Connect with us

Kabupaten Mempawah

Resmikan Kampung Tangguh, Bupati Erlina: Kami Dukung Semua Inovasi yang Positif

Published

on

Resmikan Kampung Tangguh, Bupati Erlina: Kami Dukung Semua Inovasi yang Positif
Resmikan Kampung Tangguh, Bupati Erlina: Kami Dukung Semua Inovasi yang Positif - Foto Pemkab Mempawah

GENCIL NEWS – Peluncuran kampung tangguh nusantara diresmikan langsung Bupati Mempawah Erlina, Rabu (1/7). Bertempat di pendopo yang khusus dibangun sebagai sentral kegiatan. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan pemotongan tumpeng.

Terima kasih kepada Kapolres Mempawah yang sudah menginisiasi terwujudnya pilot project kampung tangguh ini. Saya bangga dan mengapresiasi seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini.

“Dukungan yang berkesinambungan masih tetap diperlukan agar kegiatan yang bagus ini tidak berhenti disini saja, tetapi dapat terus memberi manfaat kepada masyarakat luas khususnya masyarakat Desa Antibar,” ujar Erlina dalam sambutannya.

Pemerintah Kabupaten Mempawah juga berkomitmen untuk memberikan support dan dukungan moral. “Saya berpesan kepada kepala desa agar dapat mendukung program ini dengan dana yg ada, tentu saja harus sesuai dengan peraturan yg berlaku dan dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya seraya berharap desa lainnya dapat mengikuti kegiatan serupa.

“Kami akan selalu mensupport karya-karya inovasi yang positif dengan pencapaian hasil yg maksimal.Terima kasih sekali lagi kepada Kapolres. Dan saya ucapkan selamat hari Bhayangkara ke -74, selalu jaya dan selalu di hati masyarakat,” pungkasnya.

Di tempat yang sama Kapolres Kabupaten Mempawah, Tulus Sinaga menjelaskan bahwa program ini adalah terobosan pilot project dari korbinmasbharakampolri.

“Ini adalah program dalam mengatasi permasalahan yang timbul dan berdampak pada ekonomi, sosial, budaya, politik serta harkamtibmas di masa pandemi covid-19 ini,” jelasnya.

Dengan tema Kamtibmaskondusifmasyarakat semakin produktif. Ia berharap masyarakat desa bisa semakin produktif melalui lima program pengembangan desa mandiri yang menjadi sasaran kegiatan kampung tangguh Desa Antibar. Pencegahan covid-19, ketahanan pangan, gotong royong, kearifan lokal dan pendidikan serta keamanan dan ketertiban.

Penyerahan alat pengukur suhu tubuh, kata Kapolres menandai komitmen masyarakat Desa Antibar dalam pencegahan covid-19. Penaburan bibit lele juga merupakan upaya kami dalam mendukung ketahanan pangan. Gotong royong secantingberas merupakan program untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Semua program ini diramu, dan dikombinasikan sedemikian rupa, bekerja sama dengan kepala desa dan masyarakat Desa Antibar,” ungkap Tulus Sinaga.

Kepala Desa Antibar, Zulkarnaidi memaparkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret sejak ditetapkannya Desa Antibar menjadi Desa Mandiri berdasarkan 54 indikator. “Sebagai desa penghubung empat desa lainnya, Desa Antibar berkomitmen dalam mencegah penularan covid-19. Semoga ini menjadi manfaat dan motivator kepada desa lainnya.

“Pengelolaan SDM dan SDA yang baik dengan kemauan yg kuat dapat menghasilkan suatu karya yang maksimal. Pendopo yang ada dapat dimanfaatkan masyarakat multi fungsi, sehingga program yang telah disusun dapat terus terlaksana dan membantu masyarakat yang membutuhkan,” harapnya.

Peresmian juga dihadiri oleh Forkopimda dan pejabat Kecamatan Mempawah Timur. Lincah, Indah, Harmoni, Aman dan Inisiatif merupakan singkatan dari (LIHAI) yang juga menjadi slogan kampung tangguh Desa antibar. (Lia/Humas)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Kabupaten Mempawah

Ritual Adat Nimang Padi Naik Dango Anjongan Digelar Sederhana

Published

on

Ritual Adat Nimang Padi Naik Dango Anjongan Digelar Sederhana
Ritual Adat Nimang Padi Naik Dango Anjongan Digelar Sederhana - Foto Pemkab Mempawah

GENCIL NEWS – Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Mempawah, Senin (27/07/2020) pagi, menggelar Ritual Adat Nimang Padi Naik Dango XXXV di Rumah Adat Dayak Anjongan.

Ketua DAD Kabupaten Mempawah, Amon Amed, mengatakan, karena situasi nasional masih terdampak pada pandemi Covid-19, Naik Dango XXXV ini tidak bisa dilaksanakan sebagaimana mestinya.

“Karenanya, DAD Kabupaten Mempawah mengambil kebijakan melaksanakan Ritual Nimang Padi yang merupakan ungkapan syukur kepada Tuhan atau Jubata atas hasil panen padi yang berlimpah,” ungkap Amon Amed.

Dalam kesempatan itu juga, tambahnya, diletakkan keputusan bersama tiga kabupaten, yakni Mempawah, Landak dan Kubu Raya, untuk penetapan tempat pelaksanaan Naik Dango berikutnya pada tahun 2021 mendatang.

“Bahaum memutuskan, untuk Naik Dango XXXVI pada 27 April 2021 akan dilaksanakan di Kabupaten Landak, yakni di Kecamatan Ngabang,” cetusnya.

Selain itu, Bahaum juga menetapkan rencana ritual Balala’ yang dilaksanakan secara serentak di tiga kabupaten dalam satu hari. Untuk hari dan tanggalnya, akan diputuskan saat Bahaum di Naik Dango 2021 Kabupaten Landak.

Amon Amed selanjutnya mengatakan, Ritual Adat Nimang Naik Dango di Anjongan ini, juga diisi dengan Sosialisasi Peraturan Gubernur No. 103/2020 tentang pembukaan areal pertanian yang berbasis kearifan lokal di BLPP Anjongan.

Adapun dilansir dari media online Suara Kalbar, jumlah peserta yang mengikuti kegiatan sekitar 170 orang terdiri atas Majelis Adat Dayak Nasional (MADN), DAD Provinsi Kalbar, DAD kecamatan, Temanggong kecamatan dan DAD Kabupaten Mempawah.

“Sedangkan untuk pembiayaan, secara keseluruhan dibantu oleh Pemerintah Kabupaten Mempawah. Karenanya, atas bantuan tersebut, DAD Kabupaten Mempawah mengucapkan terima kasih,” ujar Amon Amed.

Sementara itu, Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi, yang membuka secara resmi kegiatan Ritual Adat Nimang Naik Dango XXXV Anjongan, mengatakan, masyarakat hendaknya memaklumi jika pelaksanaan ritual ini dengan protokol kesehatan.

“Memang saat ini, kita sudah memasuki era New Normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru. Namun hendaknya kita tetap waspada agar bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Mempawah,” imbuh Muhammad Pagi.

Namun ia mengapresiasi kinerja DAD Kabupaten Mempawah yang telah melaksanakan Ritual Adat Nimang Padi ini dengan baik. Dengan demikian, Muhammad Pagi meyakini, tidak akan mengurangi makna dan nilai ritual Naik Dango yang merupakan warisan leluhur sebagai wujud rasa syukur atas hasil panen padi.

“Naik Dango ini wajib dilestarikan secara turun-temurun karena mengandung nilai-nilai kearifan lokal yang mengajarkan kepada umat manusia agar senantiasa bersyukur kepada Jubata, Tuhan Penguasa Alam yang telah memberikan rezeki,” katanya. (Humas Mempawah)

Continue Reading

Kabupaten Mempawah

Jalan Rusak Menuju Ansiap, Muhammad Pagi: Berdebar Jantung Saya!

Published

on

Jalan Rusak Menuju Ansiap, Muhammad Pagi: Berdebar Jantung Saya!

GENCIL NEWS – Kondisi jalan yang memprihatinkan dan minimnya fasilitas listrik di sejumlah desa di Kecamatan Sadaniang, menjadi perhatian Wakil Bupati H. Muhammad Pagi.

Satu diantaranya Desa Ansiap. Di sela-sela sosialisasi Adaptasi Kehidupan Baru (AKB) atau dulu disebut New Normal di desa tersebut, Senin (20/7), ia meluangkan waktu memantau secara langsung kondisi infrastruktur disana.

“Tidak mudah menuju Desa Ansiap. Dari semula menggunakan mobil, kemudian dilanjutkan sepeda motor dan terakhir berjalan kaki sekian kilometer, akhirnya bisa sampai ke Balai Desa Ansiap untuk melaksanakan tugas menyosialisasikan AKB di Kecamatan Sadaniang. Berdebar rasa jantung,” ungkap Muhammad Pagi yang disambut tawa warga dan perangkat Desa Ansiap.

Meski melalui medan yang sulit, Muhammad Pagi mengaku senang bisa berkunjung ke Desa Ansiap dan bersilaturahmi dengan warga setempat.

Ia menilai sambutan hangat yang diberikan warga menjadi pelepas lelah dan penat bagi dirinya dan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Mempawah.

“Walau kondisi jalan sempat membuat jantung kami berdebar, tetapi melihat senyum bapak Kepala Desa dan warganya, membuat kami bahagia dan ingin kembali ke Desa Ansiap di waktu yang akan datang. Semoga kehadiran kami di sini, bisa semakin meningkatkan kebersamaan kita terutama dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujar dia.

Menyikapi kondisi infrastruktur jalan yang jauh dari kata layak dan minimnya fasilitas listrik di Desa Ansiap maupun desa lain di Kecamatan Sadaniang, ditegaskan Muhammad Pagi, menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Mempawah.

Upaya perbaikan dan pembangunan jalan, serta memasukan jaringan listrik secara bertahap dan berlanjutan akan diperjuangkan pemerintah daerah.

“Apa yang kami lihat di Desa Ansiap akan diinformasikan kepada Ibu Bupati. Karena kami di sini bukan hanya berbicara soal Covid-19 saja, tetapi juga memperhatikan kondisi desa dan masyarakat. Nanti secara bertahap melalui musrenbang di berbagai tingkatan, kita upayakan infrastruktur jalan di Ansiap dan desa lainnya dapat dibangun termasuk penyediaan jaringan listrik,” ujarnya.

Muhammad Pagi menyebut, Desa Ansiap dan desa lainnya di Sadaniang memiliki potensi besar untuk maju dan berkembang. Karena itu, pemerintah daerah maupun pusat memberikan perhatian besar.


“Saya optimis, ketika jalan sudah bagus dan listrik masuk, Desa Ansiap menjadi daerah maju dan berkembang. Karena ada potensi besar di sektor pertanian dan perkebunan di sini,” tegas dia. 

Sehubungan dengan Covid-19, Muhammad Pagi mengajak masyarakat Desa Ansiap dapat ikut mendukung pemerintah pusat dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus tersebut. Ia meminta masyarakat dapat disiplin menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah.

“Jangan lengah atau merasa tubuh kita aman dari Covid-19. Karena penyakit ini bisa datang tanpa permisi dan sewaktu-waktu bisa menulari kita. Oleh karena itu, kunci utamanya adalah terapkan protokol kesehatan,” pungkas dia.

Dilansir dari media online Suara Kalbar, Kepala Desa Ansiap Imanuel Yoki mengungkapkan, rasa bahagiannya atas kedatangan Muhammad Pagi dan rombongan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam penyambutan dirinya dan masyarakat tidak maksimal.

“Seperti bapak lihat tadi kondisi jalan yang dilewati menuju kesini. Meski demikian, kami tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.

Yoki menegaskan, upaya pembangunan infrastruktur jalan di wilayahnya di luar kemampuan pemerintah desa. Karena itu, ianmengharapkan dukungan dan sentuhan dari pemerintah kabupaten, provinsi dan pusat agar apa yang menjadi keinginan masyarakat yaitu jalan yang baik dan masuknya aliran listrik dapat terpenuhi.

Keinginan masyarakat Desa Ansiap agar infrastruktur jalan yang baik dapat terwujud, bukanlah tanpa alasan.

Yoki mengungkapkan, infrastruktur jalan merupakan penyambung hidup masyarakat desa Kenapa? Karena menjadi kunci kemajuan ekonomi desa.

Secara alam, ia akui potensi desa sangatlah melimpah ruah, tanahnya subur dan potensial dikembangkan melalui perkebunan dan pertanian.

“Namun untuk meningkatkan nilai tambah masyarakat secara enonomi dengan menjual hasil bumi, kami butuh infrastruktur jalan yang baik.

Karena selama ini hasil bumi yang kami peroleh hanya mentok sampai dirumah sehingga tidak dijual ke luar.

Tetapi jika nanti jalan sudah bagus, kami optimis desa kami bisa berkembang dan masyarakatnya sejahtera,” ucap dia.(pemkab mpw)

Continue Reading

Kabupaten Mempawah

Dudung Agus Suharto Dukung Program Kerja Ketua DPD Golkar Mempawah Yang Baru

Published

on

Dudung Agus Suharto Dukung Program Kerja Ketua DPD Golkar Mempawah Yang Baru

GENCIL NEWS – Dudung Agus Suharto siap dukung program kerja Ketua DPD Golkar Mempawah Yang Baru. Dudung Agus Suharto adalah Ketua DPD Golkar Mempawah periode 2017-2020.

Partai Golkar DPD Mempawah menggelar Musyawarah Daerah (Musda) untuk menentukan Ketua DPD Golkar periode 2020-2025. Pada kesempatan ini Safrudin terpilih menjadi Ketua DPD Golkar periode 2020-2025.

Safrudin adalah Ketua Fraksi Partai Golkar di DPRD Mempawah yang terpilih menjadi Ketua DPD Golkar Mempawah 2020-2025. Safruddin terpilih secara aklamasi berdasarkan hasil musda DPD Golkar Mempawah.

Pergantian pucuk pimpinan DPD Golkar Mempawah berdasarkan hasil Musda DPD Golkar Mempawah. Yang dilaksanakan di Gedung Zamrud, Jalan Ahmad Yani, Kota Pontianak, Kamis (23/07/2020).

Dengan ketua yang baru. H Dudung berharap tongkat estafet kepemimpinnya guna membesarkan Golkar dapat dilanjutkan.

Didalam sidang Musda DPD Golkar Mempawah tersebut Safruddin mendapat kemenangan mutlak karena seluruh pemegang suara memilih Safruddin.

“Saya serahkan tongkat estafet ini pada seluruh kader yang terbaik, dan siapapun yang terpilih dan dipilih oleh pemegang mandat suara, saya dukung,” kata H Dudung.

“Saya merasa masa kepempinan saya yang lalu, mungkin masih banyak program partai yang belum kami selesaikan dan kami laksanakan saya berharap dengan kepemimpinan yang baru semua yang belum saya lakukan dapat diselesaikan,” jelasnya.

Terpilih memegang tongkat kepemimpina partai beringin, Safruddin menargetkan menyapu bersih kemenangan disemua lini dalam pemilu di Kabupaten Mempawah.

“Kita punya target, karena Mempawah basis Partai Golkar, kita harus selalu menang disemua lini, asal menang itu Golkar, baik Pilkada, Pileg dan Pilpres juga harus menang, apapun ceritanya Golkar harus menang di Mempawah,” ujar Safruddin.

Continue Reading

Kumpulan Resep Masakan Enak

TRENDING