Lontong Sayur Mi Sanggol Kuliner Lezat Khas Sambas
Connect with us

Kabupaten Sambas

Lontong Sayur Mi Sanggol Kuliner Lezat Khas Sambas

Published

on

GENCIL NEWS – Jika berkunjung ke Kota Sambas, Kalimantan Barat jangan lupa untuk mencicipi kuliner lezat lontong sayur mi sanggol. Apalagi jika momentum Idul Fitri, sebagian masyarakat Melayu Kabupaten Sambas akan menjamu tamu pada hari pertama dengan makanan khas lontong sayur mi sanggol.

Disebut dengan lontong sayur mi sanggol, karena penyajian lontong sayur ini ditambahkan dengan mi yang berbentuk bulat seperti sanggul (tatanan rambut wanita)

“Khusus untuk lebaran pertama, kami selalu menyajikan lontong sayur yang ditambah dengan mi sanggol, yaitu mi bulat yang menyerupai sanggol wanita kebaya,” ujar salah satu warga

Lontong sayur mi sanggol khas Sambas berbeda dengan lontong sayur lainnya, karena masakan khas sambas ini terdiri dari banyak jenis sayur seperti, sawi, kol, kacang, wortel, nangka, dan ditambah dengan daging sapi atau daging ayam agar rasanya lebih lezat. Dan yang membuat unik adalah ditambah dengan mi sanggol.

“Dengan ditambah mi sanggol rasanya semakin nikmat atau ketika dimakan sedikit lembut karena ada nuansa mi sanggol dalam lontong sayur. Kalau lebaran tanpa lontong sayur, maka nuansa lebarannya tak akan terasa,” ungkapnya.

Namun sayangnya, menurut A Muin Ikram selaku Pengamat Budaya Sambas menyatakan, pada saat ini lontong sayur dan kue lapis khas Sambas mulai ditinggalkan generasi sekarang, karena mereka lebih menyukai kue kering yang tidak dikenal oleh masyarakat Sambas.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabupaten Sambas

UKK Imigrasi Mempawah Berikan Kemudahan Urusan Paspor Bagi Warga

Published

on

UKK Imigrasi Mempawah Berikan Kemudahan Urusan Paspor Bagi Warga

Gencil News –  Unit Kerja Kantor (UKK) Imigrasi Mempawah hadir untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat Kabupaten Mempawah yang ingin  membuat atau memperpanjang paspor.

Selama ini masyarakat Mempawah untuk membuat atau memperpanjang paspor. Biasanya harus menempuh jarak yang jauh, yaitu ke Singkawang atau Pontianak.

Bupati Mempawah Erlina mengaku bersyukur karena salah satu layanan terbaik UKK Mempawah yang diijinkan untuk diberikan kepada masyarakat adalah adanya penerbitan paspor elektronik.

“Layanan paspor elektronik yang berlaku di seluruh dunia ini punya banyak keunggulan dibandingkan paspor biasa. Jika kita pergi ke Jepang selama 15 hari kunjungan akan mendapatkan bebas visa,” terangnya.

Selain itu, paspor elektronik dengan menggunakan chip cukup digesek dan tidak perlu antian panjang lagi, sehingga dapat memberikan kemudahan bagi pemiliknya.

“Dari tujuh daerah yang memiliki Kantor Imigrasi di Kalbar, baru Kota Pontianak yang bisa menerbitkan paspor elektronik. Oleh karena UKK Mempawah berada di bawah Imigrasi Pontianak, maka disini diperbolehkan penerbitan paspor elektronik,” ungkapnya.

Erlina mengucapkan terima kasih, kepada Dirjen Imigrasi Kemenkumham RI, Johni Ginting, dan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak, Tatang Suheryadin, yang sudah menyetujui dan mendukung dibukanya UKK di Kabupaten Mempawah.

“Keberadaan pelayanan pembuatan paspor sudah lama diinginkan masyarakat, apalagi pelabuhan Internasional Kijing akan segera beroperasi. Saya berharap dengan adanya UKK ini, dapat mendukung pelayanan keimigrasian bagi masyarakat Kabupaten Mempawah,” pungkasnya.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak, Tatang Suheryadin mengatakan, untuk pelayanan UKK Imigrasi Mempawah, selain paspor RI (SPRI), juga paspor untuk Warga Negara Asing. Untuk aplikasinya juga akan disambungkan semuanya.

“Jadi disini ada dua jenis yang dilayani, yaitu paspor Indonesia, dan paspor Warga Negara Asing. Agar lebih memudahkan, baik Warga disini maupun Warga Asing yang datang ke Mempawah dapat langsung melapor di UKK Mempawah,” ungkapnya.

Continue Reading

Kabupaten Sambas

Potensi Atlet Bridge Sambas Terbukti Menjuarai Tingkat Provinsi

Published

on

By

Potensi Atlet Bridge Sambas Terbukti Menjuarai Tingkat Provinsi
Atlet Bridge Sambas

Gencil News – Cabang Olahraga Bridge Sambas kembali meraih prestasi tingkat Provinsi Kalbar yang diwakili Bagus Setiadi dan Jamhari. Pasangan itu meraih runner-up.

Hal ini sebagaimana pernyataan Ketua Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (Gabsi) Kabupaten Sambas, Supardi Djafar, Senin (1/2) di Sambas.

Supardi mengatakan bahwa kegiatan tersebut berlangsung di Kota Pontianak pada 30-31 Januari 2021. Atlet Bridge Sambas berhasil menjadi runner-up salah satu cabang lomba.

“Alhamdulillah pasangan atlet kita, Bagus Setiadi dan Jamhari bisa melaju ke final dan meraih runner-up Cabang Pasangan Swiss. Kegiatan ini terlaksana di Aula Fakultas Teknik Untan kemarin,” ungkapnya.

Pada kompetisi tersebut terdapat beberapa cabang Bridge yakni beregu, pasangan swiss dan side event.

“Ada juga kelas junior, tapi kita tidak menurunkan tim. Kita turun dua tim di beregu, cuma kalah tidak masuk semifinal,” katanya.

Sementara itu, peraih runner-up kelas pasangan swiss, Bagus Setiadi mengatakan, Kabupaten Sambas memiliki potensi yang sangat baik di cabang olahraga bridge.

“Kuncinya memang memperbanyak even pertandingan dan sparring atau uji tanding non resmi. Hal ini akan menambah pengetahuan atlet bridge Sambas dan bisa meraih lebih banyak prestasi di tingkat yang lebih tinggi,” katanya.

Bagus Setiadi yang juga Anggota DPRD Kabupaten Sambas ini juga mengatakan, kehadiran olahraga bridge masih belum diketahui secara luas oleh masyarakat Sambas.

“Mungkin hampir sama dengan daerah lainnya, bridge belum terlalu populer, namun kita memiliki potensi di olahraga tersebut. Atlet junior yang kita miliki sangat berbakat dan akan kita siapkan untuk menjadi andalan olahraga ini kedepannya,” pungkas Bagus

Continue Reading

Kabupaten Sambas

Hari Jadi ke 4, Komunitas GPS Sambas Gelar Kegiatan Sosial

Published

on

Hari Jadi ke 4, Komunitas GPS Sambas Gelar Kegiatan Sosial

Gencil News – Komunitas Gerakan Peduli Sesama (GPS) Sambas kembali melaksanakan kegiatan rutinnya yaitu program sosial sedekah sembako. Kegiatan yang dilaksanakan kali ini merupakan kegiatan spesial dari komunitas ini, yang mana bertepatan dengan hari jadi ke empat.


Program sosial sedekah sembako sekaligus Anniversary 4st ini dilaksanakan di kediaman Yusni yang bertempat tinggal di Dusun Pimpinan, Desa Pipit Teja, Kecamatan Teluk Keramat. Minggu (24/1/2021).
Kegiatan kali ini ikut dihadiri oleh Vijay selaku Kepala Desa Pipit Teja berserta perangkat desa dan warga sekitar.


Kepala Desa Pipit Teja, Vijay mengungkapkan pertama-tama saya mengucapkan terima kasih kepada atas kehadiran kawan-kawan dari Komunitas Gerakan Peduli Sesama (GPS) Sambas dan kami dari Pemerintah Desa Pipit Teja mengucapkan selamat ulang tahun buatKomunitas Gerakan Peduli Sesama (GPS) Sambas yang ke 4 tahun. Semoga GPS semakin jaya, semakin berkembang dan semakin banyak donatur, ucapnya.


Terakhir sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada kehadiran dari kawan-kawan GPS, mudah-mudahan apa yang diberikan pada sore ini menjadi keberkahan dan mudahan rejekinya dilimpahkan oleh Allah SWT. Tutur Vijay.


Menurut Bayu selaku ketua sekaligus penggagas dari Komunitas Gerakan Peduli Sesama (GPS) Sambas ini, mengucapkan banyak terima kasih dan sangat bersyukur karena sampai saat ini komunitas GPS Sambas sudah berusia 4 tahun.


Terima kasih yang tidak terhingga kepada seluruh masyarakat yang telah ikut berpartisipasi demi komunitas ini tetap bisa menjalankan kegiatan rutinnya.


Dengan harapan kedepannya, semoga akan lebih banyak lagi yang peduli kepada sesama, dengan banyaknya yang peduli maka akan banyak pula orang yang membutuhkan dapat terbantu.


Dikatakannya, tujuan komunitas ini untuk memberikan inspirasi dan motivasi kepada para pemuda agar bisa menumbuhkan kepada dirinya sikap kepedulian terhadap sesama. Khususnya bagi mereka yang sedang membutuhkan.

Komunitas GPS Sambas pada hari ini genap berusia 4 tahun. Diketahui terbentuk pada 24 Januari 2017 yang lalu. Selama berjalannya waktu komunitas ini sudah menjalankan beberapa program dan salah satunya yang rutin dilaksanakan yaitu “Sedekah Sembako.” 

Program sosial sedekah sembako sendiri sampai saat ini sudah sedikitnya mengunjungi 70 rumah warga yang membutuhkan di 13 Kecamatan yang ada di Kabupaten Sambas.


Sebagai komunitas sosial, ada beberapa program kegiatan yang telah dilaksanakan diantaranya seperti berikut ini:


1. Sedekah sembako

2. One Week Seven Kilogram of Rice

3. Bedah Rumah

4. Berbagi Alat Tulis Sekolah untuk Anak Yatim

5. Buka Bersama dengan Anak Yatim

6. Berbagi Baju Lebaran untuk Anak Yatim

7. Berbagi Baju Layak Pakai untuk Anak Yatim dan Dhuafa

8. Khitanan Massal untuk Anak Yatim

9. Berbagi Paket Lebaran untuk Dhuafa

10. Berbagi THR untuk Dhuafa

11. Berbagi Zakat untuk Dhuafa

12. Sedekah untuk Anak Yatim dan Dhuafa

13. Sedekah Jumat untuk Dhuafa

14. Sedekah Ramadhan untuk Dhuafa

“Ketika kita memberikan kebahagiaan kepada orang lain, maka kita juga ikut bahagia,” tuturnya. “Berbagi dengan orang lain adalah bentuk terbaik mensyukuri apa yang telah kita dapatkan. Ayo kita sedekah, sebab dengan bersedekah Allah akan memberikan kemudahan di segala aktivitas kita,” tutupnya.

Continue Reading

Advertisement

KORAN GENCIL NEWS

TRENDING