Connect with us

Kabupaten Kubu Raya

Tak Patuh Protokol Kesehatan, Karolin : Kita Videokan, Viralkan di Medsos!

Published

on

Tak Patuh Protokol Kesehatan
Tak Patuh Protokol Kesehatan, Karolin : Kita Videokan, Viralkan di Medsos! - Foto/data Pemkab Landak

Gencil News – Pemerintah Kabupaten Landak telah resmi menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 41 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019.

Untuk itu upaya sosialisasi kepada masyarakat mengenai Perbub ini telah gencar dilakukan hingga ke tingkat kecamatan dan desa guna memberikan pemahaman kepada masyarakat.

“Untuk peraturan Bupati mengenai protokol kesehatan sudah kita sahkan dua minggu yang lalu. Dan kita sudah melakukan beberapa kali operasi yustisi baik di Kota Ngabang maupun disetiap kecamatan,” terang Karolin saat dikonfirmasi oleh awak media di Ngabang, Kamis (01/10/20).

Sebagai langkah awal penegakan Perbub nomor 41 tahun 2020 ini, Pemerintah Kabupaten Landak bekerjasama dengan unsur Forkopimda lainnya serta tokoh masyarakat dan agama mulai melakukan rajia terhadap masyarakat yang tidak patuh.

“Kita melakukan rajia kepada masyarakat untuk bisa mematuhi protokol kesehatan. Yang paling sederhana pake masker, berkerumun kita bubarkan,” kata Karolin.

Karolin juga menegaskan tidak segan untuk menegakkan hukuman terhadap semua pihak baik masyarakat maupun aparat yang tidak mematuhi protokol kesehatan sesuai yang telah diatur dalam Perbub tersebut.

Mulai dari teguran lisan, teguran tertulis, kerja sosial, pembubaran kegiatan, hingga pencabuatn ijin usaha bagi para pelaku usaha yang melanggar.

“Ada hukumannya, kalau di peraturan Bupati kerja sosial dan sebagainya ditempat. Tapi untuk pelaku usaha bisa dicabut ijin atau didenda,” tegas Bupati Landak.

Tak hanya itu Karolin menegaskan hukuman bagi masyarakat yang tidak patuh protokol kesehatan akan didokumentasikan dan diunggah di media soaial guna memberikan efek jera.

“Untuk masyarakat hukumannya sekarang adalah akan disuruh memperagakan demo cara cuci tangan yang baik dan benar. Serta menyebutkan apa saja protokol kesehatan COVID-19. Nanti akan divideokan kita rekam dan kita unggah dimedia sosial. Bulan depan akan kita berlakukan. Kalau minggu yang lalu hanya edukasi dan diberikan masker,” tegasnya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabupaten Kubu Raya

Panglima Kodam XII/Tanjungpura Pimpin Sidang Parade Cata TNI AD

Published

on

Panglima Kodam XII/Tanjungpura
Panglima Kodam XII/Tanjungpura Pimpin Sidang Parade Cata TNI AD - Foto /Data (Pendam XII/Tpr)

Gencil News – Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad memimpin langsung Sidang Parade Tingkat Panda XII/Tpr Pontianak Penerimaan Cata PK TNI AD Gelombang II TA. 2020. Bertempat di Aula Supriyadi, Makodam XII/Tpr.

Sesuai dengan kebijakan pemerintah, Sidang Parade Cata PK kali ini dilaksanakan dengan mematuhi prosedur protokol kesehatan, hal ini untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad selaku Ketua Tim dalam sidang menekankan, agar semua yang terlibat dalam kepanitiaan harus konsisten pada ketentuan dan norma yang berlaku. Tidak ada lagi istilah titipan, KKN, mafia calo dan perilaku tidak terpuji lainnya.

“Junjung tinggi objektivitas, sehingga dapat menghasilkan keputusan yang adil, jujur, transparan dan akuntabel. Saya yakin, dengan dilandasi oleh niat, tekad dan rasa tanggung jawab serta koordinasi yang baik, sidang Parade ini akan berjalan dengan tertib dan lancar,” tegas Pangdam.

Sedangkan sebelumnya, Pangdam XII/Tpr menyampaikan, pelaksanaan Sidang Parade yang dilaksanakan ini merupakan tindak lanjut kebijakan pimpinan TNI AD, untuk menyiapkan pengawakan personel TNI AD yang profesional dan unggul di masa depan melalui kampanye kreatif, werving sepanjang tahun, dari sumber-sumber terbaik, dalam rangka mewujudkan TNI AD sebagai organisasi pertahanan matra darat.

“Maka Kodam XII/Tpr melaksanakan perekrutan Prajurit Calon Tamtama PK TNI AD Gelombang II TA. 2020 dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja organisasi guna mendukung reformasi birokrasi di jajaran TNI AD, serta mewujudkan pemenuhan personel militer TNI AD melalui penyediaan prajurit dengan prioritas rekrutmen bersumber dari SDM yang memiliki pengetahuan akademisi dan keahlian yang dibutuhkan,” kata Pangdam.

Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad juga menyampaikan, melalui seleksi Penerimaan Cata PK ini diharapkan dapat mewadahi keinginan masyarakat pribumi atau putra daerah yang sukarela ingin mengabdikan dirinya menjadi prajurit TNI AD guna untuk memenuhi kekuatan personel militer TNI AD.

“Dengan demikian akan terpeliharanya integritas wilayah NKRI serta meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa melalui rekrutmen putra asli daerah guna mewujudkan organisasi TNI AD sebagai organisasi pemersatu bangsa,” ujar Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad.

Continue Reading

Kabupaten Kubu Raya

Kubu Raya wadahi UMKM Dengan Peta Digital UMKM

Published

on

By

Kubu Raya wadahi UMKM Dengan Peta Digital UMKM

Gencil News – Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan hadiri penandatangan penyerahan BPUM untuk UMKM yang ada di kabupaten Kubu Raya, Jumat (16/10/2020)

Wadahi UMKM dengan menyiapkan pusat data peta digital “by name by adress” untuk memaksimalkan pembinaan bagi usaha menengah kecil dan mikro (UMKM) yang ada di daerah tersebut.

Bupati Kubu Raya menjelaskan bahwa sudah ada 5579 UMKM Kubu Raya yang mendapatkan bantuan pelaku usaha mikro (BPUM) dari pemerintah pusat. Data tersebut merupakan rill yang dihimpun ‘ by name by adress “ sehingga kedepannya Pemerintah Kabupaten Kubu Raya akan membuat data base UMKM agar bisa mendapatkan pembinaan lanjutan dari Pemkab.

“ Nantinya Pemerintah Kabupaten Kubu Raya akan membuat data base UMKM agar bisa mendapatkan pembinaan lanjutan dari Pemkab “ Ujar Mahendrawan

Untuk data UMKM yang ada saat ini akan dimasukkan ke dalam peta digital Kubu Raya.

Bupati Kubu Raya bersyukur karena proses dibukanya pendaftaran usulan bantuan bagi pelaku usaha mikro ini yang selanjutnya diverifikasi Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian kurang lebih satu minggu, sehingga usulan tersebut bisa maksimal dilakukan.

Ia juga menjelaskan bahwa terwujudnya BPUM ini atas kerja yang cepat dan akurat yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya hinggs usulan tersebut telah diterima pemerintah pusat. Yang mana Banpres bagi UMKM ini sebagai upaya agar pelaku UMKM itu bisa terus bertahan dan jangan sampai menimbulkan dampak yang mengakibatkan ditutupnya usaha masyarakat.

Adapun sistem memasukkan ke dalam peta digital, dinas terkait akan mengambil datanya lebih lengkap sesuai dengan nama, tempat, titik koordinat (tempat usahanya) yang semuanya harus sesuai dengan nomor induk kependudukan (NIK), sehingga ke depannya, jika ada program dari pemerintah pusat, maka data itu bisa digunakan lagi.

Muda berharap adanya bantuan UMKM ini dapat dimanfaatkan dengan benar oleh pelaku usaha agar tidak hanya dilakukan secara musiman saja namun berkelajutan.

“Untuk itu, gunakanlah Banpres ini untuk hal-hal yang bijak dan prinsipnya bagaimana usaha mereka ini bisa terus bertahan dan berjalan di tengah pandemi ini,” pungkasnya

Continue Reading

Kabupaten Kubu Raya

Kubu Raya Berpotensi Menjadi Kandidat Lokasi World Mangrove Centre

Published

on

Kubu Raya Berpotensi Menjadi Kandidat Lokasi World Mangrove Centre

Gencil News- Kubu Raya Berpotensi Menjadi Kandidat Lokasi World Mangrove Centre. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Provinsi Kalimantan Barat, Drs. Junaidi, M.M, Pimpin Rapat Pelaksanaan Pembahasan Dukungan Gubernur Kalbar terhadap pembentukan World Mangrove Centre (WMC).

File Foto : Climate Home -Hutan Mangrove Kalimantan

Kubu Raya Berpotensi Menjadi Kandidat Lokasi World Mangrove Centre. Pada rapat tersebut Asisten II Sekda Prov. Kalbar didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ir. Adiyani, M.T, serta Kepala Biro Perekonomian Setda Prov. Kalbar, Frans Zeno, S.STP, di Ruang Praja 2 Kantor Gubernur Kalbar , Kamis (17/9/2020).

Asisten II Sekda Prov.Kalbar menindaklanjuti arahan Gubernur Kalimantan Barat untuk memberikan kajian usulan pembentukan World Mangrove Centre atas Surat Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 090/1072/DLHK-V/KSDAE tanggal 12 Agustus 2020 tentang Permohonan Dukungan World Mangrove Centre di Kalimantan Barat.

Adapun beberapa inisiasi pembentukan World Mangrove Centre di Kalimantan Barat diantaranya yaitu berawal dari informasi yang disampaikan oleh Bapak Dr. Arif Havas Oegroseno ( Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Federal Jerman ) tentang peluang pembangunan World Mangrove Centre di Indonesia dalam webinar “Berdaya dengan Mangrove – Aksi Cerdas Konservasi Keanekaragaman Hayati” yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi bekerjasama dengan Indonesia Mangrove Soceity, Mongabay Indonesia dan Yayasan KEHATI melalui zoom meeting pada Selasa, 21 Juli 2020.

Dikatakannya, Kalimantan Barat memiliki mangrove seluas 177.023,738 ha yang tersebar di 5 Kabupaten ( Kabupaten Sambas, Kabupaten Mempawah, Kabupateb Kubu Raya, Kabupaten Kayong Utara, dan Kabupaten Ketapang ). Keanekaragaman pada mangrove di Kalimantan Barat sangat unik dan langka, tempat hidup beberapa spesies pohon langka seperti Bruguiera Hainesii (Bakau Mata Buaya), Kandelia Candel (Lenggadai Betina) yang merupakan endemik Kalimantan dan Sumatera.

Selain pohon langka juga terdapat spesies binatang langka seperti Nasalis larvatus (Bekantan/Kera Hidung Besar) dan Irrasaddy dolphin (Ikan Pesut).

“Pemprov Kalbar melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan berinisiasi menindak lanjuti peluang tersebut dengan mengajukan ekosistem mangrove di Provinsi Kalbar untuk di jadikan WORLD MANGROVE CENTRE yang direncanakan berkedudukan di Kabupaten Kubu Raya,” ungkap Asisten II.

Asisten II Sekda Prov. Kalbar juga mengatakan berdasarkan data Luas Mangrove Kubu Raya terluas dibanding Kabupaten lainnya dari total luas hutan mangrove 177.023,738 Ha Kubu Raya memiliki luas hutan mangrove seluas 129.604,125 Ha serta memiliki keanekaragaman flora dan fauna yang langka antara lain Bakau Mata Buaya yang hanya terdapat di 4 negara yaitu Singapura, Malaysia, Papua Nugini, dan Indonesia. Selain hal tersebut, Hutan Mangrove Kubu Raya terdapat mangrove sebanyak 33 jenis mangrove sejati dari 40 jenis mangrove sejati yang ada di Indonesia.

Selanjutnya, hal-hal yang menjadi pembahasan dalam rapat adalah mengenai potensi sebagai World Mangrove Centre merupakan bukti komitmen Pemprov Kalbar dalam menjaga ekosistem mangrove yang kaya akan keunikan dan keanekaragaman hayati sehingga kedepannya akan menjadi pusat penelitian dan pendidikan hingga wisata hijau yang akan dikelola langsung oleh masyarakat pesisir, pembahasan mengenai kelembagaan(organisasi), pembiayaan, pengelola dan berbagai aspek terkait lainnya dan Perlunya Dukungan Gubernur Kalbar terhadap pembentukan World Mangrove Centre di Hutan Mangrove Kubu Raya.

Pelaksanaan Rapat Pembahasan Dukungan Gubernur Kalimantan Barat terhadap pembentukan World Mangrove Centre juga dihadiri Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, UPT Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura serta dari LSM Sampan Kalbar.

Continue Reading

TRENDING