Mobil Anggota DPRD Sintang Ditembak Orang, Pelurunya Pecahkan Kaca
Connect with us

Kabupaten Sintang

Mobil Anggota DPRD Sintang Ditembak Orang, Peluru Pecahkan Kaca

Published

on

Mobil Anggota DPRD Sintang Ditembak Orang, Peluru Pecahkan Kaca

Gencil News- Mobil milik Anggota DPRD Sintang Nikodemus ditembak orang tak dikenal. Kaca mobil milik Anggota DPRD Sintang tersebut pecah ditembus peluru.

Kejadian ini dialami oleh Anggota DPRD Sintang Nikodemus yang pada hari minggu (04/04/2021) bersama keluarganya sedang elintasi jalan lintas Sintang- Ketungau Desa Binjai Hilir.

Mobil merek Toyota Hilux tersebut, kaca belakangnya pecah. Ditembus peluru senapan angin. Peluru senapan angin tersebut menembus kaca belakang kemudi Toyota Hilux sampai ke dasbor mobil, dan jatuh dibawah persneling mobil.

Nikodemus mengatakan, kondisi dirinya dan keluarga baik-baik saja. Dan tidak mengalami cedera. Atas peristiwa yang dialami, Niko sepakat untuk melaporkan kejadian ini kepada pihak Kepolisian Binjai.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabupaten Sintang

Sintang Babak Belur Dihantam Covid-19, Pemkab Butuh Bantuan Provinsi

Published

on

Sintang Babak Belur Dihantam Covid-19, Pemkab Butuh Bantuan Provinsi

Gencil News – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang saat ini membutuhkan bantuan dari Provinsi untuk penanganan Covid-19 di daerah itu. Bupati Jarot menyampaikan bahwa pada situasi sekarang ini, Rumah Sakit di Kabupaten Sintang adalah tempat rujukan dari Kapuas Hulu, Melawi dan Sekadau.

Dikutip dari Tribun Kalbar-Bupati Jarot menjelaskan keadaannya ” “Kita nih babak belur, ini pasien dari kapuas hulu dan melawi, Sekadau ke Sintang, karena kita kan rumah sakit rujukan. Dalam situasi seperti ini provinsi bantu lah apa yang bisa dibantu,” tegasnya.

Dalam situasi sekarang ini, Bupati Jarot mengharapkan bantuan berupa sarana dan prasarana, termasuk peningkatan kesejahteraan para tenaga kesehatan.

Menurut Jarot, saat ini selain kondisi orang yang harus disiplin protokol kesehatan. Tenaga kesehatan juga memiliki peranan penting, untuk itu kepada nakes, kondisinya lahir dan batinnya harus sehat.

“Makin banyak positif dan dirawat, mereka sudah lelah dan capek. Berilah motoviasi pada seluruh pihak, tim satgas capek juga. Saya biasa masuk ruang isolasi, sampai orang khawatir saya kena corona. Saya masuk untuk memberi suport pada nakes dan pasien. Artinya, kita jagalah Sintang dari corona. Para nakes mereka manusia biasa, yang juga bisa lelah, apalagi tingkat kesejahterannya tidak diperhatikan,” jelasnya.

Bupati Jarot juga menanggapi himbauan Gubernur Kalbar soal, jika tidak ada kepentingan untuk menunda perjalanan ke Sintang.

Himbauan tersebut menurut Jarot, sangat membantu Pemkab Sintang sebagai upaya pencegahan perebakan virus corona. Namun ada sejumlah persoalan lain yang dapat menjadi pertimbangan, yaitu persoalan ekonomi.

Menurutnya mobilitas keluar masuk sales dan kendaraan sangat tinggi di Sintang, teradapat kurang lebih 300 kendaraan yang hilir mudik. Atas keadaan ini pihaknya tengah memperkuat pengawasan keluar masuk Sintang.

Continue Reading

Kabupaten Sintang

Harisson Blusukan Ke Sintang Tangani Langsung Kasus Covid-19

Published

on

By

Harisson Blusukan Ke Sintang Tangani Langsung Kasus Covid-19
Harisson saat menyampaikan edukasi bahaya covid-19 di warung kopi di jalan lintas melawi (Istimewa)

Gencil News – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Harisson blusukan ke warkop dan kade di Kabupaten Sintang untuk memantau penanganan Covid-19.

Harisson mengungkapkan kedatangannya ke Sintang atas perintah Gubernur Kalbar Sutarmidji untuk memantau langsung penanganan Covid-19 yang terjadi peningkatan.

“Atas perintah langsung dari Gubernur, saya dan tim melakukan pantauan ke Sintang. Kami melihat langsung cara penanganan Covid-19 di Sintang. Kami juga membawa bantuan obat-obatan dan Hazmat untuk RSUD Sanggau dan RSUD Sintang” kata Harisson

Usai ditemukan satu orang positif corona berdasarkan pemeriksaan Rapid Tes Antigen. Harisson memberikan edukasi kepada pengunjung warung kopi di jalan lintas melawi.

Ia mengingatkan kepada yang hasil rapid antigennya negatif untuk tetap berhati-hati karena jika menjalani pemeriksaan menggunakan PCR bisa saja hasilnya positif.

“Adik-adik jangan bahagia, kalau hasil rapid antigennya negative, itu belum tentu anda negative, kalau kita masukan mesin PCR, mungkin adik-adik positif. Apalagi tadi, temen ngobrolnya itu, yang tadi positif, itu kalau kami PCR, itu pasti anda juga positif,” kata Harisson, Jumat 16 April 2021.

Harisson juga berharap kepada yang berstatus OTG untuk tidak menjadi penyebab tertularnya kerabat, atau keluarga. Terlebih jika orang yang melakukan kontak langsung menderita penyakit komorbid.

Ia mengungkapkan agar upaya pemerintah memperketat pintu masuk ke Kalbar dengan mewajibkan swab PCR baik lewat udara maupun air, harus dibarengi dengan kepatuhan masyarakat menerapkan protokol kesehatan. Agar upaya pemerintah tidak sia-sia.

“Maka percuma kita menghadang orang luar masuk ke sini kalau masyarakatnya sendiri di wilayah kalbar tidak menerapkan protokol kesehatan. Tetap penyakitnya akan menyebar seperti sekarang yang terjadi di sintang,” jelasnya




Continue Reading

Kabupaten Sintang

Sutarmidji Ingatkan, Kalau Tak Mendesak Jangan Ke Sintang

Published

on

By

Sutarmidji ; Jangan Ke Sintang, Kondisinya Terbilang Bahaya
Gubernur Kalimantan Barat Imbau masyarakat untuk tidak berkunjung ke Sintang

Gencil News – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji menyebut angka keterjangkitan Covid-19 di Sintang sangat tinggi. Peningkatan kasus Covid-19 di Sintang ini terlihat dari penuhnya tempat tidur pasien Covid-19 di RS yang mencapai 80%.

Terhitung Rabu 14 April 2021 data perkembangan kasus Covid-19 terjadi penambahan 25 kasus baru dan 17 kasus positif pada 15 April 2021.

“Maka saya imbau kalau tidak penting jangan dulu berkunjung ke Sintang,” kata Sutarmidji, Kamis (15/4).

Selain menghimbau untuk tidak berkunjung ke Sintang, Sutarmidji juga mengingatkan agar mengurangi kunjungan ke kabupaten sekitar Sintang seperti Kapuas Hulu, Melawi, Sekadau dan Sanggau.

Daerah tersebut diminta ekstra ketat dalam mengendalikan Covid-19.

Sutarmidji meminta agar Satgas Covid-19 gencar melakukan razia masker dan melakukan swab bagi masyarakat yang mengalami demam, batuk dan flu.

“Yang tidak pakai masker tilang saja. Sekarang ini kondisinya terbilang bahaya. Saya minta masyarakat yang demam, batuk, flu semua harus swab agar tidak fatal,” ujarnya.

Ia juga berharap bupati atau wali kota daerah yang kondisi kasus Covid-19 tinggi harus melakukan beberapa langkah. Seperti razia masker, menghentikan sekolah tatap muka, menerapkan jam malam, bekerja dari rumah (WFH) 50 persen dan batasi orang berkunjung.

Continue Reading

Kabupaten Sintang

Ditangkap! Pelaku Penembakan Mobil Anggota DPRD Sintang

Published

on

Ditangkap! Pelaku Penembakan Mobil Anggota DPRD Sintang

Gencil News – Pihak Kepolisian Sintang berhasil membekuk pelaku penembakan mobil anggota DPRD Sintang. Pelaku penembakan mobil anggota DPRD Sintang adalah warga Binjai Hilir, ditangkap pada senin (05/04/2021).

TR pria usia 24 tahun ditangkap Polisi, sehari setelah terjadinya penembakan tersebut. TR merasa kesal dengan Nekodimus (anggota DPRD Sintang), karena hampir tersenggol saat berpapasan didekat pintu gerbang desa Binjai Hilir.

Kasubag Humas Polres Sintang Iptu Hariyanto  mengatakan bahwa pelaku menggunakan senapan angin, kemudian menembak korban.

“Dari keterangan pelaku bahwa motif penembakan yang dilakukannya menggunakan senapan angin tersebut karena merasa jengkel hampir tersenggol,” ungkap Hariyanto

Kejadian ini terjadi pada Minggu sore sekitar jam 17.00 WIB. Pelaku yang mengendarai sepeda motor berpapasan dengan mobil yang dikendarai oleh Nekodimus. Kondisi jalan yang sempit dan agak miring membuat sepeda motor pelaku hampir tersenggol.

“Pelaku yang merasa kesal dan langsung emosi. Sempat meneriaki pengendara mobil tetapi tidak dihiraukan dan tetap melanjutkan perjalanan,” jelasnya.

“Pelaku melihat mobil Nekodimus. Karena kondisi jalan yang rusak mobil berjalan lambat, pelaku langsung menghentikan sepeda motornya. Dengan jarak sekitar 15 meter, pelaku langsung memompa senapan anginnya dan mengisi peluru,” jelas Hariyanto.

“Niat pelaku ingin menembak bagian bak mobil. Tapi mengenai kaca mobil. Setelah menembak pelaku langsung kabur menuju ke rumahnya,” jelasnya.

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

TRENDING