Connect with us

Headline

Babinsa ajaran Kodim 1204/Sanggau Kawal Pendistribusian Beras Bantuan Pemprov Kalbar

Published

on

Babinsa ajaran Kodim 1204/Sanggau melaksanakan pengawalan pendistribusian beras bantuan Pemprov Kalbar yang di berikan kepada warga yang kurang mampu dan keluarga prasejahtera yang berada di wilayah Kabupaten Sekadau dan Kabupaten Sanggau.

Menurut Dandim 1204/Sgu Letkol Inf Gede Setiawan, untuk mengawal pendistribusian masih terus berlanjut dari kecamatan sampai ke Desa-desa yang belum menerima pendistribusian 100 persen, bahkan jajarannya bersama instansi lainnya akan mengawal beras bantuan sampai kepada warga yang berhak menerima.

“Kita akan kawal pendistribusian beras bantuan sampai ke warga yang berhak menerimanya,” katanya.

Lanjutnya, jajarannya bukan hanya fokus dalam kegiatan pengawalan pendistribusian beras bantuan saja, akan tetapi harus peka apa yang menjadi kendala masyarakat binaannya.

Ia juga berharap, kepada masyarakat agar dapat lebih disiplin untuk mematuhi kebijakan pemerintah guna mencegah penyebaran Covid-19, dengan tetap di rumah, mencuci tangan setelah beraktifitas dan masuk kerumah, menggunakan masker, jaga jarak perorangan dan sosial, juga agar menghindari tempat keramaian. (Pendam XII/Tpr)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Gaya Hidup

Ilmu Pengetahuan: Apa yang Kita Tahu Tentang Kopi dan Kaitannya dengan Kanker

Published

on

Masalah muncul bagi para pencinta kopi di California, dimanaseorang hakim memutuskan penjual kopi harus mencantumkan peringatan tentang risiko kanker. Namun seberapa mengkhawatirkannya kebiasaan minum kopi secangkir sehari? Tidak terlalu mengkhawatirkan, sebagaimana disiratkan oleh kalangan ilmuwan dan bukti-bukti yang ada.

Kekhawatiran kalangan ilmuwan tentang kopi telah memudar dalam tahun-tahun belakangan ini, dan banyak hasil studi yang malah menunjukkan kemungkinan kopi malah dapat membantu menjaga kesehatan.

“Paling tidak, kopi bersifat netral. Kalaupun ada, ada bukti yang cukup baik tentang manfaat kopi dalam menanggulangi kanker,” ujar Dr. Edward Giovannucci, seorang pakar nutrisi di Harvard School of Public Health.

Badan penelitian kanker yang berada di bawah World Health Organization telah mencabut kopi dari daftar “kemungkinan penyebab kanker” dua tahun yang lalu, meskipun lembaga itu menyatakan tidak ada cukup bukti untuk menyingkirkan kemungkinan peran yang ditimbulkan.

Kekhawatiran yang ada saat ini bukan tentang kopi itu sendiri, namun unsur kimia yang disebut akrilamida yang timbul saat bijih kopi disangrai. Lembaga-lembaga pemerintah menyebutnya unsur kimia yang kemungkinan tergolong karsinogen, berdasarkan atas riset yang dilakukan pada hewan, dan sebuah kelompok melakukan gugatan yang mengharuskan penjual kopi memberi peringatan sesuai dengan UU California yang disetujui pada tahun 1986.

Masalahnya: Tak seorangpun tahu tingkat yang tergolong aman atau berisiko bagi orang-orang. U.S. Environmental Protection Agency telah menetapkan batas akrilamida untuk air minum, namun tidak ada satupun untuk makanan.

“Dengan mengkonsumsi secangkir kopi sehari, kemungkinan terpapar karsinogen tidak terlalu tinggi,” dan kemungkinan anda tidak perlu menghilangkan kebiasaan konsumsi kopi, ujar Dr. Bruce Y. Lee dari John Hopkins Bloomberg School of Public Health. “Apabila anda mengkonsumsi kopi dalam jumlah besar sehari-harinya, mungkin ada punya alasan untuk mengurangi tingkat konsumsinya.”

Ini adalah hal-hal yang diketahui tentang risiko yang ada.

Unsur kimia

Mulai dengan risiko terbesar penyebab kanker yang telah diketahui – merokok – yang menghasilkan akrilamida. Di antara bahan makanan, French fries, keripik kentang, keripik, biskuit, sereal dan bahan pangan denga kandungan karbohidrat tinggi lainnya mengandung unsur kimia tersebut sebagai hasil sampingan dari proses penyangraian, pemanggangan, pembakaran, atau penggorengan.

Food and Drug Administration menguji tingkat akrilamida yang ditemukan yang berkisar antara 175 hingga 351 parts per billion (sebuah ukuran konsentrasi bahan pencemar) dari enam merk kopi yang diuji; yang tertinggi adalah jenis kristal kopi dengan kafein yang telah dihilangkan. Sebagai perbandingan french fries di salah satu jaringan restoran waralaba kandungannya berkisar antara 117 hingga 313 parts per billion, tergantung pada lokasi tempat pengujian. Beberapa french fries yang dijual bebas kandungannya melebihi 1.000 parts per billion.

Bahkan beberapa makanan bayi mengandung akrilamida, seperti biskuit yang dibuat untuk melatih bayi menggigit dan biskuit bayi lainnya. Satu merek ubi organik yang diuji mengandung unsur kimia akrilamida sebesar 121 parts per billion.

Apa saja risikonya?

Label “kemungkinan” berdasarkan atas studi pada hewan yang diberikan tingkat akrilamida yang tinggi pada air minumnya. Namun ada perbedaan cara menyerap unsur kimia antara manusia dan hewan pengerat pada tingkat yang berbeda dan proses metabolismenya juga berbeda, jadi relevansinya terhadap kesehatan manusia masih belum diketahui.

Sebuah kelompok yang terdiri dari 23 ilmuwan dalam sebuah rapat yang diselenggarakan oleh sebuah lembaga penyelidik kanker di bawah WHO pada tahun 2016 mengamati kopi – ketimbang pengamatan secara langsung terhadap akrilamida – dan memutuskan kopi bukan penyebab kanker payudara, prostat, atau pankreas dan tampaknya kopi dapat mengurangi risiko kanker hati dan rahim. Tidak ada cukup bukti untuk menentukan dampaknya pada sejumlah tipe kanker lainnya.

UU California

Sejak 1986, badan usaha diwajibkan untuk mencantumkan peringatan tentang unsur kimia yang diketahui dapat menyebabkan kanker atau risiko kesehatan lainnya – lebih dari 900 unsur kimia tercantum dalam daftar negara bagian saat ini – namun apa yang tergolong sebagai risiko “signifikan” masih dapat diperdebatkan.

Para penjual kopi dan pihak-pihak tergugat lainnya yang mendorong diloloskannya aturan tersebut hari Kamis diberi kesempatan beberapa pekan untuk melakukan perlawanan atau mengajukan banding.

Undang-undang ini “berpotensi untuk menimbulkan lebih banyak kerugian ketimbang manfaat bagi kesehatan masyarakat,” dengan menimbulkan keresahan di antara masyarakat yang berpikir risiko yang ditimbulkan oleh kopi sama tingginya dengan merokok, ujar Giovanucci.

The International Food Information Council and Foundation, sebuah organisasi yang didanai sebagian besar oleh industri makanan dan minuman, mengatakan undang-undang ini meresahkan masyarakat karena tidak adanya panduan tentang level risiko, dan menambahkan pedoman pola makan AS mengatakan konsumsi kopi hingga lima cangkir sehari dapat menjadi bagian dari pola makan sehat.

Dr. Otis Brawley, seorang pejabat medis utama dari the American Cancer Society menyatakan, “Yang jadi bahan permasalahan di sini adalah dosis, dan jumalh akrilamida yang terkandung dalam kopi, yang sesungguhnya sangat sedikit, dibandingkan dengan jumlah akrilamida yang ditimbulkan dengan merokok. Saya pikir kita tidak perlu merisaukan dampak dari mengkonsumsi secangkir kopi.”

Amy Trenton-Dietz, seorang spesialis kesehatan publik di the University of Wisconsin-Madison, mengatakan peraturan negara bagian California sangat bertentangan dengan hasil temuan ilmu pengetahuan.

“Studi pada manusia menyiratkan, bila ada, kopi dapat menjadi pencegah terhadap jenis-jenis kanker tertentu,” ujarnya. “Selama orang tidak menambahkan gula atau pemanis dalam jumlah banyak, kopi, teh, dan air putih adalah hal terbaik yang dapat dimimum oleh seseorang.”

Serial Associated Press diterbitkan dalam kemitraan bersama the Howard Hughes Medical Institute’s Department of Science Education. AP adalah satu-satunya pihak yang bertanggung jawab terhadap isi artikel ini. [ww]

(more…)

Continue Reading

Headline

10 Negara Bagian Dengan Mutu Pendidikan Terbaik di Amerika

Published

on

10 Negara Bagian Dengan Mutu Pendidikan Terbaik di Amerika

Gencil News – 10 Negara Bagian Dengan Mutu Pendidikan Terbaik di Amerika menjadi sorotan Majalah US NEWS and World Report. Majalah ini melansir 10 negara bagian di amerika yang memiliki mutu pendidikan dan lingkungan terbaik pada tingkat perguruan tinggi.

Bagi banyak orang, belajar di perguruan tinggi Amerika masih dianggap sebagai suatu hal yang bisa menunjang karir mereka.

Coba saja lihat latar belakang pejabat yang ikut dalam pemerintahan Indonesia yang sekarang ataupun yang dulu. Lalu dimana universitas terbaik di Amerika Serikat?

Berikut ini adalah 10 negara bagian itu, dimulai dari yang paling bawah

10. Utah

Negara bagian Utah, di barat Amerika penduduknya hanya 3,1 juta orang, dan sekitar 44 persen dari mereka tamatan universitas.

Utah dengan ibukota Salt Lake City juga adalah markas kelompok Kristen yang beraliran Mormon.

Di negara bagian ini juga terdapat danau air asin yang terbesar di belahan bumi bagian barat, dan karena itulah ibukotanya bernama Salt Lake City.

Kalau terdaftar sebagai penduduk negara bagian itu, ongkos kuliahnya cukup murah, hanya AS$6.334 per tahun.

9.  Iowa

Iowaberada di barat-tengah Amerika. Jumlah penduduknya juga sekitar tiga juta orang, dan 41 persen warganya tamatan perguruan tinggi.

Terkenal dengan industri pertanian, Iowa adalah penghasil daging babi paling besar di Amerika, disusul daging sapi dan daging ayam. Ongkos kuliahnya AS$8.361 per tahun.

8. Vermont ….

Continue Reading

Headline

Rio Koeswan, Pria Asal Bali Yang Berprestasi di Dunia Animasi

Published

on

Rio Koeswan, Pria Asal Bali Yang Berprestasi di Dunia Animasi-Belum lama ini, pria asal Bali, Rio Koeswan, bersama timnya di studio animasi Jam Filled Entertainment yang berlokasi di Ontario, Kanada, berhasil meraih penghargaan di ajang Daytime Emmy Awards di Amerika untuk kategori serial animasi kanak-kanak atau “Outstanding Children’s Animated Series” atas penggarapan serial televisi di jaringan Nickelodeon, bertajuk, “the Loud House.”

“Nickelodeon adalah klien kita di Amerika. Semua kerjaan kita di sini biasanya kliennya dari Amerika. “The Loud House itu kemarin menang di Emmy Awards. Jadi yang menang adalah (musim tayang ke-4),” jelas Rio Koeswan.

Hobi menonton film kartun dan menggambar sejak masih berumur empat tahun ternyata menjadi salah satu faktor yang mendorong Rio Koeswan untuk terjun ke industri animasi. Kini di studio Jam Filled Entertainment, Rio menjabat sebagai layout supervisor.

Layout adalah latar belakang. Jadi latar belakang yang belum diwarnakan. Jadi misalnya, programnya pakai Photoshop, jadi untuk kita menggambar, misalnya sebuah pohon atau rumah atau mobil yang (hitam dan putih) ya itu namanya layout,” jelas Rio Koeswan.

Pria yang lahir dan besar di Bali ini pindah ke Kanada pada tahun 2003, ketika baru berumur 19 tahun. Sempat melanjutkan SMA di Kanada, Rio lalu kuliah di Alqonquin College mengambil jurusan animasi selama tiga tahun. Sungguh beruntung karena di tahun 2006 yang juga adalah tahun ke-3 sebelum lulus kuliah, Rio sudah berhasil mendapat pekerjaan.

“Saya tanya sekolah, ‘bisa nggak saya sambil kerja sambil sekolah?’ Dia bilang bisa. Jadi saya kerja full time, tapi sekolahnya jadi (paruh waktu), cuman dapat diploma juga terakhirnya,” kata Rio.

Selain di studio Jam Filled Entertainment, Rio juga pernah berkarir di beberapa studio lainnya, salah satunya Mercury Filmworks, studio besar di Kanada. Menurut Rio, di dalam industri animasi, berpindah-pindah studio untuk bekerja adalah hal yang biasa, karena biasanya para pelaku di industri ini adalah freelancer yang pekerjaannya terkait kontrak.

Namun, untuk menduduki posisinya yang sekarang sebagai supervisor, tidaklah mudah. Bahkan, waktu baru terjun ke dunia ini, ia tidak bisa langsung mengerjakan layout.

“Jadi kalau kita baru mulai, biasanya (batu loncatan pertama) itu jadi animator dulu,” ujarnya.

Setelah tiga tahun menjadi animator, Rio teringat akan hobinya menggambar layout saat masih sekolah dulu. Ia pun lalu berusaha membangun jaringan dengan para pelaku animasi di departemen-departemen lain.

“Saya pengen nyoba layout, terus saya ngobrol-ngobrol sama (kepala departemen) yang di layout. Terus kebetulan dia bilang, ‘OK, saya bisa kasih kamu tes, kita lagi nggak butuh full time.’ Saya bilang saya nggak butuh full time, karena full time saya sebagai animator,” jelasnya.

Untuk mendapatkan pekerjaan di bidang layout, Rio pun rela bekerja delapan jam sebagai animator, lalu setelahnya meluangkan waktu untuk mengerjakan tes yang diberikan di rumah, hingga pada akhirnya tahun 2014, untuk pertama kalinya Rio menjadi layout supervisor di sebuah studio bernama, the Kratz Brothers, yang mengerjakan serial televisi yang sekarang tayang di layanan streaming online, Netflix. Hingga kini, Rio sudah terlibat dalam penggarapan sekitar 20 serial televisi, termasuk “Wild Kratz,” “Pinky Malinky,” “Final Space,” dan “the Loud House,” juga film-film yang berdurasi 90 menit misalnya, yang ditayangkan di televisi atau Netflix.

“Semoga nanti di tahun-tahun ke depan dapat kesempatan untuk bisa kerja di layar lebar ya,” ujarnya.

Saat ini Rio tengah sibuk terlibat sebagai supervisor untuk penggarapan serial “DC Super Hero Girls.” Sebagai supervisor, ia lebih banyak mengawasi sekitar lima anak buahnya. Namun, sebagai seniman yang sudah senior, ia masih suka diminta menggambar jika diminta membuat demo atau pilot untuk sebuah serial baru.

Mengenai persaingan dalam mencari pekerjaan di industri animasi di Kanada, sebagai salah satu pelaku senior Rio mengatakan, semua kembali kepada portfolio masing-masing dan tidak melihat kepada warna kulit.

“Kita tidak melihat apakah mereka (warga Kanada) atau imigran, karena dari portfolio kita tidak bisa melihat, kan?” ujarnya.

“Jadi intinya kalau bagus portfolio-nya dan kebetulan show yang kita kerjakan style­-nya benar-benar sama, (besar kemungkinannya kami) akan (mempekerjakan) ini orang,” tambahnya.

Portfolio yang akan dipertunjukan juga harus sesuai dengan standar studio yang dituju, yang bisa membuat mereka tertarik.

“Misalnya studio B, dia lebih ke yang (konten dewasa), (seperti) “Futurama” atau “Family Guy,” jadi mungkin bisa menggambar setuatu yang seperti show yang mereka kerjakan,” jelasnya.

Rio berpesan, meskipun memiliki bakat, jika ingin terjun ke dunia animasi, harus rajin menggambar dan tidak lupa harus mau bekerja keras.

“Meskipun berbakat, kita bisa (gagal) juga,” jelasnya.

Berdasarkan pengalaman, Rio banyak memiliki teman sekolah yang tidak terlalu berbakat, namun adalah pekerja keras yang kemampuannya lalu bisa sejajar dengan mereka yang berbakat.

“Jadi yang berbakat harus terus bekerja keras juga,” paparnya.

Untuk ke depannya, Rio berencana berbagi ilmu dan bertukar pikiran dengan para pelaku industri animasi di Indonesia untuk mempelajari perkembangan terbaru, sekaligus mengetahui kekurangan dan kelebihan yang dimiliki oleh pelaku industri animasi di Kanada.

Continue Reading

TRENDING