Pemkab Melawi Usulkan Bandara Nangah Pinoh Beroperasi Kembali
Connect with us

Kabupaten Melawi

Pemkab Melawi Usulkan Bandara Nangah Pinoh Beroperasi Kembali

Published

on

Pemkab Melawi Usulkan Bandara Nangah Pinoh Beroperasi Kembali

Gencil News – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Melawi akan usulkan kepada Gubernur Kalbar untuk ijin operasi penerbangan di Bandara Nangah Pinoh. Sebelum Covid-19 Bandara Nangah Pinoh ini sudah nyaris tak ada lagi pesawat komersial yang mendarat.

Maka dari itu Pemkab Melawi melakukan pertemuan dengan Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Nanga Pinoh, Senin (16/11/2020). Hal ini sebagai tindak lanjut rencana pengoperasian kembali angkutan udara perintis pada 2022 mendatang.

Pada kesempatan itu  Doni Suryana Haris, , Kepala Kantor UPBU Kelas III Nanga Pinoh memaparkan data dan fakta. Yaitu terkait rute angkutan udara perintis Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2018.

Termasuk realisasi angkutan udara perintis periode Januari – Desember 2018 Bandar Udara Nanga Pinoh Rute Ketapang – Nanga Pinoh. Dan Nanga Pinoh –  Pontianak serta laporan dari Kantor UPBU Rahadi Osman Ketapang bulan Desember 2018

“Penerbangan perintis sesuai ketentuan PM 79 Tahun 2017 tentang Kriteria dan Penyelenggaraan Angkutan Udara Perintis dan Subsidi Angkutan Udara dan Cargo,” ujar Doni

Ia menambahkan terkait kegiatan angkutan udara niaga dalam negeri yang melayani jaringan rute penerbangan. Tujuannya untuk menghubungkan daerah terpencil dan tertinggal. Selain itu juga untuk daerah yang belum terlayani oleh moda transportasi lain dan komersial belum menguntungkan.

Berikut Usulan rute penerbangan perintis di Bandar Udara Nanga Pinoh Kabupaten Melawi. Terdiri dari Nanga Pinoh – Ketapang (261,84 Km), Nanga Pinoh – Pontianak (256,51 Km), dan Nanga Pinoh – Palangkaraya (320,58 Km).

“Namun tidak menutup kemungkinan untuk menambah rute lain. Sesuai dengan usulan dari hasil pengisian survei oleh masyarakat,” terangnya

Terkait dengan rencana tersebut, Doni meminta Pemkab Melawi untuk membuat surat usulan Bupati ke Gubernur Kalimantan Barat. Kemudian dengan adanya data dukung berupa data aksesibilitas dengan ibu kota provinsi dan daerah lainnya.

Tentunya yang mempunyai keterhubungan secara ekonomi dan jangka waktu pengusulan tersebut periode November – Desember 2020.

Kemudian baru pada periode Desember 2020 – Januari 2021 akan melakukan koordinasi. Yaitu antara Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Kantor Otoritas Bandar Udara, dan Penyelenggara Bandar Udara terkait.

Pengadaan koordinasi yang menyertakan berita acara hasil koordinasi dan usulan rute, jumlah frekuensi, target penumpang dan lain-lain.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabupaten Melawi

Pemkab Melawi Apresiasi Program Magang dan KKM IKIP PGRI Pontianak

Published

on

Pemkab Melawi Apresiasi Program Magang dan KKM IKIP PGRI Pontianak

Gencil News – Pemerintah Kabupaten Melawi mengapresiasi Program Magang 3 (tiga) dan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) IKIP PGRI Pontianak yang telah dilaksanakan dengan kurun waktu selama 3 (tiga) bulan berdasarkan kalender kegiatan tahun akademik 2020/2021 di wilayah Kabupaten Melawi.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Melawi, Drs. Paulus pada saat acara penarikan serta menyerahkan kembali mahasiswa program magang dan KKM ke IKIP PGRI Pontianak, rabu (03/02/2021) di Aula Kantor Bupati Melawi.

Sekretaris Daerah Kabupaten Melawi, Drs. Paulus juga menyampaikan terima kasih kepada pihak IKIP PGRI Pontianak yang telah bermitra selama ini dengan Pemerintah Kabupaten Melawi dalam bidang pendidikan.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Melawi, saya ucapkan terima kasih kepada IKIP PGRI Pontianak yang selama ini telah bermitra dengan Pemerintah Kabupaten Melawi di bidang pendidikan. Kami berharap kedepannya kerjasama selama ini bisa semakin baik demi memajukan dunia pendidikan khususnya dunia pendidikan di Kabupaten Melawi”.

Pada kesempatan tersebut juga, Sekda mengucapkan terima kasih sekaligus bangga kepada mahasiswa yang telah berpartisipasi selama menjalani Program Magang dan KKM di wilayah Kabupaten Melawi.

Menutup sambutannya, Sekda juga berpesan kepada para mahasiswa agar selalu bangga menjadi guru karena guru adalah pekerjaan yang mulia demi mencetak generasi masa depan bangsa yang cerdas dan handal.

“Guru adalah pekerjaan yang mulia, oleh karena itu kita harus bangga menjadi seorang guru demi bisa mencetak generasi masa depan bangsa. Selain itu peluang menjadi guru masih sangat terbuka saat ini”, ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Rektor IKIP PGRI Pontianak, Suherdiyanto, S.Pd.,M.Pd dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Melawi karena telah bersedia menerima para mahasiswa untuk menjalankan Program Magang dan KKM di wilayah Kabupaten Melawi.

Suherdiyanto juga mengatakan acara penarikan tersebut dilaksanakan kepada 31 mahasiswa IKIP PGRI Pontianak yang telah melaksanakan Program Magang dan KKM selama 3 bulan di Kabupaten Melawi.

Dia menjelaskan KKM merupakan rangkaian kegiatan akademik mahasiswa untuk menerapkan berbagai disiplin ilmu yang diprogramkan oleh perguruan tinggi dalam ikut melakukan pengabdian kepada masyarakat.

Suherdiyanto juga menambahkan bahwa selama pelaksanaan kegiatan KKM dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan mitigasi yang efektif atas pandemi Covid-19.

Hadir juga pada kegiatan tersebut Dosen Kordinator Magang III, Dr. Syaifullah M.Pd, dan Sekretaris Dinas pendidikan Kab. Melawi, Bujang, S.Sos.

Continue Reading

Kabupaten Melawi

Kabupaten Melawi Terima 457 vial vaksin Covid-19 Besok

Published

on

By

Kabupaten Melawi Terima 457 vial vaksin Covid-19 Besok
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Melawi, Ahmad Jawahir

Gencil News – Kabupaten Melawi rencananya akan terima 457 vial vaksin Covid-19 tahap pertama. Petugas kesehatan yang menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19 akan menjadi orang pertama yang menerima vaksin.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Melawi, Ahmad Jawahir mengungkapkan vaksin Covid-19 Sinovac memang telah tiba ke Kalbar pekan lalu. Seluruh kabupaten termasuk Melawi yang rencanya juga akan mendapatkan jatah. 

“Tahap pertama ini rencananya dikirim 457 vial. Kemudian informasi terbaru ada penambahan lagi hingga totalnya sebanyak 684 vial. Namun saat ini vaksin belum didistribusikan ke Melawi,” ujarnya.

Ahmad memperkirakan vaksin Covid-19 akan tiba ke Melawi melalui Bandara Tebelian Sintang pada Selasa, 12 Januari esok. Namun, kepastian pendistribusian akan menunggu kabar dari Dinkes Provinsi Kalbar.

“Sesuai dengan prosedur, vaksin ini untuk petugas kesehatan yang mana ada 336 petugas kesehatan yang telah terdata di Melawi sebagai penerima vaksin,” katanya. 

Ahmad mengungkapkan untuk tahap pertama petugas RSUD Melawi, Labkesda Melawi yang menjadi tempat uji PCR dan petugas kesehatan lainnya lah yang akan menjadi penerima pertama vaksinasi.

“Harapan kita pelaksanaan vaksinasi nanti di Melawi bisa berjalan lancar,” harapnya.

Continue Reading

Kabupaten Melawi

Hari Jadi Ke 17 Kabupaten Melawi, Berikut Profilnya

Published

on

Hari Jadi Ke 17 Kabupaten Melawi, Berikut Profilnya
Kabupaten Melawi - Foto courtesy Persakmi.or.id

Gencil News – Hari ini 18 Desember 2020 Kabupaten Melawi merayakan hari jadi ke 17. Berdasarkan Perda no 8 tahun 2016 menetapkan hari jadi Kabupaten Melawi pada 18 desember.

Dasar Pembentukan Kabupaten Melawi adalah UU No. 34 Tahun 2003. Wilayah Kabupaten Melawi terdiri dari 11 Kecamatan 169 Desa dan 603 Dusun.

Pemekaran kecamatan dan desa terakhir pada tahun 2008 yaitu dari 7 kecamatan menjadi 11 kecamatan dan dari 82 desa menjadi 169 desa.

Kabupaten Melawi memiliki tiga sungai membentang di wilayah tersebut di antaranya, yaitu Sungai Kayan, Sungai Melawi dan Sungai Pinoh.Dulu terkenal dengan sebutan Batang-Melawei (alias Laway, Melahoei, Pinoe).

Jumlah penduduk Kabupaten Melawi pada tahun 2018 adalah 205.298 jiwa, yang terdiri dari 104.706 laki laki dan 100.692 perempuan.

Kabupaten Melawi memiliki berbagai jenis wisata alam dan wisata budaya. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Melawi mencatat adanya 29 situs peninggalan sejarah, 22 situs budaya, dan 16 situs wisata alam.

Dalam menunjang potensi tersebut telah tersedia 21 hotel nonbintang/penginapan di Kabupaten Melawi.

Adapun ke-16 situs wisata alam di Kabupaten Melawi, dimulai dengan pesona alam Bukit Matok di Kecamatan Belimbing sebagai pintu gerbang masuk Kabupaten Melawi, dilanjutkan dengan Bukit Baka yang terletak di timur Kota Nanga Pinoh dengan ketinggian 1.620 meter.

Sementara itu, potensi wisata alam terbanyak berada di Kecamatan Menukung. Mulai dari Telapak Kaki di atas batu; Gunung Kerapau; Batu Kapal; serta yang terkenal adalah Air Terjun Sahai Ngumbai yang terdapat di Desa Siyai dengan ketinggian mencapai kurang lebih 12 meter dapat ditemui di daerah ini. Air terjun lainnya juga dapat ditemui di Desa Nyanggai, Kecamatan Pinoh Selatan dengan ketinggian sekitar 5 meter.

Selain wisata alam, bangunan peninggalan sejarah meliputi beberapa bangunan tugu, makam, dan bangunan peninggalan belanda seperti kantor pemerintahan dan tangsi militer.

Sejarah Lengkap Melawi silahkan klik tautan ini

Continue Reading

Advertisement

KORAN GENCIL NEWS

TRENDING