Kodam XII/Tanjungpura Melalui Program Percepatan Desa Mandiri, Bangun Sekolah
Connect with us

Kabupaten Sintang

Kodam XII/Tanjungpura Melalui Program Percepatan Desa Mandiri, Bangun Sekolah

Published

on

Kodam XII/Tanjungpura Melalui Program Percepatan Desa Mandiri, Bangun Sekolah
Kodam XII/Tanjungpura Melalui Program Percepatan Desa Mandiri, Bangun Sekolah - foto pendam XII/tpr

Gencil News – Kodam XII/Tanjungpura melalui program percepatan desa mandiri tengah melaksanakan pembangunan SMA Negeri 2 Ketungau Tengah.

Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan impian anak di Desa Wanabhakti, Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang, untuk memiliki sekolah yang layak seperti anak-anak di daerah lain akan segera terwujud

Hal ini disampaikan Kapendam XII/Tpr, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, S.Sos., melalui rilisnya pada hari ini di Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Dijelaskan oleh Kapendam, saat ini Kodam XII/Tpr melalui Kodim 1205/Sintang didukung oleh segenap lapisan masyarakat tanpa kenal lelah berupaya menuntaskan pembangunan SMA 2 Ketungau Tengah, meliputi pembangunan 3 ruang kelas, 1 ruang guru dan 2 unit WC.

“Untuk pembangunannya saat ini sudah memasuki bulan ketiga, sedangkan untuk hasilnya sudah mencapai 85 persen. Diperkirakan pada akhir bulan ini sudah selesai,” kata Kapendam.

Diungkapkan oleh Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, S.Sos sebelum dibangun kondisi SMA Negeri 2 Ketungau Tengah sangat memprihatinkan. Bangunan sekolah sangat tidak layak untuk kegiatan belajar mengajar, hanya dengan dinding kulit kayu dan atap seadanya dari terpal.

“Kondisi ini yang melatarbelakangi Kodam XII/Tpr bekerja sama dengan Provinsi Kalimantan Barat untuk melakukan pembangunan sekolah melalui program desa mandiri,” ungkap Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, S.Sos mengakhiri.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabupaten Sintang

Pemkab Sintang Berlakukan Shift Kerja Untuk ASN

Published

on

By

Pemkab Sintang Berlakukan Shift Kerja Untuk ASN

Gencil News – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang berlakukan sistem shift kerja untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mencegah penyebaran kasus covid 19. Pemkab Sintang berlakukan kebijakan ini karena Kabupaten Sintang saat ini masuk kategori zona orange.

Kepala Bagian Humas Sekretatiat Daerah Pemkab Sintang, Iwan Kurniawan mengatakan hal tersebut merupakan kebijakan Pemkab Sintang.

Surat Edaran Bupati Sintang nomor 860/3812/BKPSDM-D Tentang Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara dalam Tatanan normal baru lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang. Surat tersebut berlaku sejak tanggal 5 Novenber 2020.

“Pak Bupati sudah mengeluarkan surat edaran terkait pemberlakuan shift kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai langkah pencegahan sebaran COVID-19,” ujarnya

Iwan menerangkan bahwa dalam surat edaran Penjabat sementara (Pjs) Bupati Sintang memberikan arahan. Agar pelaksanaan tugas dan fungsi serta pelayanan publik instansi pemerintah tetap berjalan secara efektif. Dengan mengatur masuk kerja ASN pada masing-masing unit berdasarkan shift berdasarkan ketetapan Pimpinan Organisasi Pimpinan Daerah (OPD).

“Untuk pegawai yang berada dalam kantor maksimal 50% dari jumlah ASN, Sisanya bekerja dari rumah,”jelasnya

Selanjutnya ia mengatakan jika pembagian shift kerja, kepala OPD harus memperhartikan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Serta wajib menerapkan protokol kesehatan saat bekerja sangatlah penting.

Selain berlakukan Shift kerja bagi ASN untuk mencegah penyebaran covid 19. Iwan juga berharap kepada Pemkab Sintang agar ASN melalukan penyederhanaan proses pelayanan dan lebih banyak memanfaatkan teknologi, informasi dan komunikasi. 

Pemkab Sintang berlakukan sistem kerja shift untuk jajaran ASN ini berlaku sejak tanggal 9 Novenber 2020 hingga adanya himbauan kembali dari Pemkab Sintang.

Surat Edaran itu berlaku mulai 9 November 2020 hingga batas waktu yang akan ditentukan kemudian,” pungkasnya

Continue Reading

Kabupaten Sintang

Kabupaten Sintang Mengusung Konsep Menarik Pada FKL 2020

Published

on

By

Kabupaten Sintang Mengusung Konsep Menarik Pada FKL 2020
Pada kesempatan tersebut Kabupaten Sintang juga meluncurkan Profil Jurisdiksi yang merangkum inovasi dan kemajuan Sintang secara kolaboratif. Dalam hal ini Kabupaten Sintang bekerjasama dengan beberapa forum.

Gencil News – Kabupaten Sintang mengadakan Festival Kabupaten Lestari secara daring pada tanggal 3 November 2020. Dengan mengusung konsep yang menarik acara ini memiliki dua sesi utama yaitu Sesi Webinar dan sesi Temu Inovasi Lestari.

Sesi Webinar pada konsep tersebut dalam bentuk panel diskusi. Sementara sesi Temu Inovasi Lestari yang terbagi ke dalam lima grup diskusi tematik melalui kanal Zoom dan Youtube pada kanal akun Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL).

Pada kesempatan tersebut Kabupaten Sintang juga meluncurkan Profil Jurisdiksi yang merangkum inovasi dan kemajuan Sintang secara kolaboratif. Dalam hal ini Kabupaten Sintang bekerjasama dengan beberapa forum.

Forum Komunikasi Masyarakat Sipil Sintang (FKMS), CIFOR dan Earth Innovation Institute yang difasilitasi oleh sekretariat LTKL merupakan forum yang berkolaborasi.

Ketua Umum Lingkar Temu Kabupaten Lestari, Dodi Reza Alex Noerdin mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Sintang yang sudah bekerja kerjas menyiapkan Festival Kabupaten Lestari.

Dengan mengusung konsep yang inovatif dan inklusif Pemerintah Kabupaten Sintang mendapat apresiasi dari Alex yang juga Bupati Musi Banyuasin.

“Kami acung jempol pada Sintang atas konsep acara yang inovatif dan inklusif di gelaran FKL 2020,” kata Alex

Acara ini melibatkan Perwakilan pemerintah, mitra pembangunan, masyarakat sipil, swasta, pegiat seni sampai usaha lestari.

Pada konsep tersebut merayakan kemegahan budaya Sintang pada sesi ‘Irama Lestari’ menghadirkan kolaborasi antara musisi berbakat tanah air, Andien Aisyah dan Baby Borneo, musisi muda Sintang yang piawai memainkan alat musik Sape khas dayak.

Alex juga menerangkan karya hasil pemuda sintang menuju FKL 2020 bersama mitra Kelas Pagi Jakarta dan Generasi Melek Politik meluncurkan Photo Essay Sintang Lestari

ada juga Video Sintang Tampung Suara yang menyampaikan perspektif dan komitmen kaum muda Sintang melalui pameran secara virtual.

Selain itu ada pula kisah inspiratif mengenai Sintang berjudul Legenda Bukit Kelam karya ilustrator Tania Tresya dan penulis Satrio Wicaksono.

Continue Reading

Kabupaten Sintang

Dinkes Sintang Kehabisan Stok Reagen, Tes Swab Dihentikan Sementara

Published

on

By

Diskes Sintang Kehabisan Stok Reagen, Tes Swab Dihentikan Sementara

Gencil News- Dinkes Sintang Kehabisan Stok Reagen, Tes Swab Dihentikan Sementara. Dinkes Sintang menghentikan sementara waktu ini untuk tes swab dikarenakan kehabisan stok kit reagen. Saat ini Dinkes Kabupaten Sintang masih menunggu mendapatkan stok kit reagen kembali dari jakarta.

Reagen adalah ekstraksi yang digunakan dalam pengecekan spesimen. Reagen berisi sejumlah senyawa kimia untuk mendeteksi SARS-CoV-2, virus penyebab penyakit COVID-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang Harysinto Linoh menerangkan bahwa kekosongan stok reagen tidak hanya terjadi di Kabupaten Sintang melainkan juga terjadi di berbagai daerah di Indonesia.

“Kekosongan reagen bukan hanya di Sintang, Melainkan diberbagai daerah di Indonesia”ujarnya

Namun pihak Dinkes Sintang telah mengajukan pembelian sebanyak 1.000 kit reagen menggunakan dana APBD. Dengan estimasi spesimen 200-400 sampel pemeriksaan perminggu.

Dinkes Sintang menjelaskan bahwa pembelian 1.000 kit reagen masih sangat kurang karena menurutnya akan habis dalam waktu kurang dari satu bulan.

“Kita sudah mengajukan pembelian 1.000 kit reagen dan kemungkinan akan sampai pada hari jumat”kata Sinto

Sambil menunggu datangnya Kit Reagen yang telah dipesan Diskes Sintang menghentikan sementara pemeriksaan spesimen. Sementara sampel swab PCR belum dapat dikirim ke provinsi dikarenakan belum dilakukan pemeriksaan.

Diberhentikannya sementara pemeriksaan spesimen tidak membuat Diskes Sintang untuk tetap melakukan penelusuran kontak erat dalam mencegah penularan covid 19.

Sejauh ini Dinkes Sintang telah melakukan pemeriksaan sebanyak 4.749 spesimen dengan hasil 4.458 sampel negatif corona, ada 198 kasus terkonfirmasi dan 131 orang yang dinyatakan sembuh dari covid 19. RSUD Ade M Djoen Sintang saat ini memiliki 67 pasien yang positif covid 19 dan masih di rawat.

Menanggapi habisnya stok reagen di Kabupaten Sintang, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat menyarankan Kabupaten Sintang untuk mengirimkan sampel ke Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sembari menunggu reagen tersedia kembali di Sintang.

“Sementara silahkan kirim sampel ke Provinsi dulu karena UNTAN sudah mulai beroperasi kembali” ujar Harisson Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat

Harisson juga menerangkan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah membantu anggaran Rp. 2 Miliar untuk pembelian reagen di Kabupaten Sintang.

Selain itu ia juga mendorong Kabupaten Sintang untuk menganggarkan sendiri atau meminta bantuan pada kabupaten lain yang melakukan pemeriksaan PCR di Sintang.

Continue Reading

TRENDING