Dengan Suka Rela, Warga Pebatasan Serahkan Dua Pucuk Senjata
Connect with us

Kabupaten Sambas

Dengan Suka Rela, Warga Pebatasan Serahkan Dua Pucuk Senjata

Published

on

Dengan Suka Rela, Warga Pebatasan Serahkan Dua Pucuk Senjata
Warga Pebatasan Serahkan Dua Pucuk Senjata kepada Satgas Yonif 642 - (Pendam XII/Tpr)

Gencil News – Dengan kesadaran diri karena memiliki senjata api tanpa izin dan merasa terlindungi keberadaan Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas, Pos Temajuk. Warga Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas. Menyerahkan dua pucuk senjata api rakitan laras panjang.

Senjata api rakitan tersebut jenis bowmen dan lantak milik Ridwan (35) yang digunakannya untuk berburu dan diserahkan kepada Danpos Temajuk, Letda Inf Ryan Hidayat.

Dansatgas Pamtas Yonif 642/Kps, Letkol Inf Alim Mustofa berdasarkan laporan dari Danpos Temajuk, Letda Inf Ryan Hidayat mengatakan, diterimanya dua senjata rakitan tersebut diserahkan secara sukarela oleh Ridwan (35) warga Desa Temajuk.

Lanjut dikatakan, penyerahan dua pucuk senjata api rakitan bermula ketika anggota Pos melaksanakan kegiatan anjangsana sekaligus memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat secara door to door. Dipimpin langsung Danpos Temajuk bersama tim kesehatan.

Dengan diserahkan dua pucuk senjata api rakitan laras panjang, Dansatgas Pamtas Yonif 642/Kps menyampaikan dan mengimbau kepada seluruh masyarakat yang masih memiliki dan menyimpan, agar diserahkan kepada aparat keamanan.

“Apabila menyerahkan secara sukarela, kami jamin tidak akan dikenai sanksi,” tegas Dansatgas.

Selanjutnya, bapak Ridwan (35) salah satu warga yang menerima pelayanan kesehatan oleh anggota. Mengungkapkan bahwa dirinya memiliki senjata api rakitan laras panjang di rumahnya dan akan menyerahkan kepada Satgas.

“Saya serahkan senjata milik saya kepada bapak TNI karena saya telah sadar akan bahaya memiliki senjata api tanpa izin,” ungkap Ridwan.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabupaten Sambas

Pemkab Sambas Terima Hibah 80 Ton Gula Pasir Dari Bea Cukai Kalbar

Published

on

By

Pemkab Sambas Terima Hibah 80 Ton Gula Pasir Dari Bea Cukai Kalbar
Bea Cukai Kalbar Hibahkan 80 Ton Gula Pasir Ke Pemerintah Kabupaten Sambas

Gencil News – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Barat. Menghibahkan 80 ton gula pasir ke Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas, Rabu 13 Januari 2021.

Gula pasir sebanyak 160 karung yang menjadi barang sitaan negara tersebut merupakan hasil pengamanan. Oleh Detasemen Intelejen Kodam XII/Tanjungpura dengan dugaan berasal dari Malaysia. Dan akan masuk ke wilayah Indonesia melalui pintu perbatasan tanpa dokumen resmi.

sebelumnya Kodam XII/Tanjungpura sudah melimpahkan gula pasir tersebut ke pihaknya pada 15 Juni 2020 lalu. Setelah dilakukan pemeriksaan dan penelitan hingga batas waktu yang ditentukan.

Pemiliknya masih juga tidak diketahui, maka pihaknya kemudian menetapkan gula tersebut sebagai barang milik negara.

Humas Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Barat, Ferdinand Ginting mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan BPOM Pontianak.

“Kita sudah berkoordinasi dengan BPOM Pontianak bahwa gula ini masih layak dan memenuhi syarat untuk dikonsumsi masyarakat. Dan hari ini kita hibahkan kepada Pemda Sambas,” ungkapnya

Ginting berharap gula tersebut dapat Pemda Sambas manfaatkan sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di sana. Terlebih dalam situasi pandemi yang menyulitkan perekonomian masyarakat.

“Tak hanya itu, hibahan ini nantinya bisa menciptakan sinergitas yansg lebih massif baik dengan Pemda Sambas. Maupun TNI dan Polri yang bertugas di wilayah perbatasan Kabupaten Sambas,” tambahnya.


Sebelumnya Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Barat. Telah melakukan hibah 413 liter cairan pembersih ke Pemda Ketapang. Enam ton gula ke Kabupaten Mempawah dan 3,55 ton gula ke Kabupaten Sanggau

Continue Reading

Kabupaten Sambas

Wisata Ditemajuk Kikis Ketimpangan Ekonomi Masyarakat Desa Dan Kota

Published

on

By

Wisata Ditemajuk Kikis Ketimpangan Ekonomi Masyarakat Desa Dan Kota
Direktur Utama Perusda Aneka Usaha Kalbar H. Syariful Hamzah dan masyarakat desa Temajuk

Gencil News – Provinsi Kalimantan Barat memiliki sejumlah objek wisata alam yang sangat menarik untuk dikunjungi. Bagi pencinta pantai Kalimantan Barat banyak menyimpan keindahan alami yang dapat memanjakan mata.

Salah satunya adalah Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, yang memiliki Pantai Temajuk. Pantai- pantai yg masih perawan dan mempesona dan menjadi nilai plus Desa Temajuk tersebut.

Lokasi ini telah menjadi daya tarik sendiri bagi wisatawan lokal untuk melihat keindahaan Pantai Temajuk. Kawasan ini berada di dekat perbatasan Indonesia – Malaysia. Bahkan dapat menarik wisatawan dari malaysia melalui border Teluk Melano.

Direktur Utama Perusda Aneka Usaha Kalbar H. Syariful Hamzah menyampaikan bahwa potensi wisata Pantai Temajuk yang berlokasi di Sambas ini dapat pemerintah dan masyarakat untuk terus menggali dan mengembangkan potensi yang ada. Sehingga ketimpangan ekonomi masyarakat perdesaan dan perkotaan dapat terkikis.

“Ekonomi kemasyarakatan ialah sebuah perekonomian yang tangguh, Sekalipun adanya terjangan ombak politik, sekalipun multikrisis, ekonomi kerakyatan harusnya tetap maju,” Ujar Syariful Hamzah

Syarifulmengatakan, Pemerintah Provinsi Kalbar saat ini intens mengembangkan destinasi wisata di perdesaan. Hal itu untuk membuka lapangan kerja daerah perdesaan sekaligus pemberdayaan masyarakat sekitar destinasi wisata.

Ia mengatakan perlu adanya kolaborasi antara pemerntah provinsi, pemerintah kabupaten dan berbagai pihak dalam mengembangkan potensi tersebut. Salah satunya dengan menjadikan daerah wisata temajuk sebagai salah satu daerah priortas wisata kalbar.

“Hal inilah yg coba pemerintah inisiasi oleh perusda kalbar dan komisi 5 dan 2 DPRD Prov Kalbar dengan melakukn kunjungn kerja ke sana. Banyak informasi yang dapat kita peroleh baik mlalui masyarakat disana yang terwakili oleh kades temajuk,” jelasnya

Prioritas Wisata Kalbar

Atong salah satu pelopor pembangunan wisata temajuk dan UPT KPH wilayah sambas selaku pengelola kawasan hutan lindung gunung raya sambas. Nantinya akan melakukan koordinasi lebih lanjut untuk penyusunan program priortas. Pengembangan desa temajuk sebagai daerah priortas wisata kalbar..

Untuk menuju ke Pantai Temajuk, wisatawan bisa menggunakan kendaraan roda empat atau roda dua. Sekitar kawasan Pantai Temajuk juga lengkap dengan fasilitas yang cukup lengkap bagi pengunjung. Seperti beberapa villa dan penginapan yang bagus dan pengelolaan secara profesional oleh penduduk lokal.

Selain memiliki potensi pantai yg indah bahkan lebih indah dari bali jika pengelolaanya dengan baik. Pantai temajuk juga ada potensi keindahan hutan lindung gunung raya yang akan menjadi suatu kombinasi yang luar biasa yang tidak dimiliki daerah lain.

Pada saat-saat tertentu ada momen panen ubur-ubur, panen lobster, pelepasan tukik (anak penyu) yang masih terjaga dengan baik bisa mnjadi potensi luar biasa bagi peningkatan ekonomi dan IPM disana.

Ia berharap kemudahan akses ke wilayah ini selalu mendapat perhatian agar kawasan wisata ini benar-benar memberikan kesan untuk terus menarik pengunjung.

“Semoga kawasan wisata ini menjadi perhatian pemerintah pusat, seperti halnya 5 wilayah pengembangan super strategis  yaitu Danau Toba, Borobudur, Lombok Mandalika, Labuan Bajo, dan Manado-Likupang-Bitung,”Pungkasnya

Continue Reading

Kabupaten Sambas

Sebanyak 95 Sekolah Di Sambas Menyatakan Siap Belajar Tatap Muka

Published

on

By

Sebanyak 95 Sekolah Di Sambas Menyatakan Siap Belajar Tatap Muka
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas Bersama Bupati Sambas Memberikan Arahan Pada Siswa Yang Mulai Belajar Tatap Muka

Gencil News – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas, H Sabhan mengatakan ada sebanyak 95 sekolah se-Kabupaten Sambas. Yang menyatakan siap belajar tatap muka tahun akademik 2020/2021.

Kendati banyak sekolah yang menyatakan siap. Mereka masih meminta untuk melakukan pertemuan dengan orangtua siswa.

Sementara itu saat ini yang melakukan belajar tatap muka baru 20 sekolah se-kabupaten Sambas. Yang mana pada jajaran siswa-siswi PAUD, TK, SD, SMP di Kabupaten Sambas, yang dilakukan tatap muka.

“Baru 20 sekolah yang memulai tatap muka, sedangkan yang lainnya masih bertemu orang tua dulu. Kemungkinan Senin depan baru bisa lebih dari itu. Dan ini tetap memantau penyebaran Covid-19, dan akan kita lakukan evaluasi secara bertahap setiap Minggu,”

Hal itu dia sampaikan pada saat mendampingi Bupati Atbah Romin Suhaili meninjau dua SMP Negeri di Sambas. Yang sudah mulai melaksanakan sekolah tatap muka.

“Terkait dengan apakah semua sekolah yang melaksanakan sekolah tatap muka, kita tegaskan bahwa saat ini masih sangat-sangat terbatas. Awalnya hanya 20 sekolah yang sudah melakukan pengisian data verivikasi dari Kemendikbud. Tentang kesiapan sekolah tatap muka,” ujarnya.

Dengan demikian kata Sabhan, setelah di isi data kesiapan sekolah dan di verifikasi Kemendikbud, maka baru diizinkan untuk masuk sekolah.

“Setelah kita lakukan pemantauan, di Sambas ini saja baru ada 2 SMP yang melaksanakan tatap muka. SD belum ada, PAUD ada satu. Sementara itu di Sebawi belum ada sama sekali, di tebas sudah ada sekolah yang siap,” katanya.

“Dan setelah kita pantau, memang sekolah ini benar-benar sudah menerapkan protokol kesehatan. Dan harapannya bisa menjadi percontohan bagi sekolah-sekolah lainnya yang ada di Sambas,” tutur Sabhan.

Continue Reading

TRENDING