Aplikasi Bunda PAUD, Pantau Kegiatan PAUD di Kota Pontianak
Connect with us

Kota Pontianak

Aplikasi Bunda PAUD, Pantau Kegiatan PAUD di Kota Pontianak

Published

on

Aplikasi Bunda PAUD, Pantau Kegiatan PAUD di Kota Pontianak

Gencil News – Aplikasi Bunda PAUD  merupakan inovasi dari Bidang Penelitian dan Pengembangan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Pontianak serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak.

Adanya keterbatasan pelaksanaan kegiatan tatap muka disebabkan pandemi Covid-19 belum berakhir, dia berharap aplikasi ini bisa menjadi solusi agar kegiatan tetap dilaksanakan dan dilihat bersama-sama meskipun hanya secara virtual.

Yanieta Arbiastutie sebagai Bunda PAUD Kota Pontianak mengapresiasi atas inovasi yang sudah dilakukan oleh Bappeda Kota Pontianak khususnya bidang Litbang dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak.

Melalui aplikasi ini, dirinya selaku Bunda PAUD Kota Pontianak dapat melihat data-data PAUD yang ada di Kota Pontianak yang terkoneksi dengan google map secara real time.

“Kami juga bisa melihat foto, video serta dokumen yang dilaksanakan oleh PAUD tanpa harus hadir  langsung di lokasi kegiatan, ” jelasnya.

Aplikasi ini, lanjut Yanieta, akan memudahkan dirinya untuk memonitor kegiatan yang dilaksanakan oleh 231 PAUD yang ada di Kota Pontianak. Ia meminta kepada seluruh Bunda PAUD yang ada di kecamatan dan kelurahan di Kota Pontianak untuk memaksimalkan penggunaan aplikasi ini.

“Saya minta Bunda PAUD, baik yang di kecamatan maupun kelurahan berperan aktif mengupdate data dan memonitor kegiatan PAUD wilayahnya masing-masing,” imbuhnya.


Adanya keterbatasan pelaksanaan kegiatan tatap muka disebabkan pandemi Covid-19 belum berakhir, dia berharap aplikasi ini bisa menjadi solusi agar kegiatan tetap dilaksanakan dan dilihat bersama-sama meskipun hanya secara virtual.

Kualitas PAUD di Kota Pontianak juga dimintanya harus terus ditingkatkan karena Pontianak tidak memiliki sumber daya alam sehingga peningkatan kualitas sumber daya manusia sangatlah penting. “Ini merupakan kewajiban kita sebagai Bunda PAUD, ” pungkasnya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kota Pontianak

Bakwan Juwarak Khas Kota Pontianak Terkenal Di Jakarta

Published

on

By

Bakwan Juwarak Khas Kota Pontianak Terkenal Di Jakarta
Bakwan Juwarak terkenal di jakarta

Gencil NewsKota Pontianak, Kalimantan Barat, terkenal dengan kekayaan kulinernya. Bahkan beberapa kuliner asal daerah berjuluk Kota Khatulistiwa ini sudah banyak merambah di Ibu Kota. Sebut saja kwetiau, pisang goreng, dan sebagainya.

Bakwan Juwarak menjadi satu di antara jajanan asal Pontianak yang cukup terkenal di Jakarta beberapa waktu belakangan. Jajanan ini terkenal, khususnya di kalangan konsumen layanan jasa titip (jastip) jajanan. 

Salah satu bakwan yang autentik berasal dari Pontianak. Bakwan Pontianak mempunyai bentuk dan rasa yang khas. Beberapa bahan bakunya juga berasal dari Pontianak. Wijy Wijaya warga pontianak sendiri yang memproduksi bakwan ini di Jakarta.

Founder Bakwan Juwarak Wijy Wijaya mengatakan, dalam setahun terakhir, bakwan buatannya mulai terkenal di Jakarta. Wijy menjelaskan Bakwan Juwarak merupakan bakwan premium yang proses pembuatannya dengan standar kebersihan dan kesehatan yang tinggi.

“Seluruh bahannya terbuat dari bahan pilihan berkualitas. Dalam proses pembuatannya, menggunakan bahan baku air distilasi,” kata Wijy dalam keterangan tertulisnya.

Wijy juga menyebutkan tepung yang ia gunakan adalah tepung berkualitas tinggi dan minyak goreng sekali pakai. Sambal asamnya juga dari jeruk dan cabai, bukan dari cuka atau sambal botolan. 

“Kami mengutamakan menjaga kualitas dengan menggunakan bahan baku premium. Untuk prosesnya, kami lakukan dengan standar kebersihan tinggi, dan pastinya 100 persen halal,” jelas Wijy.

Kurangi sampah plastik

Ciri khas Bakwan Juwarak lain adalah menggunakan besek untuk mengurangi limbah plastik.

Bakwan Juwarak sukses masuk dalam Top 14 Digitarasa. Melalui Digitarasa, para pelaku usaha kuliner mendapat bimbingan dalam mengembangkan bisnis. Pelatihan yang diberikan di antaranya memanajemen operasional bisnis, pemasaran lewat branding dan marketing, pengembangan produk hingga riset pasar.

Saat ini Bakwan Juwarak dapat diperoleh melalui platform Gofood dan Grabfood maupun Instagram @bakwanjuwarak.id untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya. Bakwan Juwarak ajang promosi Pontianak sebagai destinasi wisata kuliner Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengapresiasi dengan adanya warga asal Pontianak yang berhasil mengangkat kuliner khas Pontianak di Ibu Kota.

Apalagi Bakwan Juwarak sudah masuk dalam Top 14 Digitarasa. Digitarasa merupakan sebuah akselerator bisnis kuliner yang bertujuan mendorong pertumbuhan para pelaku usaha dan startup makanan dan minuman serta ekosistem kuliner di Indonesia.

“Ini merupakan suatu kebanggaan bagi Kota Pontianak karena kuliner kita sudah merambah hingga ke ibukota Jakarta,” ujar Edi.

Kehadiran Bakwan Juwarak asal Kota Pontianak ini menurutnya secara tidak langsung juga ikut mempromosikan Pontianak sebagai destinasi wisata kuliner. Ia berharap tidak hanya Bakwan Juwarak, tetapi kuliner-kuliner lainnya juga bisa mengikuti jejak kesuksesan yang dilakukan Wijy Wijaya.

“Sehingga Pontianak dikenal dengan kekayaan kulinernya dan ini akan menarik minat orang untuk berkunjung ke Pontianak,” ungkap Edi.

Tidak hanya itu, Bakwan Juwarak dikemas tanpa menggunakan plastik, tetapi besek sebagai wadahnya. Hal ini tentu saja mendapat sambutan positif dari Wali Kota Edi Kamtono. Sebab, kata dia, dengan mengurangi penggunaan plastik berarti ikut mendukung program pengurangan sampah plastik sebagai sumber penghasil sampah.

“Mudah-mudahan ini bisa menyadarkan masyarakat untuk berusaha mengurangi dampak dari penggunaan sampah kantong plastik,” harap Edi.

Continue Reading

Kota Pontianak

Suhajar: Proses Penerapan PPKM Agar Mendapat Hasil Yang Terbaik

Published

on

By

Suhajar: Proses Penerapan PPKM Agar Mendapat Hasil Yang Terbaik

Gencil News- Staff Ahli Bidang Pemerintahan Kemendagri, Suhajar Diantoro menyampaikan ada beberapa hal yang harus dicermati terhadap proses penerapan PPKM. Pada 5 provinsi yang ada diluar Jawa dan Bali.

Proses penerapan PPKM ini agar bisa memberikan hasil yang terbaik. Salah satu caranya adalah dengan kerjasama dengan pemangku kepentingan yang ada didaerah. Baik itu dari sisi manajemen operasional serta penanganan operasional.

“Agar pemangku kepentingan terus-menerus membantu Kepala Daerah untuk memperbaharui data pandemi covid-19 saat ini,” kata Suhajar

Ia mengatakan bahwa untuk data sendiri harus bisa untuk terus perbaharui.

“Data yang harus selalu diperbaharui meliputi angka terkonfirmasi, jumlah korban jiwa, jumlah kesembuhan hingga ketersediaan tempat tidur “ujarnya

Ini Suhajar sampaikan saat rakor yang digelar oleh Kemendagri mengenai monitoring serta evaluasi penanganan virus covid-19 pada masing-masing daerah melalui zoom meeting dengan seluruh kepala daerah Se-Indonesia, pada hari Rabu (28/7/2021).

Untuk Kota Pontianak sendiri dihadiri oleh Pemkot Pontianak yang dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Pontianak, Inspektur Kota Pontianak, Kepala Dinas Sosial Kota Pontianak, Kasatpol PP Kota Pontianak, dan Kepala BPBD Kota Pontianak.

Continue Reading

Kota Pontianak

Pemkot Pontianak Hadiri Rakor Evaluasi Penanganan Covid-19

Published

on

By

Pemkot Pontianak Hadiri Rakor Evaluasi Penanganan Covid-19

Gencil News- Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menghadiri rakor yang diadakan oleh kemendagri yang membahas mengenai monitoring dan evaluasi penanganan virus covid-19 pada masing-masing daerah melalui zoom meeting. Pada hari Rabu (28/7/2021).

Acara ini dihadiri oleh seluruh kepala daerah se-Indonesia. Untuk Kota Pontianak sendiri dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Pontianak, Inspektur Kota Pontianak, Kepala Dinas Sosial Kota Pontianak, Kasatpol PP Kota Pontianak, dan Kepala BPBD Kota Pontianak dari Ruang Pontive Center, Diskominfo Kota Pontianak.

Staff Ahli Bidang Pemerintahan Kemendagri, Suhajar Diantoro menyampaikan ada beberapa hal yang harus dicermati terhadap proses penerapan PPKM. Pada 5 provinsi yang ada diluar Jawa dan Bali.

Proses penerapan PPKM ini agar bisa memberikan hasil yang terbaik. Salah satu caranya adalah dengan kerjasama dengan pemangku kepentingan yang ada didaerah. Baik itu dari sisi manajemen operasional serta penanganan operasional.

“Agar pemangku kepentingan terus-menerus membantu Kepala Daerah untuk memperbaharui data pandemi covid-19 saat ini,” kata Suhajar

Ia mengatakan bahwa untuk data sendiri harus bisa untuk terus perbaharui.

“Data yang harus selalu diperbaharui meliputi angka terkonfirmasi, jumlah korban jiwa, jumlah kesembuhan hingga ketersediaan tempat tidur “pungkasnya.

Continue Reading

Kota Pontianak

Tingginya Antusias Warga Pontianak, Edi Target 450 Ribu Bisa Vaksin

Published

on

By

Tingginya Antusias Warga Pontianak, Edi Target 450 Ribu Bisa Vaksin

Gencil News- Antusias masyarakat terhadap vaksin saat ini sangatlah tinggi. Sehingga untuk saat ini ada keterbatasan vaksin karena harus melihat pasokan vaksin dari pemerintah pusat.

Saat ini Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono yakin bahwa untuk di Kota Pontianak sendiri bisa mencapai target vaksinasi.

“Target vaksinasi kita seharusnya 450 ribu dari 670 ribu warga Kota Pontianak,”kata Edi

Ia mengatakan bahwa vaksin ini adalah upaya untuk meningkatkan antibodi dari Covid-19. Hal ini ia pernah alami saat ia menjalani vaksinasi dan penyintas Covid-19. Ia merasakan gejalanya lebih ringan

“Kita percaya Covid-19 ini benar adanya, sanak saudara, kerabat kita saat ini tidak sedikit yang tengah berjuang melawan Covid-19 di rumah sakit karena dirawat,” ujarnya

Ia menjelaskan bahwa meskipun sudah mendapat vaksin. Bukan berarti kita abai akan prokes. Protokol kesehatan ini menjadi kunci kita dalam mencegah tertularnya Covid-19.

“Kenakan masker, ketika sedang makan bersama jangan sembari ngobrol. Cuci tangan dan mandi sepulang dari beraktivitas serta hindari kerumunan,” tuturnya.

Ia menghimbau agar masyarakat untuk bisa melaksanakan vaksin dan mengajak orang-orang terdekatnya untuk megikuti vaksinasi Covid-19.

“Adik-adik, kalau ada orang tuanya yang belum vaksin diajak vaksin. Saya harap yang masih punya orang tua untuk ajak agar vaksin,” pungkasnya.

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

Advertisement

TRENDING