Komisi V DPR RI Prioritaskan Pembangunan Akses Jalan JSBB dan Jembatan Besar Sambas
Connect with us

Kabupaten Sambas

Komisi V DPR RI Prioritaskan Pembangunan Akses Jalan JSBB dan Jembatan Besar Sambas

Published

on

Komisi V DPRRI Prioritaskan Pembangunan Akses Jalan JSBB dan Jembatan Besar Sambas
Ketua Komisi V DPR RI Lasarus memantau secara langsung perkembangan pembangunan infrastruktur Kalimantan Barat.

Gencil News – Pada masa reses 2020, Komisi V DPR RI mengunjungi Provinsi Kalimantan Barat. Ketua Komisi V DPR RI Lasarus memantau secara langsung perkembangan pembangunan infrastruktur Kalimantan Barat.

Kedatangan Komisi V DPR RI dalam rangka fungsi pengawasan terhadap pembangunan infrastruktur dan transportasi provinsi Kalbar yang telah disahkan Komisi V DPR RI.

Ketua Komisi V DPR RI Lasarus mengatakan bahwa kedatangannya untuk menyerap aspirasi masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur dan transportasi di Kalimantan Barat. Komisi V DPR RI meninjau perkembangan lokasi Pembangunan Jembatan besar Sambas.

Jembatan Sambas Besar tak luput dari pengawasan Ketua Komisi V DPR RI. Lasarus mengatakan jembatan Sambas Besar dan Akses Jalan adalah prioritas.

Lasarus menyebut anggarannya sudah masuk dalam mata APBN. Total anggaran sebesar Rp 680 miliar yang dipersiapkan, dengan lama pengerjaan kurang lebih 4 tahun.

“Untuk anggaran pembangunan jembatan Sambas besar sudah tercantum dalam mata APBN. Untuk anggaran fisiknya sudah ada dengan pengerjaan selama kurang lebih 4 tahun. Pada tahun 2021 teranggarkan Rp125 miliar dan total selama empat tahun sebesar Rp680 miliar,” ujarnya.

Jembatan Sungai Sambas Besar nantinya akan mendongkrak perkembangan ekonomi daerah. Yang akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sambas.

“Dengan hadirnya jembatan sungai sambas besar. Harapan semua pihak adalah dapat memperlancar arus lalu lintas. Yang kemudian dapat meningkatkan kesejahteraan serta perekonomian masyarakat,” ujar Lasarus.

“Ada 2 pembangunan yang saat ini menjadi prioritas pengawasan kami. Duplikasi jembatan kapuas 1 dan Jalan Akses Jembatan Sambas Besar, Jembatan Besar Sambas. Yang kami upayakan pembangunannya segera selesai,” tegas Lasarus.

Selain itu pembangunan jalan perbatasan menuju Temajuk, Kecamatan Paloh. Tak luput dari perhatian Komisi V DPR RI. Selain itu pembangunan kota pusaka sambas dan beberapa program lainnya akan segera menyusul.

Sementara itu Pjs Bupati Sambas Syarif Kamaruzzaman mengatakan dengan keterbatasan anggaran daerah. Perlu adanya sinergisitas antara Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten Sambas.

Kabupaten Sambas memerlukan sentuhan dan perhatian dari Pemerintah Pusat dalam rangka pembangunan infrastruktur.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabupaten Sambas

Wakil Menteri Agraria Janji Segera Bangkitkan Geliat Ekonomi Perbatasan

Published

on

By

Wakil Menteri Agraria Janji Segera Bangkitkan Geliat Ekonomi Perbatasan

Gencil News – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Badan Pertanahan Nasional (BPN), Surya Tjandra melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sambas pada Sabtu (26/6/2021).

Bupati Sambas, Satono mengatakan, kedatangan Wamen ATR BPN dalam rangka tindak lanjut program pencanangan Desa Wisata Pemerintah Provinsi Kalbar dan Pemerintah Kabupaten Sambas.

Wakil Menteri ATR dan BPN ini menyebut bahwa kedatangannya berdasarkan Instruksi Presiden ( Inpres ) No. 1 Tahun 2021 yaitu bertujuan melakukan percepatan pembangunan di perbatasan Kabupaten Sambas yaitu Aruk dan Paloh khususnya dalam bidang ekonomi.

“Kunjungan Wakil Menteri ATR ini untuk meninjau lapangan TORA dalam rangka pilot projek pemberdayaan masyarakat pascaredistribusi Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) di Temajuk, Kecamatan Paloh,” terang Surya Tjandra

Menurutnya wilayah perbatasan Sambas ini harus segera untuk dilakukan percepatan pembangunan. Hal tersebut bertujuan untuk membangkitkan geliat ekonomi internasional karena letaknya yang berbatasan dengan negara Malaysia.

“Pembangunan pada wilayah perbatasan sambas ini sangat penting, karena memiliki peluang besar untuk bekerjasama dengan Malaysia dalam bidang perekonomian.

“Maka perlu adanya dukuangan SDM yang mumpuni dan infrastruktur yang bagus,” terangnya

Pada kunjungannya, Bupati Sambas, Satono turut mendampingi Wamen ATR dan terjun langsung melihat dan mendengar apa saja yang masayarakat butuhkan.

Sebagai tindak lanjut, Satono mengatakan, dirinya akan mengkaji lebih dalam potensi apa saja yang bisa dikembangkan dan akan menjalin komunikasi dengan kementerian untuk memohon bantuan.

Continue Reading

Kabupaten Sambas

Bupati Sambas Katakan Paloh Miliki Potensi Besar Dalam Budidaya Laut

Published

on

By

Bupati Sambas Katakan Paloh Miliki Potensi Besar Dalam Budidaya Laut

Gencil News- Bupati Sambas, Satono katakan Kecamatan Paloh merupakan kecamatan pada wilayah pesisir yang memiliki potensi besar dalam menghasilkan budidaya laut. Senin (21/06/2021).

Ini bisa terlihat saat Bupati Sambas, Satono beserta Wakil Bupati Sambas, Fahrur Rofi panen udang di tambak yang berada pada Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas.

Pada panen tersebut ia melihat potensi hasil budidaya laut contohnya seperti budidaya tambak udang serta budidaya ikan kakap yang Koperasi Nelayan Paloh kelola.

Terlihat saar itu antusias yang sangat besar oleh bapak bupati serta wakil bupati saat memanen udang jenis vaname. Ia menjelaskan bahwa tambak udang itu salah satu potensi yang luar biasa.

“Salah satu sektor ekonomi yang saat ini masih bertahan sejak pandemi adalah pertanian, peternakan dan perkebunan. Maka dengan adanya tambak udang ini.Harapan kedepannya bisa menjadi solusi untuk penyerapan tenaga kerja yang terkena dampak covid 19,” tuturnya

Ia mengungkapkan untuk saat ini banyak masyarakat Sambas yang bekerja migran kembali karena melihat kondisi saat ini.

“Banyak warga Sambas yang jadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang pulang ke Sambas karena pandemi Covid-19. Maka dengan adanya program pemberdayaan ini mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja di Sambas,”ujarnya.

Saat ini ia berharap agar Kementrian Kelautan dan Perikanan bisa melihat potensi yang Kabupaten Sambas miliki saat ini. Agar nantinya bisa berkembang dan bisa mewujudkan percepatan pembangunan pada kawasan perbatasan.

“Mudah-mudahan dengan adanya ikhtiar yang kuat dari masyarakat kita. Bisa membuat budidaya terus berkembang sehingga sektor ekonomi bisa untuk bertahan pada masa pandemi saat ini. Serta dapat menopang pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sambas,” pungkasnya.

Continue Reading

Kabupaten Sambas

Bupati Dan Wabup Sambas Baru Diminta Prioritaskan Tangani Covid-19

Published

on

By

Serah terima jabatan Bupati dan Wakil Bupati Sambas
Serah terima jabatan Bupati dan Wakil Bupati Sambas

Gencil News – Acara serah terima jabatan (sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Sambas yang terlaksana di Aula Kantor Bupati Sambas, Rabu (16/6/2021).

Bupati dan Wakil Bupati Sambas yang baru diminta tetap memprioritaskan penanganan Covid-19 dan vaksinasi.

Dalam sambutan Gubernur Kalbar yang dibacakan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalbar, Junaidi mengatakan, untuk segera melakukan konsolidasi dengan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Sambas dan memberdayakan segenap aparatur birokrasi guna terwujudnya visi dan misi.

“Bupati dan Wakil Bupati terpilih untuk segera konsolidasi seluruh jajaran Pemkab Sambas. Serta memberdayakan segenap aparatur birokrasi di lingkungan Pemkab Sambas guna terwujudnya visi dan misi ke dalam RPJMD,” kata Junaidi

Lanjutnya, sebagaimana dalam Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota, bahwa Kepala Daerah tidak dapat melakukan pergantian Pejabat Struktural di lingkungan Pemkab Sambas dalam jangka waktu enam bulan terhitung sejak pelantikan.

“Saya mintakan kepada saudara Bupati dan Wakil Bupati untuk menjalin komunikasi dan koordinasi dengan DPRD selaku mitra kerja Pemkab Sambas. Dalam penyelenggaraan Pemerintah Daerah, dan kepada Pimpinan dan Anggota DPRD Sambas. Sebagai unsur penyelenggara Pemerintah Daerah, agar dapat mendukung kerja Pemkab Sambas untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera,” katanya.

Tangani stunting di Sambas

Djunaidi membahkan, seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan masyarakat Kalbar yang Beriman. Sehat, Cerdas, Aman, Berbudaya dan Sejahtera, dengan fokus terhadap penanganan stunting agar tidak berada pada posisi yang rendah.

“Saat ini, (kasus Stunting Kalbar) pada posisi 8 dari 10 tertinggi stunting di Indonesia. Karena jika kondisi ini tidak ada perbaikan maka upaya peningkatan SDM sulit. Untuk dicapai dan selalu membangun Komunikasi dan Koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalbar,” tegasnya.

Sedangkan untuk mencegah penularan dan pencegahan penyebaran Covid-19. Pemkab Sambas harus menekan laju penyebaran di wilayahnya dan memprioritaskan penanganan, serta pelaksanaan vaksinasi.

“Dalam situasi dan kondisi pandemi Covid-19 saat ini, saya minta kepada Bupati dan Wakil Bupati Sambas selaku ketua satgas Covid-19. Tetap prioritaskan penanganannya betul-betul mengutamakan penanganan dan pelaksanaan vaksinasi,” imbaunya.

Ia mewakili Pemprov Kalbar juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bupati dan Wakil Bupati Sambas Periode 2016-2021, yang telah membangun Kabupaten Sambas selama lima tahun masa pengabdiannya.

“Kami juga mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bupati dan Wakil Bupati Sambas Masa Jabatan 2016-2021, atas jasa dan pengabdiannya selama menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sambas, Semoga Allah Swt., Tuhan yang maha kuasa membalas semua dedikasi yang telah saudara berikan untuk kemajuan Kabupaten Sambas selama ini,” pungkasnya.

Continue Reading

Kabupaten Sambas

Lismaryani Minta Bupati Sambas Dorong Kemajuan PKK Dan Dekranasda

Published

on

By

Lismaryani Minta Bupati Sambas Dorong Kemajuan PKK Dan Dekranasda
Pelantikan Yunisa Satono sebagai Ketua Tim Penggerak PKK. Sekaligus Ketua Dekranasda, dan Bunda PAUD Kabupaten Sambas masa bakti 2021-2026 pada Senin (14/6/2021).

Gencil News – Ketua Tim Penggerak PKK Kalbar, Lismaryani Sutarmidji melantik Yunisa Satono sebagai Ketua Tim Penggerak PKK. Sekaligus Ketua Dekranasda, dan Bunda PAUD Kabupaten Sambas masa bakti 2021-2026 pada Senin (14/6/2021).

Dalam sambutannya, Lismaryani meminta dukungan dan peningkatan koordinasi kepada Bupati Sambas. Selaku Pembina TP PKK, dan juga DPRD, serta lembaga lain yang terkait. Ia menjelaskan, dalam 10 Program Pokok PKK yang dirumuskan secara operasional dalam Pokja I sampai dengan Pokja IV. Memiliki program berbasis kegiatan Dasawisma yang menyentuh langsung ke masyarakat.

“Mengingat Dasawisma sebagai kelompok potensial dan ujung tombak dari Gerakan PKK dalam Sepuluh Program Pokok PKK,” ujarnya

Ia mengatakan, apabila program pokok PKK dapat diterapkan di setiap keluarga. Maka akan tercipta ketahanan keluarga yang dapat menjadikan situasi dan kondisi keluarga menjadi sehat, terutama di masa pandemi Covid-19.

Lebih lanjut, Lismaryani mengatakan dengan menerapkan protokol kesehatan di lingkungan keluarga masing-masing, akan membantu pemerintah dalam mencegah penyebaran wabah Covid-19.

“Untuk mendukung efektivitas pelaksanaan Sepuluh Program Pokok PKK, Program Dekranasda, dan Program Kerja Bunda PAUD. Laksanakanlah tertib administrasi dan kelembagaan, terutama tertib administrasi,” tegasnya.

Tentang Dekranasda, Lismaryani yang juga ketua Dekranasda Provinsi Kalbar, meminta agar Dekranasda Kabupaten Sambas. Mampu menggunakan teknologi informasi dalam pengumpulan dan pengolahan data perajin.

Ia mencontohkan penggunaan produk-produk kerajinan lokal dan nusantara, serta penyusunan program kerja selama lima tahun ke depan. Akan lebih baik bila melibatkan kelompok milenial, anak-anak muda yang bertalenta tinggi, kreatif, dan inovatif.

Optimalkan Sumber Dana

Sementara, Ia berharap Bunda PAUD dapat mengoptimalkan sumber dana. Untuk penyelenggaraan program berkualitas seperti dana desa, dana APBD, CSR, dan sumber dana lainnya yang ada di masyarakat.

Lismaryani juga berpesan, agar mendorong peningkatan konsumsi makanan sehat, bergizi, dan berkualitas bagi anak usia dini.

“Bunda PAUD Kabupaten Sambas untuk segera membentuk kelompok kerja Bunda PAUD di Kabupaten Sambas. Sekali lagi saya harapkan dukungan Bupati Sambas untuk membantu Tim Penggerak PKK dalam melaksanakan sepuluh program Pokok PKK. Program-program Dekranasda, dan Bunda PAUD, demi mewujudkan peningkatan kualitas kesejahteraan keluarga dan ketahanan keluarga serta masyarakat. Semoga Kabupaten Sambas semakin bertambah maju, aman, tentram, damai, dan penduduknya lebih sehat dan sejahtera,” pungkasnya.

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

Advertisement

TRENDING