Duani.

Bupati Kayong Utara menerangkan pembangunan yang bersumber dana APBN melalui BWSK 1 dan di support TNGP. Pemkab berusaha serius terealisasinya pembagunan sumber air baku balaban pada wilayah melano.

Yaitu dengan menyediakan aggaran untuk pembelian tanah untuk bangunan reservoar di jalan Gusti Room, Amdal dan mengurus izin pemanfaatan air.

“Melalui dana alokasi khusus (DAK), tahun depan fokus merehab jaringan pipa sumber air sungai buloh yg melayani jaringan air bersih di siduk,” katanya

Bupati Citra mengatakan peningkatan kondisi dalam 1 tahun ini baru mencapai 7 persen karena menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

Sementara Pemkab Kayong Utara juga menyiapkan program prioritas lainnya. Pemkab Kayong Utara memperogramkan bantuan bedah rumah sebanyak 90 unit dengan nilai 1,5 Miliar yang akan terealisasi tahun 2021.

“Fokus lain yang dilakukan adalah pembangunan bandara Kayong Utara,” tambahnya

Pria yang pernah menjabat sebagai Kabag Humas Provinsi Kalimantan Barat ini juga menjelaskan bahwa pada tahun 2021 kepulauan karimata juga akan dapat SPBU 3T. Dalam hal ini Pekab Kayong Utara sudah mendorongnya melalui BPH Migas.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabupaten Kayong Utara

Pangdam XII/Tpr Himbau Masyarakat Tidak Usah Takut Soal Vaksin

Published

on

Pangdam XII/Tpr Himbau Masyarakat Tidak Usah Takut Soal Vaksin
Pangdam XII/Tpr Himbau Masyarakat Tidak Usah Takut Soal Vaksin - Foto/data Pendam XII/Tpr

Gencil News – Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad melakukan kunjungan ke PT. Citra Usaha Sejati dan PT. Jalin Vaneo di Kayong Utara.

Tujuannya adalah melihat dari dekat pelaksanaan serbuan vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan kerjasama antara Kodam XII/Tpr, Polri, Pemerintah Kabupaten Kayong Utara dan pihak Perusahaan.

Dalam peninjauan kali ini Pangdam XII/Tpr bersama Asops Kasdam XII/Tpr, Aster Kasdam XII/Tpr, Bupati Kayong Utara, Dandim 1203/Ktp, Kapolres Kayong Utara, General Manager PT. CUS, General Manager PT. JV dan unsur Forkopimda Kayong Utara yang lainnya.

Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menyampaikan, kegiatan vaksinasi bekerjasama dengan Artha Graha Peduli ini bertujuan untuk melindungi masyarakat khususnya di Kayong Utara dari paparan Covid-19.

Selanjutnya juga menyampaikan, saat ini angka terkonfirmasi Covid-19 cukup tinggi. Untuk itu masyarakat harus disiplin melaksanakan protokol kesehatan guna menekan laju pertumbuhan konfirmasi positif.

“Disamping menekan melalui program PPKM Mikro, kita juga melaksanakan vaksinasi dalam rangka penguatan imun masyarakat,” ujar Pangdam.

Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad yang juga selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kalbar Khusus Perbatasan berharap melalui kerjasama dalam vaksinasi ini dapat menekan angka terkonfirmasi Covid-19 di wilayah Kayong Utara.

“Mudah mudahan dengan kegiatan bersama ini tingkat terkonfirmasi di Kab. Kayong Utara bisa turun dan kedepannya kita harapkan juga zona hijau akan semakin banyak,” harapnya.

Pimpinan tertinggi di Kodam XII/Tpr ini menegaskan kepada seluruh masyarakat untuk tidak percaya dengan berita-berita negatif tentang vaksin. Menurutnya vaksin ini aman dan halal.

“Kepada seluruh masyarakat vaksin ini aman dan halal. Tidak usah takut dan ragu, karena mayoritas warga masyarakat sekarang ini sudah sadar akan pentingnya vaksin,” tegas Jenderal Bintang Dua ini.

Bupati Kayong Utara, Drs. Citra Duani atas nama Pemda. Kayong Utara mengucapkan terimakasih atas kunjungan Pangdam XII/Tpr dan Artha Graha Peduli yang telah melaksanakan vaksinasi.

“Kepada masyarakat jangan takut divaksin dengan divaksin itu Indonesia akan kuat dan kita akan terbebas dari pandemi Covid-19,” himbau Bupati.

Sedangkan GM. PT CUS, bapak Ridwan menerangkan bahwa kegiatan vaksinasi kali ini melibatkan petugas kesehatan dari Kesdam XII/Tpr, Dinkes Kayong Utara dan Klinik Perusahaan. Dengan sasaran karyawan perusahaan dan masyarakat sekitar.

“Syukur alhamdulilah masyarakat juga berbondong bondong karena ini memang kami dari Artha Graha Peduli sangat mendukung program dari TNI-Polri dan Pemda. Kegiatan Ini tujuannya adalah untuk kesehatan dan keselamatan anak bangsa, karena yang kita vaksin ini dari usia 18 tahun ke atas,” pungkasnya.

Continue Reading

Kabupaten Kayong Utara

Pangdam XII Tanjungpura Lakukan kunjungan Vaksinasi Kayong Utara

Published

on

By

Pangdam XII Tanjungpura Lakukan kunjungan Vaksinasi Kayong Utara

Gencil News- Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad melakukan kunjungan pada pelaksanaan serbuan vaksinasi Covid-19 di Pt Cipta Usaha Sejati dan PT. Jalin Vaneo, Kayong Utara.

Ia mengatakan bahwa kegiatan vaksinasi ini merupakan kerjasama dengan Artha Graha Peduli. Kegiatan ini bertujuan untuk melindungi masyarakat yang ada di kayong Utara khususnya dari paparan virus Covid-19.

Ia menjelaskan bahwa untuk saat ini angka terkonfirmasi Covid-19 cukup tinggi. Maka dari itu masyarakat harus displin dalam melaksanakan protokol kesehatan guna menekan laju pertumbuhan konfirmasi positif.

“Disamping menekan melalui program PPKM Mikro, kita juga melaksanakan vaksinasi dalam rangka penguatan imun masyarakat,” kata Pangdam.

Ia berharap melalui kerjasama dalam vaksinasi ini bisa menekan angka terkonfirmasi Covid-19 khususnya pada wilayah Kayong Utara.

“Mudah mudahan dengan kegiatan bersama ini tingkat terkonfirmasi di Kab. Kayong Utara bisa turun dan kedepannya kita harapkan juga zona hijau akan semakin banyak,” ujarnya.

Ia menegaskan kepada seluruh untuk tidak mudah percaya akan berita negatif mengenai vaksin. Karena vaksin ini aman dan halal.

“Kepada seluruh masyarakat vaksin ini aman dan halal. Tidak usah takut dan ragu, karena mayoritas warga masyarakat sekarang ini sudah sadar akan pentingnya vaksin,” pungkasya.

kodamtanjungpuraBupati Kayong Utara, Drs. Citra Duani atas nama Pemda. Kayong Utara mengucapkan terimakasih atas kunjungan Pangdam XII/Tpr dan Artha Graha Peduli yang telah melaksanakan vaksinasi.
.
“Kepada masyarakat jangan takut divaksin dengan divaksin itu Indonesia akan kuat dan kita akan terbebas dari pandemi Covid-19,” himbau Bupati.
.
Sedangkan GM. PT CUS, bapak Ridwan menerangkan bahwa kegiatan vaksinasi kali ini melibatkan petugas kesehatan dari Kesdam XII/Tpr, Dinkes Kayong Utara dan Klinik Perusahaan. Dengan sasaran karyawan perusahaan dan masyarakat sekitar.
.
“Syukur alhamdulilah masyarakat juga berbondong bondong karena ini memang kami dari Artha Graha Peduli sangat mendukung program dari TNI-Polri dan Pemda. Kegiatan Ini tujuannya adalah untuk kesehatan dan keselamatan anak bangsa, karena yang kita vaksin ini dari usia 18 tahun ke atas,” pungkasnya.

Continue Reading

Kabupaten Kayong Utara

Bayar Berobat Pakai Bibit Pohon, Klinik Di Sukadana Bantu Beban Pasien

Published

on

By

Bayar Berobat Pakai Bibit Pohon, Klinik Di Sukadana Bantu Beban Pasien
Klinik Asri Sukadana Kayong Utara Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat

Gencil News – Sebuah Klinik di Sukadana Kayong Utara Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat memberikan pelayanan terbaik untuk pasiennya. Pasien yang berobat ke Klinik Asri ini dapat membayar biaya berobat pakai bibit pohon.

Klinik ini berada di kaki bukit kawasan Taman Nasional Gunung Palung sangat meringankan beban pasien yang terkendala bayar biaya berobat.

Mengutip dari Pontianak Post, seorang pasien cukup membayar biaya berobat menggunakan bibit pohon dan kompos yang ia miliki.

“Sepeser pun saya tak pernah mengeluarkan uang. Ada bibit saya pakai bibit, ada kompos saya pakai kompos,” kata warga Desa Sedahan Jaya, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara itu.

Tak hanya itu, Klinik ini juga menerima pembayaran berobat pasien dengan hasil kerajinan tangan atau jasa pasien untuk bekerja di klinik.

“Inilah sebetulnya yang bisa membantu masyarakat kita. Sekalipun tidak dengan uang, masyarakat berobat bisa dengan barang. Misalnya jika punya kerajinan, seperti tikar kita bisa antar ke sana. Bisa dengan atap, bambu, atau barang lain. Alhamdulillah, ini sangat membantu,” ujar Prasetyo, warga Sukadana.

Sementara untuk jenis bibit pohon yang biasa masyarakat gunakan untuk bayar biaya berobat adalah bibit pohon cempedak, mentawak hingga bibit pohon durian.

Kebenaran ini diungkapkan juga oleh Direktur Eksekutif  Yayasan Klinik Asri, Nur Febriani Wardi. Ia menerangkan setidaknya pihak klinik Asri sejak berdiri pada 2007 telah menerima lebih dari 90 ribu bibit pohon dari pasien.

“Di tahun 2020 saja terdapat 28.625 bibit pohon yang diserahkan pasien sebagai biaya berobat. Kebanyakan merupakan spesies pohon asli Kalimantan, seperti ulin, nyatoh, bengkirai, ubah, durian, dan lain-lain,” ujarnya.

Continue Reading

Kabupaten Kayong Utara

Kadisporapar Kayong Utara Nilai Pengembangan Objek Wisata Baru

Published

on

By

Kadisporapar Kayong Utara Nilai Pengembangan Objek Wisata Baru

Gencil News- Kadisporapar Kayong Utara, Tasfirani meilai pengembangan objek wisata baru merupakan langkah baik. Dalam pengembangan sektor wisata di Kabupaten Kayong Utara.

“Saya sampaikan, pastikan dulu bahwa objek yang akan dikembangkan itu tidak bersinggungan dengan Pemda, Hak milik orang lain, pantai, ataupun misalnya kawasan taman nasional,” ujarnya.

Saat ini pemuda pemudi yang ada di Kayong Utara mengembangkan objek wisata baru yaitu Bukti Senja. Tasfirani mengingatkan kepada siapapun yang berinisiatif untuk mengembangkan serta membangun suatu objek wisata.

Harus bisa memahami beberapa hal pertimbangan dalam meluncurkan objek wisata kepada masyarakat luas khususnya.

“Kalau itu sudah baik, silahkan kembangkan dan bangun serta buat masterplan (kawasan wisata) kami akan dukung. Intinya seperti itu. Kita tetap mendorong dan mendukung,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa apabila semuanya sudah baik silahkan saja untuk membangun serta mengembangkan dan membuat perencanaan yang baik terhadap wisata ini.

“View memang bagus. Tapikan perlu tahu statusnya seperti apa. Jadi, merekalah yang akan menelusuri itu. Kalau misalnya dengan Pemda. Bagaimana koordinasi dengan Pemda dengan Dinas Terkait,” pungkasnya.

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

Advertisement

TRENDING