Pemerintah Kabupaten Landak Evaluasi Perusahaan Perkebunan
Connect with us

Kabupaten Landak

Pemerintah Kabupaten Landak Evaluasi Perusahaan Perkebunan

Published

on

Pemerintah Kabupaten Landak Evaluasi Perusahaan Perkebunan
Pemerintah Kabupaten Landak Evaluasi Perusahaan Perkebunan - Foto/Data : Pemkab Landak

Gencil News – Pemerintah Kabupaten Landak melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) melakukan evaluasi terhadap puluhan perusahaan perkebunan. Hal ini dilakukan berkaitan dengan beberapa ijin perusahaan yang masih abu-abu dan bahkan masih sedang diproses.

Saat ditemui terkait hal ini Kepala DPMPTSPTK Landak, Benipiator menjelaskan bahwa terdapat puluhan perusahaan yang masih melakukan penyelesaian permasalahan internal.

“Terdapat 51 perusahaan perkebunan dan berdasarkan hasil evaluasi tahun 2020 terdapat 7 perusahaan yang telah dilakukan penyelesaian permasalahan perusahaan yaitu 1 perusahaan dikenakan sanksi administratif pencabutan izin, 4 perusahaan telah diberikan sanksi administratif terkait penelantaran kebun dan tidak dilaksanakan kewajiban lainnya, 1 perusahaan melakukan permohonan pencabutan izin dan 1 perusahaan sedang proses pailit dan dari 7 perusahaan tersebut, 6 perusahaan proses penyelesaian permasalahannya masih berjalan sampai saat ini,” terang Kepala DPMPTSPTK Landak, Selasa (18/05/21).

Lebih lanjut dikatakannya bahkan ditahun 2021 ini, pihaknya kembali melakukan evaluasi terhadap beberapa perusahaan yang tidak melaksanakan kewajibannya.

“Kemudian untuk tahun 2021 sedang dilaksanakan kembali evaluasi terhadap 44 perusahaan perkebunan dan data sementara 6 perusahaan tidak melaksanakan kewajibannya,” ucap Beni.

Sementara itu terkait banyaknya perusahaan perkebunan yang bermasalah tersebut, Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengatakan bahwa jika beberapa perusahaan ini tidak melaksanakan kewajibannya maka dipastikan perusahaan akan merugi.

“Dalam hal evaluasi perusahaan ini kita melaksanakannya tidak sendirian, melainkan ada tim teknis yang sudah dibentuk yaitu DPMPTSPTK, Dinas Perkebunan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kumindag, Kantor Pertanahan/ATR dan meski beberapa diantaranya masih belum selesai permasalahannya maka kami harap dapat segera diselesaikan sebagaimana mestinya karena hal ini juga akan merugikan perusahaan itu sendiri,” ujar Bupati Landak.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabupaten Landak

Pupuk Bersubsidi Kosong, Bupati Landak Surati Gubernur

Published

on

Pupuk Bersubsidi Kosong, Bupati Landak Surati Gubernur

Gencil News – Bupati Landak Karolin Margret Natasa menyurati Gubernur Kalimantan Barat terkait kelangkaan pupuk bersubsidi di kabupaten Landak melalui Surat Bupati Landak tanggal 15 Juni 2021 kepada Gubernur Kalimantan Barat dengan perihal Penyampaian Data Kekosongan Pupuk Bersubsidi di tingkat lini IV (Kios Pengecer).

“Stok pupuk bersubsidi dikios pengecer resmi sudah habis sejak bulan mei, kami menyurati Gubernur agar ada solusi dari provinsi terkait kekosongan pupuk bersubsidi di Kabupaten Landak, karena saat ini para petani sudah memasuki masa tanam dan pupuk sangat diperlukan bagi mereka,” ucap Karolin di Ngabang, selasa (16/06/21).

Bupati Karolin menjelaskan keperluan kuota pupuk bersubsidi Kabupaten Landak sesuai usulan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompoktani (RDKK) pada sitem e-RDKK sesuai jenisnya adalah pupuk Urea sebanyak 18.870,95 ton, SP-36 sebanyak 978,99 ton, ZA sebanyak 549,45 ton, NPK sebanyak 35.688,03 ton, dan pupuk Organik sebanyak 21.147,04 ton.

“Kebutuhan pupuk bersubsidi kami sudah mengusulkan melalui e-RDKK, namun kuota pupuk yang didapat Kabupaten Landak sesuai SK Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalbar No. 21 Th 2021 tentang Alokasi Pupuk Beersubsidi untuk Sektor Pertanian TA 2021 menurut jenis pupuk dan sebaran kabupaten/kota Provinsi Kalbar sesuai jenisnya yakni pupuk Urea sebanyak 25.259,22 ton, SP-36 sebanyak 1.307,58 ton, ZA sebanyak 667,72 ton, NPK sebanyak 11.787,76 ton, Pupuk Organik Granul sebanyak 1.469,76 ton dan Pupuk Organik Cair sebanyak 3.674,41 liter,” terang Karolin.

Bupati berharap agar kekosongan pupuk bersubsidi di Kabupaten Landak dapat segera ditangani secara bersama-sama dalam pemenuhan kebutuhan para petani.

“Kami berharap pemerintah provinsi melalui gubernur dapat bersama-sama memberikan solusi kepada para petani kita di Kabupaten Landak terkait kekosongan pupuk di tingkat pengecer ini, agar mereka dapat melaksanakan masa tanam sesuai jadwal dan tepat waktu,” tutup Karolin.

Continue Reading

Kabupaten Landak

Pemkab Landak Terapkan PPKM Mikro Hingga 2 Minggu Kedepan

Published

on

By

Pemkab Landak Terapkan PPKM Mikro Hingga 2 Minggu Kedepan

Gencil News- Pemerintah Kabupaten Landak memperpanjang PPKM Mikro hingga 28 Juni 2021 atau selama 2 minggu kedepan. Disampaikan pada senin (14/06/21) malam di Aula Kantor Bupati.

Perpanjangan PPKM Mikro ini dilakukan karena angka COVID-19 masih meningkat. Perpanjangan ini akan mulai pada tanggal 15 juni hingga 28 juni 2021.

Bupati Landak langsung memberikan arahan kepada petugas lapangan agar segera melaksanakan PPKM Mikro di Kota Ngabang.

“Dari hasil rapat dengan pemerintah pusat PPKM Mikro diperpanjang hingga 2 minggu kedepan, hal ini dilakukan untuk mengurangi penyebaran COVID-19 baik Kabupaten Landak maupun di Indonesia, saya juga meminta Camat, Kades bahkan RT dan RW untuk melakukan PPKM Mikro ini,” kata Karolin

Ia juga menjelaskan bahwa PPKM Mikro juga akan menerapkan random cek swab antigen pada pemberlakuan jam malam pada tempat keramaian yang masih melanggar jam operasional.

“Kita juga akan melakukan random check Swab Antigen kepada mereka yang masih melakukan aktivitas diluar jam operasional PPKM Mikro,”ujarnya

Karolin minta agar masyarakat dapat patuh dalam menerapkan PPKM Mikro ini dan tetap patuh pada protokol kesehatan.

“Untuk itu saya meminta masyarakat dapat mematuhi PPKM Mikro ini agar kita bersama-sama dapat menurunkan dan memutus mata rantai COVID-19,”pungkasnya

Continue Reading

Kabupaten Landak

Gempa Bumi di Kabupaten Landak, Ini Penjelasan BMKG

Published

on

Gempa Bumi di Kabupaten Landak, Ini Penjelasan BMKG
BKMG mendapati laporan dari masyarakat terkait dirasakan adanya getaran di dua desa, yaitu Desa Jelimpo dan Desa Mandor Kiru, Kecamatan Jelimpo, Kab. Landak pada malam hari Kamis, tanggal 03 Juni 2021 sekira pukul 22.00 WIB Foto/data : BMKG KALBAR

Gencil News – Landak – BKMG mendapati laporan dari masyarakat terkait dirasakan adanya getaran di dua desa, yaitu Desa Jelimpo dan Desa Mandor Kiru, Kecamatan Jelimpo, Kab. Landak pada malam hari Kamis, tanggal 03 Juni 2021 sekira pukul 22.00 WIB.

Kepala Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak Nanang Buchori menyampaikan, dari hasil monitoring alat pendeteksi gempa menunjukkan adanya sinyal gempa bumi yang sangat lokal.

Sinyal gempa tersebut terdeteksi melalui Stasiun SSKI Singkawang pada hari Kamis, tanggal 03 Juni 2021 sekira pukul 22.00.30 wib s.d. 22.01.30 wib.

Namun karena tercatat hanya pada 1 Stasiun, maka sinyal tersebut tidak bisa dianalisis lebih lanjut terkait besar magnitude dan tepat lokasi kejadiannya. Stasiun terdekat lainnya berada di Kab. Sintang dan Nanga Tayap, Kab. Ketapang.

Kurang rapatnya Stasiun pendeteksi gempabumi diduga penyebab tidak tercatatnya kejadian gempabumi.

Sebelumnya pernah dikatakan Bapak Daryono (BMKG), bahwa catatan aktivitas gempabumi sebelum tahun 2005 menunjukkan bahwa di wilayah Kalimantan hanya ada 96 kejadian gempa bumi.

Namun setelah BMKG melakukan instalasi jaringan seismik digital sebanyak 11 sensor di Kalimantan pada tahun 2005, tampak jumlah catatan aktivitas gempabumi mengalami peningkatan cukup signifikan.

Hingga tahun 2014, keseluruhan aktivitas gempabumi yang terjadi di Kalimantan tercatat sebanyak 290 kejadian.

Artinya, data gempabumi sangat sedikit sebelum tahun 2005 disebabkan karena di Kalimantan belum ada jaringan sensor seismik.

Saat itu di Kalimantan baru ada 1 lokasi monitoring gempabumi, yaitu di Stasiun Geofisika Balikpapan.

Masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Sebagai antisipasi munculnya pemberitaan simpang siur, masyarakat diharapkan mengakses informasi BMKG melalui website https://www.bmkg.go.id, atau melalui aplikasi “Info BMKG” di playstore.

Continue Reading

Kabupaten Landak

Tes Swab Massal Terjadi Di Desa Mamek Kabupaten Landak

Published

on

By

Tes Swab Massal Terjadi Di Desa Mamek Kabupaten Landak

Gencil News- Warga di Desa Mamek Kecamatan Menyuke Kabupaten Landak menjalani tes swab massal. Tes ini berlangsung agar memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat sekitar. Kegiatan yang berlangsung pada hari Sabtu, 29/5/2021 di sekolah PAUD desa Mamek.

Bripka Heny Wintoko selaku Bhabinkamtibmas dan Koptu Wahyudi selaku Babinsa Kecamatan Menyuke menyelenggarakan kegiatan ini dalam rangka pengamanan kepada warga setempat.

“Pengamanan ini terselenggara oleh anggotanya dan anggota Koramil Menyuke dalam rangka untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Sehingga merasa aman dan nyaman ketika melakukan swab test yang terselenggara” kata Dahman

Lanjutnya, dalam kondisi saat ini. Ia menjelaskan bahwasannya memberikan suasana yang aman dan nyaman adalah prioritas terpenting.

“Kami hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat di Desa Mamek. Dalam kegiatan ini kami berupaya untuk menjaga situasi aman dan tetap kondusif sampai degan akhir kegiatan,”tuturnya.

Kemudian Kapolsek Kecamatan Manyuke, Iptu Dahman mengingatkan kepada masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan dalam beraktivitas pada luar rumah. Pada kegiatan kali ini langsung ditangani oleh petugas yang ada pada Puskemas Desa Darit.

“Kepada warga masyarakat khususnya yang berada pada Kecamatan Menyuke untuk selalu mereapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan selalu menerapkan 5M guna memutus rantai penyebaran wabaj virus corona. 5M itu yakani Mencuci tangan dengan sabun cair, Memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan setra mengurangi mobilitas selalu jaga imunitas tubuh agar tetap sehat,”pungkasnya

Hasil 17 sampel Swab desa Mamek semuanya negatif.

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

Advertisement

TRENDING