Connect with us

Berita Kalbar

Layanan Gratis DUKCAPIL Kubu Raya Untuk Masyarakat

Published

on

Gencil News – Layanan Gratis DUKCAPIL Kubu Raya terus berinovasi demi kemudahan pelayanan masyarakat ddimasa pandemi. Untuk menghindari adanya kerumunan antrean DUKCAPIL meluncurkan program Kurir Dukcapil Bisa (Kudu Bisa) dan Selesai Dalam Sehari (Seledri).

Layana Seledri ini merupakan layanan masyarakat bisa langsung mendapatkan tiga dokumen sekaligus dalam satu hari.

Dimana titik tekannya pada ibu yang melahirkan di fasilitas kesehatan baik itu Rumah Sakit atau Puskesmas.

Jika calon anak sudah memiliki nama dan syarat serta ketentuannya sudah lengkap dan benar, maka kita akan memberikan tiga dokumen kependudukan sekaligus diantaranya Akte Kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA) dan nama si anak secara otomatis sudah terdata di kartu keluarga (KK) nya.

Dikutip dari RRI.co.id Kepala Disdukcapil Kabupaten Kubu Raya Nurmarini mengatakan,”kita berharap dengan adanya inovasi Seledri ini akan mempercepat proses penerbitan dokumen kependudukan, sehingga orang tua tidak perlu lagi datang ke dinas untuk mengantri untuk mendapatkan dokumen itu dan semua prosesnya tidak dipungut biaya sepersenpun atau gratis”.

Selain itu program terbaru yaitu program Kurir Dukcapil Bisa (Kudu Bisa). Yang mana program tersebut bertujuan untuk memudahkan masyrakat memliki KTP-elektronik. Kudu Bisa ini merupakan suatu program pengiriman langsung KTP-elektronik yang sudah tercetak ke setiap rumah-rumah dengan sistem kurir.

Layanan ini terus dijalankan semasa pandemi. Terlihat pada Rabu(09/10/2020) kemarin kurir KUDU menyerahkan langsung KTP elektronik  keapada penduduk sebagai implementasi program Kurir Dukcapil Bisa. Layanan ini gratis tanpa dipungut biaya sepeserpun. Petugas Dinas Dukcapil yang datang mengantarkan dokument anda disertai surat tugas, tanda terima, dan gratis.

Dengan begitu anda tidak perlu lagi datang ke kantor pelayanan. Sehingga anda aman dari terjadinya kerumunan yang tidak baik dilakukan dimasa pandemi ini. Melalui inovasi pelayanan publik ini, Kubu Raya mendapatkan penilaian dari Lembaga Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kemendagri RI sebagai Kabupaten terinovatif di Kalbar.

Terkait penilaian Litbang Kemendagri RI, Nurmarini menjelaskan, Inovasi ini telah mendapatkan 26 kriteria penilaian yang dianggap program itu merupakan suatu inovasi yang harus disiapkan regulasinya, Peraturan Bupati (Perbup)nya yang saat ini sedang dalam proses.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Lintas Kalbar

Sutarmidji Bagikan Pengalamannya Melawan Virus Covid 19

Published

on

By

Sutarmidji Bagikan Pengalamannya Melawan Virus Covid 19
Petugas sedang mengambil sampel swab Gubernur Kalimantan Barat - Foto Humas Prov

Gencil News – Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji akui dua kali terpapar virus covid 19. Namun Sutarmidji mampu melawan virus dan bagikan pengalamannya pada masyarakat Kota Pontianak

Sutarmidji dua kali terpapar Covid-19 dengan hasil pemeriksaan swab yang memiliki kandungan copies virusnya mencapai 4,89  tapi masih kategori negatif.  Sedangkan yang kedua terdapat kandungan 24 copies virus dengan kategori Positif Covid-19.

Saat mengetahui hal tersebut Sutarmidji rutin melakukan terapi menggunakan air panas dengan campuran beberapa tetes minyak kayu putih. Menurutnya hal tersebut efektif menjaga pernapasan.

“Jadi saya terapi menggunakan air panas yang ditambah beberapa tetes minyak kayu putih”ujarnya

Mula-mula ia menyiapkan gayung yang berisi setengah gayung air panas kemudian campur dengan tiga tetes minyak kayu putih

“Minyak kayu putih, Bukan minyak angin ye,”tegasnya

Lalu setelah itu tutup permukaan gayung dengan telapak tangan. Letakan hidung dan mulut antara 2 telapak tangan. Setelah itu tiup uap airnya, hirup dengan hidung lalu dengan mulut, selama 3 menit.

Menurutnya kita perlu menjaga imunitas tubuh dengan mengkonsumsi obat berdasakan resep dari dokter.

“Kalau saya untuk menjaga imunitas tubuh ditambah dengan  istirahat yang cukup, makan buah-  buahan,madu dan lainnya,”ujarnya

Selain itu Gubernur Kalimantan Barat ini juga rutin terapi menggunakan minyak kayu putih seperti yang telah ia jelaskan sebelumnya.

Rutin berjemur dan tidur tidak lebih dari pukul 00:00 WIB. Melakukan isolasi mandiri selama 3 sampai 4 hari juga ia lakukan baru kemudian berkativitas kembali seperti sedia kala.

“Karena kondisi saya sudah negatif jadi boleh bepergian atau beraktivitas, tapi kalau masih positif saya tidak mau berkeliaran,”kata Sutarmidji

Tidak hanya bagikan pengalamannya melawan virus dalam tubuhnya, Sutarmidji juga mencontohkan penerapan protokol kesehatan saat beraktivitas. Seperti menggunakan sarung tangan dan masker kemudian langsung pulang kerumah untuk menghindari dirinya menularkan virus pada orang lain.

“Sampai saat ini saya telah melakukan swab test rutin sebanyak 9 kali dengan jangka waktu 10 hari sekali,”pungkasnya

Continue Reading

Kota Pontianak

Pemkot Pontianak Menggelar Workshop Anti Korupsi dan Saber Pungli

Published

on

Pemkot Pontianak Menggelar Workshop Anti Korupsi dan Saber Pungli
Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menggelar workshop pendidikan anti korupsi dan saber pungli Kota Pontianak tahun 2020 di Hotel Kapuas Palace, Senin (26/10/2020).

Gencil News –  Pemkot Pontianak menggelar Workshop pendidikan anti korupsi dan saber pungli Kota Pontianak tahun 2020. Pemkot Pontianak menggelar workshop ini bertujuan untuk menciptakan Kota Pontianak menjadi  Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Kota Pontianak tengah berupaya untuk mewujudkan untuk menjadi Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono optimis Kota Pontianak dapat mewujudkannya.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono optimis untuk mewujudkan WBK dan WBBM di sektor pendidikan dengan sinergitas antara fungsi pendidikan dan pengawasan.

Salah satunya adalah memperketat pengawasan internal maupun eksternal agar pelaksanaan WBK dan WBBM bisa terlaksana secara efektif dan optimal.

“Setelah kita buat Peraturan Wali Kota, kita akan mensosialisasikannya kepada kepala sekolah dan siswa, bagaimana sektor pendidikan bisa menjadi wilayah bebas dari korupsi,” ujarnya.

Menurutnya Edi Kamtono tingkat kerawanan pada sektor pendidikan pasti ada. Oleh sebab itu, Pemkot Pontianak terus melakukan upaya pencegahan.

Pemkot Pontianak menggelar Workshop Anti Korupsi dan Saber Pungli berlangsung pada senin (26/10/2020). Dengan mengundang seluruh Kepala Sekolah Kota Pontianak. Wali Kota Pontianak Edi Kamtono turut hadir dalam kegiatan workshop ini.

Sementara itu Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak, Syahdan Lazis menjelaskan pihak sejak awal sudah melaksanakan pendidikan anti korupsi. Terlebih Pontianak sebagai wilayah fakta integritas terkait pendidikan anti korupsi.

“Oleh sebab itu kita mengundang kepala sekolah untuk melakukan workshop ini, supaya kepala sekolah bisa mentransfer ilmunya kepada murid-muridnya,”

Syahdan Laziz menambahkan bahwa pihak sekolah wajib melaksankan pendidikan anti korupsi. Selain pendidikan anti korupsi, pihak sekolah wajib untuk menghindari praktek-praktek korupso seperti halnya dalam proses penerimaan siswa baru.

“Tidak ada lagi yang namanya orang tua memaksakan supaya anaknya bisa masuk sekolah tertentu lalu membayar sekian, itu tidak ada lagi,” tegasnya.

Syahdan menyebutkan, penyerahan alat peraga banner dan pin pada workshop ini akan dikenakan oleh guru di sekolah dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Selanjutkan setelah mengikuti workshop kepala sekolah dapat membagi pengetahuannya mengenai pendidikan anti korupsi kepada jajarannya, murid dan guru-guru.

“Setelah workshop ini kepala sekolah akan memperagakan bagaimana memberikan pemahaman kepada murid dan guru-gurunya,” pungkasnya.

Continue Reading

Kabupaten Ketapang

RSUD Ketapang Tutup Pelayanan, Dokter dan Nakes Positif Covid 19

Published

on

By

RSUD Ketapang Tutup Pelayanan, Dokter dan Nakes Positif Covid 19

Gencil News – Manajemen RSUD Agoesdjam Ketapang yang terpaksa tutup pelayanan IGD RSUD Agoesdjam Ketapang hingga 30 Oktober 2020. RSUD Ketapang tutup pelayanan sejak dokter dan tenaga medis terkonfimasi positif covid 19.

Sebanyak 15 Tenaga Kesehatan (Nakes) yang terdiri dari lima dokter dan 10 perawat RSUD Agoesdjam Ketapang terkonfirmasi positif Covid-19. Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Ketapang mengetahui hal tersebut sejak sabtu 24 Oktober 2020.

Rustami Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Ketapang menjelaskan selain dokter dan tenaga kesehatan terdapat 5 orang pegawai administrasi dan tujuh orang dari manajemen RSUD Agoesdjam Ketapang.

Mayoritas dokter dan perawat yang terkonfirmasi positif covid 19 merupakan dokter dan perawat IGD RSUD Ketapang. Sementara dari manajemen bidang keuangan dan kepegawaian.

“Perawat 10 orang itu yang paling banyak perawat dari IGD, Dokter juga dari IGD lima orang,”ungkap Rustami

Ia menjelaskan 15 Tenaga Kesehatan dan 12 pegawai RSUD Agoesdjam itu diketahui positif Covid-19 setelah hasil dari pemeriksaan swab PCR yang dilakukan di fasilitas milik PT WHW di Kendawangan.

Saat ini lima dokter yang terkonfirmasi Covid-19 tersebut, sudah lakukan isolasi dengan fasilitas khusus BSM. Sedangkan untuk perawat ada melakukan isolasi mandiri dan ada juga yang menggunakan fasilitas khusus BSM.

Rustami menerangkan berdasarkan hasil swab ke WHW dapatlah data yang terkonfirmasi positif Covid. Dokter lima dan perawatnya 10 semuanya tanpa gejala cuma ada satu orang yang dengan gejala sedang.

“Guna memastikan ruangan rumah sakit bebas dari virus corona, untuk sementara pelayanan di IGD RSUD Agoesdjam Ketapang ditutup hingga 30 Oktober 2020 mendatang,”jelasnya

Pelayanan IGD kini telah pada tahap sterilisasi penyemprotan namun tetap tutup pelayanan sementara untuk pelayanan lainnya masih berjalan normal.

RSUD Ketapang mengambil kebijakan untuk tutup pelayanan IGD RSUD Ketapang demi minimalisir jumlah dokter dan perawat yang terkonfirmasi positif covid 19.

Continue Reading

TRENDING