Bupati Landak Ingatkan Kades Pada Pembayaran Non Tunai
Connect with us

Kabupaten Landak

Bupati Landak Ingatkan Kades Pada Pembayaran Non Tunai

Published

on

Bupati Landak Ingatkan Kades Pada Pembayaran Non Tunai

Gencil News – Bupati Landak Karolin Margret Natasa melakukan sosialisasi kebijakan pembayaran non tunai dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) di Kabupaten Landak, di aula utama Kantor Bupati Landak, dengan dihadiri para peserta secara virtual, rabu (24/02/21).

Bupati Landak mengingatkan kepada seluruh Kepala Desa di Kabupaten Landak pada penerapan sistem pembayaran secara non tunai dalam pelaksanaan APBDes, dimana tahap persiapan berupa penjajakan dan pembelajaran telah dilakukan sejak tahun 2019 yang lalu.

“Saya berharap tidak ada lagi pemerintah desa yang merasa asing dengan adanya kebijakan penerapan transaksi non tunai ini. Hal ini sebenarnya sudah Kita mulai sebenarnya oleh sebagian besar desa pada tahun 2020, yakni penyaluran bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) melalui transfer dari Bank ke rekening KPM,” ucap Karolin.

Berdasarkan data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (PMPD) Kabupaten, sebanyak 90 desa telah menggunakan mekanisme pembayaran BLT-DD secara non tunai dari 156 desa yang ada di Kabupaten Landak.

Bupati Karolin menjelaskan bahwa dengan pesatnya perkembangan teknologi saat ini, penyelenggaraan pemerintahan termasuk pemerintahan desa dituntut untuk segera beradaptasi. Hal ini dilakukan sebagai sarana peningkatan kualitas kerja yang lebih produktif dan efisien.

“Dalam rangka pengelolaan keuangan desa telah digunakan aplikasi seperti Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) dan Online Monitoring Sistem Perbendaharaan Dan Anggaran Negara (OM-SPAN). Pengelolaan keuangan desa tidak terlepas dari transaksi perbankan dalam mendukung transaksi keuangan yang aman, efektif dan efisien,” terang Karolin.

Pembayaran non tunai di Kabupaten Landak bekerjasama dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bank Kalbar, yakni dengan menggunakan Cash Management System (CMS).

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabupaten Landak

Kunjungan Danlantamal XII di Sambut Bupati Kabupaten Landak

Published

on

Kunjungan Danlantamal XII di Sambut Bupati Kabupaten Landak

Gencil News – Bupati Landak Karolin Margret Natasa dan Wakil Bupati Landak Herculanus Heriadi bersama Forkopimda Landak, Sekretaris Daerah Kabupaten Landak, Kepala OPD Kabupaten Landak, dan para pengurus masjid di Kota Ngabang menyambut langsung kedatangan kunjungan kerja Komandan Lantamal XII/Pontianak Brigjend TNI (Mar) Andi Rukman ke Kabupaten Landak di Kantor Bupati Landak, Senin (12/04/21).

Bupati Landak menyambut baik kunjungan Danlantamal XII/Pontianak ke Kabupaten Landak, karena melalui kunjungan tersebut dapat membawa wawasan dan pengetahuan diberbagai bidang terutama pada bidang kemaritiman di Kalimantan Barat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dari Danlantamal XII/Pontianak Ke kabupaten Landak, Saya berharap kedatangan Komandan TNI Angkatan Laut khususnya Lantamal XII  ini dapat memberikan motivasi bagi anak-anak Kita agar dapat bercita-cita menjadi prajurit TNI-AL. Semoga Kabupaten Landak mendapatkan kuota penerimaan TNI-AL dan anak-anak Kita bisa ikuti berpartisipasi,” ucap Karolin.

Lebih lanjut Bupati Karolin berharap kedepan dapat menjalin kerjasama yang lebih baik antara Pemerintah Kabupaten Landak dengan Lantamal XII/Pontianak dibawah kepemimpinan Brigjen TNI (Mar) Andi Rukman.

“Kita Pemerintah Kabupaten Landak sudah menjalin kerjasama cukup lama dengan Lantamal XII/Pontianak, semoga dengan kepemimpinan Brigjen TNI (Mar) Andi Rukman, Kita semakin solid dalam menjalin kerjasama di berbagai bidang,” terang Karolin.

Danlantamal XII/Pontianak Brigjen TNI (Mar) Andi Rukman mengatakan bahwa saat menjabat sebagai Danlantamal XII/Pontianak, Kabupaten Landak merupakan kunjungan kerja pertamanya di Kalimantan Barat.

“Ini kunjugan kerja pertama Saya ketika menjabat sebagai Danlantamal tetapi Kabupaten Landak bukan tempat yang asing bagi Saya, karena dulu Saya pernah menjadi inspektur upacara pembukaan TMMD di Kabupaten Landak mewakili Danlanal Pontianak,” ungkap Andi.

Brigjen TNI (Mar) Andi Rukman berharap kedatangannya ke Kabupaten Landak dapat menjalin tali silahturahmi dan terus menjadi mitra kerjasama yang baik dengan Pemerintah Kabupaten Landak.

”Kita akan terus menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Landak dalam berbagai bidang. Untuk di TNI terutama di Lantamal XII/Pontianak tidak semua prajurit itu pria tetapi juga ada wanita yang men jadi prajurit di Lantamal XII/Pontianak, semoga ada anak-anak Kabupaten Landak juga mau menjadi prajurit TNI-AL,” kata Andi.

Diakhir acara Bupati Landak dan Wakil Bupati Landak bersama Danlantamal XII/Pontianak memberikan cenderamata kepada para pengurus masjid di Kota Ngabang dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah.

Continue Reading

Kabupaten Landak

190 ASN Dilingkungan Pemkab Landak Divaksinasi COVID-19

Published

on

190 ASN Dilingkungan Pemkab Landak Divaksinasi COVID-19
190 ASN Dilingkungan Pemkab Landak Divaksinasi COVID-19 - foto/Data : pemkab Landak

Gencil News – Sebanyak 190 Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Landak telah divaksinasi COVID-19 dosis pertama. Saat ditemui dalam kegiatan ini Sekretaris Dinas Kesehatan Pius Edwin Wiwin mengatakan kegiatan dilaksanakan oleh puskesmas yang digelar selama 2 hari yakni tanggal 7-8 April 2021.

“Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim dari Puskesmas Semata yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan. Jumlah penerima vaksin sebanyak 190 orang, kemudian pelaksanaanya akan dilaksanakan selama 2 hari,” ujar Sekretaris Dinas Kesehatan, Rabu (08/04/21).

Pius juga mengatakan, pada hari pertama sebanyak 103 orang ASN yang akan divaksin COVID-19 kemudian dihari berikutnya ada 70 orang.

“Perlu diketahui bahwa untuk saat ini belum semua ASN memperoleh vaksin. Dikarenakan jumlah vaksin yang tersedia dan yang kita terima jumlahnya terbatas sehingga pelayanan diberikan secara bertahap,” ucapnya.

Pius menambahkan saat dilaksanakannya kegiatan ini ditemukan masih ada sebagian kecil ASN yang belum bisa divaksin karena memiliki komorbid seperti hipertensi.

Kemudian ada juga yang ditunda karena hamil, atau sedang menurun kondisi kesehatannya.Sementara itu pada hari kedua, Kepala Puskesmas Semata Pipiyanti mengatakan bahwa tidak ada keluhan yang ditemui pada ASN yang mendapat vaksinasi .

“Sesuai alur pelayanan, usai mendapat vaksinasi semua ASN ini kita observasi kemudian kita tanyakan kembali keluhan yang mereka dapatkan usai disuntik. Berdasarkan informasi yang kita terima, rata-rata mereka tidak mengalami keluhan yang mengharuskan dilakukan tindakan perawatan. Tetapi sesuai peraturan, kita juga sudah menyiapkan alat-alat penunjang medis sebagai bentuk antisipasi,” jelas Pipiyanti yang juga sebagai Koordinator kegiatan.

Seperti diketahui bahwa 190 ASN ini pada hari pertama sebanyak 103 orang terdiri dari ASN Sekretariat Daerah sebanyak 35 orang, Inspektorat sebanyak 36 orang, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB sebanyak 10 orang, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa sebanyak 17 orang, Dinas Perhubungan sebanyak 12 orang.

Kemudian pada hari kedua sebanyak 70 orang yakni Dinas Komunikasi dan Informatika sebanyak 13 orang, Badan Keuangan dan Pengelolaan Aset Daerah sebanyak 20 orang, BKPSDM sebanyak 15 orang, BPBD sebanyak 23 orang, Kejaksaan Negeri sebanyak 5 orang, Pengadilan 4 sebanyak orang.Ditempat terpisah Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengingatkan ASN agar tidak takut untuk mengikuti Vaksinasi COVID-19, hal ini juga menjadi contoh kepada masyarakat.

“Saya memberikan apresiasi kepada para ASN yang sudah melakukan Vaksinasi COVID-19, ini menjadi contoh dan dapat mensosialisasikan Vaksinasi COVID-19 kepada masyarakat. Saya meminta kepada ASN jangan takut di vaksin,” terang Karolin.

Continue Reading

Kabupaten Landak

Kabupaten Landak Produksi Sendiri Benih Padi ‘Landak Hebat’

Published

on

Kabupaten Landak Produksi Sendiri Benih Padi ‘Landak Hebat’
Kabupaten Landak memiliki terobosan baru dibidang pertanian dengan menghasilkan benih padi sendiri yakni benih padi unggul bersertifikat ‘Landak Hebat’ dengan jenis varietas padi Inpari Mekongga. Foto/data : Pemkab Landak

Gencil News – Kabupaten Landak memiliki terobosan baru dibidang pertanian dengan menghasilkan benih padi sendiri yakni benih padi unggul bersertifikat ‘Landak Hebat’ dengan jenis varietas padi Inpari Mekongga.

Mekongga adalah varietas unggul nasional yang cukup baik tumbuh di Kabupaten Landak serta sudah beradaptasi dengan karateristik tanah dan suhu di Kabupaten Landak.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Landak sangat serius dalam mengolah potensi pertanian di Kabupaten Landak salah satunya pada sektor padi, karena hal ini sejalan dengan perintah Presiden Jokowi untuk mengalakkan ketahanan pangan nasional.

“Benih padi Landak Hebat ini merupakan benih padi yang memang besar berasal dari kelompok-kelompok penangkar benih di Kabupaten Landak dan dari mereka Kita beli benih tersebut dengan melalui APBD Kabupaten Landak serta benih ini Kita bagikan kembali ke para petani. Seperti kemarin di Kecamatan Sompak Kita sudah membagikan benih padi Landak Hebat ini,” ucap Karolin di Ngabang, kamis (08/04/21).

Bupati Karolin mengajak para kelompok tani untuk dapat membuat penangkaran benih selain memproduksi beras, hal ini mengingat potensi besar dibidang pertanian yang bisa dikembangkan di Kabupaten Landak.

“Dalam Kita menjaga dan mendukung ketahanan pangan nasional, maka Saya meminta kelompok tani juga berinovasi dalam membentuk penangkaran benih padi. Ini bertujuan agar Kita di Kabupaten Landak tidak kekurangan benih padi dan bisa kita jual juga ke luar Kabupaten Landak,” ungkap Karolin.

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Landak Sahbirin menjelaskan saat ini varietas mekongga sudah tersebar di beberapa wilayah di Kabupaten Landak dengan jenis padi sawah untuk lahan irigasi dan tadah hujan.

“Varietas Mekongga ini banyak dikembangkan di Kecamatan Sengah Temila, Kecamatan Mandor, Kecamatan Menjalin dan Kecamatan Mempawah Hulu. Varietas mekongga ini, sementara tersedia di UPTD Balai Benih Tanaman Pangan Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Landak dengan perbanyakannya melalui penangkar di Takiung, Desa Sidas dan Andeng,” terang Sahbirin.

Continue Reading

Kabupaten Landak

Musrenbang RKPD Kabupaten Landak, Karolin Sampaikan 10 Hal Penting

Published

on

Musrenbang RKPD Kabupaten Landak, Karolin Sampaikan 10 Hal Penting
n Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Landak secara virtual. Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Kalimantan Barat, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat Dapil Kabupaten Landak, Ketua dan Wakil Ketua beserta Anggota DPRD Landak, Forkopimda Kabupaten Landak, Sekda Landak, Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Landak, selasa (23/03/21). foto/data Pemkab Landak

Gencil News – Bupati Kabupaten Landak Karolin menyampaikan sepuluh hal penting guna menyusun program yang dianggap mampu menjawab permasalahan dan tantangan yang ada.

Sepuluh issue faktual ini, Bupati Karolin sampaikan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Landak secara virtual.

“Semua rangkaian kegiatan yang kita lakukan ini sebelumnya sudah kita laksanakan pada tanggal 15-16 Maret yang lalu hingga pada acara Musrenbang tingkat kabupaten hari ini adalah upaya kita untuk menyusun perencanaan pembangunan yang lebih baik guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ucap Bupati Landak.

Lebih lanjut Bupati Landak juga mengatakan bahwa Musrenbang ini sangat penting karena merupakan faktor penentu keberhasilan pembangunan di Kabupaten Landak.

“Kegiatan Musrenbang kali ini sangat penting dan mempunyai arti yang sangat strategis karena merupakan salah satu faktor yang sangat menentukan keberhasilan pencapaian tujuan pembangunan. Kemudian hal ini juga merupakan tahapan proses perencanan pembangunan terintegrasi baik dari pusat, provinsi dan kabupaten,” ujar Karolin.

“Dalam kesempatan ini saya juga akan memaparkan 10 issue faktual yang menjadi perhatian kita bersama diantaranya penguatan tata kelola pemerintahan dalam upaya percepatan reformasi birokrasi, peningkatan pembangunan sarana prasarana fasilitas umum, penguatan pelayanan kesehatan dan pendidikan, penguatan ketahanan pangan, pengembangan industri daerah, optimalisasi pemberdayaan dan kesiapan masyarakat daerah dalam persaingan ekonomi, meningkatkan stabilitas keamanan, optimalisasi pengelolaan sumber daya alam yang ramah lingkungan, percepatan pembangunan dan memaksimalkan potensi yang ada di desa dan yang terakhir penanangan Pandemi Covid-19,” jelas Bupati Karolin.

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

TRENDING