Menhub RI Memantau Situasi Pemeriksaan PMI Dari Malaysia
Connect with us

Kabupaten Sambas

Menhub RI Memantau Situasi Pemeriksaan PMI Dari Malaysia

Published

on

Menhub RI Memantau Situasi Pemeriksaan PMI Dari Malaysia

Gencil News- Menteri Perhubungan (Menhub) Republik Indonesia. Budi Karya Sumadi mendatangi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk

Hal ini dalam rangka memantau situasi pemeriksaan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang pulang dari Malaysia selama pandemi

Dalam pantauannya, Ia bertanya kepada Bupati Sambas, Satono terkait jumlah alat PCR yang dapat diketahui hasilnya pada Kabupaten Sambas.

“Ada berapa alat periksa PCR di Kabupaten Sambas,” kata Budi. Pada hari Minggu (19/ 9/2021)

Bupati Sambas, Satono menjelaskan bahwa saat ini Pemkab Sambas hanya memiliki satu alat untuk pemeriksaan hasil swab PCR

“Kita ada satu pak menteri, dan letaknya ada di Laboratorium Dinas Kesehatan di ibukota Kabupaten,” ujar Satono

Baca juga   Musim Ubur-ubur Tiba, Masyarakat Paloh Siap Panen

Dari jawaban Bupati Satono, Menhub mengungkapkan bahwa seharusnya PLBN mestinya ada alat PCR yang hasilnya cepat.

Sebagai Informasi, Menhub meninjau PLBN Aruk bersama Ketua Komisi V DPR-RI. Yang mana untuk menuju ke PLBN Aruk harus menempuh kurang lebih 30 menit dari Kabupaten Sambas untuk PLBN Entikong dengan Helikopter

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabupaten Sambas

Satgas 643 Turun Langsung Menjadi Gadik Di Perbatasan Kalbar

Published

on

By

Satgas 643 Turun Langsung Menjadi Gadik Di Perbatasan Kalbar

Gencil News- Personel Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wanara Sakti menjadi tenaga pendidik (Gadik) pada SMPN 6 Satap Paloh, Dusun Sungai Tengah, Desa Sebubus, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas. Pada hari Selasa (24/8/2021)

Hal ini dilakukan agar bisa mencerdaskan anak bangsa dibalik kurangnya tenaga pendidik pada daerah perbatasan.

Danpos Sungai Tengah, Letda Inf Baso Djufri menjelaskan bahwa pendidikan merupakan suatu proses pembelajaran mengenai pengetahuan serta keterampilan yang bisa dilakukan dimana saja serta kapan saja.

Bisa dimulai dari usia dini hingga tua yang bertujuan untuk bisa mencerdaskan serta mengembangkan potensi anak bangsa.

“Sebelum berangkat tugas kami sudah dipersiapkan sebagai tenaga pendidik dengan mengikuti penataran baik dari satuan maupun Dinas Pendidikan Provinsi. Sehingga kesempatan ini tidak kami sia-siakan untuk membantu masyarakat di perbatasan,” kata Baso

Baca juga   Pontianak Menuju Kota Modern Berkonsep Green City

Kepala Sekolah SMPN 6 Satap Paloh, Ibnu Zaid mengungkapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para personel Satga yang sudah membatu sebagai tenaga pendidik. Akibat terbatasnya guru pada SMPN 6 Satap Paloh.

“Kami sangat bangga dan berterimakasih karena kehadiran bapak-bapak TNI tidak hanya menjaga perbatasan saja, melainkan turut membantu mencerdaskan generasi muda di perbatasan Kalimantan Barat,” ujar Ibnu.

Pada sisi lain Dansatgas Pamtas Yonif M 643/WNS, Letkol Inf Hendro Wicaksono mengatakan bahwa adanya kehadiran personel Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/WNS sebagai gadik di sekolah merupakan bentuk dalam mencerdasakan anak-anak pada wilayah perbatasan Indonesia. Khususnya pada Kalimantan Barat.

“Kami terus berkoordinasi dengan dinas terkait, khususnya Dinas Pendidikan untuk mengetahui data guru dan siswa-siswi, sehingga kami dapat mengajar sesuai dengan materi yang akan diberikan kepada mereka,” ungkap Hendro.

Baca juga   Berikut Soal Tes Psikotes Lengkap, Dijamin Lolos

Namun, ia menjelaskan bahwa pada saat pandemi seperti ini, tentu terus dilakukan sosialisasi kepada siswa untuk bisa selalu menerapkan prokes.

“Tentunya dalam proses belajar ini, kami selalu menekankan kepada personel dan siswa-siswi selama kegiatan belajar mengajar tetap mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya.

Continue Reading

Kabupaten Sambas

Wakil Menteri Agraria Janji Segera Bangkitkan Geliat Ekonomi Perbatasan

Published

on

By

Wakil Menteri Agraria Janji Segera Bangkitkan Geliat Ekonomi Perbatasan

Gencil News – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Badan Pertanahan Nasional (BPN), Surya Tjandra melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sambas pada Sabtu (26/6/2021).

Bupati Sambas, Satono mengatakan, kedatangan Wamen ATR BPN dalam rangka tindak lanjut program pencanangan Desa Wisata Pemerintah Provinsi Kalbar dan Pemerintah Kabupaten Sambas.

Wakil Menteri ATR dan BPN ini menyebut bahwa kedatangannya berdasarkan Instruksi Presiden ( Inpres ) No. 1 Tahun 2021 yaitu bertujuan melakukan percepatan pembangunan di perbatasan Kabupaten Sambas yaitu Aruk dan Paloh khususnya dalam bidang ekonomi.

“Kunjungan Wakil Menteri ATR ini untuk meninjau lapangan TORA dalam rangka pilot projek pemberdayaan masyarakat pascaredistribusi Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) di Temajuk, Kecamatan Paloh,” terang Surya Tjandra

Baca juga   Link Nonton Little Mom Episode 6, Keenan Dan Naura Backstreet

Menurutnya wilayah perbatasan Sambas ini harus segera untuk dilakukan percepatan pembangunan. Hal tersebut bertujuan untuk membangkitkan geliat ekonomi internasional karena letaknya yang berbatasan dengan negara Malaysia.

“Pembangunan pada wilayah perbatasan sambas ini sangat penting, karena memiliki peluang besar untuk bekerjasama dengan Malaysia dalam bidang perekonomian.

“Maka perlu adanya dukuangan SDM yang mumpuni dan infrastruktur yang bagus,” terangnya

Pada kunjungannya, Bupati Sambas, Satono turut mendampingi Wamen ATR dan terjun langsung melihat dan mendengar apa saja yang masayarakat butuhkan.

Sebagai tindak lanjut, Satono mengatakan, dirinya akan mengkaji lebih dalam potensi apa saja yang bisa dikembangkan dan akan menjalin komunikasi dengan kementerian untuk memohon bantuan.

Continue Reading

Kabupaten Sambas

Bupati Sambas Katakan Paloh Miliki Potensi Besar Dalam Budidaya Laut

Published

on

By

Bupati Sambas Katakan Paloh Miliki Potensi Besar Dalam Budidaya Laut

Gencil News- Bupati Sambas, Satono katakan Kecamatan Paloh merupakan kecamatan pada wilayah pesisir yang memiliki potensi besar dalam menghasilkan budidaya laut. Senin (21/06/2021).

Ini bisa terlihat saat Bupati Sambas, Satono beserta Wakil Bupati Sambas, Fahrur Rofi panen udang di tambak yang berada pada Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas.

Pada panen tersebut ia melihat potensi hasil budidaya laut contohnya seperti budidaya tambak udang serta budidaya ikan kakap yang Koperasi Nelayan Paloh kelola.

Terlihat saar itu antusias yang sangat besar oleh bapak bupati serta wakil bupati saat memanen udang jenis vaname. Ia menjelaskan bahwa tambak udang itu salah satu potensi yang luar biasa.

Baca juga   Link Nonton Little Mom Episode 6, Keenan Dan Naura Backstreet

“Salah satu sektor ekonomi yang saat ini masih bertahan sejak pandemi adalah pertanian, peternakan dan perkebunan. Maka dengan adanya tambak udang ini.Harapan kedepannya bisa menjadi solusi untuk penyerapan tenaga kerja yang terkena dampak covid 19,” tuturnya

Ia mengungkapkan untuk saat ini banyak masyarakat Sambas yang bekerja migran kembali karena melihat kondisi saat ini.

“Banyak warga Sambas yang jadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang pulang ke Sambas karena pandemi Covid-19. Maka dengan adanya program pemberdayaan ini mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja di Sambas,”ujarnya.

Saat ini ia berharap agar Kementrian Kelautan dan Perikanan bisa melihat potensi yang Kabupaten Sambas miliki saat ini. Agar nantinya bisa berkembang dan bisa mewujudkan percepatan pembangunan pada kawasan perbatasan.

Baca juga   Obat COVID-19, Kemenkes Mulai Dekati Produsen Obat Molnupiravir

“Mudah-mudahan dengan adanya ikhtiar yang kuat dari masyarakat kita. Bisa membuat budidaya terus berkembang sehingga sektor ekonomi bisa untuk bertahan pada masa pandemi saat ini. Serta dapat menopang pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sambas,” pungkasnya.

Continue Reading

Kabupaten Sambas

Bupati Dan Wabup Sambas Baru Diminta Prioritaskan Tangani Covid-19

Published

on

By

Serah terima jabatan Bupati dan Wakil Bupati Sambas
Serah terima jabatan Bupati dan Wakil Bupati Sambas

Gencil News – Acara serah terima jabatan (sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Sambas yang terlaksana di Aula Kantor Bupati Sambas, Rabu (16/6/2021).

Bupati dan Wakil Bupati Sambas yang baru diminta tetap memprioritaskan penanganan Covid-19 dan vaksinasi.

Dalam sambutan Gubernur Kalbar yang dibacakan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalbar, Junaidi mengatakan, untuk segera melakukan konsolidasi dengan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Sambas dan memberdayakan segenap aparatur birokrasi guna terwujudnya visi dan misi.

“Bupati dan Wakil Bupati terpilih untuk segera konsolidasi seluruh jajaran Pemkab Sambas. Serta memberdayakan segenap aparatur birokrasi di lingkungan Pemkab Sambas guna terwujudnya visi dan misi ke dalam RPJMD,” kata Junaidi

Baca juga   Pontianak Menuju Kota Modern Berkonsep Green City

Lanjutnya, sebagaimana dalam Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota, bahwa Kepala Daerah tidak dapat melakukan pergantian Pejabat Struktural di lingkungan Pemkab Sambas dalam jangka waktu enam bulan terhitung sejak pelantikan.

“Saya mintakan kepada saudara Bupati dan Wakil Bupati untuk menjalin komunikasi dan koordinasi dengan DPRD selaku mitra kerja Pemkab Sambas. Dalam penyelenggaraan Pemerintah Daerah, dan kepada Pimpinan dan Anggota DPRD Sambas. Sebagai unsur penyelenggara Pemerintah Daerah, agar dapat mendukung kerja Pemkab Sambas untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera,” katanya.

Tangani stunting di Sambas

Djunaidi membahkan, seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan masyarakat Kalbar yang Beriman. Sehat, Cerdas, Aman, Berbudaya dan Sejahtera, dengan fokus terhadap penanganan stunting agar tidak berada pada posisi yang rendah.

Baca juga   India Kekurangan Vaksin COVID-19

“Saat ini, (kasus Stunting Kalbar) pada posisi 8 dari 10 tertinggi stunting di Indonesia. Karena jika kondisi ini tidak ada perbaikan maka upaya peningkatan SDM sulit. Untuk dicapai dan selalu membangun Komunikasi dan Koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalbar,” tegasnya.

Sedangkan untuk mencegah penularan dan pencegahan penyebaran Covid-19. Pemkab Sambas harus menekan laju penyebaran di wilayahnya dan memprioritaskan penanganan, serta pelaksanaan vaksinasi.

“Dalam situasi dan kondisi pandemi Covid-19 saat ini, saya minta kepada Bupati dan Wakil Bupati Sambas selaku ketua satgas Covid-19. Tetap prioritaskan penanganannya betul-betul mengutamakan penanganan dan pelaksanaan vaksinasi,” imbaunya.

Ia mewakili Pemprov Kalbar juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bupati dan Wakil Bupati Sambas Periode 2016-2021, yang telah membangun Kabupaten Sambas selama lima tahun masa pengabdiannya.

Baca juga   Wakil Menteri Agraria Janji Segera Bangkitkan Geliat Ekonomi Perbatasan

“Kami juga mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bupati dan Wakil Bupati Sambas Masa Jabatan 2016-2021, atas jasa dan pengabdiannya selama menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sambas, Semoga Allah Swt., Tuhan yang maha kuasa membalas semua dedikasi yang telah saudara berikan untuk kemajuan Kabupaten Sambas selama ini,” pungkasnya.

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

Advertisement

TRENDING