Panglima Kodam XII/Tanjungpura Pimpin Sidang Parade Cata TNI AD
Connect with us

Kabupaten Kubu Raya

Panglima Kodam XII/Tanjungpura Pimpin Sidang Parade Cata TNI AD

Published

on

Panglima Kodam XII/Tanjungpura
Panglima Kodam XII/Tanjungpura Pimpin Sidang Parade Cata TNI AD - Foto /Data (Pendam XII/Tpr)

Gencil News – Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad memimpin langsung Sidang Parade Tingkat Panda XII/Tpr Pontianak Penerimaan Cata PK TNI AD Gelombang II TA. 2020. Bertempat di Aula Supriyadi, Makodam XII/Tpr.

Sesuai dengan kebijakan pemerintah, Sidang Parade Cata PK kali ini dilaksanakan dengan mematuhi prosedur protokol kesehatan, hal ini untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad selaku Ketua Tim dalam sidang menekankan, agar semua yang terlibat dalam kepanitiaan harus konsisten pada ketentuan dan norma yang berlaku. Tidak ada lagi istilah titipan, KKN, mafia calo dan perilaku tidak terpuji lainnya.

“Junjung tinggi objektivitas, sehingga dapat menghasilkan keputusan yang adil, jujur, transparan dan akuntabel. Saya yakin, dengan dilandasi oleh niat, tekad dan rasa tanggung jawab serta koordinasi yang baik, sidang Parade ini akan berjalan dengan tertib dan lancar,” tegas Pangdam.

Sedangkan sebelumnya, Pangdam XII/Tpr menyampaikan, pelaksanaan Sidang Parade yang dilaksanakan ini merupakan tindak lanjut kebijakan pimpinan TNI AD, untuk menyiapkan pengawakan personel TNI AD yang profesional dan unggul di masa depan melalui kampanye kreatif, werving sepanjang tahun, dari sumber-sumber terbaik, dalam rangka mewujudkan TNI AD sebagai organisasi pertahanan matra darat.

“Maka Kodam XII/Tpr melaksanakan perekrutan Prajurit Calon Tamtama PK TNI AD Gelombang II TA. 2020 dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja organisasi guna mendukung reformasi birokrasi di jajaran TNI AD, serta mewujudkan pemenuhan personel militer TNI AD melalui penyediaan prajurit dengan prioritas rekrutmen bersumber dari SDM yang memiliki pengetahuan akademisi dan keahlian yang dibutuhkan,” kata Pangdam.

Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad juga menyampaikan, melalui seleksi Penerimaan Cata PK ini diharapkan dapat mewadahi keinginan masyarakat pribumi atau putra daerah yang sukarela ingin mengabdikan dirinya menjadi prajurit TNI AD guna untuk memenuhi kekuatan personel militer TNI AD.

“Dengan demikian akan terpeliharanya integritas wilayah NKRI serta meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa melalui rekrutmen putra asli daerah guna mewujudkan organisasi TNI AD sebagai organisasi pemersatu bangsa,” ujar Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabupaten Kubu Raya

Disdikbud Kubu Raya Siapkan Strategi Pembelajaran Tatap Muka

Published

on

By

Disdikbud Kubu Raya Siapkan Strategi Pembelajaran Tatap Muka
Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Kubu Raya Muhammad Ayub

Gencil News – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kubu Raya Muhammad Ayub menyampaikan bahwa, sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) empat Menteri. Maka pembelajaran secara tatap muka akan mulai pada Januari tahun 2021 mendatang.

Kendati demikian, saat ini pihaknya masih terus melakukan persiapan dan strategi. Untuk memulai pembukaan pembelajaran secara tatap muka.

“Kita tahu pada awal pembelajaran tatap muka ini tentu kita tidak bisa memaksimalkan seperti pada saat-saat situasi normal,”

“Tentu saja pembelajaran tatap muka ini akan melakukan dengan pembatasan-pembatasan. Baik dari segi durasi belajar mengajar, pembatasan dalam hal menjaga jarak, pembatasan dalam hal bergaul lingkungan sekolah,”

Ia mengatakan harus mulai pembelajaran tatap muka dengan persiapan-persiapan. Yang tentunya dengan protokol kesehatan yang telah ada.

Sementara untuk strategi pembukaan kembali proses pembelajaran tatap muka yaitu secara bertahap, sesuai situasi setiap wilayah kecamatan yang ada di Kubu Raya.

“Kita akan memulai dari wilayah pinggir, Sebelum terbit skb 4 menteri inipun dalam surat edaran yang lama itu. Sebenarnya untuk pulau-pulau terpisah boleh melakukan pembelajaran tatap muka,”

Karena pulau-pulau terpisah zona covid-19 nya bisa penentuannya oleh daerah. Sementara kalau wilayah-wilayah reguler zona Covid-19 nya penentuannya oleh pemerintah pusat.

“Jadi tentu akan kita mulai dari pinggir, sedikit demi sedikit kita akan sampai ke pusat kubu raya,”

Lebih jauh dalam persiapan ini juga, ia menjelaskan bahwa pihaknya telah memberikan google formulir kepada setiap masing-masing sekolah.

“Sejauh ini kesiapan tiap-tiap sekolah kita mengacu kepada bagaimana standar-standar yang sudah ada,” jelasnya

Ia mengatakan sudah menyiapkan aplikasi yang namanya google formulir. Disana nanti semua sekolah melalui kepala sekolah ataupun pihak sekolahnya mengisi daftar ceklis tentang kesiapan setiap sekolah.

Pihak Disdikbud Kuburaya memantau terus setiap perkembangannya. Sehingga dari daftar ceklis itu kita dapat melihat sejauh mana kesiapan tiap-tiap sekolah

“Ketika mereka sudah menyatakan siap, kita akan survey kelapangan, memastikan bahwa faktanya memang sekolah tersebut sudah siap,” pungkasnya



Continue Reading

Kabupaten Kubu Raya

KK dan KTP Baru Bagi Pasutri Baru Menikah Dari Program PANTAS

Published

on

By

KK dan KTP Baru Bagi Pasutri Baru Menikah Dari Program PANTAS

Gencil News – Pasangan suami istri yang baru menikah akan mendapatkan KK dan KTP baru sesuai status barunya. Pembagian KK dan KTP baru ini merupakan program Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Program tersebut bernama PANTAS (Pelayanan Administrasi Nikah Terintegrasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan).

Sekretaris Daerah Kabupaten Kubu Raya Yusran Anizam berharap Program Inovasi PANTAS mendapatkan dukungan luas dari seluruh masyarakat.

Sebab menurutnya, tak hanya memudahkan warga, adanya kepemilikan dokumen kependudukan juga penting dalam pelaksanaan berbagai program dari pemerintah untuk masyarakat.

“Kita berharap semua pihak mendukung secara kepung bakul oleh semua elemen baik pemerintah kabupaten. Juga dinas instansi vertikal lainnya serta kecamatan hingga desa dan RT-RW. Untuk sama-sama menyukseskan program ini dalam rangka menertibkan data kependudukan. Karena ini juga bermanfaat bagi program-program lainnya,” ungkap Yusran Anizam, pada Minggu 22 November 2020.

Menurutnya pelayanan administrasi nikah terintegrasi SIAK sekaligus menjadi upaya penertiban administrasi kependudukan.

Pelayanan tersebutpun menurutnya, sangat bermanfaat bagi masyarakat. Selain memberikan kemudahan bagi pasangan baru menikah. Dokumen kependudukan yang diperoleh juga bermanfaat untuk berbagai macam program. Baik yang berasal dari pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, maupun pemerintah pusat.

“Ini juga dalam rangka penertiban data kependudukan dan untuk berbagai macam program baik program pusat sampai kabupaten,” sebutnya.

Yusran Anizam menerangkan, selain pemberian KK dan KTP kepada pasangan baru menikah. orang tua mempelai juga mendapatkan KK baru alias langsung adanya pemecahan KK

Kepala kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kubu Raya Nahruji Sudiman menyebutkan bahwa, kini pasangan yang baru menikah di KUA Kabupaten Kubu Raya. Dapat langsung menerima dokumen kependudukan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Intinya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Terutama terkait pernikahan kini masyarakat yang baru melangsungkan pernikahan. Akan langsung mendapatkan buku nikah, KTP dan KK pada waktu bersamaan setelah nikah,” jelas Nahruji

Ia menerangkan, program inovasi itu kerja sama antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kubu Raya dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kubu Raya.

Dengan tujuan sebagai upaya memudahkan administrasi kependudukan untuk pasangan yang baru menikah di KUA Kabupaten Kubu Raya.

“Kerja sama ini sebagai upaya memudahkan administrasi kependudukan untuk pasangan yang baru menikah di KUA Kabupaten Kubu Raya,”

Inovasi inipun mendapat respon luar biasa, Karena selama ini belum pernah terjadi. Mungkin ini pertama kali di Kalbar, melalui program PANTAS.

“Diharapkan dengan telah diluncurkan program ini, kita bersama mohon dukungan nya,” pungkasnya

Continue Reading

Kabupaten Kubu Raya

Sujiwo Sempat Mengalami Kritis Karena Terpapar Covid 19

Published

on

By

Sujiwo Sempat Mengalami Kritis Karena Terpapar Covid 19
Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo akui sempat beberapa kali mengalami kritis saat menjalani perawatan karena terpapar covid 19. Sujiwo terhitung sudah 14 hari menjalani perawatan intensif RSUD Soedarso, Kemudian melanjutkan isolasi mandiri. Foto : Istimewa

Gencil News – Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo akui sempat beberapa kali mengalami kritis saat menjalani perawatan karena terpapar covid 19. Sujiwo terhitung sudah 14 hari menjalani perawatan intensif RSUD Soedarso, Kemudian melanjutkan isolasi mandiri.

Selama hampir satu bulan Sujiwo menjalani serangkaian perawatan secara intensif hingga akhirnya sembuh. Kendati demikian Sujiwo tetap melakukan isolasi mandiri yang sudah berjalan 9 hari.

Sujiwo menceritakan pengalaman peliknya saat dirinya terpapar corona virus. Rasa sakit yang ia rasakan sempat membuat Sujiwo mengalami kritis. Bahkan hal tersebut masih ia rasakan meski sudah tahap pemulihan.

“Saya mengalami kondisi beberapa kali kritis dan merasakan bagaimana sakit yang dahsyat dan mengerikan. Saya bahkan tidak menyangka masa pemulihan sesakit itu,”katanya

Perjuangannya pada hari pertama sampai hari kelima masa pemulihan dengan isolasi mandiri rasa sakit masih menyerang tubuhnya. Hal tersebut karena kondisi tubuhnya yang masih lemah dan harus istirahat total.

“Selama saya menjalani perawatan, saya mendapat banyak sekali perhatian dan doa dari berbagai pihak dan itu memotivasi saya untuk sembuh,”ungkap Sujiwo

Beberapa do’a dan dukungan dari berbagai pihaklah yang membuat Sujiwo bisa bangkit dari masa kritis karena covid 19. Ia juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Gubernur Kalimantan Barat yang telah mensuportnya.

Juga kepada Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Bupati Kubu Raya, Dinas Kesehatan Kubu Raya, pihak rumah sakit, seluruh dokter dan tenaga medis yang merawat dirinya.

“Kepada semua keluarga, sahabat, handai taulan, para habaib, ulama, ustad, santri, seluruh masyarakat Kubu Raya dan semua yang memberi perhatian, dari lubuk hati paling dalam saya sampaikan terima kasih,”ujarnya

Berdasarkan pengalaman yang ia alami, Sujiwo mengaku tidak ingin masyarakat mengalami hal yang sama. Ia mengajak kepada masyarat untuk tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan.

Disiplin untuk menjaga kesehatan menurutnya sangat penting mengingat pandemi covid 19 ini belum berakhir.

Continue Reading

TRENDING