Connect with us

Kabupaten Ketapang

Outbound Semarakan Binter Terpadu Bela Negara Kodim 1203/Ketapang

Published

on

Outbound Semarakan Binter Terpadu
Untuk memperkuat motivasi kesadaran bela negara di kalangan generasi muda, Komando Distrik Militer 1203/Ketapang pada hari Senin kemarin melaksanakan program Pembinaan Teritorial (Binter) Terpadu Bela Negara Tahun 2019 dengan menggelar kegiatan Outbound di SMAN 2 Ketapang.


Sebanyak 80 pelajar yang berasal dari perwakilan masing-masing kelas di SMAN 2 Ketapang sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan Binter Terpadu Bela Negara yang digelar oleh Kodim 1203/Ktp kemarin.

Diantaranya penyuluhan wawasan kebangsaan, Bela Negara, tata cara upacara bendera, latihan PBB. Serta yang paling menarik bagi para pelajar tersebut adalah juga digelar kegiatan outbound. Untuk membangun atau meningkatkan rasa kebersamaan, kerjasama kelompok.

Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 1203/Ktp, Kapten Inf Budi Santoso mewakili Dandim saat membuka acara mengatakan, kegiatan Binter Terpadu Bela Negara ini bertujuan untuk memberdayakan wilayah pertahanan dan mempererat hubungan komunikasi sosial dengan segenap komponen bangsa dalam menjaga kemanunggalan TNI dan rakyat.

“Kita ingin meningkatkan serta merefresh kembali pemahaman tentang ketahanan bangsa untuk menangkal adanya ancaman, gangguan, dan hambatan dalam hidup berbangsa dan bernegara yang kita cintai ini,” ujarnya.

Lanjutnya, dengan kegiatan tersebut para generasi muda dapat mengetahui betapa pentingnya pengetahuan tentang wawasan kebangsaan dan bela negara, sehingga menyadari betul apa itu cinta tanah air, apa itu bela negara, sehingga akan tertanam pada jiwa mereka akan keutuhan NKRI” harapnya

Secara terpisah Dandim 1203/Ktp Letkol Kav Jami’an,S.I.P., mengucapkan terima kasih kepada pihak sekolah, kegiatan ini dapat terwujud karena adanya keterpaduan dan kebersamaan yang semakin akrab serta menguatkan kemangunggalan TNI-Rakyat.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Kabupaten Ketapang

Pemkab Ketapang Lakukan Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah

Published

on

Pemerintah Kabupaten (pemkab) Ketapang melakukan Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dengan Yayasan Pondok Pasantren Mambaul Khairot.

GENCIL NEWS – Pemerintah Kabupaten (pemkab) Ketapang melakukan Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dengan Yayasan Pondok Pasantren Mambaul Khairot.

Perjanjian tersebut terkait pembangunan Asrama Putra. Penandatangan dilakukan pada hari Senin (15 Juni 2020) Sore.

Selain penandatanganan NPHD, silaturahmi tersebut sekaligus sosialisasi Protokol Kesehatan dalam rangka memasuki New Normal.

Kebijakan new normal erat kaitannya dengan dibukanya tempat ibadah, tetapi aman dari Corona Virus Disease (Covid-19).

Sekretaris daerah Kabupaten Ketapang berharap kepada seluruh pengurus pondok pasantren serta seluruh santri dan orang tua santri agar dapat menerapkan standar atau ketentuan yang telah ditetapkan dalam mengahadapi Tatanan Kehidupan Baru (New Normal).

”Perhatikan  protokol kesehatan dengan tetap memakai masker, sering mencuci tangan dan menjaga jarak di saat melaksanakan kegiatan belajar mengajar di Pondok Pesantren Mambaul Khairot,” kata Sekda Ketapang H.Farhan SE, M.Si.

Selain itu Sekda Ketapang mengharapkan agar hal tersebut dapat diterapkan di semua Pondok Pesantren dan sekolah serta tempat–tempat ibadah yang ada di Kabupaten Ketapang.

Ia menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Ketapang untuk melaksanakan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Untuk itu dalam kesempatan yang berbahagia ini kami sampai kepada bapak ibu sekalian bahwa hari ini kita sudah berada pada new normal atau adaptasi kehidupan baru kendatipun ada wabah pandemi Covid-19,” ucapnya.

Atas  nama Pemerintah Kabupaten Ketapang, Sekretaris daerah Kabupaten Ketapang memberikan apresiasi kepada yayasan muslim Kayong yang telah memberikan kontribusi dalam bidang pendidikan.

Ia berharap pelaksanaan pendidikan yang dilakukan yayasan muslim Kayong terus meningkat.(pemkab ketapang)

Continue Reading

Kabupaten Ketapang

Gubernur Kalbar Puji Kebijakan Pemkab Ketapang Penanganan Covid 19

Published

on

Gubernur Kalimantan Barat, H.Sutarmidji SH, M.Hum, melakukan rapat koordinasi melalui teleconference dengan seluruh Bupati/Walikota se-Kalbar terkait kebijakan penanganan Covid 19.Sebanyak 14 Kabupaten/kota se-Kalbar hadir melaporkan perkembangan penanganan covid 19 di wilayah masing-masing.Demikian juga dengan terkait kebijakan mengantisipasi dampak yang bakal ditimbulkan akibat penanganan covid 19.

Laporan masing-masing pemerintah Kabupaten/kota menyampaikan perkembangan baik mengenai alat pelindung diri (APD), jumlah orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam perawatan (PDP), maupun kebijakan mengatasi kebutuhan sembako, dan lain sebagainya.

Salah satu kebijakan yang diambil misalnya terkait kebutuhan beras maupun kebutuhan gula.

Terkait dengan kebutuhan gula, diminta kepada Bupati/Walikota membuat kebijakan misalnya membtasi harga eceran tertinggi. Walaupun HET gula pasir sudah ditentukan, namun untuk kondisi saat ini, dimintakan untuk dibuat keputusan yang menetapkan harga eceran tertinggi sekitar Rp 18.000/kg.

Namun, setelah kondisi semua kembali normal, keputusan tersebut dicabut dan dikembalikan seperti sedia kala. Ini dianggap penting, agar dapat mengendalikan harga yang sudah ada di beberapa daerah diatar Rp 20.000/kg.

Seluruh pemerintah Kabupaten/Kota dimintakan laporannya mengenai kondisi wilayah. Untuk Kabupaten Ketapang, teleconference dengan di Gubernur Kalbar diwakili oleh Sekda Ketapang didampingi beberapa kepala OPD.

Gubernur Kalbar langsung menanyakan bagaimana penanganan santri yang mana pesantren tempat santri mondok menjadi tempat isolasi mandiri, salah satu ODP yang  belum lama kembali dari perjalanan ke Malaysia dan akhirnya meninggal.

Pertanyaan Gubernur Kalbar, langsung dijawab oleh Sekda Ketapang, dimana para santri tersebut dalam pengawasan pemerintah daerah.

“Terima kasih atas langkah yang sudah diambil selama ini, saya harap Kebutuhan sembako tetap tersedia,” tegas Gubernur Kalbar.

Selanjutnya Sekda Ketapang, H.Farhan SE, M.Si melaporkan kondisi sembako, khususnya beras untuk tiga bulan kedepan dalam keadaan aman. Hanya disampaikan, untuk gula pasir, harga mengalami kenaikan sama dengan daerah lainnnya di Kalbar, sekitar Rp 20.000-Rp 22.000.

Terkait bantuan beras dari Propinsi Kalbar, Gubenur Kalbar mengintruksikan Pemkab Ketapang segera mengkoordinasikan dengan Dinas pangan. Gubernur Kalbar menekankan, agar Sekda Ketapang  menyampaikan kepada Bupati Ketapang, jangan sampai ada tenaga kerja yang keluar dan masuk ke Ketapang.

“Untuk tenaga kerja asing, sudah kita intruksikan kepada instansi terkait, Alhamdulillah untuk tenaga kerja asing  sudah ada Peraturan pemerintah nomor 11 tahun 2020 yang melarang Warga Negara Asing masuk ke Indonesia untuk sementara waktu, dan ini juga sudah kami instruksikan ke jajaran,” tegas Sekda Ketapang, H.Farhan SE, M.Si.

Sekda Ketapang juga melaporkan, bahwa kondisi penanganan Covid 19 di Ketapang diketahui ada sebanyak 172 orang dalam pemantauan. Untuk pasien dalam perawatan sebanyak 1 orang, dengan KTP  Kabupaten Kayong Utara.

Untuk orang dengan kondisi reaktif dilaporkan sebanyak 6 orang dan saat inbi sedang diisolasi di RSUD Agoedjam.

Pemkab Ketapang saat ini sudah menyiapkan 22 tempat tidur di RSUD Agoesdjam untuk penanganan Covid 19. Selain itu juga Pemkab Ketapang mendapatkan pinjaman Kantor PT BSM yang tidak lagi dipakai.

Bangunan yang terletak dekat Hutan Kota Ketapang, direncanakan akan dimanfaatkan sebagai ruangan isolasi dengan kapasitas 36 tempat tidur.

Untuk penanganan terhadap satu pasien yang sudah dinyatakan sembuh, saat ini Pemkab Ketapang sedang melakukan rapid test di Kecamatan Marau.

Rapid test di Kecamatan Marau ini dianggap penting, karena di wilayah Marau pernah ada pasien yang dinyatakan positip karena bepergian ke Bogor dan Jakarta.

Saat ini pasien tersebut sudah dinyatakan sembuh. Walaupun demikian, perlu tindaklanjut untuk masyarakat sekitar Kecamatan Marau.

Bantuan rapid tes diterima dari Pemerintah Propinsi Kalbar adalah sebanyak 200 buah, dan bantuan dari Kadin sebanyak 200 buah. Dengan demikian ada sebanyak 400 rapid test.

Rapid test yang sudah digunakan ada sebanyak 100 buah, dan tersisa sebanyak 300 buah.

Rapid test inilah yang nantinya akan digunakan termasuk dalam pengecekan terhadap para santri putra. “Akan kita lakukan pengecekan, karena alamat para santri juga sudah diketahui,” tegas H.Farhan SE, M.Si. (humas ketapang)

Continue Reading

HEADLINE

TKA Asal China di Ketapang, Dipastikan Negatif COVID-19

Published

on

TKA Asal China di Ketapang, Dipastikan Negatif COVID-19

TKA (Tenaga Kerja Asing) asing asal negara china yang saat ini berada di Ketapang yang sempat dikabarkan terinfeksi COVID-19, dipastikan negatif terpapar corona.

Dilansir dari antara kalbar: Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat (Dinkes Kalbar), Harisson. Memastikan bahwa hasil pemeriksaan di RSUD Agusjam Ketapang adalah bukan COVID-19. Melainkan infeksi saluran pernafasan biasa dengan gejala demam dan flu.

TKA tesebeut tidak memiliki riwayat perjalanan dari negara yang terjangkit COVID-19.

Harisson memastikan TKA tersebut tidak termasuk orang dalam pengawasan atau pemantauan karena sudah enam bulan kembali ke Kalbar, sedangkan kasus COVID-19 pertama kali muncul di Tiongkok sekitar empat bulan yang lalu.

Ia mengemukakan bahwa dokter spesialis sudah jelas mengatakan bahwa tidak ada COVID-19. Lalu dokter spesialisnya juga menyebutkan sanggup merawat karena memang bukan pasien COVID-19.

“Untuk memastikan lagi, jelasnya pasien diminta untuk di kirim ke Pontianak. Namun, nanti di Pontianak dia berobat seperti orang sakit pada umumnya, jadi tidak dilakukan isolasi hanya berobat biasa saja,” kata dia.

Continue Reading

TRENDING