Tanaman Hias Kalbar Miliki Daya Tarik Yang Kuat
Connect with us

Kabupaten Landak

Tanaman Hias Kalbar Miliki Daya Tarik Yang Kuat

Published

on

Tanaman Hias Kalbar Miliki Daya Tarik Yang Kuat

Gencil News- Pada masa pandemi seperti ini banyak masyarakat yang menghabiskan waktu dirumah saja. Hal ini untuk mengisi waktu luang. Salah satunya mengkoleksi tanaman hias.

Yang mana tanaman hias yang berada di Indonesia tersebar pada berbagai wilayah. Salah satunya ada di Kalimantan Barat.

Kolektor dan pembudidaya tanaman hias, Handry Chuhairy menjelaskan bahwa Kalimantan Barat memiliki potensi tanaman hias yang banyak pasar minati.

“Contohnya yang tumbuh pada hutan Kalimantan Barat yakni scindapsus, rhaphidophora, homalomena, schismatoglottis, alocasia, colocasia, amydrium dan epipremnu,”kata Handry

Ia menjelaskan bahwa habitat asli akan terjadi mutasi. Yang mana jenis mutasi ini ada dua jenis yakni bentuk dan mutasi warna.

Baca juga   Banjir Berangsur Surut, Bupati Karolin Minta Semua Tetap Waspada

“Jadi, ini seperti mode fashion, mengikuti terus,” ujarnya

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa menjelaskan wilayahnya masih banyak pelaku usaha yang langsung mengambil tanaman hias dari hutan asli.

Ia menjelaskan bahwa mereka menggunakan truk saat berburu dan mengangkut tanaman hias dari hutan.

Ia mengatakan bahwa bisnis tanaman hias yang seharusnya bisa berkelanjutan dan menggerakkan ekonomi warga malah akan mengancam kelestarian lingkungan.

Maka dari itu, bupati Karolin adanya pelatihan saat ini bagi pelaku usaha tanaman hias perlu diberikan kepada para pelaku usaha tanaman hias.

Baca juga   Bupati Landak Lepas Baksos LJC Ke Desa Parek

“Sehingga teman-teman di lapangan juga bisa mengembangkan tanaman hias di Kalimantan Barat, terutama dalam semangat melestarikan lingkungan. Mereka tidak hanya mengambil dari hutan, tetapi bagaimana agar tanaman kita kembangkan, baru kemudian diambil keuntungannya secara ekonomi,” pungkas Karolin.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabupaten Landak

Jamin Para Petani Di Landak, Bupati Lakukan Kerjasama PERDADI Kalbar

Published

on

By

Jamin Para Petani Di Landak, Bupati Lakukan Kerjasama PERDADI Kalbar

Gencil News- Bupati Landak, Karolin Margret Natasa menjelaskan PERADI Kalimantan Barat agar bisa menjamin para petani pada Kabupaten Landak dalam melakukan kerjasama tersebut mengingatkan ada resiko yang harus diperhatikan.

“Saya tidak mau nanti para petani mengeluh ke saya apabila gagal panen. Akibat bencana alam maupun non alam, apakah ada asuransinya atau tidak dan jaminannya seperti apa. Nanti ketika tidak ada permasalahan yang dicari pasti Bupati dulu bukan PERADI atau Buyer,” kata Karolin. Saat melakukan kerjasama dengan PERPADI Kalimantan Barat. pada hari Jum’at (01/10/21).

Ia memaparkan bahwa ada 2.967 jumlah kelompok tani kemudian 153 gabungan kelompok tani. Serta sudah ada 7 kelembagaan ekonomi petani yang ada pada Kabupaten Landak. Dengan begini harus adanya jaminan pemasaran yang jelas untuk para petani.

Baca juga   Presiden Joko Widodo Batalkan Vaksinasi Berbayar

“Kami perlu jaminan pemasaran, kemampuan belinya berapa, perusahaannya selama ini meminta stok ketersedian berapa, dimana mereka sudah pernah beli agar kita bisa melihatnya. Serta biaya beli perusahan seperti apa. Sehingga dalam pertemuan ini kita harus benar-benar membahas hal ini,” ujarnya

Ketua DPD PERPADI Kalimantan Barat, Hazairin mengatakan bahwa kehadiran PERPADI akan menjadi perpanjangan tangan para petani yang ada pada Kalimantan Barat khususnya Kabupaten Landak. Dengan memberikan jalur pembeli serta peningkatan kualitas produk pertanian.

Baca juga   Banjir Berangsur Surut, Bupati Karolin Minta Semua Tetap Waspada

“Ada 26 distributor yang siap membeli. Jadi nanti kita harapkan mempersiapkan satu titik tempat penggilingan yang akan pusat dukung serta akan ada kerjasama antara kelompok tani dengan Rice Milling Unit (RMU). Sehingga inilah RMU yang akan bertanggung jawab,” pungkas Hazairin

Continue Reading

Kabupaten Landak

Vaksinasi Di Landak Terhenti, Data Aplikasi Dan Lapangan Tidak Sinkron

Published

on

By

Vaksinasi Di Landak Terhenti, Data Aplikasi Dan Lapangan Tidak Sinkron

Gencil News- Vaksinasi pada daerah Kalimantan Barat terus dilaksanakan baik tingkat kota atau kabupaten. Berbagai cara pemerintah lakukan salah satunya adalah dengan menggandeng komunitas dan lainnya.

Hal ini agar target vaksinasi bisa segera tercapai dan masyarakat bisa mendapatkan herd immunity.

Namun, saat ini hal vaksinasi khususnya pada kabupaten Landak terhambat karena aplikasi yang mendata kuota vaksinasi

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa membenarkan hal ini. Ia menjelaskan bahwa untuk minggu ke 4 bulan September ini Kabupaten Landak tidak mendapatkan kuota vaksinasi dari Provinsi Kalimantan Barat

“Ini karena ada masih stok yang tersimpan menurut data aplikasi Pcare maupun aplikasi SMILE,” kata Karolin. Saat menerima kunjungan dari tim monitoring percepatan vaksinasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk Kabupaten Landak. Pada hari Senin (27/09/21).

Baca juga   Presiden Joko Widodo Batalkan Vaksinasi Berbayar

Ia mengatakan bahwa tidak updatenya aplikasi Pcare dan aplikasi SMILE yang merupakan aplikasi dalam memonitor perkembangan vaksinasi.

“Sebagai contoh saja pada aplikasi Pcare vaksinasi pelajar di Kabupaten Landak tercatat 400 peserta. Sementara pada faktanya kita sudah melakukan 6000 pelajar sudah tervaksin,” ujarnya

Ia mengungkapkan bahwa tidak adanya kesinkronan antara data yang ada pada lapangan dengan aplikasi SMILE.

Yang mana pada aplikasi ini masih menyebutkan 11 ribu vaksin pada Kabupaten Landak yang belum terpakai. Akan tetapi faktanya pada lapangan vaksin sudah habis terpakai.

“Kami sudah melakukan pengecekan dan saat ini tim dari provinsi juga sudah melakukan pengecekan di gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Landak bahwa hal tersebut tidak benar. Kami hanya menyimpan kurang lebih sekitar 500 dosis Moderna untuk vaksin kedua. Dengan tidak sinkron tersebut pada minggu ke 4 ini Kami tidak mendapatkan jatah vaksin dari provinsi,” ungkapnya

Baca juga   Bupati Landak Menunda Kunjungan Kerjanya Ke Desa

Ketua Tim Monitoring Percepatan Vaksinasi Provinsi Kalimantan Barat untuk daerah Kabupaten Landak, Heronimus Hero menerangkan bahwa memang terdapat beberapa kendala yang Kabupaten Landak hadapi dalam percepatan vaksinasi tersebut. Salah satunya adalah kekeliruan data yang ada pada aplikasi dengan kenyataan yang ada pada lapangan.

“Landak saat ini Vaksinasinya baru berjalan 12 persen yang. Hal ini karena kesiapan vaksinnya yang kurang karena tidak sinkronnya data pada aplikasi dengan yang ada pada lapangan,”tuturnya

Tutupnya, Ia memaparkan bahwa dari informasi Bupati Landak bahwa ada momen tertentu yang mana animo masyarakat sangat luar biasa. Akan tetapi vaksin yang tersedia hanya 200 dosis saja

“Maka dari sinilah tujuan kita sebagai tim untuk menjembatani agar percepatan vaksinasi di Kabupaten Landak benar-benar tercapai,” pungkasnya.

Continue Reading

Kabupaten Landak

Bupati Karolin Mendapat Gelar Kehormatan Kerajaan Ismahayana Landak

Published

on

By

Bupati Karolin Mendapat Gelar Kehormatan Kerajaan Ismahayana Landak

Gencil News- Bupati Landak, Karolin Margret Natasa mendapat gelar kehormatan Kerajaan Ismahayana Landak. Atas kehendak Raja Iswaramahayana Dipati Karang Sari Gusti Fiqry Azizurrahmansyah. Pada hari Sabtu (25/09/21).

Bupati Karolin sendiri mendapat gelar dan bintang kehormatan yaitu Putri Permata Jaya Negeri Ismahayana Landak.

“Tentu gelar ini merupakan niatan yang baik dan untuk mempererat rasa kekeluargaan antara Pemerintah Kabupaten Landak dan Keraton Ismahayana Landak. Saya selalu berupaya memberikan perhatian dan dukungan. Namun demikian masih banyak keterbatasan kami sehingga perlu memerlukan komonikasi dari semua pihak,”kata Karolin. Saat menghadiri acara tumpang negeri tahun 2021 besama suami.

Baca juga   Singapura Kirim Bantuan Ventilator dan Oksigen Ke Indonesia

Sebagai informasi bahwa tumpang negeri adalah salah satu kegiatan kebudayaan dari Keraton Ismahayana Landak dengan melakukan ritual adat istiadat serta pemberian gelar kehormatan.

Bupati Karolin sendiri mengingatkan kepada Keraton Ismahayana Landak untuk bisa mengajukan wilayah hutan adat kepada pemerintah. Sebab untuk saat ini Pemda Landak sudah mengesahkan perda mengenai pengakuan terhadap masyarakat \adat

“Jika memang pihak kerajaan ingin mengajukan. Beberapa wilayah yang yang sudah terkenal sebagai hutan adat mungkin dapat kita bicarakan. Namun demikian wilayahnya masih dijaga dan dilestarikan karena untuk menjamin keberadaannya agar tidak diperjual belikan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya

Ia menjelaskan bahwa tumpang negeri ini semenjak tahun 2017 sudah ditetapkan menjadi warisan budaya tak benda. Ini karena bentuk pengakuan dari Negara Indonesia terhadap berbagai budaya yang ada. Salah satunya pada Kabupaten Landak

Baca juga   Bupati Landak Menunda Kunjungan Kerjanya Ke Desa

“Ini juga menjadi salah satu keunikan dan karakter kita di Kabupaten Landak sehingga menjadi kebanggaan. Kedepan ini akan menjadi even berskala nasional maupun internasional. Serta kegiatan tumpang negeri ini telah mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Landak yang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Landak fasilitasi. Kalau dulu mungkin keraton melaksanakan sendiri, namun untuk saat ini sudah pemerintah daerah fasilitasi,” pungkasnya

Continue Reading

Kabupaten Landak

Mahasiswa IAIN Pontianak Ikut Sukseskan Malam Dzikir Di Sebangki

Published

on

By

Mahasiswa IAIN Pontianak Ikut Sukseskan Malam Dzikir Di Sebangki

Gencil News- Mahasiswa KKL-DR IAIN Pontianak posko sebangki ikut serta mensukseskan acara Malam Dzikir Bersama serta Santunan Anak Yatim dan Kaum Dhuafa oleh Majelis Jam’iyyah Liridhallah.

Kegiatan ini diadakan d Masjid Miftahul Huda, Dusun Sungai Jawi, Desa rantau Panjang, Kecamatan Sebangki, Kabupaten Landak.

Pengurus majelis, Umar Noyo menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kali kedua pelaksanaannya dimulai dari tahun 2020 lalu.

“Syukur alhamdulillah, kegiatan ini merupakan kali kedua yang di selenggarakan oleh majelis Jam’iyyah Liridhallah yang itu artinya kegiatan ini sudah berlangsung selama 2 tahun”. kata Umar.

Baca juga   Tingkatkan Mutu dan Kualitas Pendidikan,Pemkab Landak Gencarkan Program Kiat Guru

Ia mengungkapkan atas permintaan doa dan dukungannya baik kepada masyarakat maupun pemerintah agar bisa ikut berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan ini.

“Kami juga meminta doa dan dukungannya kepada segenap masyarakat Desa maupun pemerintah Desa untuk bisa ikut andil dalam menyukseskan kegiatan ini, sehingga kegiatan kedepannya lebih baik lagi,”pungkasnya

Sebagai informasi, kegiatan ini digekar pada malam 10 Muharram bulan Hijriyah. Tampak dalam kegiatan ini pengasuh Pondok Pesantren Ainul Ulum, KH. Abdul Hamid

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

Advertisement

TRENDING