Gubernur Kalbar Puji Kebijakan Pemkab Ketapang Penanganan Covid 19
Connect with us

Kabupaten Ketapang

Gubernur Kalbar Puji Kebijakan Pemkab Ketapang Penanganan Covid 19

Published

on

Gubernur Kalimantan Barat, H.Sutarmidji SH, M.Hum, melakukan rapat koordinasi melalui teleconference dengan seluruh Bupati/Walikota se-Kalbar terkait kebijakan penanganan Covid 19.Sebanyak 14 Kabupaten/kota se-Kalbar hadir melaporkan perkembangan penanganan covid 19 di wilayah masing-masing.Demikian juga dengan terkait kebijakan mengantisipasi dampak yang bakal ditimbulkan akibat penanganan covid 19.

Laporan masing-masing pemerintah Kabupaten/kota menyampaikan perkembangan baik mengenai alat pelindung diri (APD), jumlah orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam perawatan (PDP), maupun kebijakan mengatasi kebutuhan sembako, dan lain sebagainya.

Salah satu kebijakan yang diambil misalnya terkait kebutuhan beras maupun kebutuhan gula.

Terkait dengan kebutuhan gula, diminta kepada Bupati/Walikota membuat kebijakan misalnya membtasi harga eceran tertinggi. Walaupun HET gula pasir sudah ditentukan, namun untuk kondisi saat ini, dimintakan untuk dibuat keputusan yang menetapkan harga eceran tertinggi sekitar Rp 18.000/kg.

Namun, setelah kondisi semua kembali normal, keputusan tersebut dicabut dan dikembalikan seperti sedia kala. Ini dianggap penting, agar dapat mengendalikan harga yang sudah ada di beberapa daerah diatar Rp 20.000/kg.

Seluruh pemerintah Kabupaten/Kota dimintakan laporannya mengenai kondisi wilayah. Untuk Kabupaten Ketapang, teleconference dengan di Gubernur Kalbar diwakili oleh Sekda Ketapang didampingi beberapa kepala OPD.

Gubernur Kalbar langsung menanyakan bagaimana penanganan santri yang mana pesantren tempat santri mondok menjadi tempat isolasi mandiri, salah satu ODP yang  belum lama kembali dari perjalanan ke Malaysia dan akhirnya meninggal.

Pertanyaan Gubernur Kalbar, langsung dijawab oleh Sekda Ketapang, dimana para santri tersebut dalam pengawasan pemerintah daerah.

“Terima kasih atas langkah yang sudah diambil selama ini, saya harap Kebutuhan sembako tetap tersedia,” tegas Gubernur Kalbar.

Selanjutnya Sekda Ketapang, H.Farhan SE, M.Si melaporkan kondisi sembako, khususnya beras untuk tiga bulan kedepan dalam keadaan aman. Hanya disampaikan, untuk gula pasir, harga mengalami kenaikan sama dengan daerah lainnnya di Kalbar, sekitar Rp 20.000-Rp 22.000.

Terkait bantuan beras dari Propinsi Kalbar, Gubenur Kalbar mengintruksikan Pemkab Ketapang segera mengkoordinasikan dengan Dinas pangan. Gubernur Kalbar menekankan, agar Sekda Ketapang  menyampaikan kepada Bupati Ketapang, jangan sampai ada tenaga kerja yang keluar dan masuk ke Ketapang.

“Untuk tenaga kerja asing, sudah kita intruksikan kepada instansi terkait, Alhamdulillah untuk tenaga kerja asing  sudah ada Peraturan pemerintah nomor 11 tahun 2020 yang melarang Warga Negara Asing masuk ke Indonesia untuk sementara waktu, dan ini juga sudah kami instruksikan ke jajaran,” tegas Sekda Ketapang, H.Farhan SE, M.Si.

Sekda Ketapang juga melaporkan, bahwa kondisi penanganan Covid 19 di Ketapang diketahui ada sebanyak 172 orang dalam pemantauan. Untuk pasien dalam perawatan sebanyak 1 orang, dengan KTP  Kabupaten Kayong Utara.

Untuk orang dengan kondisi reaktif dilaporkan sebanyak 6 orang dan saat inbi sedang diisolasi di RSUD Agoedjam.

Pemkab Ketapang saat ini sudah menyiapkan 22 tempat tidur di RSUD Agoesdjam untuk penanganan Covid 19. Selain itu juga Pemkab Ketapang mendapatkan pinjaman Kantor PT BSM yang tidak lagi dipakai.

Bangunan yang terletak dekat Hutan Kota Ketapang, direncanakan akan dimanfaatkan sebagai ruangan isolasi dengan kapasitas 36 tempat tidur.

Untuk penanganan terhadap satu pasien yang sudah dinyatakan sembuh, saat ini Pemkab Ketapang sedang melakukan rapid test di Kecamatan Marau.

Rapid test di Kecamatan Marau ini dianggap penting, karena di wilayah Marau pernah ada pasien yang dinyatakan positip karena bepergian ke Bogor dan Jakarta.

Saat ini pasien tersebut sudah dinyatakan sembuh. Walaupun demikian, perlu tindaklanjut untuk masyarakat sekitar Kecamatan Marau.

Bantuan rapid tes diterima dari Pemerintah Propinsi Kalbar adalah sebanyak 200 buah, dan bantuan dari Kadin sebanyak 200 buah. Dengan demikian ada sebanyak 400 rapid test.

Rapid test yang sudah digunakan ada sebanyak 100 buah, dan tersisa sebanyak 300 buah.

Rapid test inilah yang nantinya akan digunakan termasuk dalam pengecekan terhadap para santri putra. “Akan kita lakukan pengecekan, karena alamat para santri juga sudah diketahui,” tegas H.Farhan SE, M.Si. (humas ketapang)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabupaten Ketapang

PMII Komisariat Politap Sukses Gelar RTK Dan Dialog Interaktif

Published

on

By

PMII Komisariat Politap Sukses Gelar RTK Dan Dialog Interaktif
RTK PMII POLITAP

Gencil News – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Komisariat Politeknik Negeri Ketapang (POLITAP) laksanakan Rapat Tahunan Komisariat (RTK) ke-I. Kegiatan ini dirangkai dengan Dialog Interaktif dengan tema Peran Aktif Mahasiswa Dalam Mendukung Kemajuan Daerah. Acara ini berlangsung di Aula gedung baru Politeknik Negeri Ketapang, Minggu (13/06/2021).

Seluruh organisasi internal seperti BEM dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) yang ada di POLITAP meriahkan acara ini. Kemudian hadir pula organisasi eksternal kampus seperti HMI, KAMMI,GMNI, PMKRI, dan juga PMII Komisariat Al-Haudl Ketapang.

Selain itu, hadir pula Pengurus Cabang PMII Ketapang, Donatur Sahabat, IKA PMII, Yayasan Kartika Sanga, DISPORA, DPD KNPI Ketapang, dan juga Direktur POLITAP.

Arifin Iiham sebagai Ketua Komisariat PMII POLITAP mengatakan semua anggapan yang buruk tentang organisasi. Kemudian juga tentang kepemudaan eksternal kampus tidak berlaku bagi Pak Direktur.

“Direktur Politeknik Negeri Ketapang sangat mendukung kami bahkan beliau menyatakan siap berkolaborasi dengan OKP. Itu adalah pintu awal bagi kita bagaimana kedepan OKP eksternal dan internal kampus dan pihak kampus berkolaborasi bersinergi. Untuk memberikan ruang seluas luasnya kepada mahasiswa agar mahasiswa itu dapat menemukan jati dirinya. Kemudian juga dapat memperkuat intelektual sehingga nantinya mahasiswa itu siap dalam dunia kerja.” Ungkap Arifin.

Direktur Politeknik Negeri Ketapang Endang Kusmana mengatakan akan terus mendukung semua kegiatan kemahasiswaan baik organisasi internal maupun eksternal kampus.

“Saya akan terus mendukung kegiatan mahasiswa yang tentunya positif, baik itu kegiatan internal atau eksternal kampus,” ujarnya saat membuka kegiatan

Sementara kegiatan dialog diisi oleh narasumber dari Direktur POLITAP Endang Kusmana. Kemudian narasumber yang kedua yaitu Kabid Kepemudaan Mohtar Efendi mewakili Dispora. DPD KNPI Ketapang Ahmad juga hadir menjadi narasumber ketiga.

Dukung Kegiatan Kepemudaan

Mohtar Effendi sangat mengapresiasi kegiatan PMI POLITAP tersebut. Ia berharap bahwa dialog ini bisa berkelanjutan dan saling memberikan masukan serta mencari solusi tentang semua kegiatan kepemudaan.

“Dalam Undang-Undang No.40 tahun 2009 yang membahas tentang Bidang Kepemudaan adalah tugas dari DISPORA bagian Bidang Kepemudaan. Pemerintah terus mendukung penuh semua potensi potensi pemuda yang ada pada setiap daerah. Pemerintah telah memberikan dana sejumlah 7 Milyar untuk Bidang Kepemudaan melakukan pelatihan. Kegiatan diklat, seminar, dan lainnya yang berhubungan dengan kepemudaan. Jadi silahkan semua OKP OKP Ketapang untuk mendaftarkan OKP nya ke DISPORA. Untuk kita adakan pelatihan dan kita tingkatkan semua potensi-potensi pemuda yang ada di Ketapang” ungkap Mohtar.

Dalam forum RTK ini, Didit Priansyah terpilih sebagai Ketua Komisariat PMII Politeknik Negeri Ketapang Masa Khidmat 2020 – 2021. Didit Priansyah mengatakan harapannya untuk kader PMII POLITAP. Agar selalu berinovasi dalam melancarkan gerakan-gerakan pada masa yang akan datang. Baik itu berinovasi disalam sebuah kegiatan,aksi,diskusi, dan lain-lainnya.

“Harapan saya kedepannya seluruh sahabat-sahahati PMII POLITAP bisa berkerja sama. Untuk menopang kemajuan sebuah organisasi yaitu organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Terkhusus di Politeknik Negeri Ketapang,” pungkasnya

Continue Reading

Kabupaten Ketapang

Polsek Delta Pawan Amankan Dua Orang Terkait Narkoba

Published

on

Polsek Delta Pawan Amankan Dua Orang Terkait Narkoba
Polsek Delta Pawan Amankan Dua Orang Terkait Narkoba - Foto/Data : PPID Polda Kalbar

Gencil News – Anggota Polsek Delta Pawan mengamankan dua orang oknum warga terkait Tindak Pidana penyalahgunaan Narkotika di sebuah rumah kontrakan di Jalan Imam Bonjol Kelurahan Kantor Kecamatan Delta Pawan Kabupaten Ketapang 06 Juni 202, pukul 20.00 Wib

Kapolres Ketapang AKBP Wuryantono, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Delta Pawan IPTU Chandra Wirawan, SH., M.Si menyampaikan bahwa diamankannya dua oknum warga tersebut bermula saat petugas menerima informasi terkait adanya sebuah rumah yang sering dijadikan tempat transaksi narkoba.

“ Benar bahwa pada hari Minggu 06 Juni 2021 sekira pukul 20.00 Wib, petugas kami telah melakukan penegakan hukum melalui diamankannya dua pelaku berinisial RIS, 45 Tahun dan ZUL, 23 Tahun. Keduanya diamankan di sebuah rumah yang di kontrak oleh pelaku RIS ” Ujar Kapolsek Delta Pawan IPTU Chandra Wirawan

Saat diamankan oleh petugas yang juga disaksikan perangkat kelurahan setempat, kedua pelaku sedang berada didalam rumah. Adapun seluruh barang bukti yang berhasil diamankan dari kedua pelaku berupa :

  • 1 ( satu ) plastik klip transparan diduga Narkotika jenis sabu dengan total berat bruto 0,18 gram
  • 2 ( dua ) dan 1/4 ( satu per empat ) butir diduga Narkotika jenis Ekstasy dengan total berat keseluruhan 0,74 gram
  • 1 ( satu ) buah kaca
  • 1 ( satu ) buah timbangan elektronik
  • 5 ( lima ) buah pipet
  • 1 ( satu ) buah bong siap pakai
  • 4 ( empat ) buah korek api gas
  • 3 ( tiga ) unit Handphone
  • Uang tunai Rp. 28.000,- ( dalam dompet tersangka RIS )
  • Uang tunai Rp. 20.000,- ( dalam dompet tersangka ZUL )

Selanjutnya Pelaku dan seluruh barang bukti dibawa ke Polres Ketapang guna proses lebih lanjut, kepada pelaku di persangkakan dengan Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika

Continue Reading

Kabupaten Ketapang

Keluhkan Diare, Seorang Pria Ditemukan Meninggal Terapung Di Laut

Published

on

By

Keluhkan Diare, Seorang Pria Ditemukan Meninggal Terapung Di Laut
Evakuasi korban ke Puskesmas Kendawangan

Gencil News – Seorang mayat pria berusia 52 tahun ditemukan mengapung di Muara Laut Kendawangan, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang pada Senin,(07/06/2021) pukul 07.30 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Kendawangan IPDA Made Adnyana menerangkan berdasakan keterangan saksi, warga menemukan korban pertama kali dalam keadaan mengapung.

Mendapat informasi tersebut Kanit Reskrim melaksanakan koordinasi dengan anggota Pos Airud Kendawangan dan Pos AL Kendawangan mengevakuasi dan membawa korban ke Puskesmas Kendawangan untuk dilaksanakan Visum Et Repertum

Kapolres Ketapang AKBP Wuryantono, melalui Kapolsek Kendawangan IPTU Indrawan, menyampaikan bahwa menurut keterangan dari petugas kesehatan Puskesmas Kendawangan. Sebelumnya korban pernah datang ke Puskesmas Kendawangan untuk berobat dengan dengan keluhan diare.

Kemudian sehari setelahnya korban meminta keluar dari puskesmas.

“ Keterangan dari perawat puskesmas kendawangan, korban seharusnya hari Senin ini korban di sarankan untuk cek kesehatan kembali ke puskesmas, ” ujar Indrawan.

Warga menemukan korban mengapung di air dalam posisi tertelungkup dan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Hasil dari visum petugas puskesmas menyatakan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Sementara, dari identitas korban menunjukan bahwa korban bukan asli orang kendawangan dan informasi terbaru, korban akan di kebumikan di kendawangan.

Continue Reading

Kabupaten Ketapang

Polsek Delta Pawan Berhasil Ungkap Pencurian Rumah Wartawan

Published

on

Kapolres Ketapang AKBP Wuryantono, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Delta Pawan IPTU Chandra Wirawan, S.H., M.Si., menerangkan bahwa penangkapan pelaku berawal dari adanya laporan dari Nazirin, warga Desa Kali Nilam Kecamatan Delta Pawan yang juga selaku penanggung jawab Komplek Mess Akcaya Ketapang.
Kapolres Ketapang AKBP Wuryantono, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Delta Pawan IPTU Chandra Wirawan, S.H., M.Si., menerangkan bahwa penangkapan pelaku berawal dari adanya laporan dari Nazirin, warga Desa Kali Nilam Kecamatan Delta Pawan yang juga selaku penanggung jawab Komplek Mess Akcaya Ketapang. Foto/Data : PPID Polda Kalbar

Gencil News – Unit Reskrim Polsek Delta Pawan akhirnya berhasil mengungkap pelaku kasus tindak pidana pencurian yang menimpa salah seorang wartawan harian cetak Pontianak Post Ahmad Sofi, di tempat tinggal nya  Komplek Mess Akcaya Ketapang, Jalan Gajah Mada Desa Kali Nilam Kecamatan Delta Pawan Kabupaten Ketapang.

Kapolres Ketapang AKBP Wuryantono, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Delta Pawan IPTU Chandra Wirawan, S.H., M.Si., menerangkan bahwa penangkapan pelaku berawal dari adanya laporan dari Nazirin, warga Desa Kali Nilam Kecamatan Delta Pawan yang juga selaku penanggung jawab Komplek Mess Akcaya Ketapang.

“ Benar bahwa pada hari jumat dini hari tanggal 14 mei 2021, kita telah menerima laporan tindak pidana pencurian dari sdr Nazirin yang mana laporan ini langsung kita respon dengan melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku  dari kejadian ini ” Ujar Chandra.

Dilanjutkannya, pada hari yang sama, ia bersama anggotanya menemukan di grup jual beli di media sosial  facebook grup ” BISNIS KETAPANG “, sebuah postingan penjualan barang berupa 1 ( satu ) Buah Helm Merk GM Warna Merah Hitam Bertuliskan ” GM SUPER CROSS ” + Google yang ciri ciri barang tersebut identik dengan barang yang dilaporkan hilang dicuri.

Tim Reskrim Polsek Delta yang dipimpin Kapolsek IPTU Chandra Wirawan, S.H., M.Si., bersama Kanit Reskrim IPDA Meinardus Yudiansyah, S.H.,M.H., langsung melakukan penyelidikan dan pada hari senin tanggal 17 mei 2021, berhasil menangkap pelaku berinisial REV ( 37 tahun ) di rumahnya Jalan Gajahmada Gang Haji Deralib, Desa Kali Nilam Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang.

Saat ditanya oleh petugas, pelaku mengakui bahwa ia melakukan pencurian untuk kebutuhan hidup sehari hari.

Kini pelaku beserta barang bukti berupa sebuah Helm Merk GM Warna Merah Hitam Bertuliskan ” GM SUPER CROSS ” + Google, Speaker Merk Simbadda Warna Hitam 3 ( tiga ) buah dengan masing-masing 1 ( satu ) Speaker Ukuran Besar dan 2 ( dua ) Speaker Ukuran Kecil, telah diamankan di Mapolsek Delta Pawan guna proses lebih lanjut.

Pelaku sendiri dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan pemberatan

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

Advertisement

TRENDING