Syarat Perjalanan Udara Dari Sintang-Pontianak, Wajib Rapid Tes Antigen
Connect with us

Kabupaten Sintang

Syarat Perjalanan Udara Dari Sintang-Pontianak, Wajib Rapid Tes Antigen

Published

on

Syarat Perjalanan Udara Dari Sintang-Pontianak, Wajib Rapid Tes Antigen

Gencil News – Mulai tanggal 11 Januari 2021 berlaku syarat perjalanan udara dari Sintang ke Pontianak. dengan menunjukan hasil negatif rapid tes antigen. Berlakunya syarat ini berdasarkan Surat Edaran Bupati Sintang, Jarot Winarno.

“Untuk perjalan dari Sintang menuju Pontianak dengan menggunakan moda transportasi udara wajib menunjukan surat keterangan hasil negative tes RT-PCR. Yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan, atau hasil non reaktif rapid test antigen,” bunyi Surat Edaran Bupati Sintang.

Peraturan ini tidak mewajibkan anak-anak usia sebelum usia dua belas tahun untuk menjalani rapid antigen.

Apabila RT-PCR atau rapid test antigen pelaku perjalanan menunjukan hasil negative/non reaktif, namun menunjukan menunjukan gejala.

Maka pelaku perjalanan tidak boleh melanjutkan perjalanan dan diwajibkan untuk melakukan RT-PCR dan isolasi mandiri selama waktu tunggu hasil pemeriksaan.

Sedangkan apabila ditemukan adanya kecurangan atau surat keterangan palsu, maka akan dikenakan sanksi sesuai perundang-undangan.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabupaten Sintang

Bupati Sintang Jarot Winarno Ulang Tahun, Ultah ke 61

Published

on

Bupati Sintang Jarot Winarno Ulang Tahun, Ultah ke 61

Gencil News –  Bupati Kabupaten SintangKalimantan Barat Jarot Winarno pada 22 Januari 2021 merayakan ulang tahun ke 61. Jarot Winarno menjabat sebagai Bupati Sintang periode 2015-2020, dan akan melanjutkan kembali jabatan Bupati Sintang, setelah unggul pada Pilkada Serentak kemarin.

dr. H. Jarot Winarno, M.Med.Ph lahir di Klaten, pada tanggal 22 Januari 1960. Jarot menyelesaikan sekolah dasar hingga menengah di Jakarta. Ia meluluskan studi jenjang menengah atas di SMA Negeri 8 Jakarta pada tahun 1977.

Jarot Winarno mengenyam pendidikan pada Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, yang kemudian melanjutkan ke  National University of Singapore dan lulus pada tahun 1995.

Jarot Winarno memiliki istri yang bernama dr. Hj. Fauziah Zaenal Ehsan, M.Med., PH. Dan memiliki anak semata wayang yang bernama Safia.

Jarot pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Sintang mendamping Milton Crosby pada periode 2005-2010. Pada Pilkada 2015, Ia berpasangan dengan Askiman dan berhasil memenangkan pilkada Sintang 2015

Sebelum menjadi Bupati, Jarot sempat menjabat di beberapa instansi, di antaranya
  • Kepala Puskesmas di Nanga Ketungau, Kota Baru, Sui Durian (1986-1993)
  • Kepala Dinas Kesehatan Sintang (1993-1997)
  • Kepala Dinas Kesehatan Kalbar (2001-2004)
  • Wakil Bupati Kabupaten Sintang (2006-2011)
  • Kepala RS. Dr. Soedarso Pontianak (2010)
  • Ketua Harian Persista (Persatuan Sepak Bola Sintang) kabupaten Sintang
  • Ketua Harian Persipon (Persatuan Sepak Bola Pontianak)
  • Ketua Umum Gabungan Bridge Pontianak

Ia juga mendapatkan penghargaan pada :

  • Dokter Puskesmas Teladan tingkat Nasional (1998)
  • Lulusan Terbaik SPAMA Depkes RI (1996)
  • Pembina Olahraga Kalbar (2010)

Jarot Winarno memang terkenal sebagai salah satu kepala daerah yang dekat dengan rakytanya, tak jarang beliau berani turun kelapisan bawah dan langsung turun dilapangan jika terjadi permasalahan di masyarakat.

Pada Pilkada Sintang 2020 Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sintang nomor urut 1, Jarot-Sudiyanto melakukan deklarasi kemenangan mereka pada Pilkada Sintang 2020.

Pasangan petahana ini mengklaim kemenangan mereka berdasarkan hasil rekapitulasi formulir C-1 dari 1186 TPS yang sudah terkumpul di Data Center JADI (Jarot-Sudiyanto) dengan perolehan 111 ribu suara yang hanya selisih sekitar 15 ribu suara dari pesaing terdekatnya.

Continue Reading

Kabupaten Sintang

Pembangunan Waterfront Sintang Dapat Suntikan Dana Rp 40 Miliar

Published

on

By

Pembangunan Waterfront Sintang Dapat Suntikan Dana Rp 40 Miliar
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sintang, Kartiyus

Gencil News – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sintang, Kartiyus mengungkapkan pembangunan waterfront di kawasan Saka Tiga. Mendapatkan suntikan dana sebesar Rp 40 miliar dari Dirjen Cipta Karya.

Tahun ini, pengerjaan proyek pembangunan waterfront tersebut akan dilelang kemudian baru tahap pengerjaan.

“Sekarang tahap perencaanan teknis, pembangunan segera terwujud. Mudah- mudahan Januari mulai lelang, kita kan segera membangun waterfront city,” kata Kartiyus.

Pembangunan tiga waterfront secara bertahap, Mulai tahun 2021 sampai dengan 2024. Timelinenya, tahun ini mengerjakan sungai durian dan depan kantor bupati.

Tahun 2022 melanjutkan sungai durian dan Tahun 2023 melanjutkan kantor bupati dan tahun 2024, bangun depan keraton.

“Mulai tahun 2021, baru dua lokasi, di sungai durian kurang lebih 1 kilo di tebing sungai, sampai ke jalan panjaitan, beberapa hektare akan kita tata, jadi waterfront yang indah. Tahun ini kita dapat dana kurang lebih hampir 40 miliar,”

Ia mengungkapkan, selain di sungai durian akan kita tata depan kantor bupati. Nanti tahun 2022 masih melanjutkan sungai durian, 2024 baru pembangun depan keraton.

“Pembangunannya tiga sesi, saka tiga akan saling terhubung, konsepnya indah sekali,” beber Kartiyus.

Dana sebesar Rp 40 miliar tersebut kata Kartiyus besar sekali.

Oleh sebab itu, harus mempercepat pembangunannya.

“Saya yakin jadi, bayangkan satu tahun anggaran 40 miliar harus habis. Januari mulai lelang, supaya bekerjanya lama. Karena proyek ini besar ndak gampang, ndak mungkin 1-2 bulan, paling tidak 8 bulan. Sintang akan punya ikon sendiri kota kita,” katanya.

Continue Reading

Kabupaten Sintang

Pemkab Sintang Pastikan Gudang Penyimpanan Vaksin Covid-19 Aman

Published

on

By

Pemkab Sintang Pastikan Gudang Penyimpanan Vaksin Covid-19 Aman
Dinas Kesehatan dan Polres Sintang monitoring gudang penyimpanan vaksin Covid-19

Gencil News – Dinas Kesehatan dan Polres Sintang melakukan pengecekan kesiapan kedatangan Vaksin Covid 19 ke gudang Farmasi di gudang kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Jl. Teluk Menyurai, Senin 4 Januari 2021.

Pengecekan untuk memastikan kesiapan penyaluran Vaksin Covid-19 jenis Sinovac. Hal ini dalam rangka menyambut kedatangan vaksin dari Dinkes Kalbar yang tidak lama lagi akan tiba.

Pengecekan penyimpanan vaksin ini di pimpin langsung Kabag Ops Polres Sintang, Kompol Zulfikar meninjau gudang farmasi.

“Rencannaya untuk Kab. Sintang akan menerima tahap pertama Vaksin Covid 19 sebanyak 600 Vial yang dengan alokasi untuk Tenaga Kesehatan sebanyak 2.400 Nakes,” kata Zulfikar.

Selain Vaksin, nanatinya Dinas Kesehatan juga akan menerima alat logistik pendamping vaksin.
4 Coolchain yang berada di gudang Farmasi Dinas Kesehatan menjadi tempat penyimpanan vaksin menurut rencana Pemkab Sintang.

“Vaksin Covid 19 tahap pertama hanya untuk tenaga kesehatan,” jelasnya.

Sementara mengenai jadwal distribusi Vaksin, Polres Sintang masih menunggu jadwal dari Dinkes Sintang.

Kapolres Sintang, AKBP Ventie Bernard Musak melalui Kasubag Humas, Iptu Hariyanto mengatakan nantinya akan melibatkan personel dalam pengawalan dan pengamanan vaksin. Mulai dari Pontianak hingga ke gudang penyimpanan.

Selain itu, juga melibatkan personel hingga tahap penyaluran ke kecamatan.

“Tentunya setelah melakukan koordinasi dengan dinas kesehatan untuk kebutuhan personil yang melakukan pengawalan. Intinya, kami siap kapan pun untuk membantu giat Pengamanan dan pengawalannya,” jelasnya


Continue Reading

TRENDING