Kabupaten Landak

Bupati Landak Minta Apoteker Beri Konseling Pengguna Obat

Malaysia Jajaki Beli Obat COVID Merck
ilustrasi (dok.istimewa)

Gencil News –  Dalam rangka memperingati Hari Apoteker Sedunia tahun 2022 dengan tema Apoteker Bersatu Dalam Aksi Menuju Dunia yang Lebih Sehat, yang diselenggarakan oleh Ikatan Apoteker Indonesia Pengurus Cabang Kabupaten Landak, di Halaman Kantor Bupati Landak. pada Minggu 25/9/22.

Bupati Landak, Samuel menyampaikan sambutan bahwa hal ini dapat diwujudkan dengan memberikan konseling kepada pasien dan masyarakat mengenai penggunaan obat.

“Hal ini dapat diwujudkan dengan memberikan konseling kepada pasien dan masyarakat terkait penggunaan obat yang benar. Oleh karena itu apoteker perlu tampil lebih ke depan tidak hanya di belakang layar,” kata Samuel.

Ia berpesan kepada seluruh apoteker yang bertugas di Kabupaten Landak untuk terus meningkatkan kompetisi diri di tempat masing-masing, karena menurutnya Farmasi adalah yang bertanggung jawab besar atas obat-obatan.

Baca juga   Bupati Landak Mutasi Kepala SMP dan SD

“Melalui Peringatan Hari Apoteker Sedunia ini, semoga apoteker dapat semakin dikenal oleh masyarakat serta dapat selalu meningkatkan kompetensi diri di masing-masing instansi tempat mereka bertugas sehingga kesehatan masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Landak senantiasa terjamin,” katanya.

Samuel juga mengatakan, berdasarkan PP No. 51 Tahun 2009 tentang Kefarmasian bahwa pekerjaan kefarmasian adalah sebagai pengendali mutu sediaan farmasi, pengamanan, pengadaan, penyimpanan dan pendistribusian atau penyaluran obat, pengelolaan obat, pelayanan obat atas resep dokter, pelayanan informasi obat, serta pengembangan obat, bahan obat dan obat tradisional.

“Pelayanan kefarmasian merupakan pelayanan kesehatan yang mempunyai peran penting dalam mewujudkan kesehatan bermutu, dimana apoteker sebagai bagian dari tenaga kesehatan yang mempunyai tugas dan tanggung jawab yang besar dan luas dalam mewujudkan pelayanan kefarmasian yang aman, bermutu dan berkualitas,” tuturnya.

Baca juga   Bupati Karolin Terus Berkoordinasi Agar Listrik Bisa Masuk Desa

Dia juga menyampaikan bahwa profesi farmasi harus dikenalkan pada masyarakat luas, karena farmasi juga memiliki tanggung jawab atas kesehatan masyarakat.

“Seperti saat mereka memeriksakan dirinya pada dokter dan memerlukan obat. Farmasilah yang semestinya menjamin bahwa pasien mendapatkan obat yang benar, digunakan dengan cara yang tepat, dan menghasilkan efek yang diharapkan,” katanya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERPOPULER

To Top