Elpiji 3Kg Langka di Batu Ampar, Pemkab Akan Segera Atasi

Elpiji 3Kg Langka di Batu Ampar , Pemkab Akan Segera Atasi.
Menyikapi kelangkaan dan tingginya harga gas bersubsidi tabung 3 kilogram di daerah pesisir

Elpiji 3Kg Langka di Batu Ampar, Pemkab Akan Segera Atasi. Menyikapi kelangkaan dan tingginya harga gas bersubsidi tabung 3 kilogram di daerah pesisir Kubu Raya khususnya di Kecamatan Batu Ampar, Pertamina Cabang Kalbar berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.

Branch Manager PT Pertamina (Persero) Wilayah Kalbar dan Kalteng, Muhammad Ivan Suhada, mengatakan penyaluran gas elpiji ke daerah pesisir Kubu Raya selama ini terkendala transportasi. Selain memerlukan biaya tinggi untuk penyaluran gas elpiji ke daerah, animo masyarakat membeli gas juga tinggi saat barang tiba di daerah.

“Ketika barang (gas tabung 3 kilogram) datang, warga dari berbagai desa menyerbu. Memang perlu pengaturan ulang pangkalan-pangkalan agar lebih menyebar, khususnya di daerah-daerah yang memang banyak penduduknya. Ini pekerjaan rumah kita bersama,” kata Ivan Suhada seusai pertemuan dengan Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo di Kantor Bupati Kubu Raya, Senin (10/6).

Ivan menambahkan perlu adanya penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) dari Pemerintah Kabupaten Kubu Raya,. Sehingga Pertamina pun dapat leluasa mengatur dan menyebar pangkalan-pangkalan di suatu daerah, khususnya di daerah pesisir.

“HET bisa diatur dan ditetapkan oleh bupati meskipun sudah ada peraturan gubernur terkait HET gas elpiji sebesar Rp 16.500,” tuturnya.

Baca juga   Danlanud Bersyukur Pada Tahun 2017 TNI AU Berhasil Wujudkan Zero Accident

Ivan mengakui saat menjelang Idulfitri 1440 Hijriah, pengiriman gas elpiji tabung 3 kilogram ke daerah pesisir tidak maksimal. Hal itu karena kendala transportasi. Untuk mengatasinya, Pertamina melakukan pengiriman ekstra.

“Pada hari Minggu kemarin kami menyalurkan sekitar 1.650 tabung ke Desa Padang Tikar, kemudian pada hari ini kami tambah lagi sebanyak 1.650. Sore nanti juga kita ada rencana pengiriman, besok baru sampai ke Desa Batu Ampar sekitar 1.680. Jadi hari ini saja kita sudah menyiapkan 3.360 tabung untuk dua desa,” terang dia.

Menurut Ivan, perlu perhatian bersama agar penyaluran gas elpiji bersubsidi tabung 3 kilogram tepat sasaran dan sesuai dengan peruntukannya.

“Kami berharap pemerintah daerah dan kepolisian bisa mensupport proses penyaluran tabung gas ini,” ucapnya. Ia menambahkan, sejatinya elpiji di daerah pesisir Kubu Raya tidak kekurangan. Hanya saja saat momen tertentu terutama di hari-hari besar kerap terjadi peningkatan konsumsi.

Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo menuturkan keresahan masyarakat Kubu Raya khususnya yang berada di daerah pesisir terkait langkanya gas elpiji bersubsidi menjadi atensi Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Karena itu, pemerintah kabupaten melakukan pertemuan dengan pihak Pertamina secara informal.

“Hari ini ada sekitar 1.680 tabung yang dikirim di Padang Tikar, kemudian Pemkab Kubu Raya akan melakukan pengawasan terhadap pengiriman itu. Jangan sampai ada pihak-pihak yang memanfaatkannya,” ujar Sujiwo.

Baca juga   Wabup Sujiwo Terima Perwakilan Warga Mulyo Rejo dan Sungai Asam

Sujiwo mengatakan persoalan gas elpiji bersubsidi lebih dominan dialami masyarakat yang berada di daerah pesisir seperti Terentang, Kubu, Batu Ampar, dan Teluk Pakedai. Ia mengungkapkan pemerintah daerah berencana menggelar rapat koordinasi dengan pihak-pihak terkait pada Rabu (12/6) mendatang.

“Kita akan bahas bersama. Intinya, pemkab bersama dengan Pertamina akan mengatasi persoalan ini,” tegasnya. Lebih jauh Sujiwo menuturkan Pemkab Kubu Raya bersama Pertamina akan memetakan dan merencanakan lebih detail terkait penyaluran gas bersubsidi.

“Gas elpiji ini kan barang habis pakai. Sehingga harus kita pikirkan penyalurannya secara kontinu. Ke depannya di daerah pelosok perlu ada pangkalan-pangkalan baru. Ini yang perlu kita petakan, bukan penambahan kuota. Ketika pangkalan ini sudah ideal dan proporsional, maka akan bisa teratasi persoalan ini,” ucapnya.

Sujiwo juga mengingatkan agen-agen agar tak hanya mengurus kebutuhan elpiji di daerah darat. Agen, menurutnya, juga harus memikirkan kebutuhan elpiji di daerah pesisir.

“Nanti kita juga akan sampaikan ke Pak Bupati agar dalam waktu dekat ini sudah bisa membuat suatu keputusan tentang HET gas bersubsidi,” pungkasnya. (rio)

Penulis : Humpro Kubu Raya
Editor : Gencil News
Sumber : Humpro Kubu Raya