Cegah Pelanggaran Pilkada Diwilayah Perbatasan, Pemkab Landak Bersama Bawaslu Adakan Rakor
Connect with us

Kabupaten Landak

Cegah Pelanggaran Pilkada Diwilayah Perbatasan, Pemkab Landak Bersama Bawaslu Adakan Rakor

Published

on

Cegah Pelanggaran Pilkada Diwilayah Perbatasan, Pemkab Landak Bersama Bawaslu Adakan Rakor
Pemerintah Kabupaten Landak bersama dengan Bawaslu Kabupaten Landak mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama dengan Forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) dan Forum komunikasi pimpinan kecamatan (Forkopimcam) Banyuke Hulu dan Air Besar, Rabu (11/11/20). Foto/data Pemkab Landak

Gencil News – Dalam rangka meningkatkan pengawasan diwilayah perbatasan dan untuk mengantisipasi terjadinya pelanggaran dalam penyelengaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Pemerintah Kabupaten Landak bersama dengan Bawaslu Kabupaten Landak mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama dengan Forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) dan Forum komunikasi pimpinan kecamatan (Forkopimcam) Banyuke Hulu dan Air Besar, Rabu (11/11/20).

Dalam Rakor ini Bupati Landak Karolin Margret Natasa menyampaikan walaupun Kabupaten Landak tidak melaksanakan Pilkada tahun ini, tetapi kabupaten tetangga yang berbatasan dengan Kabupaten Landak yaitu Kabupaten Bengkayang yang melaksanakan pemilihan Kepala Daerahnya.

Untuk itu menurutnya perlu juga dilakukan persiapan untuk meningkatkan pengawasan diwilayah yang berbatasan dengan Kabupaten Bengkayang tersebut saat pelaksanaan Pilkada nantinya.

“Pada hari ini kita bertemu dalam salah satu upaya kita mengantisipasi situasi keamanan di Kabupaten Landak dalam rangka Pilkada yang dilaksanakan oleh Kabupaten tetangga kita yaitu kabupaten Bengkayang yang berbatasan langsung dengan kabupaten Landak,” ujar Karolin.

Sebagaimana diketahui Kabupaten Bengkayang berbatasan langsung dengan dua kecamatan di Kabupaten Landak, yaitu Kecamatan Banyuke Hulu dan Kecamatan Air Besar serta berbatasan juga dengan beberapa desa, sehingga perlu dilakukan antisipasi berbagai potensi pelanggaran.

“Tentu dari pemerintah kita harus mengantisipasi apa saja yang mungkin bisa terjadi, mulai dari pelanggaran Pemilu administrasi pemilih. Pilkada di Bengkayang, yang nyoblos orang Landak, bisa saja itu terjadi,” tukas Karolin.

Sebagai Kepala Daerah, Karolin tidak ingin masyarakatnya dikemudian hari terjerat kasus hukum yang berkaitan dengan Pilkada diwilayah lain.

“Saya tidak ingin masyarakat kita bermasalah dengan hukum. Oleh karena itu, sosialisasi dan imbauan harus kita lakukan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” harapnya.

Sementara itu Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Barat Ruhermansyah mengungkapkan potensi pelanggaran memang tidak hanya pada wilayah yang melaksanakan Pilkada, tetapi juga bisa terjadi dibatas wilayah tempat dilaksanakannya Pilkada tersebut sehingga fokusnya memang dibatas wilayah.

“Pelanggaran ini bisa terjadi dilokasi yang melaksanakan Pilkada, bisa juga diluar lokasi Pilkada, karna luasnya wilayah jadi fokusnya diperbatasan saja, ” ungkapnya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabupaten Landak

Karolin Harap PBB Bisa Berikan Kontribusi Dalam Membangun Landak

Published

on

By

Karolin Harap PBB Bisa Berikan Kontribusi Dalam Membangun Landak

Gencil News- Bupati Landak, Karolin Margret Natasa berharap agar Pemuda Batak Bersatu (PBB) bisa memberikan kontribusinya dalam membangun Kabupaten Landak.

“Saya berharap organisasi ini dapat menjadi wadah penopang pembangunan dan berperan aktif. Sebagai penggerak pemersatu kebhinekaan di Kabupaten Landak melalui kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan,” kata Karolin. Dalam sambutannya pada acara pelantikan DPC PBB di Aula Kantor Bupati Landak, Selasa (27/07/21).

Ia mengajak kepada semua organisasi masyarakat untuk bisa terus menjaga keutuhan persatuan serta kesatuan bangsa dimanapun berada.

“Sekarang ini tidak dapat kita pungkiri bahwa ada keberadaan organisasi yang merugikan masyarakat. Hal ini tidak terlepas dari kenyataan karena dalam praktiknya bukan memberikan kontribusi yang baik tetapi justru menjadi beban masyarakat,” ujarnya.

Lanjutnya, bupati Karolin mengajak kepada semua warga untuk bisa selalu mejaga diri selama pandemi covid-19.

“Saya tidak henti-hentinya mengingatkan kita semua untuk tetap menerapkan protokol kesehatan 5M. Yakni mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan serta mengurangi mobilitas. Ingat saat ini virus Corona varian baru sudah ada di Indonesia, pemerintah juga menganjurkan untuk menggunakan masker yang memiliki 4 lapis serta selalu memakai masker saat berhadapan dengan orang lain,” pungkasnya.

Continue Reading

Kabupaten Landak

Banjir Akibatkan Jembatan Penghubung Rusak Di Kecamatan Mandor

Published

on

By

Banjir Membuat Jembatan Penghubung Rusak Di Kecamatan Mandor

Gencil News- Hujan deras yang melanda daerah Kalimantan Barat dari selasa dini hari 13 Juli 2021. Ini membuat beberapa wilayah mengalami banjir.

Banjir yang melanada pada beberapa daerah yang ada di Kalbar ini membuat beberapa infrastruktur jalan mengalami kerusakan. Seperti pada wilayah Desa Salatiga, Kecamatan Mandor.

Camat Mandor, Arjudin membenarkan kejadian ini. Ia mengatakan bahwa jembatan itu ada pada daerah Salatiga.

“Iya, ada jembatan di Salatiga yang amblas akibat hujan dan banjir ini,” kata Arjudin

Jembatan yang banjir terjang ini mengakibatkan sebagian runtuh berada pada jalan raya dari arah Salatiga menuju ke desa kayu tanam, kecamatan Mandor, Kalimantan Barat.

Saat ini ia berharap agar warga yang ingin melewati ruas jalan ini untuk bisa berhati-hati.

“Sudah kami beri tanda untuk menghindari kecelakaan,”ujarnya.

Hal ini dibenarkan masyarakat yang sempat melewati jalan tersebut.

“iya benar, tadi saya lewat situ. Saya harap kepada semua untuk bisa berhati-hati jika ingin melewati jalan tersebut, karena jalan juga licin,”kata salah satu masyarakat kepada gencilnews pada hari rabu 14 Juli 2021.

Kini pada beberapa bagian air sudah mulai memasuki permukiman penduduk dan ruas jalan.

Kepada masyarakat harap berhati-hati, dari pantauan BMKG. Prakiraan cuaca pada daerah Kalimantan Barat pada tanggal 13 sampai 16 Juli 2021 harap berwaspada akan cuaca ekstrim. Cuaca ini mengakibatkan genangan, banjir, tanah longsor dan sebagainya.

Continue Reading

Kabupaten Landak

Bupati Landak Launching Kampung Tangguh Anti Narkoba

Published

on

Bupati Landak Launching Kampung Tangguh Anti Narkoba
Bupati Landak Launching Kampung Tangguh Anti Narkoba - Foto /data : Pemkab Landak

Gencil News – Bupati Landak Karolin Margret Natasa bersama Kapolres Landak AKBP Ade Kuncoro yang didampingi Camat Ngabang, Kades Hilir Kantor, Kapolsek Ngabang, Kasat Narkoba dan Kasat Binmas meresmikan Kampung Tangguh Anti Narkoba di Desa Hilir Kantor, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak serta penyerahan tong air cuci tangan untuk tempat ibadah yang berada di wilayah Desa Hilir Kantor, selasa (06/07/21).

Launching kampung tangguh anti narkoba merupakan bentuk kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Landak dengan Polres Landak dalam permasalahan narkoba yang menjadi tanggung jawab bersama agara dapat melalukan pemberantasan narkoba dari tingkat desa.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengatakan Pemerintah Kabupaten Landak berupaya agar narkoba tersebut bisa dikendalikan dan tidak merusak masa depan anak-anak Kabupaten Landak sehingga dengan adanya kampung tangguh anti narkoba ini menjadi wadah bagi masyarakat dalam menangani permasalahan narkoba.

“Jadi memang jumlah kasus narkoba yang diungkap melebihi target yang ditetapkan oleh Polres Landak maupun Polda Kalbar dan ini menandakan bahwa kasus narkoba ini seperti grafik gunung es. Oleh karena itu pemerintah berupaya bagaimana caranya agar masalah narkoba ini bisa dikendalikan serta tidak merusak masa depan anak-anak kita dan generasi kita. Nah cara yang paling efektif adalah melindungi diri sendiri, melindungi keluarga kita dan melindungi lingkungan kita,” terang Karolin.

Sementara itu, Kapolres Landak AKBP Ade Kuncoro menjelaskan bahwa narkoba adalah musuh bersama sehingga perlu kerja bersama dalam memberantas narkoba, dan berdasarkan data secara nasional ditahun 2020 ada 38.293 kasus yang diungkap di seluruh Indonesia.

“Untuk di Kabupaten Landak sendiri pengungkapan kasus narkotika yang ditangani Polres Landak dalam kurun waktu 2 tahun terakhir yakni tahun 2019 dan tahun 2020 yang mana di tahun 2019 sebanyak 29 kasus sedangkan di tahun 2020 sebanyak 36 kasus dan rata-rata setiap tahunnya mengalami peningkatan,” jelas Ade Kuncoro.

Menanggapi pemberian bantuan tong air cuci tangan untuk tempat ibadah Bupati Karolin meminta pengurus tempat-tempat ibadah untuk benar-benar menerapkan protokol kesehatan dan mensosialisasikan protokol kesehatan kepada masyarakat.

“Ini bantuan jangan hanya menjadi pajangan di tempat ibadah, namun diisi air, diberi sabun disuruh masyarakat menggunakan tempat cuci tangan itu. Sehingga kita bisa benar-benar menjaga diri kita dan keluarga kita,” pinta Karolin.

Continue Reading

Kabupaten Landak

Upaya Meningkatkan Panganan Khas Landak, Karolin Berikan Bantuan

Published

on

By

Upaya Meningkatkan Panganan Khas Landak, Karolin Berikan Bantuan

Gencil News- Bupati Landak, Karolin Margret Natasa memberikan bantuan kepada PKK Desa Hilir Tengah. Dalam upaya untuk meningkatkan serta memanfaatkan panganan khas Kabupaten Landak, pada hari Rabu (30/06/2021).

Bupati Karolin yang saat itu bersama dengan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Landak, Camat Ngabang, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Ngabang, Kepala Desa Hilir Tengah serta Ketua Tim Penggerak PKK Desa Hilir Tengah.

Adapun bantuan itu berupa alat-alat pembuatan kue yang merupakan bantuan dari PKK Provinsi Kalimantan Barat. Bantuan ini diberikan kepada kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga We’ Ola Tim PKK Desa Hilir Tengah.

Ia berharap bantuan ini bisa untuk mengembangkan produk-produk unggulan dari UP2K We’ Ola.

“Ini diberikan agar UP2K We’ Ola dapat membuat produk makanan ataupun kue yang mendapatkan hasil yang bisa diterima masyarakat luas. Bahkan bisa masuk ke pasar modern. Dengan bantuan ini kita bisa meningkatkan kualitas produk-produk panganan khas Kabupaten Landak,” kata Karolin.

Ia juga menegaskan bahwa dalam persaingan dagang sudah barang tentu perlu kualitas serta ciri khas yang bisa bersaing pada pasaran. Dengan membuat kemasan dan harga yang menarik.

“Saya contohkan makanan ringan yang terbuat dari keladi itu kan banyak. Tetapi bagaimana kita di Kabupaten Landak membuat olahan dari keladi bisa berbeda dari produk-produk yang ada di tempat lain. Sehingga di pasaran produk kita memiliki ciri khas tersendiri,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa PKK Kabupaten Landak untuk mendapatkan bantuan UP2K ataupun kelompok-kelompok yang menjual makanan khas Kabupaten Landak agar bisa mempromosikan melalui PKK.

“Saya berpesan kepada PKK untuk dapat membantu UKM kita dalam mempromosikan produk-produk mereka. Misalnya PKK bisa menjalin kerjasama kepada Indomart, alfamart ataupun pasar modern lainnya. Sehingga produk-produk dari Kabupaten Landak bisa terjual di sana,” pungkasnya.

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

Advertisement

TRENDING