Jelang Imlek Bupati Landak Silahturahmi Dengan Tokoh Tionghoa
Connect with us

Kabupaten Landak

Jelang Imlek Bupati Landak Silahturahmi Dengan Tokoh Tionghoa

Published

on

Jelang Imlek Bupati Landak Silahturahmi Dengan Tokoh Tionghoa
Jelang Imlek Bupati Landak Silahturahmi Dengan Tokoh Tionghoa - Foto/data : Pemkab Landak

Gencil News – Bupati Landak Karolin Margret Natasa yang didampingi Camat Ngabang Nomensen dan Anggota DPRD Kabupaten Landak Bernadus Mariadi menerima kedatangan Tokoh-tokoh Masyarakat Tionghoa Kabupaten Landak dalam agenda silaturahmi antara Bupati Landak dengan Tokoh Masyarakat Tionghoa di Rumah Dinas Pendopo Bupati Landak, senin (08/02/21) malam.

Tokoh masyarakat Tionghoa ini terdiri Ketua MABT Kabupaten Landak Edi Yanto, Ketua Yayasan Hati Suci Ngabang Sutrisno Lie, Ketua Kelenteng Hati Murni Ngabang Jhoni Aleng serta perwakilan masyarakat Tionghoa dengan melaksanakan Protokol Kesehatan COVID-19.

Dalam pertemuan tersebut selain melakukan silahturahmi juga berkoordinasi terkait menjelang perayaan tahun baru Imlek 2571 tahun 2021 di Kabupaten Landak serta mendukung, melaksanakan dan menjalankan Surat Edaran Bupati Landak Nomor : 400/050/BAG-KESRA/2021 tentang pembatasan kegiatan masyarakat dan pelarangan sementara kegiatan perayaan tahun baru Imlek 2571 tahun 2021.

“Kami masyarakat Tionghua siap melaksanakan dan menjalankan Surat Edaran Bupati Landak terkait pelaksanaan ibadah di Kelenteng Hati Murni, Kami siap melaksanakan dan menjalankan prokes dengan ketat terhadap masyarakat yang akan melaksanakan ibadah di Kelenteng.

Kami selaku etnis masyarakat Tionghoa mempunyai tradisi pada saat Imlek yakni menghidupkan petasan/mercon disetiap rumah pada hari pertama Imlek dan pada saat akan buka pintu rumah yang biasanya dilakukan dari dini hari sampai pagi hari, kami mohon kebijakan terkait itu dan kami menjamin bahwa tradisi tersebut tidak mengundang kerumunan karena dilakukan di masing-masing setiap rumah,” ungkap Ketua Kelenteng Hati Murni Ngabang Jhoni Aleng.

Menanggapi dukungan yang diberikan masyarakat Tionghoa terkait Surat Edaran Bupati Landak dalam melaksanakan perayaan tahun baru imlek 2571, Bupati Landak mengucap terima kasih kepada Tokoh masyarakat Tionghoa yang sudah membantu mensosialisasikan Surat Edaran tersebut ke masyarakat.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Tionghoa atas dukungannya selama ini dalam segala hal, Saya berharap agar sinergitas, silaturahmi yang selama ini sudah terjalin tetap terjaga. Untuk perayaan Imlek tahun 2021 selaku Bupati Landak Saya meminta maaf kepada masyarakat karena sampai membuat Surat Edaran terkait pelaksanaan perayaan Imlek, sama hal nya seperti dengan perayaan Natal dan Idul Fitri, ini semata-mata dilakukan guna menekan angka penyebaran COVID-19 di Kabupaten Landak dimohon utk dipahami, dimengerti dan dilaksanakan,” terang Karolin.

Bupati Karolin meminta kepada pengurus kelenteng agar dapat mengatur jadwal kunjungan masyarakat Tionghoa yang akan melaksanakan ibadah sebelum tahun baru Imlek hingga perayaan tahun baru Imlek dengan menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat.

Untuk tradisi petasan atau mercon Bupati Karolin sangat memahami dan memaklumi tentang apa yang sudah menjadi tradisi di masyarakat Tionghoa maupun Agama Konghucu, sehingga Bupati meminta tidak menyalakan kembang api secara berlebihan.

“Untuk tradisi petasan atau mercon diharapkan melakukan secara sederhana dan hanya di rumah saja dan itu merupakan tradisi yang harus dilaksanakan. Tetapi untuk kembang api Saya meminta jangan dulu, karena masyarakat Kita ketika ada permainan kembang api akan melakukan kerumunan, dan itu yang kita hindari,” pinta Karolin.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabupaten Landak

Bupati Landak Ingatkan Kades Pada Pembayaran Non Tunai

Published

on

Bupati Landak Ingatkan Kades Pada Pembayaran Non Tunai

Gencil News – Bupati Landak Karolin Margret Natasa melakukan sosialisasi kebijakan pembayaran non tunai dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) di Kabupaten Landak, di aula utama Kantor Bupati Landak, dengan dihadiri para peserta secara virtual, rabu (24/02/21).

Bupati Landak mengingatkan kepada seluruh Kepala Desa di Kabupaten Landak pada penerapan sistem pembayaran secara non tunai dalam pelaksanaan APBDes, dimana tahap persiapan berupa penjajakan dan pembelajaran telah dilakukan sejak tahun 2019 yang lalu.

“Saya berharap tidak ada lagi pemerintah desa yang merasa asing dengan adanya kebijakan penerapan transaksi non tunai ini. Hal ini sebenarnya sudah Kita mulai sebenarnya oleh sebagian besar desa pada tahun 2020, yakni penyaluran bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) melalui transfer dari Bank ke rekening KPM,” ucap Karolin.

Berdasarkan data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (PMPD) Kabupaten, sebanyak 90 desa telah menggunakan mekanisme pembayaran BLT-DD secara non tunai dari 156 desa yang ada di Kabupaten Landak.

Bupati Karolin menjelaskan bahwa dengan pesatnya perkembangan teknologi saat ini, penyelenggaraan pemerintahan termasuk pemerintahan desa dituntut untuk segera beradaptasi. Hal ini dilakukan sebagai sarana peningkatan kualitas kerja yang lebih produktif dan efisien.

“Dalam rangka pengelolaan keuangan desa telah digunakan aplikasi seperti Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) dan Online Monitoring Sistem Perbendaharaan Dan Anggaran Negara (OM-SPAN). Pengelolaan keuangan desa tidak terlepas dari transaksi perbankan dalam mendukung transaksi keuangan yang aman, efektif dan efisien,” terang Karolin.

Pembayaran non tunai di Kabupaten Landak bekerjasama dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bank Kalbar, yakni dengan menggunakan Cash Management System (CMS).

Continue Reading

Kabupaten Landak

40 Pegawai Terima SK PPPK, Bupati Landak Minta Pegawai Disiplin Kerja

Published

on

40 Pegawai Terima SK PPPK, Bupati Landak Minta Pegawai Disiplin Kerja
40 Pegawai Terima SK PPPK, Bupati Landak Minta Pegawai Disiplin Kerja - Foto/Data Pemkab Landak

Genci News – Bupati Landak Karolin Margret Natasa menyerahkan Keputusan Bupati Landak tentang Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I, sekaligus melantik dan mengambil sumpah pegawai PPPK di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Landak di Aula Kantor Bupati Landak, Selasa (16/02/21).

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Landak, Sekda Landak, Staf Ahli, Asisten Sekda, serta Kepala OPD terkait.

Dalam sambutanya Bupati Landak menyampaikan bahwa penerimaan PPPK dilakukan melalui proses seleksi yang sangat ketat dengan mengikuti peraturan yang berlaku.

“Sebagaimana Kita ketahui bahwa penerimaan PPPK dilakukan melalui proses seleksi yang sangat ketat dan tentunya merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi seseorang yang telah berhasil lolos dalam seleksi tersebut,” ujar Bupati Landak.

Dalam kegiatan ini Bupati Karolin meminta para pegawai untuk melaksanakan kewajiban dengan penuh tanggung jawab, berintegrasi serta menjunjung tinggi nilai kehormatan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Jika pegawai menunjukan kinerja yang baik maka saudara akan mendapatkan perhatian dan penghargaan yang setimpal sesuai prestasi yang saudara miliki, tetapi sebaliknya saudara akan mendapat hukuman disiplin jika melakukan tindakan indipliner, tidak menjunjung kinerja yang baik atau melanggar peraturan. Bahkan akan sampai pada tidak diperpanjangnya perjanjian kerja setelah selesainya masa perjanjian kerja tahap pertama ini,” jelas Bupati Landak.

Lebih lanjut Bupati Karolin berharap kepada para pegawai untuk terus belajar supaya kemampuan dan kompetensi pegawai terus berkembang dengan perkembangan zaman yang terus maju.

“Saudara-saudara juga harus terus belajar supaya memiliki kemampuan dan kompetensi, karena sebagai ASN kita dituntut untuk dapat menggunakan teknologi sebagai penunjang pekerjaan dalam peningkatan profesionalisme, kinerja dan kompetensi,” imbuhnya.

Sebelum mengakhiri sambutan Bupati berpesan dalam melaksanakan tugas dimanapun posisinya harus mampu menjadi teladan bagi pegawai dengan mengutamakan kedisiplinan dan selalu taat pada peraturan perundang-undangan yang berlaku dan tetap mengedepankan pengabdian, dedikasi, loyalitas dan tanggung jawab sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, bahkan sosok aparatur harus menjadi figur yang patut dan pantas menjadi teladan masyarakat dalam perilaku kedinasan dan pergaulan sehari-hari.

“Bagi saudara-saudara yang bertugas di daerah terpencil, anda harus mampu berinteraksi dengan masyarakat disekitar serta dapat memberikan pengaruh-pengaruh yang baik atau berpengaruh positif bagi masyarakat dimanapun saudara ditugaskan,” pinta Karolin

.Seperti diketahui bahwa pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja tahap I ini sebanyak 40 orang pegawai yang terdiri dari 17 tenaga guru, sedangkan 23 orang lainnya merupakan tenagah penyuluh pertanian yang proses penerimaannya dilakukan pada tahun 2019 dengan mengikuti proses seleksi kompetensi menggunakan system Computer Asisted Test (CAT) Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Continue Reading

Kabupaten Landak

Kepala Bank Kalbar Tinjau Potensi Wisata Air Merah Kabupaten Landak

Published

on

By

Kepala Bank Kalbar Tinjau Potensi Wisata Air Merah Kabupaten Landak
Kepala Bank Kalbar, Kades Mungguk, serta Ketua Pokdarwis Mutiara meninjau wisata Air Merah Di Desa Mungguk Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak

Gencil News – Kepala Bank Kalbar, Kades Mungguk, serta Ketua Pokdarwis Mutiara Desa Mungguk tinjau potensi Wisata Air Merah.

Mungguk-Ngabang- Dukung Wisata Desa Mungguk Kepala Bank Kalbar Cabang Ngabang bersama tim kunjungi Wisata Air Merah. Rabu, (17/02/21).

Toni Akbar Ketua Pokdarwis Mutiara Desa Mungguk Kecamatan Ngabang Kabupaten Landak dengan senang hati dapat menyambut kedatangan Kepala Bank Kalbar. Kepala Bank Kalbar datang bersama tim di Desa Mungguk serta dapat berkunjung ke Wisata Air Merah. Salah satu objek wisata alam di Desa Mungguk.

“Harapannya dengan datangnya Kepala Bank Kalbar bersama tim di Desa Mungguk dan berkunjung di Wisata Air Merah. Dapat membantu mempromosikan Wisata Air merah dan secara perlahan dapat membantu membangun Wisata Air Merah. Demi kemajuan wisata Air Merah kedepan serta menambah jumlah pengunjung nantinya, ” Ungkapnya.

Kepala Bank Kalbar Cabang Ngabang Sudirman mengatakan melihat potensi wisata Air Merah yang sangat cocok sebagai objek wisata. Serta jarak dari pusat kota sangat dekat hanya membutuhkan waktu -+ 30 menit.

“Sehingga kami bersama tim memiliki komitmen untuk membantu pembangunan Air merah. Semoga bantuan kami dapat menambah nilai Wisata Air Merah, “Ujarnya

Sudirman menambahkan Desa Mungguk harus mempunya brand lokal yang dapat di jual yang menjadi daya tarik wisata. Kemudian makanan lokal, kerajinan lokal serta pembenahan desa yang khas untuk Desa Mungguk. Selain itu Aman, Tertip, Bersih, Sejuk, Indah, Ramah Tamah serta Kenangan harus tetap di jaga.

Mulyadi Kades Desa Mungguk mengatakan kami atas nama Pemerintah Desa Mungguk sangat senang dengan kedatangan pihak Bank Kalbar. Serta menambah semangat kami untuk membangun desa kami, mudah-mudahan dengan bantuan pihak Bank Kalbar Desa Mungguk. Objek Wisata Desa Mungguk kedepannya dapat semakin dikenal, menambah kunjungan wisata hingga menambah nilai Desa Mungguk di Masyarakat.

Objek Wisata Sebagai Investasi Desa

Kades Mungguk juga apresiasi Kepada Masyarakat yang mulai sadar dengan pentingnya Bidang Pariwisata. Serta objek wisata karena adanya Objek wisata kedepannya menjadi investasi Desa.

“Semoga kedepannya dapat mendongkrak perekonomian masyarakat Desa,” Pungkasnya

Dalam hal ini Mulyadi juga mengapresiasi kepada pemuda Desa Mungguk yang telah semangat membangun objek Wisata Desa Mungguk terutama Air Merah.

Citizen Report : Ya’ Hari Purwadi

Continue Reading

Advertisement

KORAN GENCIL NEWS

TRENDING