Jembatan Gantung Senilai Rp13 Milyar Sudah Diresmikan Bupati Landak
Connect with us

Kabupaten Landak

Jembatan Gantung Senilai Rp13 Milyar Diresmikan Bupati Landak

Published

on

Jembatan Gantung Senilai Rp13 Milyar Sudah Diresmikan Bupati Landak
Bupati Karolin meresmikan empat jembatan gantung besi di Kabupaten Landak

Gencil News – Bupati Landak, Karolin Margret Natasa meresmikan empat jembatan gantung besi yang berada di Kabupaten Landak. Keempat jembatan gantung tersebut berada di Desa Kampet, Desa Sungai Kelik, Desa Angkangin dan Desa Sekendal.

Peresmian secara simbolis berpusat di Desa Kampet. Keempat jembatan tersebut total menghabiskan anggaran pembangunan sebesar Rp13 milyar. Dengan rincian untuk jembatan gantung Kampet dengan biaya Rp2,4 milyar, jembatan gantung Sungai Kelik Rp3,4 milyar, jembatan Angkangin Rp5,2 milyar, dan jembatan gantung Sekendal RP2 milyar.

“Ini gotong royong pembangunannya, sebagian dari pemerintah pusat melalui Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal. Juga Transmigrasi dan sebagian lagi dari Pemerintah Kabupaten Landak. Sekarang sudah Saya resmikan dan bisa masyarakat gunakan,” kata Karolin Margret

Karolin mengajak masyarakat untuk menjaga jembatan tersebut agar dapat bertahan sampai 20 tahun mendatang.

“Jadi dijaga ya, jangan sampai rusak. Karena kalau tidak, umur jembatannya tidak sampai berumur 20 tahun,” pesannya

Menurutnya jika masyarakat dapat menggunakan jembatan tersebut dengan awet, Maka pemkab dapat melanjutkan pembangunan lainnya di Kabupaten Landak. Ia menilai masih banyak daerahnya yang minim pembangunan.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabupaten Landak

Ritual Adat Naik Dango Ke XXXVI Tahun 2021 Ngabang

Published

on

Ritual Adat Naik Dango Ke XXXVI Tahun 2021 Ngabang

Gencil News – Penyelenggaraan Ritual Adat Naik Dango tahun ini dilaksanakan secara terbatas dan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Dalam sambutan Gubernur Kalbar yang dibacakan Asisten Administrasi dan Umum, Sekundus, S.Sos., M.M., mengatakan bahwa pelaksanaan Ritual Adat Naik Dango ke XXXVI Tahun 2021 merupakan perhelatan seni budaya daerah yang bersifat nasional dan terbuka untuk umum. Acara ini telah masuk dalam _Calender of Event_ Provinsi Kalimantan Barat.

Namun dalam kondisi pandemi Covid-19, diharapkan masyarakat dapat menyesuaikan keadaan normal baru dengan menerapkan protokol kesehatan, yakni mencuci tangan, memakan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan meningkatkan imunitas tubuh.

“Kemudian event ini merupakan wahana untuk memberikan apresiasi dan sekaligus sebagai wadah dalam pelestarian seni budaya, khususnya seni budaya masyarakat Dayak menuju masyarakat yang Adil Ka’Talino Bacuramin Ka’ Saruga, Basengat Ka’ Jubata,” ujar Sekundus, yang juga menjabat Ketua Dewan Adat Dayak Kota Pontianak.

Dikatakannya, pelaksanaan Ritual Adat Naik Dango merupakan acara ritual yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun selepas panen, sebagai wujud ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Mahakuasa atas penyertaan rezeki yang diberikan-Nya.

“Oleh karena itu, dalam memahami pelaksanaan ritual adat naik dango ini kiranya tidak hanya semata-mata terfokus pada acara seremonial belaka, namun juga apresiasi terhadap nilai-nilai positif, pelestarian, dan pengembangan kebudayaan, sehingga pada gilirannya nanti dapat mewujudkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas, serta memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan,” harap Sekundus.

Masih kata Asisten Administrasi dan Umum, mencermati pelaksanaan Ritual Adat Naik Dango ke XXXVI tahun 2021 kali ini, dia mengajak seluruh masyarakat khususnya di Kabupaten Landak, untuk mendukung event seni budaya sebagai kebanggaan bersama milik Indonesia.

Continue Reading

Kabupaten Landak

Percepat Pengendalian COVID-19, Bupati Landak Laksanakan Rakor PPKM

Published

on

Percepat Pengendalian COVID-19, Bupati Landak Laksanakan Rakor PPKM
Percepat Pengendalian COVID-19, Bupati Landak Laksanakan Rakor PPKM - Foto/Data : pemkab landak

Gencil News – Dalam Rangka percepatan penanganan dan pengendalian penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di tingkat desa sampai dengan basis RT ataupun RW.

Pemerintah Kabupaten Landak melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) mengadakan pendataan Sustainable Development Goals (SDGs) Desa dan Rapat Koordinasi Perlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang berlangsung di aula utama Kantor Bupati Landak, Kamis (22/04/21).

Kegiatan penandatanganan SDGs Desa dan Rakor PPKM ini langsung dipimpin oleh Bupati Landak Karolin Margret Natasa dan dihadiri oleh Ketua DPRD Landak, Dandim 1201/Mempawah, Kapolres Landak, Kejari Landak, Kepala Pengadilan Negeri Ngabang, Sekda Landak, Kepala DPMPD Landak, Kepala Dinkes Landak, Kepada BPBD Landak, perwakilan Pol PP Landak, Kepala BPKAD Landak, Camat Se-kabupaten Landak, Kapolsek Se-kabupaten Landak dan Kades Se-kabupaten Landak.

Dalam sambutanya Bupati Landak Karolin Margret Natasa menyampikan bahwa perlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro merupakan salah satu bentuk intervensi pemerintah dalam hal menahan laju perkembangan COVID-19 yang menjangkau tingkat pemerintah terendah didesa hingga tingkat RT/RW.

“Hal ini Berdasarkan instruksi Mendagri Nomor 9 Tahun 2021 tentang perpanjangan perlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro dan mengoptimalkan posko penanganan COVID-19 ditingkat desa dan kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran COVID-19. Mekanisme koordinasi, pengawasan dan evaluasi pelaksanaan PPKM mikro salah satunya dengan pembentukan posko penanganan COVID-19 ditingkat Desa,” tukas Karolin.

Karolin menyampikan bahwa PPKM ini berlaku selama 2 Minggu yaitu dari tanggal 19 April 2021 sampai tanggal 03 Mei 2021, maka dari itu dirinya menegaskan untuk pembentukan posko penangan COVID-19 di tingkat Desa harus cepat dilaksanakan.

“Saya beri waktu sampai hari Senin 26 April 2021 pembentukan Posko penanganan COVID-19 harus sudah siap lengkap dengan Bannernya, tempat cuci tangan dan personilnya, pelaporan lengkap disertai dengan foto dokumentasi posko yang sudah jadi. Alur pelaporan dari tingkat desa melapor kepada DPMPD Bidang Pemerintahan Desa, Kecamatan Langsung melapor kepada Asisten 1 dan Bupati,” tegas Karolin.

Bupati Karolin mengatakan kebutuhan pembiayaan sebagai dampak PPKM mikro ditingkat desa ini dibebankan pada anggaran masing-masing desa sesuai pokok kebutuhan.

“Tolok ukur pencapaian pengendalian COVID-19 melalui PPKM mikro ini adalah dengan parameter tingkat kematian, kesembuhan, kasus aktif dan ketersediaan tempat tidur ICU Rumah Sakit selama 4 Minggu berurutan,” kata Karolin.

Lebih lanjut Karolin menjelaskan pemuktahiran data berbasis SDGs desa adalah pemuktahiran data yang lebih detail lagi, lebih mikro, sehingga dapat memberikan informasi lebih banyak, sebagai proses perbaikan dan pendalaman data-data pada level RT, Keluarga dan Warga.

“Dalam konteks pembangunan desa, saat ini dibutuhkan arahan pembangunan yang lebih sesuai kondisi lapangan, yaitu detail atau mikro, mencangkup aspek metode, subtansi dan tujuan akhir, serta tertuju pada kawasan yang sangat kecil, sampai pada pemanfaat keluarga atau individu,” jelas Karolin.

Sementara itu Kepala DPMPD Kabupaten Landak Mardimo menyampikan bahwa tujuan dari Rakor PPKM ini adalah sebagai langkah implementasi PPKM mikro ditingkat desa dan percepatan pembentukan posko penanganan COVID-19 ditingkat desa sampai dengan basis RT/RW.

“Sedangkan pendataan SDGs desa ialah mengimplementasikan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat berbasis data, memahami pentingnya administrasi pemerintahan desa khususnya basis data pada level RT dan memahi pentingnya ketersediaan data yang valid ditiap desa dalam proses pembangunan yang dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, monitoring, pelaporan sampai kepada pertanggung jawaban,” ujar Mardimo.

Continue Reading

Kabupaten Landak

Kunjungan Danlantamal XII di Sambut Bupati Kabupaten Landak

Published

on

Kunjungan Danlantamal XII di Sambut Bupati Kabupaten Landak

Gencil News – Bupati Landak Karolin Margret Natasa dan Wakil Bupati Landak Herculanus Heriadi bersama Forkopimda Landak, Sekretaris Daerah Kabupaten Landak, Kepala OPD Kabupaten Landak, dan para pengurus masjid di Kota Ngabang menyambut langsung kedatangan kunjungan kerja Komandan Lantamal XII/Pontianak Brigjend TNI (Mar) Andi Rukman ke Kabupaten Landak di Kantor Bupati Landak, Senin (12/04/21).

Bupati Landak menyambut baik kunjungan Danlantamal XII/Pontianak ke Kabupaten Landak, karena melalui kunjungan tersebut dapat membawa wawasan dan pengetahuan diberbagai bidang terutama pada bidang kemaritiman di Kalimantan Barat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dari Danlantamal XII/Pontianak Ke kabupaten Landak, Saya berharap kedatangan Komandan TNI Angkatan Laut khususnya Lantamal XII  ini dapat memberikan motivasi bagi anak-anak Kita agar dapat bercita-cita menjadi prajurit TNI-AL. Semoga Kabupaten Landak mendapatkan kuota penerimaan TNI-AL dan anak-anak Kita bisa ikuti berpartisipasi,” ucap Karolin.

Lebih lanjut Bupati Karolin berharap kedepan dapat menjalin kerjasama yang lebih baik antara Pemerintah Kabupaten Landak dengan Lantamal XII/Pontianak dibawah kepemimpinan Brigjen TNI (Mar) Andi Rukman.

“Kita Pemerintah Kabupaten Landak sudah menjalin kerjasama cukup lama dengan Lantamal XII/Pontianak, semoga dengan kepemimpinan Brigjen TNI (Mar) Andi Rukman, Kita semakin solid dalam menjalin kerjasama di berbagai bidang,” terang Karolin.

Danlantamal XII/Pontianak Brigjen TNI (Mar) Andi Rukman mengatakan bahwa saat menjabat sebagai Danlantamal XII/Pontianak, Kabupaten Landak merupakan kunjungan kerja pertamanya di Kalimantan Barat.

“Ini kunjugan kerja pertama Saya ketika menjabat sebagai Danlantamal tetapi Kabupaten Landak bukan tempat yang asing bagi Saya, karena dulu Saya pernah menjadi inspektur upacara pembukaan TMMD di Kabupaten Landak mewakili Danlanal Pontianak,” ungkap Andi.

Brigjen TNI (Mar) Andi Rukman berharap kedatangannya ke Kabupaten Landak dapat menjalin tali silahturahmi dan terus menjadi mitra kerjasama yang baik dengan Pemerintah Kabupaten Landak.

”Kita akan terus menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Landak dalam berbagai bidang. Untuk di TNI terutama di Lantamal XII/Pontianak tidak semua prajurit itu pria tetapi juga ada wanita yang men jadi prajurit di Lantamal XII/Pontianak, semoga ada anak-anak Kabupaten Landak juga mau menjadi prajurit TNI-AL,” kata Andi.

Diakhir acara Bupati Landak dan Wakil Bupati Landak bersama Danlantamal XII/Pontianak memberikan cenderamata kepada para pengurus masjid di Kota Ngabang dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah.

Continue Reading

Kabupaten Landak

190 ASN Dilingkungan Pemkab Landak Divaksinasi COVID-19

Published

on

190 ASN Dilingkungan Pemkab Landak Divaksinasi COVID-19
190 ASN Dilingkungan Pemkab Landak Divaksinasi COVID-19 - foto/Data : pemkab Landak

Gencil News – Sebanyak 190 Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Landak telah divaksinasi COVID-19 dosis pertama. Saat ditemui dalam kegiatan ini Sekretaris Dinas Kesehatan Pius Edwin Wiwin mengatakan kegiatan dilaksanakan oleh puskesmas yang digelar selama 2 hari yakni tanggal 7-8 April 2021.

“Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim dari Puskesmas Semata yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan. Jumlah penerima vaksin sebanyak 190 orang, kemudian pelaksanaanya akan dilaksanakan selama 2 hari,” ujar Sekretaris Dinas Kesehatan, Rabu (08/04/21).

Pius juga mengatakan, pada hari pertama sebanyak 103 orang ASN yang akan divaksin COVID-19 kemudian dihari berikutnya ada 70 orang.

“Perlu diketahui bahwa untuk saat ini belum semua ASN memperoleh vaksin. Dikarenakan jumlah vaksin yang tersedia dan yang kita terima jumlahnya terbatas sehingga pelayanan diberikan secara bertahap,” ucapnya.

Pius menambahkan saat dilaksanakannya kegiatan ini ditemukan masih ada sebagian kecil ASN yang belum bisa divaksin karena memiliki komorbid seperti hipertensi.

Kemudian ada juga yang ditunda karena hamil, atau sedang menurun kondisi kesehatannya.Sementara itu pada hari kedua, Kepala Puskesmas Semata Pipiyanti mengatakan bahwa tidak ada keluhan yang ditemui pada ASN yang mendapat vaksinasi .

“Sesuai alur pelayanan, usai mendapat vaksinasi semua ASN ini kita observasi kemudian kita tanyakan kembali keluhan yang mereka dapatkan usai disuntik. Berdasarkan informasi yang kita terima, rata-rata mereka tidak mengalami keluhan yang mengharuskan dilakukan tindakan perawatan. Tetapi sesuai peraturan, kita juga sudah menyiapkan alat-alat penunjang medis sebagai bentuk antisipasi,” jelas Pipiyanti yang juga sebagai Koordinator kegiatan.

Seperti diketahui bahwa 190 ASN ini pada hari pertama sebanyak 103 orang terdiri dari ASN Sekretariat Daerah sebanyak 35 orang, Inspektorat sebanyak 36 orang, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB sebanyak 10 orang, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa sebanyak 17 orang, Dinas Perhubungan sebanyak 12 orang.

Kemudian pada hari kedua sebanyak 70 orang yakni Dinas Komunikasi dan Informatika sebanyak 13 orang, Badan Keuangan dan Pengelolaan Aset Daerah sebanyak 20 orang, BKPSDM sebanyak 15 orang, BPBD sebanyak 23 orang, Kejaksaan Negeri sebanyak 5 orang, Pengadilan 4 sebanyak orang.Ditempat terpisah Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengingatkan ASN agar tidak takut untuk mengikuti Vaksinasi COVID-19, hal ini juga menjadi contoh kepada masyarakat.

“Saya memberikan apresiasi kepada para ASN yang sudah melakukan Vaksinasi COVID-19, ini menjadi contoh dan dapat mensosialisasikan Vaksinasi COVID-19 kepada masyarakat. Saya meminta kepada ASN jangan takut di vaksin,” terang Karolin.

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

Advertisement

TRENDING