Teller Bank BUMN di Sambas Lakukan Pencurian dan Penggelapan Uang
Connect with us

Kabupaten Sambas

Teller Bank BUMN di Sambas Lakukan Pencurian dan Penggelapan Uang

Published

on

Teller Bank BUMN di Sambas Lakukan Pencurian dan Penggelapan Uang

Gencil News – Oknum teller bank BUMN di Sambas diamankan pihak berwajib karena melakukan pencurian dan penggelapan uang. Modusnya teller bank tersebut tidak melakukan penyetoran uang milik nasabah, hingga mengambil uang dari brangkas Bank.

“Pada bulan Maret ini kami menerima laporan dari salah satu Bank milik negara di Sambas kehilangan uang sekitar Rp2,5 Miliar. Setelah kita lakukan penyidikan dan penyelidikan maka ini adalah kasus pencurian dan penggelapan uang” demikian keterangan dari Kapolres Sambas AKBP Robertus B Herry Ananto Pratiknyo

Dari hasil penyidikan dan penyelidikan, Pihak Kepolisian Sambas mengamankan oknum teller, berinisial KHA.

KHA adalah karyawan dari Bank BUMN, yang dalam kasus ini telah melakukan aksinya sebanyak empat kali.

Kejahatan pertama pada bulan agustus 2020. KHA memanfaatkan jabatannya sebagai teller dan karyawan magang. Kemudian dengan kuasanya membuka brangkas dan mesin ATM, total kerugian sebesar Rp300 juta.

Selanjutnya, menyebabkan kerugian sebesar Rp340 juta. Pelaku dengan kuasanya mengambil dari mobil layanan Bank tersebut.

Kapolres Sambas juga menambahkan, pelaku juga melakukan pengajuan untuk mengisi uang pada sejumlah ATM di Sambas.

Kasus berikutnya adalah, pelaku melakukan pengajuan pada tempat ia bekerja untuk melakukan pengisian uang di ATM. Pelaku mengambil uang dari ruang penyimpanan uang, akibatnya kerugian mencapai Rp1,2 Miliar.

Yang terakhir kejadian penggelapan uang. KHA mengelapkan uang milik Politeknik. Dimana ia memanfaatkan perkenalanya dengan penyetor, ingkar janji untuk menyetorkan uang namun tidak disetorkan pelaku.

Dari pelaku, Polisi mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya. Buku tabungan, ATM, kunci brangkas, kunci teller, buku treading dan satu unit hape.

Kapolres mengatakan pelaku diancam dengan hukuman diatas 5lima tahun, dan kemudian bisa dijerat dengan tindak pencucian uang, dengan ancaman 10 tahun.

“Kalau untuk pencurian itu lima tahun, tapi kalau TPPU bisa 10 tahun,” tutupnya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabupaten Sambas

Cegah Masuknya Barang Ilegal, Satgas Yonif 642 Perketat Perbatasan

Published

on

Cegah Masuknya Barang Ilegal, Satgas Yonif 642 Perketat Perbatasan
"Disamping itu juga, untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dengan melaksanakan pengamanan dan pengawasan secara maksimal, apalagi di bulan Ramadhan saat ini" ujar Dansatgas. 📷 (Pendam XII/Tpr)

Gencil News – Tingkatkan kewaspadaan terhadap masuknya barang ilegal ke wilayah Indonesia, Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas melaksanakan kegiatan Sweeping di jalan Dusun Sebubus dan persimpangan Tugu Semut, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas.

Dikatakan Dansatgas Pamtas Yonif 642/Kps Letkol Inf Alim Mustofa, pada Jum’at kemarin, kegiatan sweeping yang dilakukan personel Pos Camar Bulan dan Pos Sei Tengah tersebut merupakan salah satu upaya dalam mencegah peredaran barang-barang ilegal dan Narkoba.

“Disamping itu juga, untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dengan melaksanakan pengamanan dan pengawasan secara maksimal, apalagi di bulan Ramadhan saat ini” ujar Dansatgas.

Lanjut Dansatgas mengatakan, kami tidak akan memberi celah dan mempersempit terhadap pelaku baik itu kegiatan ilegal barang maupun pelintas batas.

“Satgas Pamtas Yonif 642/Kps akan terus meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan kegiatan-kegiatan seperti patroli dan sweeping guna mencegah terjadinya tindak pelanggaran hukum di wilayah perbatasan,” tegas Dansatgas.

Continue Reading

Kabupaten Sambas

Pelayanan Terbaik Kepada WBP, Rutan Sambas Nominator Pemenang

Published

on

Pelayanan Terbaik Kepada WBP, Rutan Sambas Nominator Pemenang
Terpilihnya Rutan Sambas menjadi nominator diikuti dengan penilaian yang dilakukan oleh verifikator Direktorat Jenderal Pemasyarakatan pada Minggu 11 April hingga Senin 12 April 2021 bertempat di dapur Rutan Kelas IIB Sambas.Foto/Data: Humas Divpas

Gencil News – Rutan Sambas berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dalam Penyelenggaraan Makanan Bagi tahanan, Anak dan Narapidana.

Hal ini terbukti dengan terpilihnya Rutan Kelas IIB Sambas sebagai Nominator Pemenang Lomba Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan Terbaik.

Pada bidang Penyelenggaraan Makanan Bagi Tahanan, Anak dan Narapidanan Tahun 2021 dalam rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan ke 57.

Rutan Sambas menjadi nominator yang diikuti dengan penilaian yang dilakukan oleh verifikator Direktorat Jenderal Pemasyarakatan pada Minggu 11 April hingga Senin 12 April 2021 bertempat di dapur Rutan Kelas IIB Sambas.

Kepala Rutan Kelas IIB Sambas Priyo Tri Laksono mengatakan, pihaknya sangat serius dalam memberikan pelayanan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Salah satunya penyelenggaraan makanan bagi WBP.

“Rutan Kelas IIB Sambas dalam rangka memberikan layanan penyelenggaraan makanan walaupun dengan SDM yang terbatas tetap berupaya memaksimalkan pelayanan sesuai dengan Permenkumham No. 40 tahun 2017. Hal ini terbukti dengan didapatkannya sertifikat Laik Higienis dan pelatihan tata boga bagi petugas dan WBP yang memotivasi kami untuk terus berupaya meningkatkan pelayanan”, tutur Priyo.

Priyo juga berharap walaupun dengan minimnya SDM dibidang Penyelenggara Makanan, Rutan Kelas IIB Sambas dapat meraih peringkat terbaik, pada Lomba Penyelenggaraan Makanan Bagi Tahanan, Anak dan Narapidana Tahun 2021 ini.

Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke 57, Direktorat Pelayanan Kesehatan dan Rehabilitasi mengadakan lomba penyelenggara makanan bagi tahanan, anak dan narapidana ini sesuai regulasi yang kami buat, ujar Oke Tri Komaladewi, satu dari dua verifikator Dirjen Pemasyarakatan yang melakukan verifikasi di rutan Sambas.

“Dengan adanya kegiatan seperti ini, kedepan UPT Pemasyarakatan di Indonesia dapat lebih baik lagi dalam penyelenggaraan makanan bagi Tahanan, Anak dan Narapidanan sesuai dengan Permenkumham no 40 tahun 2021” ucap Oke.

Oke Tri Komaladewi menambahkan, penilain dalam lomba ini disaring dari Input data SDP dan tertib Administrasi UPT Pemasyarakatan se-Indonesia.

“Kita saring data peserta dari penginputan SDP, tertib administrasi dan didapat UPT Pemasyarakatan yang layak dan masuk dalam delapan nominator sebagai pemenang, salah satunya Rutan Sambas. dan kita lakukan verifikasi ke lapangan”, jelasnya

Menurut Oke, setelah pihaknya turun langsung ke lapangan, Rutan Kelas IIB Sambas berusaha memberikan layanan terbaik walaupun dengan SDM yang minim.

“Saya melihat dengan kurangnya SDM dan keterbatasan sarana prasarana di Rutan Sambas, mereka tetap berkomitmen dan berupaya memberikan pelayanan yang terbaik. Kami berharap kedepan Rutan Sambas dapat diberikan tambahan SDM dan juga sarpras yang sesuai dengan kebutuhan sehingga pelayanan akan meningkat lagi”,harap Oke.

Kepala Divisi Pemasyarakatan melalui Kepala Sub Bidang Pelayanan Tahanan, Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Zainal Ariefin yang mendampingi Tim Verifikator ke Rutan Sambas mengapresiasi atas terpilihnya Rutan Sambas menjadi nominator pemenang lomba.


“Terpilihnya Rutan Kelas IIB Sambas sebagai nominator pemenang lomba penyelenggara Makanan Bagi Tahanan, Anak dan Narapidana Tahun 2021 ini merupakan hasil dari komitmen teman-teman di sini memberikan pelayanan pda WBP. Saya ucapkan selamat dan jadikan ini sebagai awal dari prestasi-prestasi lainnya. Saya berharap Rutan Sambas dapat menyabet peringkat pertama,”tutup Zainal Optimis.

Continue Reading

Kabupaten Sambas

Gubernur Kalbar Akan Bantu Akses Jalan Area Politeknik Sambas

Published

on

By

Gubernur Kalbar Akan Bantu Akses Jalan Area Politeknik Sambas
Gubernur Kalbar Sutarmidji meninjau Politeknik Sambas

Gencil News – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Sutarmidji canangkan bantuan untuk Politeknik Sambas perbaikan landscape gedung di atas lahan seluas 10 hektare. Jumat siang, (9/4/2021).

Komisaris Utama Bank Kalbar Irjen (Purn) Didi Haryono, Direktur Utama Bank Kalbar Samsir Ismail dan Kepala Dinas PUPR Kalbar Ir. Ari Yanuarif, M.T., ikut serta melakukan peninjauan ke Politeknik Sambas.

“Mereka mendapatkan beberapa gedung, tapi landscape-nya, penataannya yang tidak. Mereka minta bantu provinsi untuk menata di dalamnya,” ujar Sutarmidji kepada awak media.

Sementara itu, kunjungan Gubernur ke Kampus Poltesa ini merupakan Rangkaian dari Kunjungan Gubernur ke PLBN Aruk. Untuk mendampingi Menkopolhukam dan Mendagri dalam rangka acara Pencanangan GERBANGDUTAS (Gerakan Pembangunan Terpadu Perbatasan) Aruk, Sajingan, Sambas.

“Jadi nanti kita akan membantu perbaikan jalan area kampus. Seperti yang kita lihat tadi jalannya sangan memprihatinkan,” terangnya

Politeknik Sambas merupakan Perguruan Tinggi Negeri di Kabupaten Sambas, berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 15 tahun 2013 tentang Pendirian, Organisasi dan Tata Kerja Politeknik Negeri Sambas.

Kemudian Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh, DEA pada tanggal 9 Maret 2013 meresmikan secara langsung kampus Politeknik Negeri Sambas.

Sebelumnya, Politeknik Negeri Sambas adalah perguruan tinggi swasta bernama Politekknik Terpikat Sambas, yang didirikan oleh Yayasan Terpikat Sambas berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 110/D/O/2008 tentang Pemberian Izin Penyelenggaraan Program-Program Studi dan Pendirian Politeknik Terpikat Sambas di Sambas diselenggarakan oleh Yayasan Terpikat Sambas di Sambas Kalimantan Barat.

Continue Reading

Kabupaten Sambas

Anggaran Rp700 Miliar Jembatan Sambas Selesai Masa Jabatan Jokowi

Published

on

By

Anggaran Rp700 Miliar Jembatan Sambas Selesai Masa Jabatan Jokowi
Gubernur Kalbar Sutarmidji meninjau Jembatan Sungai Sambas Besar, Jumat (09/04/2021)

Gencil News – Gubernur Kalbar, Sutarmidji siapkan anggaran Rp700 Miliar untuk jembatan Sambas besar. Hal ini ia sampaikan saat mengunjungi lokasi pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar di Desa Makrampai, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Jumat,(9/4/2021).

Menurutnya masyarakat Sambas telah lama menantikan kehadiran jembatan tersebut. Sutarmidji memastikan pembangunan jembatan ini akan selesai hingga akhir jabatan presiden Joko Widodo.

“Ya jalan pendekatnya sudah jadi. Saya yakin ini terwujud, apakah dua tahun anggaran atau tiga. Kita lihat,” kata Sutarmidji.

Selain mewujudkan pembangunan jembatan Sambas, Pemerintah Provinsi Kalbar akan memperjuangkan pembangunan Jembatan Kapuas III.

Sutarmidji memaparkan telah menyiapkan anggaran Rp700 miliar dan sudah menyalurkan anggaran Rp100 miliar.

“Jembatan ini sudah dianggarkan Rp 700 miliar. Mudah-mudahan sudah selesai di masa pemerintahan Pak Jokowi,” harapnya.

Saat ini, pihak balai telah mengerjakan pembangunan jalan ke lokasi Jembatan Sungai Sambas Besar. Ada tiga segmen jalan, yakni segmen Makrampai, segmen Tekarang, dan segmen Rambayan. Dari tiga segmen tersebut, total panjang jalan adalah kurang lebih 5 kilometer.

Gubernur Kalbar juga menyampaikan terima kasih kepada Kementerian PUPR atas sinergi pembangunan kawasan tersebut.

Pemerintah Provinsi Kalbar memperjuangkan pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar di Kecamatan Tebas adalah untuk mengupayakan pemenuhan kebutuhan akses infrastruktur bagi masyarakat di Kabupaten Sambas.

Setelah terhenti dan bahkan beredar penundaan wacana JSSB (Jembatan Sungai Sambas Besar), Presiden RI Joko Widodo menghubungi Gubernur Kalbar. Jowo Widodo berpesan bahwa pembangunan harus terus dijalankan terkhusus di masa kepemimpinannya.

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

TRENDING