Connect with us

Kabupaten Sambas

Komunitas Gerakan Peduli Sesama Salurkan Sembako Untuk Warga

Published

on

Komunitas Gerakan Peduli Sesama Salurkan Sembako Untuk Warga

Gencil News – Komunitas Gerakan Peduli Sesama (GPS) Sambas kembali menyalurkan sembako kepada warga yang kurang mampu. Kegiatan Komunitas Gerakan Peduli Sesama ini dilakukan dalam rangka Ulang Tahun Ke 75 Republik Indonesia dan Tahun Baru Islam.

Kegiatan sedekah sembako ini merupakan salah satu program rutin yang dilaksanakan oleh komunitas GPS.

Kegiatan kali ini dilaksanakan di kediaman Wasli (57) tepatnya di Dusun Kartini, Desa Seburing, Kecamatan Semparuk. Sabtu (15/08/2020).

Kepala Dusun Kartini, Narjo menyebutkan bahwa Wasli merupakan salah satu warga yang sangat membutuhkan, dia tidak mempunyai istri dan hanya tinggal sendiri di rumahnya. Keadaannya juga sangat memperhatikan karena mengalami sedikit gangguan jiwa.

“Saya mengucapkan banyak terimakasih dan mengapresiasi atas apa yang telah dilakukan oleh rekan-rekan dari Komunitas GPS. Semoga kegiatan seperti ini tetap berlanjut dan akan lahir gerakan-gerakan sosial lainnya, agar bisa lebih banyak lagi membantu masyarakat yang membutuhkan.” Harap Narjo

Menurut Bayu selaku Ketua/ Penggagas Gerakan Peduli Sesama (GPS) Sambas menjelaskan bahwa, sejak terbentuknya pada 24 Januari 2017.

Komunitas ini sudah berkunjung ke 13 Kecamatan yang ada di Kabupaten Sambas dan untuk kegiatan kali ini merupakan rumah yang ke 60 yang dikunjungi oleh Komunitas ini.

” Rasa peduli seharusnya dapat dilakukan di manapun dan kapanpun. Karena sebaik–baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat bagi orang lain. Dengan demikian, segala sesuatu yang kita terima, baik hari ini maupun esok, merupakan hal yang terindah untuk disyukuri dan pasti ada hikmahnya.” jelas Bayu

“Harapannya dengan semangat Kemerdekaan dan Tahun Baru Islam ini, kita tingkatkan kepedulian terhadap sesama karena sedikit saja yang kita berikan maka akan terasa besar bagi mereka yang membutuhkan. Melalui moments berbagi terhadap sesama ini, kita diajarkan untuk bersyukur karena masih dalam keadaan selamat dan sehat”. Tutupnya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Kabupaten Sambas

Komunitas Pecinta Alam di Kalbar Penuhi Kawasan Air Terjun Terinting

Published

on

Gencil News – Beberapa Komunitas Pecinta Alam di Kalbar penuhi kawasan Air Terjun Terinting dalam rangka memeriahkan HUT ke-75 RI.


“Para pendaki terpantau mulai berdatangan sejak Jumat (14/8). Hingga Sabtu 15 Agustus 2020 siang, terdata sudah ada puluhan pendaki dari berbagai daerah yang ingin merayakan peringatan HUT RI ke-75 di Kawasan Terinting,” kata Sendi Anggota Pendaki Tebas serta selaku selaku Kordinator kegiatan.


“Tujuan mendaki adalah untuk mengibarkan bendera Merah Putih di Kawasan Terinting bertepatan dengan peringatan HUT Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus.

Rombongan kami berangkat dari Tebas pada Minggu tanggal 15 Agustus malam. Butuh sekitar enam jam untuk sampai di Kawasan dimana kami akan mengibarkan Bendera Merah Putih, Tambahnya.


Ya’ Hari Purwadi selaku Ketua Pendaki Landak menambahkan selain momentum pengibaran Bendera untuk memperingati HUT 75 RI kegiatan ini juga sebagai momentum silaturahmi kami sesama Pecinta Alam dan sebagai tanda cinta kami sebagai anak bangsa kepada para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan.

Kegiatan seperti ini rutin kami lakukan di tempat – tempat berbeda, Meski pengibaran secara sederhana namun peringatan HUT 75 RI di kawasan Terinting berjalan lancar pungkasnya.

Continue Reading

Kabupaten Sambas

Masyarakat Sambas Ini Kecewa Dengan Atbah-Hairiah dan Beralih Dukung Hero-Rubaety

Published

on

Masyarakat Sambas Ini Kecewa Dengan Atbah-Hairiah dan Beralih Dukung Hero-Rubaety

GENCIL NEWS – Almizan salah seorang tokoh masyarakat Sambas mengungkapkan kecewa dengan kepemimpinan Atbah-Hairiah padahal ia mengaku sebagai bagian dari tim Atbah.

“Saya mantan tim lama Atbah-Hairiah kecewa atas kepemimpinan beliau. Dengan kesimpulan bahwa Atbah-Hairiah tidak punya kesimpulan dan tidak konsisten atas aspirasi yang berkembang yang dirumuskan dalam visi misi Sambas Hebat. Artinya rumusan visi misi hasil pemikiran dan harapan tokoh masyarakat dan ilmuan Sambas. Dan hasil sosialisasi ke masyarakat kita inventarisasi dan diskusikan, kaji, dan telaah didalam visi misi Sambas Hebat. Ternyata jauh dari harapan,” kata Masyarakat Tumok Manggis Sambas ini.

“Setelah kita telusuri ternyata RPJMD Sambas Hebat hanya ganti kulit, kulitnya Sambas Hebat, isinya totaliter Terpikat Terigas, masih yang lama. Kalau isi masih yang lama saya yakin Atbah tidak akan tau karena bukan yang mengolahnya. Karena sudah disahkan walaupun secara hukum secara sah. Tapi jika kepala daerah tidak paham visi misi sendiri maka akan tidak bisa dilaksanakan amanah yang diberikan,” ujar Mantan Dosen Fakultas Ekonomi Untan

Mantan Anggota DPRD Sambas 2004-2009 mencontohkan keinginan Atbah membuat pelabuhan, lapangan udara di Jawai, namun ternyata tidak ada.

Begitu juga saat terjadi mutasi, promosi dilingkungan pemerintahan Sambas. Tata cara promosi dan mutasinya dinilai Almizan lebih kental pada KKN. Dan penempatan posisi tidak sesuai dengan peruntukkannya.

“Didalam perjalanannya kita coba menyampaikan pendapat kepada Bupati agar tidak menyimpang dalam visi misi Sambas Hebat, nyatanya Atbah tidak mengakomodir. Akhirnya yang kami harapkan ada perubahan perbaikan, tatanan pemerintahan, pelayanan, kesejahteraan dan infrastruktur jauh dari harapan. Kesimpulan saya Atbah tidak layak memimpin Sambas,” jelas Almizan.

Oleh karena itu, ia menyebut mencoba mencari figur baru, diantaranya ialah mendorong Heroaldi-Rubaety.

Kedua tokoh tersebut dinilainya cocok membangun Sambas karena mempunyai track record yang baik selain juga Hero adik dari mantan Bupati Sambas Juliarti sementara Rubaety istri dari mantan wakil Bupati Sambas Prabasa yang juga Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar.

“Dari banyak figur dan yang mengena bagi saya sebagai mantan tim Atbah-Hairiah adalah Hero-Rubaeti. Mudah-mudahan Hero-Rubaeti nantinya memenuhi harapan kita lebih baik kedepan,” katanya.

Continue Reading

Kabupaten Sambas

Darso Mundur Tinggalkan Kursi DPRD Provinsi Kalbar

Published

on

Darso Mundur Tinggalkan Kursi DPRD Provinsi Kalbar

GENCIL NEWS – Darso mengungkapkan dirinya bakal mengundurkan dari kursi DPRD Provinsi. Setelah mendapat rekom dan mencukupi maju di Pilkada Sambas sebagai Balon Wakil Bupati.

Pengunduran diri tersebut, lanjut bakal calon dari NasDem dan PDI Perjuangan ini bakal resmi dan otomatis ketika dia mendaftar di KPU sebagai peserta pilkada Sambas.

“Insyallah saya mengundurkan diri, begitu ditetapkan sebagai calon tetap sudah sah, eksposio,” ujar Darso, Rabu (22/07/2020).

Darso pun mengatakan jika sejumlah problem yang ada di Sambaslah membuatnya terpanggil membangun Sambas.

Selain itu, dengan pengalaman yang ada selama 25 tahun di dunia legislatif bakal menjadi bekal dirinya mendampingi balon Bupati Helman Fachri memimpin Sambas.

“Saya juga mengetahui betul kondisi masyarakat dan Kabupaten Sambas, untuk itu, sebagai Bakal Calon Wakil Bupati saya merasa terpanggil dan semangat bersama Pak Helman sama untuk memajukan Sambas,” jelasnya.

Sebelumnya, untuk diketahui Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan secara resmi merekomendasikan pasangan Helman Fachri dan Darso sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati Sambas untuk Pilkada 2020. 

Rekomendasi pasangan Helman-Darso diumumkan bersamaan dengan 44 pasangan lainnya pada pengumuman yang dibacakan Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Politik dan Keamanan Puan Maharani di Jakarta, Jumat (17/7/2020) lalu. 

Pada hari ini, Rabu (22/07/2020), Ketua DPW NasDem Kalbar, Sy Abdullah Alqadrie menyerahkan rekomendasi kepada bapaslon Helman Fachri-Darso untuk maju di Pilkada Sambas 2020.

Penyerahan itu dilakukan dikantor DPW Partai NasDem Kalbar, Jalan Sultan Abdurahman Saleh, Kota Pontianak. Ketua DPD NasDem Sambas, Subhan Nur dan jajaran juga tampak dalam penyerahan rekomendasi ini.

Continue Reading

TRENDING