Satlantas Polres Kubu Raya Temukan Banyak Pihak Tak Patuhi Protkes
Connect with us

Kabupaten Kubu Raya

Satlantas Polres Kubu Raya Temukan Banyak Pihak Tak Patuhi Protkes

Published

on

Satlantas Polres Kubu Raya Temukan Banyak Pihak Tak Patuhi Protkes

Gencil News – Satlantas Polres Kubu Raya melaksanakan Operasi Operasi Keselamatan Kapuas 2021 pada wilayah hukum Polres Kubu Raya. Satlantas Polres Kubu Raya melakukan giat operasi seperti yang dilakukan di jalan KH Abdurahman Wahid Desa Kuala Dua Kecamatan Sungai Raya. Jumat (16/05/2021).

Operasi Keselamatan Kapuas 2021 dipimpin langsung oleh Kasatlantas Polres Kubu Raya IPTU Tatang Rosyadi. Sebelum melaksanakan Operasi. Kasat Lantas Polres Kubu raya ini juga memimpin langsung Apel Gabungan Operasi Keselamatan Kapuas 2021.

Kasatlantas Polres Kubu Raya Iptu Tatang Rosyadi menyebutkan Operasi Keselamatan Kapuas 2021 bertujuan untuk mencegah sebaran Covid-19 di Kabupaten Kubu Raya.

“Kami berpatroli menghimbau masyrakat untuk menerapkan protokol kesehatan menyasar masyrakat di sepanjang jalan KH Abdurahman Wahid Desa Kuala Dua Kecamatan Sungai Raya,” ujarnya.

Sebanyak 13 Personil Operasi Keselamatan Kapuas 2021 Polres Kubu Raya dibantu 6 Personil Satpol PP Kubu Raya pun menyisir warung-warung dan cafe yang berada di sekitar Jalan Kh Abdurahman Wahid Desa Kuala Dua Sungai Raya.

Kasat Lantas Polres Kubu Raya, Iptu Tatang Rosyadi menyebut Tim Gabungan Operasi Keselamatan Kapuas 2021 masih mendapati pelaku usaha yang tidak mengikuti protkes.

“Masih terdapat pelaku usaha yang tidak mengikuti Prokes Covid-19 maupun dan tidak mengindahkan himbauan Bupati Kubu Raya tentang aturan pelaksanaan buka dan tutup Tempat Usaha (Café atau Warkop) di masa Pandemi Covid-19,” ungkap Iptu Tatang Rosyadi

Sementara itu di lokasi berbeda Kapolres Kubu Raya, AKBP Yani Permana  meminta kepada para personil dalam pelaksanaan himbauan personil yang terlibat Operasi Keselamatan Kapuas 2021 tetap selalu berlaku sopan dan humanis terhadap masyarakat pelaku usaha.

“Walaupun masyarakat ada yang masih melanggar Protokol Kesehatan para personil diharapkan terus berprilaku sopan dan jangan terbawa emosi oleh masyarakat yang tidak mau menuruti anjuran petugas,” pungkas AKBP Yani Permana.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabupaten Kubu Raya

Pemudik Masuk Ke Kubu Raya Terjaring Razia, Yang Positif Putar Balik

Published

on

By

Pemudik Masuk Ke Kubu Raya Terjaring Razia, Yang Positif Putar Balik

Gencil News – Menindak lanjuti addendum Satgas penangan Covid-19 Nomor 13 tahun 2021 tentang larangan mudik hari raya idul fitri dan pengendalian covid-19. Polsek Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya Kalbar melakukan operasi razia larangan mudik.

Operasi secara serentak dilakukan oleh Kepolisian bersama TNI, Dishub dan tenaga kesehatan ini mulai hari ini 6 Mei hingga 17 Mei 2021. Secara ketat menjaga posko perbatasan antar kabupaten/provinsi.

Untuk penyekatan di Kabupaten Kubu Raya sendiri saat ini mendirikan 2 posko. Posko tersebut terletak di tugu Alianyang bundaran sungai ambawang dan terminal ALBN sungai ambawang.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Sungai Ambawang, Iptu Teuku Rivanda mengatakan penyekatan larangan pada hari pertama ini. Masih ada pemudik yang masuk berasal dari kabupaten luar bahkan dari luar provinsi kalimantan selatan masuk ke Kalbar khususnya kubu raya.

“Jadi pada hari ini masih ada pemudik yang nekat masuk ke Kubu Raya,” kata Teuku Rivanda saat diwawancarai, Kamis (06/05/2021)

Ia mengatakan juga akan melakukan tindakan tegas kepada pengendara yang tidak membawa kelengkapan administrasi hasil rapid tes negatif covid-19.

Tak hanya itu ia, bagi yang sudah melengkapi administrasi juga harus melakukan tes ulang di posko yang telah tersedia.

“Kita tetap akan lakukan tes ulang bagi pengendara dari luar daerah yang masuk. Karena kita telah menyediakan tenaga kesehatan dan alat tes GeNose maupun antigen,” tegasnya

Terkait pemudik yang memiliki kepentingan pekerjaan, ia mengatakan jika setelah melakukan tes ulang di posko hasilnya negatif masih boleh masuk. Namun dengan beberapa sanksi tambahan.

Masih kata Teuku Rivanda, hal tersebut untuk memastikan masyarakat yang berasal dari luar Kubu Raya dalam keadaan steril.

“Untuk pemudik yang positif kita suruh putar balik. Sementara yang negatif kita persilahkan lewat namun akan kita berikan sanksi tambahan,” pungkasnya

Continue Reading

Kabupaten Kubu Raya

Cek 3 Posko Pengetatan Larangan Mudik Lebaran Di Kubu Raya

Published

on

By

Cek 3 Posko Pengetatan Larangan Mudik Lebaran Di Kubu Raya
Terminal ALBN Ambawang Kabupaten Kubu Raya terpantau sepi

Gencil NewsDinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Barat dalam suratnya menghimbau agar masyarakat tidak melakukan perjalanan mudik lebaran. Larangan mudik lebaran tersebut berlaku mulai tanggal 6-17 Mei 2021 pada semua kabupaten kota.

Terbitnya Permenhub ini untuk menindaklanjuti terbitnya Surat Edaran (SE) Satgas Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Idul Fitri dan Upaya Pengendalian Covid-19 Selama Bulan Ramadan.

Mengutip dari laman Setkab, pengendalian transportasi dilakukan melalui larangan penggunaan atau pengoperasian sarana transportasi penumpang untuk semua moda transportasi yaitu moda darat, laut, udara dan perkeretaapian. 

Angkutan yang dilarang pada masa pemberlakuan aturan ini yaitu kendaraan bermotor umum dengan jenis mobil bus dan mobil penumpang, kendaraan bermotor perseorangan dan jenis mobil penumpang, mobil bus dan kendaraan bermotor, serta kapal angkutan sungai, danau, dan penyeberangan. 

Sementara, untuk transportasi barang dan logistik tetap berjalan seperti biasa. 

Semua aturan tersebut berlaku pada seluruh kabupaten kota termasuk Kabupaten Kubu Raya.

Berikut 3 posko pengetatan larangan mudik lebaran di Kabupaten Kubu Raya :
  • Bandara Supadio
  • Terminal Rasau Jaya
  • Terminal ALBN Ambawang

Para pemudik yang hendak masuk ke kubu raya wajib melakukan pemeriksaan rapid tes antigen untuk mengantisipasi tidak membawa virus. Pada titik posko terminal ALBN Ambawang sendiri nantinya bergabung dengan posko pemeriksaan di bundaran alianyang.

Sementara untuk pemudik yang telah melakukan tes dan kedapatan positif covid-19 maka harus menjalani isolasi.

Dalam hal ini Kodam akan menurunkan sebanyak 1.690 personil untuk berjaga pada posko-posko pengetatan larangan mudik lebaran tahun 2021 ini.

Sehingga dapat mengantisipasi adanya taksi-taksi gelap atau angkutan ilegal yang mengnangkut pemudik melalui jalan utama maupun jalur tikus.

Continue Reading

Kabupaten Kubu Raya

Pangdam Tanjungpura Beri Pembekalan Mahasiswa S2 UNHAN

Published

on

Pangdam Tanjungpura Beri Pembekalan Mahasiswa S2 UNHAN
Pangdam Tanjungpura Beri Pembekalan Mahasiswa S2 UNHAN - Foto/data PENDAM TPR XII

Gencil News – Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad memberikan pembekalan kepada Mahasiswa S2 Universitas Pertahanan (Unhan) dalam rangka Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN). Pembekalan dilaksanakan secara daring dari Ruang Rapat Puskodalopsdam XII/Tpr.

Saat memberikan pembekalan, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad juga didampingi para PJU Kodam XII/Tpr.

Sedangkan pembekalan diikuti para Mahasiswa S2 program studi Magister Pertahanan, Ekonomi Pertahananan dan Ketahanan Energi TA. 2020/2021.

Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad dalam kesempatan tersebut sesuai dengan Term Of Reference (TOR), menyampaikan topik tentang “Peran TNI AD dalam penguatan militer di wilayah perbatasan Kalimantan Barat”.

Mengawali pembekalannya Pangdam menyampaikan sekilas tentang geografi, demografi dan kondisi sosial wilayah Kalbar.

“Untuk luas wilayah Kalbar + 146.807 Km memiliki 12 kabupaten dan 2 kota. yang memiliki panjang perbatasan + 966 Km dan panjang garis pantai 2453,5 Km. Kalbar memiliki batas utara dengan negara Malaysia (Serawak) batas timur dengan Prov. Kaltim dan Kalteng, batas selatan dengan Laut Jawa, batas barat Laut Natuna, Selat Karimata dan Semenanjung Malaysia.

“Dan Kalbar memiliki akses jalan darat masuk/keluar negara Malaysia, sebagian wilayah merupakan dataran rendah, terdapat ratusan sungai yang menjadi urat nadi jalur utama angkutan air daerah pedalaman,” ungkap Pangdam.

Kondisi tersebut, kata Pangdam berpengaruh terhadap Pertahanan Wilayah diantaranya kondisi medan yang datar dan berawa-rawa menimbulkan kesulitan dalam mengembangkan taktis pasukan.

Kemungkinan daerah pantai yang dapat digunakan untuk pendaratan ampibi musuh, yaitu di Pantai Kijing, Pantai Pasir Panjang, Pantai Pemangkat, Pantai Tanjung Batu dan Pantai Sukadana serta Pantai Kubu.

Dengan kondisi pantai yang panjang dan landai memudahkan pendaratan pasukan musuh namun menyulitkan aksi penghambatan di pantai dan Banyaknya jalan-jalan pendekat/jalan tikus disepanjang perbatasan serta sulit diawasi, sehingga memudahkan gerakan musuh untuk infiltrasi.

Selanjutnya Pangdam XII/Tpr menyampaikan, adapun upaya Kodam XII/Tanjungpura terhadap pembinaan potensi geografi diantaranya, membuka jalur-jalur jalan baru untuk mengatasi terisolirnya suatu daerah (Pembuatan jalan rintisan).

Memelihara dan meningkatkan sarana yang telah ada (Merehabilitasi). Pelestarian hutan agar pada musim kemarau tidak kekeringan dan musim hujan tidak banjir serta adanya humus yang bermanfaat bagi penduduk untuk pengolahan tanah.


“Dan Pelestarian dan penataan daerah pantai dengan tanaman keras seperti pohon bakau kelapa dan sagu, sehingga menjadi rintangan bagi musuh dalam pendaratan pantai serta sekaligus merupakan perlindungan bagi pertahanan pantai,” kata Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad.

Continue Reading

Kabupaten Kubu Raya

Hasil Operasi Gabungan, Ditemukan Masih Banyak Pelanggaran Prokes

Published

on

Hasil Operasi Gabungan, Ditemukan Masih Banyak Pelanggaran Prokes

Gencil NEws – Hasil operasi gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) bersama Satpol PP Kabupaten Kubu Raya dan Polresta Kubu Raya. Satgas masih menemukan warung kopi (warkop)/kafe dan rumah makan yang tak patuhi protokol kesehatan (prokes) Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Kamis (22/04/2021).

Wahyudin Nusa Gunawan yang memimpin dari Satpol PP Provinsi Kalbar mengatakan, masih ditemukan warkop/kafe dan rumah makan yang tak patuhi prokes Covid-19.

“Seperti di Kafe Bundaran yang terletak di Arteri Supadio dan Warkop Afi di Jalan Sungai Raya Dalam, tidak ada himbauan agar pengunjung menerapkan prokes Covid-19,” ungkap PPNS Satpol PP Kalbar ini.

Dia juga menjelaskan, masih ditemukannya pengunjung yang tidak membawa masker.

“Pengunjung banyak yang tidak memakai masker. Artinya pemilik atau pun pengelola warkop memang melakukan pembiayaran,” jelas Wahyudin.

Kemudian, Anggota Satpol PP Provinsi Kalbar ini mengatakan ada pula rumah makan yang tidak mengatur jarak kursi.

“Tadi itu, Mie Tiaw 88 di Jalan Sungai Raya Dalam jarak kursinya tidak diatur dengan baik,” tambahnya.

Oleh karena itu, Dia meminta dan menghimbau pemilik atau pun pengelola warkop/kafe dan rumah makan untuk senantiasa disiplin mematuhi prokes Covid-19 di tempat usahanya.

“Ini kan untuk kebaikan kita semua. Saya minta kepada pengelola warkop/kafe dan rumah makan, disiplin lah mematuhi prokes Covid-19 di tempat usahanya. Mari sama-sama kita cegah penularan dan penyebaran Covid-19,” himbau Wahyudin.

Operasi gabungan Satpol PP Provinsi Kalbar bersama Satpol PP Kabupaten Kubu Raya dan Polresta Kubu Raya adalah dalam rangka penerapan PPKM Mikro di Kalbar sebagaimana Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor .9 Tahun 2021.

Dan Keputusan Gubernur Kalbar Nomor 280/Kesra/2021 terkait penerapan Pembatasan Pemberlakukan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

PPKM Mikro dilaksanakan di seluruh wilayah Kalbar mulai tanggal 20 April 2021 hingga 3 Mei 2021.

Satu di antara ketentuan mengenai PPKM Mikro adalah pembatasan jam operasional tempat usaha seperti wakop/kafe dan rumah makan yakni pukul 21.00 WIB.

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

Advertisement

TRENDING