Penobatan Desa Semudun Sebagai Desa Sadar Kerukunan
Connect with us

Kabupaten Mempawah

Penobatan Desa Semudun Sebagai Desa Sadar Kerukunan

Published

on

Penobatan Desa Semudun Sebagai Desa Sadar Kerukunan

Gencil News – Launching Penobatan Desa Semudun Kabupaten Mempawah sebagai Desa Sadar Kerukunan telah melewati seranhkaian survei. Penobatan ini sempat mengalami beberapa penjadwalan ulang karena terkendala Covid 19.

Kementrian Agama telah menetapkan desa ini sebagai Desa Sadar Kerukunan. Pada awalnya launching penobatan ini akan terleselenggara pada agustus lalu. Namun karena masih rawan Covid 19 akhirnya dapat terlaksana 11 November 2020.

Bupati Mempawah Erlina secara langsung meresmikan penganugerahan Desa Semudun ini sebagai Desa Sadar Kerukunan. Berlokasi di Gedung Serbaguna Happy Party Semudun.

“Dengan penetapan Desa Semudun ini jadi desa sadar kerukunan merupakan penghargaan, dimana satu kabupaten hanya satu desa yang menjadi icon,” katanya

Menurutnya penetapan Semudun menjadi desa sadar kerukunan tentu sudah melewati survei, sehingga pantas untuk dijadikan icon,” ujar Bupati.

Bupati menilai Desa Semudun ini antar umat beragama kompak tak pernah ada permasalahan dan selalu hidup berdampingan.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Ridwansyah merasa bersyukur pada akhirnya penobatan Desa Semudun ini dapat terlaksana.

“Karena situasi Covid-19, maka kegiatan launching sempat terjadi beberapa kali penyesuian jadwal. Namun kita patut bersyukur, hari ini Launching Desa Sadar Kerukunan ini dapat kita laksanakan,” ujarnya, Rabu (11/11/2020)

Ia juga memaparkan harapan atas launching penobatan Desa Semudun sebagai Desa Sadar Kerukunan ini semakin mempererat kerukunan dan kekeluargaan pada desa ini.

“Tidak saja di Desa Semudun, tapi gemanya hingga ke seluruh wilayah Kabupaten Mempawah, bahkan Kalimantan Barat,” jelasnya

Menurut penilaiannya keterbukaan informasi dan globalisasi saat ini berpengaruh kepada masyarakat dan terjebak persoalan kerukunan. Ini bisa saja terjadi jika tidak tepat dan bijak dalam menggunakan media sosial.

Sehingga tidak jarang dapat memunculkan konflik.

Ridwansyah mengatakan perlu adanya peran para tokoh dan peran semua pihak untuk mengajak masyarakat agar bijak bermedia sosial.

“Paling tidak, berhati-hati dalam menyikapi dan tidak mudah untuk meng-share berita-berita ujaran kebencian terutama terkait persoalan SARA,” pungkasnya

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabupaten Mempawah

Sutarmidji Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Kijing Di Mempawah

Published

on

By

Sutarmidji Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Kijing Di Mempawah
Pelabuhan Kijing Di Mempawah

Gencil News – Gubernur Kalimanat Barat Sutarmidji tinjau langsung progres pembangunan pelabuhan Kijing Di Kabupaten Mempawah. Menurut Sutarmidji pembangunan pelabuhan ini akan menjadi pelabuhan internasional.

Sutarmidji secara langsung melihat kondisi dermaga pelabuhan yang tepat berada ditengah laut. Ia menyampaikan jika pelabuhan kijing ini nantinya dapat memuat aktivitas kapal sebanyak 50 sampai 100 ribu DWT.

“Sampai saat ini progres pembangunan realisasi Pelabuhan Kijing untuk di dermaga mencapai 82,74 persen,” kata Sutarmidji

Sementara saat ini untuk pengiriman CPO Keluar Kalbar sudah mulai lewat Pelabuhan Kijing Kabupaten Mempawah. Berbeda dengan sebelumnya pengiriman CPO ke Lampung terlebih dahulu kemudian ke Belawan Surabaya.

Setelah itu baru di ekspor, Sehingga Kalbar tidak tercatat sebagai pintu ekspor.. Tapi sekarang sudah melalui pelabuhan kijing.

Untuk mempermudah operasional pelabuhan kijing, Sutarmidji menyebut jika nanti akan ada pipadan mesin pendorong sampai ke pertengahan menuju dermaga oleh Pelindo.

Sehingga nantinya mobil tangki tidak perlu lagi masuk ke dermaga, karena sudah ada pipa.

“Seluruh ekspor apa saja bisa, import dari Pelabuhan Kijing juga bisa karena ini pelabuhan internasional,” jelasnya

Namun saat ini masih ada pembangunan Smelter dan pancangnya. Karena untuk bongkar muat barang yang datang dari luar negeri terutama untuk CPO.

Sutarmidji mengungkap Kalbar sebagai penghasil CPO terbesar, yaitu dalam satu tahunnya mencapai 2.7 Ton. Selain CPO, Kalbar juga sebagai penghasil Bouksit dengan jumlah 24 juta ton pertahunnya.

“Sedangkan untuk Ekport Alumunia akan lebih efisien apabila melalui Pelabuhan Kijing,” katanya

Lebih lanjut Sutarmidji mengatakan seharusnya antara Provinsi dan pusat sudah mulai meningkatkan daya dukung jalan provinsi maupun jalan negara. Karena pasti akan menggunakan kontainer ukuran besar melalui jalan untuk akses ke Pelabuhan Kijing yang bisa mencapai 40 feet (termasuk high cube container).

” Intinya pembangunan ini sudah melalui kajian yang besar,” pungkasnya

Continue Reading

Kabupaten Mempawah

BPBD Kabupaten Mempawah Sebut 8 Kecamatan Rawan Bencana

Published

on

By

BPBD Kabupaten Mempawah Sebut 8 Kecamatan Rawan Bencana

Gencil News – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kabupaten Mempawah sebut 8 dari 9 Kecamatan wilayah Kabupaten Mempawah. Berpotensi sebagai Kawasan Rawan Bencana (KRB), baik , berupa banjir, maupun Puting beliung.

Kecamatan Anjongan menjadi kawasan yang tidak termasuk dalam KRB. Akan tetapi kecamatan ini berpotensi tanah longsor.

” Untuk Kecamatan Anjongan hanya berpotensi tanah longsor, karena kawasan perbukitan. Namun saat ini belum terjadi,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Mempawah, Hermansyah.

Berdasarkan data BPBD 8 Kecamatan yang berpotensi rawan bencana yaitu Sungai Kunyit, Mempawah Hilir, Mempawah Timur, Sadaniang, Toho, Segedong dan Jongkat.

Ia juga menerangkan kondisi cuaca pada akhir tahun 2020 akan mengalami curah hujan yang cukup tinggi. Sehingga potensi bencana yang akan terjadi pada kawasan Kabupaten Mempawah ini yaitu bencana banjir.

“Jadi, bencana ini tak bisa dipastikan, apakah karhutla atau bencana banjir maupun lainnya,” kata Hermansyah

Menurutnya hal tersebut karena cuaca saat ini dengan potensi curah hujan yang tinggi. Hermansyah menyebut BPBD Kabupaten Mempawah telah siap siaga dengan menyiapkan peralatan dan personil untuk penanggulanan bencana.

” Sedangkan kita sudah mempersiapkan baik berupa peralatan maupun, personil sudah siap,” ujarnya

Diakuinya pihaknya tentu akan kekurangan peralatan jika terjadi bencana secara merata. Tidak hanya itu ia juga menerangkan bahwa jumlah personilnya hanya 14 orang yang tentunya akan kewalahan dan kurang jika terjadi pemerataan bencana.

“Jadi, untuk personil kita hanya sekitar 14 orang, Namun jika terjadi bencana merata tentunya akan terjadi kekurangan,” terangnya

Untuk itu Hermansyah menghimbau masyarakat Kabupaten Mempawah khususnya 8 Kecamatan tadi untuk berhati-hati.

“Kami imbau kepada masyarakat untuk selalu berhati hati, karena akan berpotensi terjadinya bencana banjir,” pungkasnya.


Continue Reading

Citizen Report

PAC IPNU IPPNU Kecamatan Segedong Gelar Pengajian Tentang Aswaja

Published

on

By

PAC IPNU IPPNU Kecamatan Segedong Gelar Pengajian Tentang Aswaja
PAC IPNU IPPNU Kecamatan Segedong Gelar Pengajian Tentang Aswaja

Gencil News – Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU dan IPPNU Kecamatan Segedong Kabupaten Mempawah mengupas tuntas Aswaja dengan menggelar pengajian.

Dalam hal ini PAC IPNU dan IPPNU memilih melaksanakan kegiatannya di pondok pesantren Mambaul Ulum Al-Hamidiyyah. Kecamatan Segedong minggu(15/11/2020)

Sebanyak 21 peserta dan anggota PAC IPNU IPPNU hadiri pengajian ini. Hadir pula tokoh agama daerah tersebut yaitu Ustadz Hasib.

Ia menerangkan Aswaja Merupakan suatu paham yang berlandaskan sunnah Rasulullah SAW. Menurutnya Aswaja banyak diikuti oleh beberapa golongan islam masyarakat indonesia.

“Mereka percaya bahwa adanya suatu paham aswaja. banyak golongan yang mengikuti aswaja tetapi yang paling menonjol merupakan dari golongan Nahdlatul Ulama (NU), ” ujarnya

Ustadz Hasib juga memaparkan bahwa tidak dapat di pungkiri lagi golongan Nahdlatul Ulama (NU) menganut paham Ahlussunah Wal Jama’ah. Yang merupakan suatu golongan yang mengambil jalan tengah antara ekstrim aqli (rasionalis) dengan kaum ekstrim naqli (skripturalis).

Pada kesempatan tersebut ia memaparkan bahwa sumber pemikiran bagi NU tidak hanya Al-Qur’an, Sunnah,  Ijma’ dan Qiyas saja. Tetapi juga menggunakan kemampuan akal dan juga realita.

Lebih lanjut ia menerangkan NU juga mengikuti empat madzhab yaitu mazhab imam Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hambali. Tetapi pada hakikat nya seluruh Nahdlatul Ulama(NU) berpegang teguh pada madzhab syafi’i.

Terlaksananya kegiatan yang digelar PAC IPNU dan IPPNU Kecamatan Segedong ini selain sebagai wadah pembelajaran anggota. Juga sebagai pembelajaran menjadi pemuda-pemudi yang tauladan.

“Agar menjadi Pemimpin -pemimpin nahdlatul ulama yang bertanggungjawab serta menjadi tauladan. Sehingga menjadi contoh generasi muda yang sekarang maupun generasi muda yang akan mendatang,” pungkasnya

(Citizen Reporter : Sumi)

Continue Reading

TRENDING