Cara Satgas Pamtas Sambut HUT Kemerdekaan di Wilayah Perbatasan
Connect with us

Kabupaten Sanggau

Cara Satgas Pamtas Sambut HUT Kemerdekaan di Wilayah Perbatasan

Published

on

Cara Satgas Pamtas Sambut HUT Kemerdekaan di Wilayah Perbatasan
Cara Satgas Pamtas Sambut HUT Kemerdekaan di Wilayah Perbatasan - foto : Pendam XII/Tpr

GENCIL NEWS – Menjelang HUT kemedekaan RI ke-75 Satgas Pamtas Yonif R 641/Bru pasang bendera dan umbul-umbul merah putih di perbatasan tepatnya di wilayah Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau.

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memeriahkan HUT kemerdekaan RI yang diperingati setiap tahunnya pada tanggal 17 Agustus.

Perayaan HUT kemerdekaan RI identik dengan kemeriahan dan kegiatan yang bernuasa patriotik melalui acara-acara yang digelar bersama segenap rakyat Indonesia dimanapun mereka berada.

Hal ini merupakan wujud implementasi penghargaan terhadap jasa para pahlawan yang rela mengorbankan tenaga, pikiran, harta bahkan nyawa untuk melepaskan diri dari penjajahan dan tegaknya Indonesia yang kita cintai bersama.

Namun ditengah pandemi Covid-19 ini, kegiatan yang biasa kita lakukan setiap tahunnya berbeda walaupun tanpa mengurangi makna dari peringatan itu sendiri.

Tahun ini kita harus mengurangi berkumpulnya orang dalam jumlah besar dan membatasi kegiatan seraya memperhatikan protokol Covid-19.

Dansatgas Pamtas Yonif R 641/Bru, Letkol Inf Kukuh Suharwiyono, ditemui di Pos Kotis Entikong menyampaikan bahwa pandemi Covid-19 tidak menyurutkan semangat dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-75 tahun ini.

“Kita bisa isi dengan kegiatan-kegiatan dengan tema kemerdekaan, seperti pemasangan bendera dan umbul-umbul yang kami lakukan dari tanggal 1 s.d. 31 Agustus 2020. Selain itu, kami juga isi dengan perlombaan-perlombaan yang tidak mengharuskan physical contact,” jelasnya.

“Kami mengajak semua instansi, ormas, LSM, badan usaha perorangan maupun kelompok dan seluruh masyarakat untuk ikut menyemarakkan kemerdekaan bangsa kita sendiri ini dengan memasang bendera dan pernak-pernik merah putih selama 1 bulan penuh di perbatasan ini,” ucap Kukuh menambahkan.

Dansatgas berpesan juga bahwa pemasangan bendera perlu diperhatikan ketentuan yang ada sesuai UU No. 24 pasal 7 tahun 2009 tentang Bendera.


“Janganlah kita mengibarkan bendera yang tidak sesuai ketentuan. Terlebih memasang bendera yang sudah luntur atau lusuh dalam memperingati pengorbanan para pahlawan kita dalam merebut kemerdekaan,” pungkasnya. (Pendam XII/Tpr)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabupaten Sanggau

KJRI Kuching Bantu Kepulangan WNI dari Malaysia Via Entikong

Published

on

KJRI Kuching Bantu Kepulangan WNI dari Malaysia Via Entikong
KJRI Kuching Kembali Bantu Kepulangan Para WNI dari Malaysia, Termasuk Seorang Ibu dan Bayinya yang Baru Berusia Lima Hari - Foto dan Data KJRI Kuching

Gencil News – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Kuching Malaysia membantu kepulangan WNI yang terdiri dari 11 WNI kondisi khusus dan 130 WNI yang mengalami permasalahan di Malaysia (11/11/2020).

Terdapat WNI dalam kondisi khusus terdapat 1 orang yang sakit karena tersengat listrik. Dan seorang ibu dan bayi berumur lima hari. Para WNI tersebut kembali ke Indonesia melalui PLBN Entikong, Kalimantan Barat.

KJRI Kuching juga mendampingi deporatasi 130 WNI dari Depo Imigrasi Semuja, Sarawak melalui PLBN Entikong. Setibanya WNI akan dijemput oleh Satgas Pemulangan WNI, BP2MI dan imigrasi Entikong.

Pemulangan WNI kali ini berjalan lancar karena koordinasi yang baik dengan para pihak yang terkait. Tidak lupa para WNI juga menjalani protokol kesehatan yang berlaku untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Continue Reading

Kabupaten Sanggau

Bupati Sanggau Imbau ASN Tidak Keluar Kota Selama Cuti Bersama

Published

on

By

Bupati Sanggau Imbau ASN Tidak Keluar Kota Selama Cuti Bersama

Gencil News – Bupati Sanggau Paulus Hadi imbau Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkungan pemerintah Kabupaten Sanggau tidak melakukan perjalanan keluar kota selama waktu cuti.

Bupati Sanggau imbau hal tersebut kepada ASN guna mencegah penyebaran virus covid 19 pada lingkungan ASN kabupaten Sanggau.

Ia mengeluarkan Surat Edaran bernomor 800/2942/BPKSDM-C tentang antisipasi penyebaran (COVID-19) pada libur nasional dan cuti bersama tahun 2020.

“Surat edaran ini berdasarkan surat keputusan bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi,”ujar Paulus

Ada enam poin yang terdapat dalam surat edaran tersebut :

  • Hari libur nasional Maulid Nabi Muhammad SAW tanggal 29 Oktober 2020 sementara cuti bersama jatuh pada tanggal 28 dan 30 oktober 2020
  • Selama masa liburan nasional dan cuti bersama perlu melakukan antisipasi penyebaran covid 19
  • ASN selama libur nasional dan cuti bersama agar sedapat mungkin menghindari perjalanan dan tetap berkumpul bersama keluarga
  • Lakukan tes PCR atau tes cepat secara mandiri demi melindungi diri sendiri, keluarga, dan orang lain jika hendak melakukan kunjungan
  • Setelah kembali dari perjalanan ke luar daerah agar kembali melakukam tes PCR dan tes cepat kembali
  • Menerapkan protokol kesehatan pada saat kegiatan keagamaan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

Selain dari enam poin isi surat edaran tersebut Bupati Sanggau juga mengingatkan ASN untuk terus menjaga imunitas tubuh selama waktu cuti bersama.

Saat kegiatan keagamaan Maulid Nabi Muhammad SAW Bupati Sanggau imbau agar tetap menjaga jarak, mencuci tangan, dan menggunakan masker.

Bupati Sanggau juga menegaskan kepada ASN untuk tidak melakukan perjalanan keluar kota daerah selama masa pandemi dan cuti bersama.

“Jadi ASN untuk sementara, sesuai surat edaran janganlah dulu melakukan perjalanan ke luar kota. Disaat libur nasional dan cuti bersama ditengah pandemi COVID-19 ini,”pungkasnya

Continue Reading

Kabupaten Sanggau

Peduli Kasih Untuk Masyarakat Yang Terdampak Banjir Bandang

Published

on

Peduli Kasih Untuk Masyarakat Yang Terdampak Banjir Bandang
Peduli Kasih Untuk Masyarakat Yang Terdampak Banjir Bandang - Foto Sukardi Humas Kab Sanggau

GENCIL NEWS – Kunjungan Wakil Bupati Sanggau dalam rangka menyerahkan bantuan peduli kasih dari Pemerintah Daerah kepada masyarakat yang mengalami musibah terdapak bencana banjir bandang di Desa Nekan Kecamatan Entikong, Rabu (15/7/2020) Siang.

Pj. Kades Nekan Kosmas Yul melaporkan bahwa kejadian banjir bandang yang melanda Kedesaan Nekan Kecamatan Entikong tempo hari, tepatnya Rabu (8/7/2020) lalu, pada pukul 16.00 hingga pukul 18.00 WIB telah menghantam di dua Dusun yakni Dusun Nekan dan Dusun Gramajaya.

Dari peristiwa tersebut terdapat 118 rumah penduduk Dusun Nekan dan 135 rumah penduduk Dusun Gramajaya terendam banjir sehingga total rumah penduduk yang terdapak bencana banjir bandang sebanyak 253 rumah dan dari total tersebut terdapat 15 rumah mengalami rusak berat, dua jembatan dan satu pipanisasi juga mengalami kerusakan.

Camat Entikong Suparman dalam kesempatan yang sama menjelaskan bahwa sejak peristiwa banjir bandang hingga sekarang dirinya bersama Dokter Puskesmas Entikong dan Pemerintah Daerah terus memantau perkembangan situasi dan melakukan penanganan terhadap masyarakat yang mengalami musibah.

“Sejauh ini sangat luar biasa bantuan yang telah diterima oleh Posko bersama bencana banjir di Desa Nekan, baik bantuan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sanggau, Lembaga-lembaga Swasta, Lembaga-lembaga Kemasyarakatan, Lembaga Perbankan, CU dan Perorangan. Semoga bantuan tersebut bisa meringankan beban masyarakat yang mengalami musibah”Jelasnya.

Sejak beratus-ratus tahun lalu tidak pernah mengalami peristiwa banjir bandang sebab sungainya kecil sekali, namun yang namanya musibah kita tidak tau dan tidak diduga, tetapi dari hal tersebut kita dapat menjadikannya pengalaman agar kita selalu waspada dan selalu menjaga lingkungan kita.
“Ada warga yang mengalami trauma, infrastruktur jembatan dan pipanisasi, pasilitas sekolah dan lainya yang rusak agar pihak yang membidangi secepatnya bisa menangani hal tersebut” Harapnya.

Wakil Bupati Sanggau Drs.Yohanes Ontot, M.Si ketika menyerahkan bantuan di Posko bencana banjir bandang di Desa Nekan mengungkapkan bahwa dirinya bersama rombongan ingin melihat dan menkulasi sejauh mana dampak dari banjir bandang yang terjadi pada (8/7/2020) lalu dan hari ini kita lihat secara nyata dilapangan sudah normal, kampungnya sudah mulai bersih dan masyarakat juga bisa beraktivitas seperti sedia kalanya meskipun ada beberapa yang masih membersihkan rumahnya.

Kemudian hari ini menyerahkan Bantuan-bantuan, juga beberapa OPD menyerahkan bantuan, Gabung Organisasi Wanita (GOW) Kab. Sanggau juga menyerahkan bantuan dari beberapa Organisasi Wanita yang tergabung di GOW baik dalam bentuk paket maupun sembako.

Harapan kita perhatian dari berbagai Lembaga, Masyarakat, Pribadi maupun Perbankan tentu memberikan semangat bagi masyarakat yang terdampak banjir bandang Mudah-mudahan segera pulih lagi semangatnya untuk bisa bekerja beraktivitas sebagaimana biasanya.

Terkait dengan masyarakat ada yang masih mengalami trauma nanti akan diturunkan tim untuk melihat sumber dari banjir bandang ini, apakah akan masih berpotensi akan terjadi banjir bandang atau tidak.


“Nah nanti hal itu akan kita segera sosialisasikan kepada masyarakat sebagai konseling untuk menguatkan keyakinan mereka, sehingga tidak lagi mereka trauma” Ungkap Wabup.

Sembari menutup sambutannya, Wabup mengucapkan terimakasih kepada Media-media yang sudah menyiarkan peristiwa ini kepada masyarakat luas, kemudian bagi yang masih ingin memberikan bantuan, dipersilakan bisa melalui Pemerintah Daerah atau bisa juga langsung ke Posko yang ada di Desa Nekan Kecamatan Entikong.

Continue Reading

TRENDING