Pemkab Mempawah Raih Penghargaan dari BPS Kalbar
Connect with us

Kabupaten Mempawah

Pemkab Mempawah Raih Penghargaan dari BPS Kalbar

Published

on

Pemkab Mempawah Raih Penghargaan dari BPS Kalbar
Pemkab Mempawah Raih Penghargaan dari BPS Kalbar -foto/data pemkba mempawah

Gencil News – Pemerintah Kabupaten (pemkab) Mempawah kembali mendapat penghargaan. Kali ini dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat (kalbar).

Penghargaan diberikan BPS karena pemerintah daerah dinilai ikut berpartisipasi aktif menyukseskan Sensus Penduduk Online (SP Online) Tahun 2020 yang dilaksanakan dalam kurun waktu Februari-Mei 2020.

Dilansir dari media online Suara Kalbar, Selasa (25/8/2020) di Kantor Bupati Mempawah, penghargaan diserahkan Kepala BPS Kalbar, Moh Wahyu Yulianto, kepada Wakil Bupati, Muhammad Pagi, yang didampingi Sekretaris Daerah, Ismail. Turut hadir, para pimpinan OPD Pemkab Mempawah dan Kepala BPS Mempawah, Leila Ayu Zanaria.

“Penghargaan ini kami berikan sebagai bentuk ucapan terima kasih kami atas dukungan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Mempawah dalam menyukseskan agenda besar SP Online 2020. Tercatat, ada 17 ribu warga Kabupaten Mempawah yang melaksanakan SP Online,” ungkap pria yang baru delapan bulan menjabat sebagai Kepala BPS Kalbar ini.

Pada kesempatan itu, Wahyu Yulianto kembali mengharapkan dukungan Pemkab Mempawah. Meski SP Online sudah dilaksanakan, tetapi masih ada tahapan lanjutan dari SP2020 yaitu secara offline atau konvensional dengan turun ke lapangan.

Sensus tersebut untuk memfasilitasi warga yang belum berpartisipasi dalam sensus secara online via website BPS yang sudah ditutup akhir Mei 2020.

“Karena seluruh penduduk wajib tercatat, sedangkan masih ada yang belum terakomodir dalam SP Online, maka kami akan kembali melaksanakan sensus penduduk lanjutan yang dimulai September 2020. Nanti proses pelaksanaan sensus lanjutan nanti akan berbeda dibanding sensus-sensus sebelumnya, karena dampak dari Pandemi Covid-19,” katanya.

Sementara itu Wakil Bupati Muhammad Pagi, mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan BPS Kalimantan Barat kepada Pemkab Mempawah. Ia menilai, penghargaan tersebut bisa didapatkan tentu tak terlepas dari kerja keras bersama antara pemerintah daerah, BPS dan masyarakat.

“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas kerjasama yang baik antara Pemkab Mempawah dan BPS, terutama dalam upaya mengupdate seluruh penduduk Kabupaten Mempawah. Mudah-mudahan data tersebut bermanfaat dan bisa dimanfaatkan untuk peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Mempawah,” ucapnya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabupaten Mempawah

Sutarmidji Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Kijing Di Mempawah

Published

on

By

Sutarmidji Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Kijing Di Mempawah
Pelabuhan Kijing Di Mempawah

Gencil News – Gubernur Kalimanat Barat Sutarmidji tinjau langsung progres pembangunan pelabuhan Kijing Di Kabupaten Mempawah. Menurut Sutarmidji pembangunan pelabuhan ini akan menjadi pelabuhan internasional.

Sutarmidji secara langsung melihat kondisi dermaga pelabuhan yang tepat berada ditengah laut. Ia menyampaikan jika pelabuhan kijing ini nantinya dapat memuat aktivitas kapal sebanyak 50 sampai 100 ribu DWT.

“Sampai saat ini progres pembangunan realisasi Pelabuhan Kijing untuk di dermaga mencapai 82,74 persen,” kata Sutarmidji

Sementara saat ini untuk pengiriman CPO Keluar Kalbar sudah mulai lewat Pelabuhan Kijing Kabupaten Mempawah. Berbeda dengan sebelumnya pengiriman CPO ke Lampung terlebih dahulu kemudian ke Belawan Surabaya.

Setelah itu baru di ekspor, Sehingga Kalbar tidak tercatat sebagai pintu ekspor.. Tapi sekarang sudah melalui pelabuhan kijing.

Untuk mempermudah operasional pelabuhan kijing, Sutarmidji menyebut jika nanti akan ada pipadan mesin pendorong sampai ke pertengahan menuju dermaga oleh Pelindo.

Sehingga nantinya mobil tangki tidak perlu lagi masuk ke dermaga, karena sudah ada pipa.

“Seluruh ekspor apa saja bisa, import dari Pelabuhan Kijing juga bisa karena ini pelabuhan internasional,” jelasnya

Namun saat ini masih ada pembangunan Smelter dan pancangnya. Karena untuk bongkar muat barang yang datang dari luar negeri terutama untuk CPO.

Sutarmidji mengungkap Kalbar sebagai penghasil CPO terbesar, yaitu dalam satu tahunnya mencapai 2.7 Ton. Selain CPO, Kalbar juga sebagai penghasil Bouksit dengan jumlah 24 juta ton pertahunnya.

“Sedangkan untuk Ekport Alumunia akan lebih efisien apabila melalui Pelabuhan Kijing,” katanya

Lebih lanjut Sutarmidji mengatakan seharusnya antara Provinsi dan pusat sudah mulai meningkatkan daya dukung jalan provinsi maupun jalan negara. Karena pasti akan menggunakan kontainer ukuran besar melalui jalan untuk akses ke Pelabuhan Kijing yang bisa mencapai 40 feet (termasuk high cube container).

” Intinya pembangunan ini sudah melalui kajian yang besar,” pungkasnya

Continue Reading

Kabupaten Mempawah

BPBD Kabupaten Mempawah Sebut 8 Kecamatan Rawan Bencana

Published

on

By

BPBD Kabupaten Mempawah Sebut 8 Kecamatan Rawan Bencana

Gencil News – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kabupaten Mempawah sebut 8 dari 9 Kecamatan wilayah Kabupaten Mempawah. Berpotensi sebagai Kawasan Rawan Bencana (KRB), baik , berupa banjir, maupun Puting beliung.

Kecamatan Anjongan menjadi kawasan yang tidak termasuk dalam KRB. Akan tetapi kecamatan ini berpotensi tanah longsor.

” Untuk Kecamatan Anjongan hanya berpotensi tanah longsor, karena kawasan perbukitan. Namun saat ini belum terjadi,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Mempawah, Hermansyah.

Berdasarkan data BPBD 8 Kecamatan yang berpotensi rawan bencana yaitu Sungai Kunyit, Mempawah Hilir, Mempawah Timur, Sadaniang, Toho, Segedong dan Jongkat.

Ia juga menerangkan kondisi cuaca pada akhir tahun 2020 akan mengalami curah hujan yang cukup tinggi. Sehingga potensi bencana yang akan terjadi pada kawasan Kabupaten Mempawah ini yaitu bencana banjir.

“Jadi, bencana ini tak bisa dipastikan, apakah karhutla atau bencana banjir maupun lainnya,” kata Hermansyah

Menurutnya hal tersebut karena cuaca saat ini dengan potensi curah hujan yang tinggi. Hermansyah menyebut BPBD Kabupaten Mempawah telah siap siaga dengan menyiapkan peralatan dan personil untuk penanggulanan bencana.

” Sedangkan kita sudah mempersiapkan baik berupa peralatan maupun, personil sudah siap,” ujarnya

Diakuinya pihaknya tentu akan kekurangan peralatan jika terjadi bencana secara merata. Tidak hanya itu ia juga menerangkan bahwa jumlah personilnya hanya 14 orang yang tentunya akan kewalahan dan kurang jika terjadi pemerataan bencana.

“Jadi, untuk personil kita hanya sekitar 14 orang, Namun jika terjadi bencana merata tentunya akan terjadi kekurangan,” terangnya

Untuk itu Hermansyah menghimbau masyarakat Kabupaten Mempawah khususnya 8 Kecamatan tadi untuk berhati-hati.

“Kami imbau kepada masyarakat untuk selalu berhati hati, karena akan berpotensi terjadinya bencana banjir,” pungkasnya.


Continue Reading

Citizen Report

PAC IPNU IPPNU Kecamatan Segedong Gelar Pengajian Tentang Aswaja

Published

on

By

PAC IPNU IPPNU Kecamatan Segedong Gelar Pengajian Tentang Aswaja
PAC IPNU IPPNU Kecamatan Segedong Gelar Pengajian Tentang Aswaja

Gencil News – Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU dan IPPNU Kecamatan Segedong Kabupaten Mempawah mengupas tuntas Aswaja dengan menggelar pengajian.

Dalam hal ini PAC IPNU dan IPPNU memilih melaksanakan kegiatannya di pondok pesantren Mambaul Ulum Al-Hamidiyyah. Kecamatan Segedong minggu(15/11/2020)

Sebanyak 21 peserta dan anggota PAC IPNU IPPNU hadiri pengajian ini. Hadir pula tokoh agama daerah tersebut yaitu Ustadz Hasib.

Ia menerangkan Aswaja Merupakan suatu paham yang berlandaskan sunnah Rasulullah SAW. Menurutnya Aswaja banyak diikuti oleh beberapa golongan islam masyarakat indonesia.

“Mereka percaya bahwa adanya suatu paham aswaja. banyak golongan yang mengikuti aswaja tetapi yang paling menonjol merupakan dari golongan Nahdlatul Ulama (NU), ” ujarnya

Ustadz Hasib juga memaparkan bahwa tidak dapat di pungkiri lagi golongan Nahdlatul Ulama (NU) menganut paham Ahlussunah Wal Jama’ah. Yang merupakan suatu golongan yang mengambil jalan tengah antara ekstrim aqli (rasionalis) dengan kaum ekstrim naqli (skripturalis).

Pada kesempatan tersebut ia memaparkan bahwa sumber pemikiran bagi NU tidak hanya Al-Qur’an, Sunnah,  Ijma’ dan Qiyas saja. Tetapi juga menggunakan kemampuan akal dan juga realita.

Lebih lanjut ia menerangkan NU juga mengikuti empat madzhab yaitu mazhab imam Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hambali. Tetapi pada hakikat nya seluruh Nahdlatul Ulama(NU) berpegang teguh pada madzhab syafi’i.

Terlaksananya kegiatan yang digelar PAC IPNU dan IPPNU Kecamatan Segedong ini selain sebagai wadah pembelajaran anggota. Juga sebagai pembelajaran menjadi pemuda-pemudi yang tauladan.

“Agar menjadi Pemimpin -pemimpin nahdlatul ulama yang bertanggungjawab serta menjadi tauladan. Sehingga menjadi contoh generasi muda yang sekarang maupun generasi muda yang akan mendatang,” pungkasnya

(Citizen Reporter : Sumi)

Continue Reading

TRENDING