Bupati Sanggau Imbau ASN Tidak Keluar Kota Selama Cuti Bersama
Connect with us

Kabupaten Sanggau

Bupati Sanggau Imbau ASN Tidak Keluar Kota Selama Cuti Bersama

Published

on

Bupati Sanggau Imbau ASN Tidak Keluar Kota Selama Cuti Bersama

Gencil News – Bupati Sanggau Paulus Hadi imbau Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkungan pemerintah Kabupaten Sanggau tidak melakukan perjalanan keluar kota selama waktu cuti.

Bupati Sanggau imbau hal tersebut kepada ASN guna mencegah penyebaran virus covid 19 pada lingkungan ASN kabupaten Sanggau.

Ia mengeluarkan Surat Edaran bernomor 800/2942/BPKSDM-C tentang antisipasi penyebaran (COVID-19) pada libur nasional dan cuti bersama tahun 2020.

“Surat edaran ini berdasarkan surat keputusan bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi,”ujar Paulus

Ada enam poin yang terdapat dalam surat edaran tersebut :

  • Hari libur nasional Maulid Nabi Muhammad SAW tanggal 29 Oktober 2020 sementara cuti bersama jatuh pada tanggal 28 dan 30 oktober 2020
  • Selama masa liburan nasional dan cuti bersama perlu melakukan antisipasi penyebaran covid 19
  • ASN selama libur nasional dan cuti bersama agar sedapat mungkin menghindari perjalanan dan tetap berkumpul bersama keluarga
  • Lakukan tes PCR atau tes cepat secara mandiri demi melindungi diri sendiri, keluarga, dan orang lain jika hendak melakukan kunjungan
  • Setelah kembali dari perjalanan ke luar daerah agar kembali melakukam tes PCR dan tes cepat kembali
  • Menerapkan protokol kesehatan pada saat kegiatan keagamaan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

Selain dari enam poin isi surat edaran tersebut Bupati Sanggau juga mengingatkan ASN untuk terus menjaga imunitas tubuh selama waktu cuti bersama.

Saat kegiatan keagamaan Maulid Nabi Muhammad SAW Bupati Sanggau imbau agar tetap menjaga jarak, mencuci tangan, dan menggunakan masker.

Bupati Sanggau juga menegaskan kepada ASN untuk tidak melakukan perjalanan keluar kota daerah selama masa pandemi dan cuti bersama.

“Jadi ASN untuk sementara, sesuai surat edaran janganlah dulu melakukan perjalanan ke luar kota. Disaat libur nasional dan cuti bersama ditengah pandemi COVID-19 ini,”pungkasnya

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Gaya Hidup

Sungkui Kuliner Khas Sanggau yang Wajib Dicoba

Published

on

GENCIL NEWS -SANGGAU – Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat memiliki makanan khas yang nikmat dan lezat, yaitu sungkui. Di Sanggau, sungkui merupakan makanan favorit untuk jamuan acara-acara pesta atau pada saat hari-hari besar seperti Idul Adha dan Idul Fitri.

Dikalangan Keraton Surya Negara Sanggau, sungkui merupakan menu yang wajib ada, dan dipastikan setiap tamu yang singgah ke Keraton akan disajikan makanan yang lezat ini. Menurut  Pangeran Drs. Gusti Arman Ratu Surya Negara, mengatakan sungkui bukan hanya makanan tradisional biasa, karena sungkui adalah menu andalan untuk tamu kehormatan bagi kerajaan.

Menu sungkui berbentuk sederhana yaitu tipis dan lonjong memanjang, namun meskipun begitu sungkui memiliki aroma yang khas, sehingga membuat sungkui banyak disukai dari berbagai kalangan, baik kalangan biasa-biasa saja maupun pengusaha dan pejabat ketika ada perayaan hari besar.

Cara memasak sungkui pun sangat sederhana, yaitu setelah dibungkus ke dalam daun keririt, kemudian diikat menjadi 10 bungkus dengan daun yang sama. Setelah itu direbus sekitar 4 jam dan agar matang merata maka setiap 2 jam sekali dibolak-balik.

Cara menyajikan sungkui kuliner khas Sanggau yaitu dengan dihidangkan bersama sambal nanas, opor ayam, rendang sapi, gulai, dan yang wajib ada adalah serondeng. Dan  akan lebih sempurna lagi jika dihidangkan dengan lemang dan pencuci mulut sirkaya (terbuat dari gula, telur dan santam dengan cara di steam).

Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat memang tempatnya untuk mencari kuliner dengan rasa yang nikmat dan lezat. Jika anda datang kesini pastikan anda mencicipi sungkui, kuliner Khas Sanggau.

Continue Reading

Kabupaten Sanggau

KJRI Kuching Bantu Kepulangan WNI dari Malaysia Via Entikong

Published

on

KJRI Kuching Bantu Kepulangan WNI dari Malaysia Via Entikong
KJRI Kuching Kembali Bantu Kepulangan Para WNI dari Malaysia, Termasuk Seorang Ibu dan Bayinya yang Baru Berusia Lima Hari - Foto dan Data KJRI Kuching

Gencil News – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Kuching Malaysia membantu kepulangan WNI yang terdiri dari 11 WNI kondisi khusus dan 130 WNI yang mengalami permasalahan di Malaysia (11/11/2020).

Terdapat WNI dalam kondisi khusus terdapat 1 orang yang sakit karena tersengat listrik. Dan seorang ibu dan bayi berumur lima hari. Para WNI tersebut kembali ke Indonesia melalui PLBN Entikong, Kalimantan Barat.

KJRI Kuching juga mendampingi deporatasi 130 WNI dari Depo Imigrasi Semuja, Sarawak melalui PLBN Entikong. Setibanya WNI akan dijemput oleh Satgas Pemulangan WNI, BP2MI dan imigrasi Entikong.

Pemulangan WNI kali ini berjalan lancar karena koordinasi yang baik dengan para pihak yang terkait. Tidak lupa para WNI juga menjalani protokol kesehatan yang berlaku untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Continue Reading

Kabupaten Sanggau

Cara Satgas Pamtas Sambut HUT Kemerdekaan di Wilayah Perbatasan

Published

on

Cara Satgas Pamtas Sambut HUT Kemerdekaan di Wilayah Perbatasan
Cara Satgas Pamtas Sambut HUT Kemerdekaan di Wilayah Perbatasan - foto : Pendam XII/Tpr

GENCIL NEWS – Menjelang HUT kemedekaan RI ke-75 Satgas Pamtas Yonif R 641/Bru pasang bendera dan umbul-umbul merah putih di perbatasan tepatnya di wilayah Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau.

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memeriahkan HUT kemerdekaan RI yang diperingati setiap tahunnya pada tanggal 17 Agustus.

Perayaan HUT kemerdekaan RI identik dengan kemeriahan dan kegiatan yang bernuasa patriotik melalui acara-acara yang digelar bersama segenap rakyat Indonesia dimanapun mereka berada.

Hal ini merupakan wujud implementasi penghargaan terhadap jasa para pahlawan yang rela mengorbankan tenaga, pikiran, harta bahkan nyawa untuk melepaskan diri dari penjajahan dan tegaknya Indonesia yang kita cintai bersama.

Namun ditengah pandemi Covid-19 ini, kegiatan yang biasa kita lakukan setiap tahunnya berbeda walaupun tanpa mengurangi makna dari peringatan itu sendiri.

Tahun ini kita harus mengurangi berkumpulnya orang dalam jumlah besar dan membatasi kegiatan seraya memperhatikan protokol Covid-19.

Dansatgas Pamtas Yonif R 641/Bru, Letkol Inf Kukuh Suharwiyono, ditemui di Pos Kotis Entikong menyampaikan bahwa pandemi Covid-19 tidak menyurutkan semangat dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-75 tahun ini.

“Kita bisa isi dengan kegiatan-kegiatan dengan tema kemerdekaan, seperti pemasangan bendera dan umbul-umbul yang kami lakukan dari tanggal 1 s.d. 31 Agustus 2020. Selain itu, kami juga isi dengan perlombaan-perlombaan yang tidak mengharuskan physical contact,” jelasnya.

“Kami mengajak semua instansi, ormas, LSM, badan usaha perorangan maupun kelompok dan seluruh masyarakat untuk ikut menyemarakkan kemerdekaan bangsa kita sendiri ini dengan memasang bendera dan pernak-pernik merah putih selama 1 bulan penuh di perbatasan ini,” ucap Kukuh menambahkan.

Dansatgas berpesan juga bahwa pemasangan bendera perlu diperhatikan ketentuan yang ada sesuai UU No. 24 pasal 7 tahun 2009 tentang Bendera.


“Janganlah kita mengibarkan bendera yang tidak sesuai ketentuan. Terlebih memasang bendera yang sudah luntur atau lusuh dalam memperingati pengorbanan para pahlawan kita dalam merebut kemerdekaan,” pungkasnya. (Pendam XII/Tpr)

Continue Reading

TRENDING