Cegah Penyebaran Covid-19, Satgas Pamtas 641 Perketat Jalur Perbatasan
Connect with us

Kabupaten Sanggau

Cegah Penyebaran Covid-19, Satgas Pamtas 641 Perketat Jalur Perbatasan

Published

on

Dalam rangka untuk mencegah penyebaran Covid-19 masuk ke Indonesia, Satgas Pamtas Yonif R-641/Bru memperketat perlintasan di jalur perbatasan dengan melakukan pemeriksaan di Posko Bersama di PLBN Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Dalam seminggu terakhir telah berhasil mengamankan sebanyak 127 pelintas batas dari Malaysia yang akan masuk ke Indonesia, melalui jalur tidak resmi di sepanjang perbatasan RI-Malaysia.

Didirikannya Posko Bersama ini oleh Satgas Pamtas 641, Kodim 1204, Polri, Bea Cukai, Imigrasi, Karantina dan PLBN, untuk memastikan bahwa semua orang yang masuk ke Indonesia harus melewati rangkaian protokol kesehatan dan mendapatkan sertifikat sehat sebelum melanjutkan perjalanannya,” kata Dansatgas Pamtas, Letkol Inf Kukuh Suharwiyono di Pos Kotis Gabma Entikong, Sanggau.

Lanjutnya menyampaikan, Satgas akan terus meningkatkan pengamanan di titik-titik pengawasan di jalur-jalur yang sudah ditentukan guna memastikan setiap pelintas batas yang akan masuk ke Indonesia melewati protokol kesehatan.

Setelah melewati pengecekan kesehatan dan dinyatakan sehat, mereka akan dicatat oleh Imigrasi dan diperiksa barang-barangnya oleh Bea Cukai dan pihak Karantina,” ujarnya.

“Sesuai data pelintas batas di jalur tidak resmi, 43 orang melewati sektor kanan dan kiri PLBN Entikong, 2 orang melewati jalur Segumun, Kec. Sekayam, Kab. Sanggau. Untuk wilayah Bengkayang tercatat 5 orang dan wilayah Sambas dengan angka terbesar 77 orang melewati jalur pelintasan disekitar PLBN Aruk,” terang Dansatgas.


Dansatgas juga mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada seluruh masyarakat di daerah perbatasan yang telah mengikuti himbauan pemerintah untuk tidak masuk ke Malaysia karena kebijakan lockdown negara tetangga tersebut.

Hal ini menunjukkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap pemerintah sudah tinggi. (Pendam XII/Tpr)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Gaya Hidup

Sungkui Kuliner Khas Sanggau yang Wajib Dicoba

Published

on

GENCIL NEWS -SANGGAU – Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat memiliki makanan khas yang nikmat dan lezat, yaitu sungkui. Di Sanggau, sungkui merupakan makanan favorit untuk jamuan acara-acara pesta atau pada saat hari-hari besar seperti Idul Adha dan Idul Fitri.

Dikalangan Keraton Surya Negara Sanggau, sungkui merupakan menu yang wajib ada, dan dipastikan setiap tamu yang singgah ke Keraton akan disajikan makanan yang lezat ini. Menurut  Pangeran Drs. Gusti Arman Ratu Surya Negara, mengatakan sungkui bukan hanya makanan tradisional biasa, karena sungkui adalah menu andalan untuk tamu kehormatan bagi kerajaan.

Menu sungkui berbentuk sederhana yaitu tipis dan lonjong memanjang, namun meskipun begitu sungkui memiliki aroma yang khas, sehingga membuat sungkui banyak disukai dari berbagai kalangan, baik kalangan biasa-biasa saja maupun pengusaha dan pejabat ketika ada perayaan hari besar.

Cara memasak sungkui pun sangat sederhana, yaitu setelah dibungkus ke dalam daun keririt, kemudian diikat menjadi 10 bungkus dengan daun yang sama. Setelah itu direbus sekitar 4 jam dan agar matang merata maka setiap 2 jam sekali dibolak-balik.

Cara menyajikan sungkui kuliner khas Sanggau yaitu dengan dihidangkan bersama sambal nanas, opor ayam, rendang sapi, gulai, dan yang wajib ada adalah serondeng. Dan  akan lebih sempurna lagi jika dihidangkan dengan lemang dan pencuci mulut sirkaya (terbuat dari gula, telur dan santam dengan cara di steam).

Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat memang tempatnya untuk mencari kuliner dengan rasa yang nikmat dan lezat. Jika anda datang kesini pastikan anda mencicipi sungkui, kuliner Khas Sanggau.

Continue Reading

Kabupaten Sanggau

KJRI Kuching Bantu Kepulangan WNI dari Malaysia Via Entikong

Published

on

KJRI Kuching Bantu Kepulangan WNI dari Malaysia Via Entikong
KJRI Kuching Kembali Bantu Kepulangan Para WNI dari Malaysia, Termasuk Seorang Ibu dan Bayinya yang Baru Berusia Lima Hari - Foto dan Data KJRI Kuching

Gencil News – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Kuching Malaysia membantu kepulangan WNI yang terdiri dari 11 WNI kondisi khusus dan 130 WNI yang mengalami permasalahan di Malaysia (11/11/2020).

Terdapat WNI dalam kondisi khusus terdapat 1 orang yang sakit karena tersengat listrik. Dan seorang ibu dan bayi berumur lima hari. Para WNI tersebut kembali ke Indonesia melalui PLBN Entikong, Kalimantan Barat.

KJRI Kuching juga mendampingi deporatasi 130 WNI dari Depo Imigrasi Semuja, Sarawak melalui PLBN Entikong. Setibanya WNI akan dijemput oleh Satgas Pemulangan WNI, BP2MI dan imigrasi Entikong.

Pemulangan WNI kali ini berjalan lancar karena koordinasi yang baik dengan para pihak yang terkait. Tidak lupa para WNI juga menjalani protokol kesehatan yang berlaku untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Continue Reading

Kabupaten Sanggau

Bupati Sanggau Imbau ASN Tidak Keluar Kota Selama Cuti Bersama

Published

on

By

Bupati Sanggau Imbau ASN Tidak Keluar Kota Selama Cuti Bersama

Gencil News – Bupati Sanggau Paulus Hadi imbau Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkungan pemerintah Kabupaten Sanggau tidak melakukan perjalanan keluar kota selama waktu cuti.

Bupati Sanggau imbau hal tersebut kepada ASN guna mencegah penyebaran virus covid 19 pada lingkungan ASN kabupaten Sanggau.

Ia mengeluarkan Surat Edaran bernomor 800/2942/BPKSDM-C tentang antisipasi penyebaran (COVID-19) pada libur nasional dan cuti bersama tahun 2020.

“Surat edaran ini berdasarkan surat keputusan bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi,”ujar Paulus

Ada enam poin yang terdapat dalam surat edaran tersebut :

  • Hari libur nasional Maulid Nabi Muhammad SAW tanggal 29 Oktober 2020 sementara cuti bersama jatuh pada tanggal 28 dan 30 oktober 2020
  • Selama masa liburan nasional dan cuti bersama perlu melakukan antisipasi penyebaran covid 19
  • ASN selama libur nasional dan cuti bersama agar sedapat mungkin menghindari perjalanan dan tetap berkumpul bersama keluarga
  • Lakukan tes PCR atau tes cepat secara mandiri demi melindungi diri sendiri, keluarga, dan orang lain jika hendak melakukan kunjungan
  • Setelah kembali dari perjalanan ke luar daerah agar kembali melakukam tes PCR dan tes cepat kembali
  • Menerapkan protokol kesehatan pada saat kegiatan keagamaan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

Selain dari enam poin isi surat edaran tersebut Bupati Sanggau juga mengingatkan ASN untuk terus menjaga imunitas tubuh selama waktu cuti bersama.

Saat kegiatan keagamaan Maulid Nabi Muhammad SAW Bupati Sanggau imbau agar tetap menjaga jarak, mencuci tangan, dan menggunakan masker.

Bupati Sanggau juga menegaskan kepada ASN untuk tidak melakukan perjalanan keluar kota daerah selama masa pandemi dan cuti bersama.

“Jadi ASN untuk sementara, sesuai surat edaran janganlah dulu melakukan perjalanan ke luar kota. Disaat libur nasional dan cuti bersama ditengah pandemi COVID-19 ini,”pungkasnya

Continue Reading

TRENDING