DPP Gerindra Resmi Rekomendasikan Iin Solinar-Rahmad Sutoyo di Pilkada Ketapang 2020
Connect with us

Kabupaten Ketapang

DPP Gerindra Resmi Rekomendasikan Iin Solinar-Rahmad Sutoyo di Pilkada Ketapang 2020

Published

on

DPP Gerindra Resmi Rekomendasikan Iin Solinar-Rahmad Sutoyo di Pilkada Ketapang 2020
Penyerahan Rekomendasi untuk Maju Pilkada Ketapang dari DPP Gerindra oleh Ketua DPD Gerindra Kalbar Yuliansyah beserta jajaran kepada Iin Solinar di Sekreteriat DPD Gerindra Kalbar di Kota Pontianak, Rabu (08/07/2020).

GENCIL NEWS – DPP Gerindra telah resmi memberikan rekomendasi kepada Iin Solinar-Rahmad Sutoyo menjadi Bapaslon guna maju di Pilkada Ketapang 2020.

Hal ini diketahui setelah Ketua DPD Gerindra Kalbar, Yuliansyah beserta jajaran memberikan rekomendasi bernomor. 02-677/Rekom/DPP-Gerindra/2020 kepada Iin Solinar, Rabu (08/07/2020) di Sekreteriat DPD Gerindra Kalbar.

“Rekomendasi untuk Ketapang yang diterbitkan DPP Gerindra telah kita serahkan kepada Bakal Calon Bupati Ketapang, Pak Iin Solinar,” kata Ketua DPD Gerindra Kalbar, Yuliansyah, Kamis (09/07/2020).

Ketua Pengprov IMI Kalbar ini juga mengatakan jika pihaknya telah mempersiapkan strategi khusus untuk Ketapang.

Termasuk menggerakan para kader baik yang menjadi wakil rakyat maupun dijajaran tingkat bawah untuk bekerja maksimal guna pemenangan.

“Partai Gerindra sudah mempersiapkan strategi khusus wilayah Ketapang dan saya intruksikan kepada fraksi di daerah dan Provinsi. Serta kepada kader Gerindra serta sayap Gerindra berjuang memenangkan calon yang diusung,” katanya.

Yuliansyah pun memastikan rekom yang untuk Iin Solinar bersifat final.

“Gerindra tidak pernah memberikan surat tugas, langsung rekom sudah final calonnya,” katanya.

Seperti diketahui, Iin Solinar merupakan kader Gerindra sementara Rahmad Sutoyo merupakan kader dari Perindo.

Gerindra sendiri mempunyai 6 dari 45 kursi DPRD Ketapang. Untuk syarat maju sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati harus mempunyai 9 kursi.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabupaten Ketapang

Pemda Ketapang Berbenah Percepat Pembangunan Fasilitas Umum

Published

on

By

Pemda Ketapang Berbenah Percepat Pembangunan Fasilitas Umum
istimewa

Gencil News – Kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang saat ini tampak mulai berbenah.

Sejumlah fasilitas seperti tempat duduk dan jalur pedestrian yang luas, juga tampak di kawasan jalan tersebut.

Kepala Dinas Perumahan, Permukiman Penduduk dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) Ketapang, Dennery, mengatakan penataan kawasan Jalan Sudirman pengerjaannya tahun ini dan akan terus berlanjut tahun ke tahun.

Mulainya penataan dari pelebaran dan peningkatan jalan, pembangunan jalur pedestrian dan pemasangan kursi serta pot bunga juga lampu penerangan jalan.

“Pembangunan jalur pedestrian sudah selesai. Tinggal menambah aksesoris di sepanjang jalur tersebut, mulai dari simpang MTs hingga ke Kantor Bupati,” kata Dennery

Dennery menjelaskan, pedestarian atau jalur khusus pejalan kaki cukup lebar.

Karena tidak hanya khusus untuk pejalan kaki, namun juga dapat berfungsi tempat bersantai bagi masyarakat Ketapang.

Bahkan, pihaknya bekerjasama dengan sejumlah pihak swasta akan menyediakan 19 kursi dan meletakkannya pada sepanjang kawasan itu.

“Kursi ini sumbangan dari pihak swasta sebagai partisipasi masyarakat dalam penataan kawasan ini. Kalau ada yang ingin berpartisipasi silakan,” ujarnya.

Sementara pemesanan kursi-kursi tersebut sengaja pesan dari Yogyakarta dengan kualitas bahan yang cukup kuat sehingga bisa tahan lama.

“Kami harap masyarakat bisa menjaganya dan memanfaatkannya untuk bersantai. Ini untuk keindahan Kota Ketapang,” jelasnya.

Selain memasang kursi, pihaknya juga akan segera meletakkan sejumlah pot bunga dan tempat sampah di kawasan tersebut.

Untuk menambah daya pikat kawasan tersebut nantinya juga ada pemasangan sejumlah lampu penerangan agar kawasan tersebut bisa untuk bersantai pada malam hari.

“Tapi untuk pemasangan lampu ini penganggarannya tahun 2021. Mudah-mudahan bisa cepat terealisasi,” timpalnya.

Tak hanya itu, Dennery menambahkan Dinas Perkim LH juga telah mengusulkan untuk pembangunan Tugu Kedondong di simpang MTs.

Tugu Kabupaten Ketapang Dibongkar

Pemda Ketapang saat ini juga sedang melakukan pembongkaran tugu yang lama. Karena nantinya akan bergani dengan tugu yang baru sesuai ciri khas Kabupaten Ketapang.

“Tak hanya tugu, akan ada penataan untuk kawasan sekitar tugu. Sehingga lebih memperindah kawasan ini. Kita sudah usulkan di tahun 2021 sebesar Rp 1,6 miliar untuk pembangunan dan penataan di kawasan tugu,” paparnya.

Ia menambahkan mengenai penataan kawasan tersebut tidak hanya untuk memperindah. Namun agar kawasan itu menjadi salah satu ikon Kota Ketapang.

“Kota-kota besar memiliki ikon. Setiap orang yang datang dan berfoto di tempat-tempat itu. Kita ingin Ketapang juga seperti itu. Mempunyai ikon sebagai tujuan orang saat datang ke Ketapang. Itu tujuan kita,” pungkasnya. 


Continue Reading

Kabupaten Ketapang

RSUD Ketapang Tutup Pelayanan, Dokter dan Nakes Positif Covid 19

Published

on

By

RSUD Ketapang Tutup Pelayanan, Dokter dan Nakes Positif Covid 19

Gencil News – Manajemen RSUD Agoesdjam Ketapang yang terpaksa tutup pelayanan IGD RSUD Agoesdjam Ketapang hingga 30 Oktober 2020. RSUD Ketapang tutup pelayanan sejak dokter dan tenaga medis terkonfimasi positif covid 19.

Sebanyak 15 Tenaga Kesehatan (Nakes) yang terdiri dari lima dokter dan 10 perawat RSUD Agoesdjam Ketapang terkonfirmasi positif Covid-19. Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Ketapang mengetahui hal tersebut sejak sabtu 24 Oktober 2020.

Rustami Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Ketapang menjelaskan selain dokter dan tenaga kesehatan terdapat 5 orang pegawai administrasi dan tujuh orang dari manajemen RSUD Agoesdjam Ketapang.

Mayoritas dokter dan perawat yang terkonfirmasi positif covid 19 merupakan dokter dan perawat IGD RSUD Ketapang. Sementara dari manajemen bidang keuangan dan kepegawaian.

“Perawat 10 orang itu yang paling banyak perawat dari IGD, Dokter juga dari IGD lima orang,”ungkap Rustami

Ia menjelaskan 15 Tenaga Kesehatan dan 12 pegawai RSUD Agoesdjam itu diketahui positif Covid-19 setelah hasil dari pemeriksaan swab PCR yang dilakukan di fasilitas milik PT WHW di Kendawangan.

Saat ini lima dokter yang terkonfirmasi Covid-19 tersebut, sudah lakukan isolasi dengan fasilitas khusus BSM. Sedangkan untuk perawat ada melakukan isolasi mandiri dan ada juga yang menggunakan fasilitas khusus BSM.

Rustami menerangkan berdasarkan hasil swab ke WHW dapatlah data yang terkonfirmasi positif Covid. Dokter lima dan perawatnya 10 semuanya tanpa gejala cuma ada satu orang yang dengan gejala sedang.

“Guna memastikan ruangan rumah sakit bebas dari virus corona, untuk sementara pelayanan di IGD RSUD Agoesdjam Ketapang ditutup hingga 30 Oktober 2020 mendatang,”jelasnya

Pelayanan IGD kini telah pada tahap sterilisasi penyemprotan namun tetap tutup pelayanan sementara untuk pelayanan lainnya masih berjalan normal.

RSUD Ketapang mengambil kebijakan untuk tutup pelayanan IGD RSUD Ketapang demi minimalisir jumlah dokter dan perawat yang terkonfirmasi positif covid 19.

Continue Reading

Kabupaten Ketapang

M Yasir Anshari Optimis Lolos Verifikasi KPU

Published

on

M Yasir Anshari Optimis Lolos Verifikasi KPU

GENCIL NEWS – Bakal calon jalur perseorangan di Pilkada Ketapang 2020, M Yasir Anshari optimis bakal lolos verifikasi KPU dan menjadi salah satu calon Bupati Ketapang.

“Sebenarnya kalau saya melihat perkembangan terakhir malah makin optimis, karena tanpa kita duga sebelumnya verifikasi yang pertama itu sebenarnya bagi seperti sosialisasi, dan kemudian semakin banyak orang memberikan dukungan, untuk lolos juga swkarang makin mudah, kontrolnya dikita, kalau yang pertamakan di KPU melakukan sensus, kalau sekarang malah kita yang ngumpulkan,” kata Yasir, Rabu (29/07/2020).

Namun, jika memang tidak lolos verifikasi, Yasir mengatakan bakal mengambil sikap jika memang tidak lolos karena hal yang dianggap sengaja menghambat pihaknya.

“Kita lihat nanti, kalau memang saya tidak lolos karena memang teman-teman relawan tidak serius ya apa yang mau disalahkan, tapi jika gara-gara dipermainkan ya seperti biasa, kita ajukan sengketa, tergantung situasi,” kata Yasir.

Terlebih, Yasir pun menjelaskan, alasan dirinya maju tentu ingin membawa Ketapang layak lebih baik.

Ketua KPU Ketapang Tedi Wahyudin menjelaskan jika hasil rekap ditingkat Kabupaten dimasa verifikasi faktual pertama pada 21 Juli 2020, jumlah memenuhi syarat dari bapaslon M Yasir Anshari-Budi Mateus sebanyak 19.249 dan kekurangannya 12.544 dari syarat minimal sebanyak 31.793.

“Untuk menyerahkan dukungan perbaikan harus disampaikan dua kali lipat dari 12.544 kepada KPU yakni 25.088 untuk menjadi syarat minimal untuk perbaikan walaupun sesungguhnya yang dicari adalah 12.544,” kata Tedi.

“Kemarin sudah dimasukan dalam proses tahapan penyampaian dukungan perbaikan sebanyak 30.018. dan setelah dilakukan pengecekan hasilnya 28.137 yang memenuhi syarat untuk dilanjutkan ke verifikasi administrasi. Setelah itu baru akan dilanjutkan untuk verifikasi faktual oleh PPS,” kata dia.

Dipaparkanya, saat verfak oleh PPS ditahap kedua tidak sama dengan tahap pertama yang dilakukan sensus. Kalau tahap kedua PPS berkoordinasi dengan LO untuk menghadirkan pendukung.

“Setelah itu akan direkap ditingkat kecamatan yang dilanjutkan rekap di Kabupaten, setelah direkap baru akan dilihat berapa yang memenuhi syarat, jika memenuhi syarat kurang dari 12.544 maka tidak memenuhi syarat, namun jika lebih dari 12.544 akan dijadikan memenuhi syarat dan berhak mencalonkan diri bersama dengan para balon jalur parpol di September,” kata Tedi.

Terpisah, Komisioner KPU Kalbar, Mujiyo menjelaskan tentu ada ruang sengketa jika ada pihak yang merasa tidak puas dengan keputusan KPU nantinya.

“Sengketa inikan yang disengketakan oleh calon keputusan yang dikeluarkan KPU, kalau umpanya seorang calon dinyatakan tidak memenuhi syarat atau gugur, KPU menerbitkan SK, dan SK itulah yang dijadikan bahan untuk mengajukan sengketa dan disampaikan ke Bawaslu,” kata Mujiyo.

“KPU tetap menunggu apa hasilnya setelah dilakukan verifikasi, nanti setelah hasilnya jika sesuai aturan kita memenuhi syarat tinggal yang bersangkutan mendaftarkan pencalonanya, jika tidak memenuhi syarat tidak bisa mendaftar jadi calon,” tutupnya.

Continue Reading

TRENDING