Kota Pontianak

Ancaman Pidana Bagi Penyelenggara Pesta Malam Tahun Baru

Ancaman Pidana Bagi Penyelenggara Pesta Malam Tahun Baru
Ancaman Pidana Penyelenggara Pesta Pergantian Malam Tahun Baru

Gencil News – Kapolresta Pontianak Kota, Kombes Pol Komarudin memastikan siapa saja, baik perorangan maupun kelompok yang melanggar aturan.

Sebagaimana yang tertuang dalam surat edaran Wali Kota Pontianak, tidak hanya terkena sanksi denda. Tetapi langsung terkena pidana sebagaimana yang diatur dalam pasal 93 Undang-undang nomor 6 tentang kekarantinaan kesehatan.

Dalam KUHP pasal 212, 214, 216, 218 tercantum bahwa siapa saja yang melawan petugas. Dan tidak mengindahkan perintah sesuai undang-undang maka dapat terkena pidana.

“Jadi misalnya kita temukan orang yang tetap menyelenggarakan pesta, kita akan proses, kita akan tegakan hukum, kita akan pidanakan,” tegasnya.

Sebagaimana surat edaran Wali Kota Pontianak nomor 470/80/Umum/2020, ada beberapa larangan. Termasuk pesta pergantian malam tahun baru, pesta kembang api dan pembatasan aktivitas akan ditegakkan.

Baca juga   Volume APBD Kota Pontianak Berkurang Rp 66,29 Miliar

Menurutnya keterlibatan semua pihak memegang peran penting dalam upaya tersebut. Kapolresta mengimbau masyarakat untuk sebaiknya berada di rumah.

Larangan merayakan malam tahun baru tidak hanya di hotel-hotel maupun warung kopi dan kafe. Tetapi juga di rumah-rumah warga yang biasanya menggelar perayaan malam pergantian tahun.

“Saya berharap Satgas komunitas tingkat RT/RW bisa melakukan himbauan dan pengawasan di lingkungan masing-masing,” imbaunya.

Kombes Pol Komarudin juga menegaskan, pihaknya tak segan-segan melakukan tindakan tegas apabila ada pelanggaran dari aturan tersebut. Termasuk juga terhadap masyarakat dari luar Kota Pontianak yang telah merencanakan malam pergantian tahun di Kota Pontianak.

Kebijakan-Kebijakan Yang Berlaku Pada Malam Tahun Baru

Akan ada berbagai kebijakan yang berlaku dalam menghadapi malam pergantian tahun baru. Salah satunya seluruh aktivitas akan dibatasi hingga pukul 23.00.

Baca juga   Komnas Perempuan: Negara Gagal Berikan Keadilan pada Perempuan Korban Kekerasan

“Kami tidak ingin malam tahun baru justru menimbulkan musibah baru karena abai terhadap protokol kesehatan. Yang mana mengakibatkan terjadinya kerumunan sehingga bisa berdampak pada peningkatan jumlah masyarakat yang terpapar Covid-19,” paparnya.

Adapun tujuan penegasan ini untuk seluruh aspek aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan kerumunan orang. Beberapa tempat seperti waterfront, Taman Alun Kapuas dan beberapa ruas jalan juga akan terjadi penutupan.

“Kami imbau jangan ada yang melakukan konvoi kendaraan pada malam tahun baru, bagi yang melanggar akan kami tindak tegas,”

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

TERPOPULER

To Top