Pembangunan Waterfront Sintang Dapat Suntikan Dana Rp 40 Miliar
Connect with us

Kabupaten Sintang

Pembangunan Waterfront Sintang Dapat Suntikan Dana Rp 40 Miliar

Published

on

Pembangunan Waterfront Sintang Dapat Suntikan Dana Rp 40 Miliar
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sintang, Kartiyus

Gencil News – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sintang, Kartiyus mengungkapkan pembangunan waterfront di kawasan Saka Tiga. Mendapatkan suntikan dana sebesar Rp 40 miliar dari Dirjen Cipta Karya.

Tahun ini, pengerjaan proyek pembangunan waterfront tersebut akan dilelang kemudian baru tahap pengerjaan.

“Sekarang tahap perencaanan teknis, pembangunan segera terwujud. Mudah- mudahan Januari mulai lelang, kita kan segera membangun waterfront city,” kata Kartiyus.

Pembangunan tiga waterfront secara bertahap, Mulai tahun 2021 sampai dengan 2024. Timelinenya, tahun ini mengerjakan sungai durian dan depan kantor bupati.

Tahun 2022 melanjutkan sungai durian dan Tahun 2023 melanjutkan kantor bupati dan tahun 2024, bangun depan keraton.

“Mulai tahun 2021, baru dua lokasi, di sungai durian kurang lebih 1 kilo di tebing sungai, sampai ke jalan panjaitan, beberapa hektare akan kita tata, jadi waterfront yang indah. Tahun ini kita dapat dana kurang lebih hampir 40 miliar,”

Ia mengungkapkan, selain di sungai durian akan kita tata depan kantor bupati. Nanti tahun 2022 masih melanjutkan sungai durian, 2024 baru pembangun depan keraton.

“Pembangunannya tiga sesi, saka tiga akan saling terhubung, konsepnya indah sekali,” beber Kartiyus.

Dana sebesar Rp 40 miliar tersebut kata Kartiyus besar sekali.

Oleh sebab itu, harus mempercepat pembangunannya.

“Saya yakin jadi, bayangkan satu tahun anggaran 40 miliar harus habis. Januari mulai lelang, supaya bekerjanya lama. Karena proyek ini besar ndak gampang, ndak mungkin 1-2 bulan, paling tidak 8 bulan. Sintang akan punya ikon sendiri kota kita,” katanya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabupaten Sintang

Syarat Perjalanan Udara Dari Sintang-Pontianak, Wajib Rapid Tes Antigen

Published

on

Syarat Perjalanan Udara Dari Sintang-Pontianak, Wajib Rapid Tes Antigen

Gencil News – Mulai tanggal 11 Januari 2021 berlaku syarat perjalanan udara dari Sintang ke Pontianak. dengan menunjukan hasil negatif rapid tes antigen. Berlakunya syarat ini berdasarkan Surat Edaran Bupati Sintang, Jarot Winarno.

“Untuk perjalan dari Sintang menuju Pontianak dengan menggunakan moda transportasi udara wajib menunjukan surat keterangan hasil negative tes RT-PCR. Yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan, atau hasil non reaktif rapid test antigen,” bunyi Surat Edaran Bupati Sintang.

Peraturan ini tidak mewajibkan anak-anak usia sebelum usia dua belas tahun untuk menjalani rapid antigen.

Apabila RT-PCR atau rapid test antigen pelaku perjalanan menunjukan hasil negative/non reaktif, namun menunjukan menunjukan gejala.

Maka pelaku perjalanan tidak boleh melanjutkan perjalanan dan diwajibkan untuk melakukan RT-PCR dan isolasi mandiri selama waktu tunggu hasil pemeriksaan.

Sedangkan apabila ditemukan adanya kecurangan atau surat keterangan palsu, maka akan dikenakan sanksi sesuai perundang-undangan.

Continue Reading

Kabupaten Sintang

Pemkab Sintang Pastikan Gudang Penyimpanan Vaksin Covid-19 Aman

Published

on

By

Pemkab Sintang Pastikan Gudang Penyimpanan Vaksin Covid-19 Aman
Dinas Kesehatan dan Polres Sintang monitoring gudang penyimpanan vaksin Covid-19

Gencil News – Dinas Kesehatan dan Polres Sintang melakukan pengecekan kesiapan kedatangan Vaksin Covid 19 ke gudang Farmasi di gudang kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Jl. Teluk Menyurai, Senin 4 Januari 2021.

Pengecekan untuk memastikan kesiapan penyaluran Vaksin Covid-19 jenis Sinovac. Hal ini dalam rangka menyambut kedatangan vaksin dari Dinkes Kalbar yang tidak lama lagi akan tiba.

Pengecekan penyimpanan vaksin ini di pimpin langsung Kabag Ops Polres Sintang, Kompol Zulfikar meninjau gudang farmasi.

“Rencannaya untuk Kab. Sintang akan menerima tahap pertama Vaksin Covid 19 sebanyak 600 Vial yang dengan alokasi untuk Tenaga Kesehatan sebanyak 2.400 Nakes,” kata Zulfikar.

Selain Vaksin, nanatinya Dinas Kesehatan juga akan menerima alat logistik pendamping vaksin.
4 Coolchain yang berada di gudang Farmasi Dinas Kesehatan menjadi tempat penyimpanan vaksin menurut rencana Pemkab Sintang.

“Vaksin Covid 19 tahap pertama hanya untuk tenaga kesehatan,” jelasnya.

Sementara mengenai jadwal distribusi Vaksin, Polres Sintang masih menunggu jadwal dari Dinkes Sintang.

Kapolres Sintang, AKBP Ventie Bernard Musak melalui Kasubag Humas, Iptu Hariyanto mengatakan nantinya akan melibatkan personel dalam pengawalan dan pengamanan vaksin. Mulai dari Pontianak hingga ke gudang penyimpanan.

Selain itu, juga melibatkan personel hingga tahap penyaluran ke kecamatan.

“Tentunya setelah melakukan koordinasi dengan dinas kesehatan untuk kebutuhan personil yang melakukan pengawalan. Intinya, kami siap kapan pun untuk membantu giat Pengamanan dan pengawalannya,” jelasnya


Continue Reading

Kabupaten Sintang

Pemkab Sintang Berlakukan Shift Kerja Untuk ASN

Published

on

By

Pemkab Sintang Berlakukan Shift Kerja Untuk ASN

Gencil News – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang berlakukan sistem shift kerja untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mencegah penyebaran kasus covid 19. Pemkab Sintang berlakukan kebijakan ini karena Kabupaten Sintang saat ini masuk kategori zona orange.

Kepala Bagian Humas Sekretatiat Daerah Pemkab Sintang, Iwan Kurniawan mengatakan hal tersebut merupakan kebijakan Pemkab Sintang.

Surat Edaran Bupati Sintang nomor 860/3812/BKPSDM-D Tentang Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara dalam Tatanan normal baru lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang. Surat tersebut berlaku sejak tanggal 5 Novenber 2020.

“Pak Bupati sudah mengeluarkan surat edaran terkait pemberlakuan shift kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai langkah pencegahan sebaran COVID-19,” ujarnya

Iwan menerangkan bahwa dalam surat edaran Penjabat sementara (Pjs) Bupati Sintang memberikan arahan. Agar pelaksanaan tugas dan fungsi serta pelayanan publik instansi pemerintah tetap berjalan secara efektif. Dengan mengatur masuk kerja ASN pada masing-masing unit berdasarkan shift berdasarkan ketetapan Pimpinan Organisasi Pimpinan Daerah (OPD).

“Untuk pegawai yang berada dalam kantor maksimal 50% dari jumlah ASN, Sisanya bekerja dari rumah,”jelasnya

Selanjutnya ia mengatakan jika pembagian shift kerja, kepala OPD harus memperhartikan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Serta wajib menerapkan protokol kesehatan saat bekerja sangatlah penting.

Selain berlakukan Shift kerja bagi ASN untuk mencegah penyebaran covid 19. Iwan juga berharap kepada Pemkab Sintang agar ASN melalukan penyederhanaan proses pelayanan dan lebih banyak memanfaatkan teknologi, informasi dan komunikasi. 

Pemkab Sintang berlakukan sistem kerja shift untuk jajaran ASN ini berlaku sejak tanggal 9 Novenber 2020 hingga adanya himbauan kembali dari Pemkab Sintang.

Surat Edaran itu berlaku mulai 9 November 2020 hingga batas waktu yang akan ditentukan kemudian,” pungkasnya

Continue Reading

TRENDING